EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
315 research outputs found
Sort by
Efektifitas Penggunaan Metode Base Method dalam Meningkatkan Kreatifitas dan Motivasi Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 10 Padangsidempuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas dan motivasi belajar matematika siswa khususnya pada materi menyelesaikan persamaan kuadrat, dengan base method, guru dapat mengetahui peningkatan kreativitas dan motivasi belajar matematika siswa khususnya pada materi menyelesaikan persamaan kuadrat, dan penggunaan base method dapat mengefektivitaskan peningkatan kreativitas dan motivasi belajar matematika siswa khususnya pada materi menyelesaikan persamaan kuadrat. Dari hasil penelitian dapat dilihat dari 33 orang siswa terhadap efektivitas, kreativitas dan motivasi belajar siswa setelah diadakan pembelajaran dengan base method .Peningkatan hasil observasi kreativitas rata rata siklus I ( 56,082 % ) dan siklus II ( 76,5 % ), dengan peningkatan ( 20,418 % ) sedangkan peningkatan hasil observasi motivasi rata rata siklus I ( 108,9 % ) dan siklus II ( 144,5 % ), dengan peningkatan ( 35,6 % ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan base method pada pokok bahasan menyelesaikan persamaan kuadrat terjadi peningkatan terhadap kreativitas dan motivasi belajar matematika siswa kelas IX SMP N 10 Padangsidimpuan
Pengaruh Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role-Playing Terhadap Perilaku Solidaritas Siswa dalam Menolong Teman
Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Ada pengaruh penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role-Playing Terhadap Perilaku Solidaritas Siswa Dalam Menolong Teman. Sedangkan Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Bimbingan Kelompok Teknik Role-Playing Terhadap Perilaku Solidaritas Siswa Dalam Menolong Teman di SMA Negeri 1 Rantau Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Rantau Utara yang berjumlah 8 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket untuk di olah data tentang perilaku solidaritas siswa dalam menolong teman yang sebelumnya diuji cobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas angket. Dari 41 item angket yang disebarkan ada 36 item yang valid dan 5 item yang tidak valid, yaitu soal no. 20, 22, 27, 29, dan 32. Jadi soal yang diberikan terhadap 8 sampel berjumlah 36 item.teknik analisis data mengunakan uji wilcoxon. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik role-playing di peroleh data pre-test perilaku solidaritas siswa dalam menolong teman rata-rata 64.6 dan rata-rata post-test perilaku solidaritas siswa dalam menolong teman adalah sebesar 123.3, dan terdapat peningkatan internal perilaku solidaritas siswa senilai 30,27%. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan uji tanda wilcoxon yang menunjukkan bahwa pada taraf signifikan hasil perhitungan post-test 5% Jhitung J(06)serta Zhitung (-2,45) Ztabel (-1,96). Sehingga perilaku solidaritas dalam menolong teman yang mendapatkan bimbingan kelompok teknik role-playing lebih tinggi dari pada sebelum di lakukan bimbingan kelompok role-playing artinya dapat diterim
Interpreting Shifts By Tour Guide At King Sidabutars Stone Tombs
The study aims at analyzing the process of interpreting shifts by a North Sumatera Tour Guide in consecutive interpreting at the ancient tomb of king Sidabutar. The interpreting study was focused on the two interpreting products from English into Indonesian and vice versa.The method used on this research was descriptive qualitative method. The data were obtained by applying some methods, i.e. observing the video, transcribing the utterances. The difference between the two language systems required the interpreter to apply some shifts; level shift, and category shift such as structure shift, unit shift, class shift and intra-system shift.Keywords: interpreting, shifts, interpreter
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keefektifan Belajar Matematika Siswa Mts Negeri Rantau Prapat Pelajaran 2013/2014
Penelitian ini bertujian untuk mengetahui seberapa tinggi faktor-faktor yabg mempengaruhi keefektifan belajar matematika siswa MTs Negeri Rantau Prapat dan untuk mengetahui faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi keefektifan belajar matematika pada siswa MTs Negeri Rantau Prapat Tahun Pelajaran 2013/2014. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket analisis faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi keefektifan belajar matematika pada siswa yang terdiri 31 item pernyataan yang terdiri dari 7 item tentang faktor kompetensi, 6 item tentang fokus pda pelajaran, 5 item tentang hubungan guru dengan siswa, 6 item tentang pemberian tugas rumah, 7 item tentang alat pelajaran. Hasil uji validitas dari 31 item pernyataan diperoleh ada 28 pernyataan yang valid dan 3 pernyataan yang yang tidak valid.Dari hasil penelitian yang diperoleh nilai communalities menunjukkan nilai yang selalu positif, nilai total variance explained bernilai 5 sesuai jumlah variabel. Hasil nilai component matriks untuk variabel kompetensi (faktor 1 adalah 0.884 dan faktor 2 adalah 0.259), variabel Fokus pada pelajaran (-0,055 dan faktor 2 adalah 0,899), variabel hubagan guru dengan siswa (faktor 1 adalah 0,610 dan faktor 2 adalah 0,470), variabel pemberian tugas rumah (faktor 1 adalah 0,910 dan faktor 2 adalah -0,075), variabel alat pelajaran ( faktor 1 adalah 0,861 dan faktor 2 adalah 0,10
Saatnya melindungi anak Dari tindak kekerasan
Kekerasan terhadap anak terus berlanjut, terakhir adalah kasus tewasnya seorang anak di daerah Bali bernama Angeline seorang anak berusia 6 (enam) tahun, yang diduga akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh tersangka AG, yaitu seorang mantan pembantu ibu angkatnya, serta MM selaku orang tua angkat almarhumah. Kematiuan Angeline ini telah menjadi perhatian, baik dari pihak masyarakat maupun dari pihak pemerintah.Kasus-kasus tindak kekerasan terhadap anak yang terjadi di Indonesia, ternyata yang paling banyak dari pada bentuk kekerasan fisik dan seksual. Hal inmi sesuai dengan beberapa dari hasil sebagaimana yang diungkapkan oleh bebarapa pihak, baik Lembaga Swadaya Masyarakat maupun Pemerintah (Kementerian PP-PA).Untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak, ada beberapa upaya, antara lain adalah pemberdayaan dan pengorganisasian, Kebijakan pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, serta penegakan hukum. Artinya sudah saatnya mengkampanyekan kalimat Saatnya Melindungi Anak Dari Tindak Kekerasan .Kata Kunci : Perlindungan, Anak, Tindak Kekerasa