EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
315 research outputs found
Sort by
Studi Literatur: Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Media Audio Visual Pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Meningkatkan kemampuan berbicara adalah komponen penting dalam pengembangan komunikasi siswa, khususnya di sekolah dasar. Penggunaan bahan audio-visual merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran media audio-visual dalam membantu siswa sekolah dasar mengembangkan kemampuan berbicara mereka serta berbagai keuntungan dan kesulitan yang muncul saat menerapkannya. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa bahan audio-visual dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan cara yang lebih dinamis dan menarik. Kepercayaan diri siswa, keterampilan berbicara, dan paparan terhadap situasi komunikasi yang lebih autentik semuanya dapat ditingkatkan dengan menggunakan bahan ini. Selain itu, dengan menawarkan lingkungan belajar yang lebih menarik dan produktif, bahan audio-visual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Akibatnya, siswa sekolah dasar dapat memperoleh manfaat yang besar dari penggunaan bahan audio-visual untuk meningkatkan kemampuan berbicara merek
Perencanaan Strategis dan Operasional Pendidikan dalam Lingkup Manajemen Pendidikan Islam
Perencanaan pendidikan merupakan proses sistematis yang bertujuan untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan lembaga pendidikan secara efektif dan efisien. Dalam konteks pendidikan Islam, perencanaan strategis berfungsi sebagai pedoman jangka panjang yang berorientasi pada arah kebijakan dan nilai-nilai Qur’ani, sementara perencanaan operasional menjabarkan langkah-langkah teknis dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa perencanaan strategis dan operasional memiliki keterkaitan erat dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Model perencanaan seperti analisis SWOT, model Fred R. David, dan model Pearce Robinson menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis. Implementasi perencanaan strategis dan operasional yang baik dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, memperkuat daya saing, serta mengarahkan lembaga pendidikan menuju tujuan idealnya, yaitu pembentukan insan kamil. Simpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara visi Islam dan manajemen modern dalam perencanaan pendidikan agar dapat menghadapi tantangan global secara efektif
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo
Abstrak Penelitian ini membahas implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 53 Tahun 2018 sebagai turunan dari Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka analisis teori Ripley dan Franklin, yang mencakup tiga indikator implementasi: kepatuhan (compliance), kelancaran pelaksanaan (smoothness of functioning), dan dampak (impact). Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Pada aspek kepatuhan, masih ditemukan perilaku pembuangan sampah yang tidak sesuai aturan oleh rumah tangga dan pelaku usaha. Pada aspek kelancaran pelaksanaan, terbatasnya fasilitas pengangkutan dan koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi kendala utama. Sedangkan dari sisi dampak, belum tercapai target pengurangan dan pengelolaan sampah yang ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif dan peningkatan kapasitas kelembagaan untuk memperbaiki efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.Kata kunci: Implementasi Kebijakan; Pengelolaan Sampah.
Beasiswa KIPK Sebagai Penopang Pendidikan: Narasi Mahasiswa Rantau di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dalam menopang keberlangsungan pendidikan mahasiswa rantau di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan menggunakan perspektif teori Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif pada pengalaman pribadi mahasiswa rantau penerima KIPK. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beasiswa KIPK berperan penting tidak hanya sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai sarana pembentukan modal sosial, budaya, dan simbolik yang memperkuat eksistensi mahasiswa dalam dunia akademik. KIPK memberikan rasa aman psikologis, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan tanggung jawab moral bagi penerimanya. Meskipun demikian, bantuan ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan hidup di wilayah perkotaan, sehingga mahasiswa perlu mengelola keuangan dengan ketat. Secara keseluruhan, KIPK lebih dari sekadar bantuan ekonomi, melainkan juga instrumen sosial yang memperkuat motivasi, ketahanan, dan transformasi diri mahasiswa rantau menuju kemandirian dan prestasi akademik yang lebih baik
MENERAPKAN PEMBELAJARAN TERPADU TIPE` WEBBED PADA SDN BEKASI JAYA 1
Pembelajaran terpadu model Webbed merupakan pembelajaran berdasarkan tema serta memiliki keuntungan karena siaswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran terpadu di sekolah dasar, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, memotivasi siswa untuk belajar dalam pembelajaran terpadu tipe webbed, dan memberikan sebuah pemahaman dari beberapa materi yang menghasilkan sebuah wajah baru yang disebut tema. Istilah tema yang di kembangkan saat ini terutama dalam pendekatan kurikulum 2013 yang merupakan perpaduan dari beberapa mata pelajaran. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini ialah Guru utama atau Guru kelas menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa pembelajaran terpadu model webbed dalam memotovasi siswa di SDN Bekasi Jaya 1 yang di laksanakan guru cukup baik
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V DI SD NEGERI 13 PALEMBANG
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dikarenakan guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional dan media yang digunakan hanya terbatas pada buku pembelajaran. Padahal media pembelajaran memiliki peranan yang cukup penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media youtube terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri 13 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 13 Palembang yang beralamat di Jl. Macan Lindungan, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, yaitu jenis Pre-Experimental Design dengan menggunakan desain one group pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu siswa kelas VB di SD Negeri 13 Palembang yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, Tes, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini antara lain Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Hasil dari penelitian ini adalah uji hipotesis menggunakan uji t (Paired Samples t-test) diperoleh bahwa nilai t hitung t tabel yaitu 12,686 1,690 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media YouTube terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri 13 Palembang.Kata kunci: YouTube, Hasil Belajar, IPAAbstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA karena guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional dan media yang digunakan hanya sebatas buku pembelajaran. Padahal media pembelajaran memiliki peranan yang cukup penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media YouTube terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri 13 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 13 Palembang yang beralamat di Jl. Proteksi Harimau, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yaitu jenis Pre-Experimental Design dengan menggunakan one group pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu peserta didik kelas VB di SD Negeri 13 Palembang yang berjumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Hasil penelitian ini adalah pengujian hipotesis menggunakan uji t (Paired Samples t-test), diperoleh nilai t hitung t tabel yaitu 12,686 1,690, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media YouTube terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri 13 Palembang.Kata Kunci: YouTube, Hasil Belajar, Sains
PENGARUH MODEL PBL MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN WAKTU TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III SDN 229 PALEMBANG
Abstrak Masalah pada penelitian ini adalah siswa kurang memahami suatu pembelajaran terkait materi satuan waktu, siswa kurang percaya diri terhadap kemampuan mereka saat menghadapi pembelajaran matematika pada materi satuan waktu, siswa kurang terampil dan kreatif dalam mengoperasikan objek atau alat yang digunakan seperti jam dinding pada materi satuan waktu. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu “Apakah Terdapat Pengaruh Model PBL Menggunakan Media Papan Waktu Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Satuan Waktu Kelas III SDN 229 Palembang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL yang didukung media papan waktu terhadap hasil belajar matematika pada materi satuan waktu kelas III SDN 229 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil uji hipotesis yang diperoleh 0,000 0,05, maka H1 menyatakan bahwa model PBL yang didukung media papan waktu terdapat pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SDN 229 Palembang diterima.Kata kunci: Model PBL, Papan Waktu, Hasil BelajarAbstractThe problem with this study is that students lack an understanding of a matter-related unit of time, students lack confidence in their abilities when dealing with mathematical learning on a matter of a unit of Time, students are less skilled and creative in operating objects or tools that are used such as wall clocks on a material of a unity of time. The problem formula in this study is "Is There an Influence of the PBL Model Using a Timeline Media on Mathematical Learning Results on the Material of a Time Unit of Class III SDN 229 Palembang". This study aims to find out the influence of a PBL model supported by a timeline media on the mathematical learning outcome on the material of a time unit of class III S DN 229 palembang. The type of research used in this research is quantitative with an experimental approach. Based on the results of the research it was concluded that the test results of hypothesis obtained 0,000 0,05, then H1 stated that the PBL model supported media timetable had a positive influence on the mathematical learning results of students of class III SDN 229 Palembang accepted.Keywords: PBL Model, Timeboard, Learning Outcome
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 100 PALEMBANG
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana penerapan media audio dalam pembelajaran menyimak pada siswa kelas II SD Negeri 100 palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II.A dan II.B SD Negeri 100 Palembang. Hasil penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi mendalam secara langsung di lapangan kepada informan sebagai bentuk pencarian data di lapangan. Hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dapat dilihat pada penelitian yang difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran menyimak menggunakan media audio visual di SDN 100 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio dalam pembelajaran menyimak pada siswa kelas II SD Negeri 100 Palembang. Dinilai positif sebagai langkah meningkatkan kualitas pembelajaran, penerapan ini dianggap mengutamakan peningkatan pembelajaran siswa dalam menyikapi pembelajaran dengan memanfaatkan media audio visual sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.Kata Kunci : Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak, Siswa Kelas II SD Negeri 100 PalembangAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penerapan media audio dalam pembelajaran menyimak bagi siswa kelas II SD Negeri 100 Palembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II.A dan kelas II.B SD Negeri 100 Palembang yang berjumlah 28 siswa. Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi mendalam langsung di lapangan dengan informan sebagai bentuk pencarian data di lapangan. Hasil observasi, wawancara dan dokumentasi dapat dilihat pada penelitian yang berfokus pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran menyimak dengan menggunakan media audio visual di SDN 100 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio dalam pembelajaran menyimak bagi siswa kelas II SD Negeri 100 Palembang. Dinilai positif sebagai langkah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, penerapan ini dinilai lebih mengutamakan peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran menyimak dengan memanfaatkan media audio visual sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak, Siswa Kelas II SD Negeri 100 Palembang
Efektifitas Self-Regulated Learning dalam Meningkatkan Ranah Kognitif Peserta Didik melalui Bimbingan Klasikal di SMA PGRI 4 Padang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik yang masih mengalami keadaan kurangnya tanggung jawab dan kurangnya apresiasi terhadap pembelajaran di sekolah, yang berdampak pada kurangnya semangat dan motivasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui hasil sebelum diberikan Self-Regulated Learning dalam meningkatkan ranah kognitif melalui bimbingan klasikal. 2). Mengetahui hasil sesudah diberikan Self-Regulated Learning dalam meningkatkan ranah kognitif melalui bimbingan klasikal. 3). Mengetahui efektifitas Self-Regulated Learning dalam meningkatkan ranah kognitif peserta didik melalui bimbingan klasikal di SMA PGRI 4 Padang. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif eksperimen. Populasi penelitian sebanyak 83 peserta didik SMA PGRI 4 Padang. Sampel pada penelitian sebanyak 50 peserta didik diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket dan uji analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan: 1). Self-Regulated Learning peserta didik sebelum diberikan bimbingan klasikal, berada pada kategori rendah. 2). Self-Regulated Learning peserta didik sesudah diberikan bimbingan klasikal, berada pada kategori tinggi. 3). Adanya signifikansi dari Self-Regulated Learning dalam meningkatkan ranah kognitif peserta didik melalui bimbingan klasikal di SMA PGRI 4 Padang. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan dari guru BK agar dapat membantu peserta didik yang mengalami penurunan ranah kognitif melalui bimbingan klasikal dengan materi Self-Regulated Learnin
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA KELAS V DI SD NEGERI 3 RANTAU BAYUR
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab rendahnya motivasi belajar siswa kelas V dalam proses pembelajaran IPA di SD Negeri 3 Rantau Bayur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif artinya mendeskripsikan atau mengungkapkan dan menjelaskan. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif ditujukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan suatu fenomena. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian rendahnya motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran IPA disebabkan oleh faktor internal yang berasal dari dalam diri yaitu dari kemampuan siswa, siswa tidak sungguh-sungguh didalam proses pembelajaran IPA dan disiplin belajar, siswa malas dan asik dengan kegiatannya sendiri sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar diri yaitu dari faktor kondisi lingkungan sekolah siswa, seperti pengaruh dari teman sepermainan siswa dan juga berasal dari faktor guru sebagai pembina siswa dalam belajar, guru di dalam proses pembelajaran IPA tidak ditunjang dengan media pembelajaran. Upaya pihak sekolah dengan menyediakan media pembelajaran yang menarik, mengatur metode pembelajaran sesuai dengan materi dan memperbaiki fasilitas sekolah.Kata kunci: faktor penyebab, motivasi belajar, motivasi siswaThis research aims to determine the factors that cause the low learning motivation of class V students in the science learning process at SD Negeri 3 Rantau Bayur. This research method uses a descriptive qualitative approach. Descriptive qualitative research means describing or revealing and explaining. Descriptive qualitative research is aimed at describing and illustrating a phenomenon. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques. Based on research results, the low level of student learning motivation in the science learning process is caused by internal factors originating from within, namely from the students’ abilities, students are not serious in the science learning process and learning discipline, students are lazy and absorbed in their own activities while external factors originate from outside the self, namely from factors in the student’s school environment, such as the influence of the student’s playmates and also originating from the factor of the teacher as a guide for students in learning, teachers in the science learning process are not supported by learning media. The school’s efforts are to provide interesting learning media, organize learning methods according to the material and improve school facilities.Keywords: causative factory, motivation to learn, student motivatio