EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
    315 research outputs found

    Analisis Kebijakan Penghapusan Program Akselerasi Menjadi Sistem Kredit Semester (Sks) Kepada Anak Yang Memiliki Potensi Cerdas Istimewa Dan/Atau Berbakat Istimewa (CI-BI)

    Get PDF
    The accelerated program policy is a government-initiated policy in order to facilitate special and special talented children, many studies that have examined the implementation of the accelerated program but in line with the new policy on gifted children are important to be studied. The purpose of this study is to examine how the implementation of the accelerated program, the obstacles that arise in the implementation of the acceleration program and what the background of the acceleration program stops and the emergence of new policies on the SKS system to children who have special intelligence and / or special talent (CI-BI ). This study is based on literature study that aims to find out how the background of birth Semester Credit System to children Special Smart or Gifted (CI-BI). Results From some implementation process can be seen if in running acceleration program there are schools that have run standardized standards both in terms of student recruitment, teacher selection, facilities and infrastructure and implementation of the curriculum, although there is also still need to be improved. Changes to the Accelerated Program Policy to SKS for CI-BI Students needs special attention for the goverment and education practioner

    Manajemen Strategi Sumber Daya Manusia Pendidikan Di Era 4.0

    Get PDF
    Tren Pembelajaran Dan Penentuan Strategi Yang Sesuai Diharapkan Mampu Menghasilkan Peserta Didik Menghadapi Era 4.0 Bukan Hal Yang Mudah, Karena Berkaitan Dengan Penggunaan Tehnologi Dalam Kehidupan Manusia. Kemampuan Sumber Daya Manusia Menjadi Suatu Hal Mutlak Agar Mampu Bersaing Dan Survive Dalam Kehidupan. Pendidikan Sebagai Salah Satu Lembaga Penghasil Sdm Yang Berkualitas, Harus Menyusun Manajemen Strategis, Agar Bisa Menjawab Kebutuhan Sdm Di Era 4.0. Pendidikan Di Era 4.0 Melalui Beberapa Yang Memiliki Pola Berpikir Hots (Higher Order Thinking Skill). Sdm Pendidikan Yang Terdiri Dari Pengajar Dan Tata Usaha Memerlukan Pengetahuan, Dan Skill Tambahan Berkaitan Dengan Teknologi. Untuk Itu Perlu Disusun Formulasi Strategi Dan Implmentasi Strategi Yang Tepat, Sehingga Sdm Pendidikan Di Era 4.0 Benar-Benar Mumpuni Dan Mampu Menjawab Setiap Tantangan Yang Muncul. Pengembangan Dan Pemberdayaan Sdm Yang Sesuai Dan Tepat Akan Menumbuhkan Profesionalisme Dan Meningkatkan Kesejahteraan, Sehingga Lembaga Pendidikan Memiliki Kekuatan Untuk Bertahan, Tumbuh, Berkembang Dan Mampu Berkompetis

    Konsep Prokratinasi Akademik Mahasiswa

    Get PDF
    Mahasiswa yang sering melakukan prokrastinasi akademik biasanya sering mengalami kegagalan dalam bidang akademik. Prokrastinasi akademik merupakan suatu perilaku individu yang suka menunda-nunda waktu untuk mengerjakan suatu tugas yang diberikan oleh dosen sehingga dapat mengakibatkan Mahasiswa menjadi malas dan sering mengalami kegagalan dalam akademik. Dalam permasalahan ini, Konselor dapat berupaya untuk membimbing dan memotivasi mahasiswa agar dapat memanfaatkan dan memanajemen waktu dengan baik dan efisien serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa. Naskah ini akan memaparkan konsep dasar prokrastinasi akademik mahasiswa meliputi; konsep prokrastinasi akademik, faktor yang mempengaruhi proskrastinasi akademik, ciri-ciri proskrastinasi akademik, tipe prokrastinasi akademik, dampak proskrastinasi akademik, dan upaya untuk mencegah proskrastinasi akademik mahasiswa. semoga naskah ini dapat menjadi bahan rujukan dan ilmu pengetahua

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Peran Komite Sekolah Dan Kinerja Guru Terhadap Efektivitas Manajemen Berbasis Sekolah Di Man Kota Medan

    Get PDF
    Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) akan berlangsung secara efektif dan efisien apabila didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, termasuk kepala sekolah, guru dan pegawai. Selain itu MBS juga didukung oleh dana yang cukup, sarana dan prasarana yang lengkap serta dukungan yang tinggi dari masyarakat. Pendukung-pendukung tersebut pada kenyataannya masih banyak yang belum memadai, sehingga efektivitas manajemen berbasis sekolah masih jauh dari yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas MBS, pengaruh peran komite sekolah terhadap efektivitas MBS, pengaruh kinerja guru terhadap efektivitas MBS dan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah secara bersama sama dengan peran komite sekolah dan kinerja guru terhadap efektivitas MBS. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasinya berjumlah 162 orang yaitu guru yang berstatus ASN di MAN 1, MAN 2 dan MAN 3 Kota Medan. Sampel penelitian berjumlah 111 orang, ditentukan dengan memanfaatkan tabel Krejcie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 14,9%; terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh peran komite sekolah terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 18,7%; terdapat pengaruh positif dan signifikan kinerja guru terhadap efektivitas MBS yaitu 24,1% dan terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, peran komite sekolah dan kinerja guru secara simultan terhadap efektivitas MBS yaitu sebesar 30

    Manajemen Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah Untuk Menaikkan Mutu Pendidikan (Studi di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Kota Langsa)

    Get PDF
    Pendanaan pendidikan yang terkenal dengan program dana BOS, menuntut sekolah agar dapat membuat rencana, melaksanakan, mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan pengendaliananggaran pendidikan secara jelas kepada pemerintah dan masyarakat. Sekolah harus membuat prioritas skala keperluan sekolah yang terpenting dan berdampak langsung kepada siswa dalam kegiatan belajar mengajar berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan pemerintah. Kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab pemanfaatan dana BOS di sekolah mempunyai tugas yang besar untuk mengelola distribusi pendanaan untuk operasional sekolah. Keberadaan dana BOS, diharapkan layanan pendidikan dasar memberi kenaikan kriteria penilaian supaya mendorong daya saing sampai tuntas Wajib Belajar 9 tahun.Dengan adanya dana BOS diharapkan dapat mengurangi beban pendidikan yang ditanggung oleh orang tua siswa, dan bahkan jika dimungkinkan mendapatkan pendidikan secara gratis bagi siswa miskin atau setidaknya dapat bersekolah dan menuntaskan pendidikan dasar. Jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawacnara dan dokumentasi. Prosedur yang dipakai adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa Manajemen pemanfaatan dana bantuan operasional di SD Negeri Paya Bujok Teungoh Kota Langsa dan SD Swasta Al Kautsar Kota Langsa, telah sesuai dengan petunjuk yang diberikan, dimulai dari perencanaan anggaran, pengorganisasian, pelaksanaan anggaran dan evaluasi pelaksanaan anggaran, hal ini dibuktikan dengan adanya RKAS meskipun masih ada yang perlu direvisi, SK tim manajemen BOS sekolah, serta laporan pertanggung jawaban penggunaan dana BO

    Membumikan Ideologi Pancasila Melalui Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membangkitkan Nasionalisme

    Get PDF
    Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Dan Negara Indonesia, Pascareformasi Tahun 1998, Seperti Barang Usang Yang Tidak Diperdulikan, Padahal Berisikan Norma-Norma Moral Yang Diambil Dari Kearifan Lokal Yang Ada Di Indonesia. Namun Dalam Beberapa Tahun Belakangan Ini Muncul Kembali Kesadaran Untuk Mengembalikan Pancasila Sebagai Norma Moral. Hal Ini Dilakukan Karena Melihat Sebagian Besar Warga Negara Indonesia Kehilangan Jati Dirinya Sebagai Bangsa Indonesia. Banyaknya Kasus-Kasus Asusila, Para Pejabat Yang Korupsi, Hilangnya Sifat Gotong Royong Yang Menjadi Ciri Khas Rakyat Indonesia, Perpecahan Antaranak Bangsa, Mengindikasikan Bahwa Pancasila Sebagai Ideologi Mulai Ditinggalkan. Oleh Karena Itu Diperlukan Metode Khusus Untuk Mengembalikan Pancasila Kembali Kepada Tempatnya Semula. Mengadakan Lagi Mata Pelajaran Atau Mata Kuliah Pendidikan Pancasila, Diyakini Sebagai Formula Tepat Untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia Yang Tercabik Akibat Arus Globalisas

    Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMA Swasta Kota Langsa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan memberi gambaran penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dari segi kualitas yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Langsa dan memberi gambaran penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat dari segi kualitas yang dilakukan di SMA Swasta Cut Nyak Dhien Langsa. Penelitian ini menggunakan sumber data diperoleh dari Kepala SMA Muhammadiyah Langsa dan Kepala SMA Swasta Cut Nyak Dhien Langsa, Wakil Kepala Sekolah (Kurikulum, Humas, Sarana dan Prasarana), Guru SMA Muhammadiyah Langsa dan SMA Swasta Cut Nyak Dhien dan Kepala TU SMA Muhammadiyah Langsa dan SMA Swasta Cut Nyak Dhien. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara (interview), pengamatan (observation) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berahsilnya sekolah secara mandiri mengelolasumber daya berupa tenaga pendidik dan kependidikan dengan kriteria penilaian baik,begitu pula dengan hal mengelola sarana dan prasarana sudah cukup baik dan memadai, kemitraan/kerjasama sekolah yang dibuktikan dengan MoU dengan lembaga lain dan juga hubungan penataan yang baik untuk hubungan internal melalui raker, brifieng dan MGMP sudah baik, seluruh warga sekolah mendukung kegiatan dengan partisipasi aktif berupa tenaga, fasilitas dan biaya, kemudahan akses informasi menunjukkan sudah baiknya transparansi sekolah. Validitas sekolah juga dapat dinilai mengalami kenaikan yang dapat dibuktikan dengan akuntabilitas sekolah dilihat dari hasil pembuatan laporan pertanggungjawaban sekolah (LPJ sekolah

    Pengaruh Supervisi Dan Kompetensi Melalui Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru Man Se-Kota Medan

    Get PDF
    Pendidikan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia, dimana manusia dapat membina kepribadiannya dengan mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala madrasah dan kompetensi diri terhadap kinerja guru dan disiplin kerja guru MAN se-Kota Medan. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Se-Kota Medan, tepatnya di MAN 1 Medan dengan alamat jalan Williem Iskandar No.7b Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung, MAN 2 Model Medan dengan alamat jalan Williem Iskandar No.7a Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung dan MAN 3 Medan dengan alamat Jalan Pertahanan Patumbak No. 99 Sigaragara Patumbak. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Januari Februari 2019. Adapun penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 162 orang dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik totally sampling. Hasil penelitian pada pengujian menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh yang positi dan signifikan antara supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi guru yakni sebesar 0,305, terdapat pengaruh yang positi dan signifikan antara supervisi secara langsung terhadap kinerja guru sebesar 0,186, terdapat pengaruh yang positi dan signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja guru MAN Se-Kota Medan yakni 0,125 atau 12,5%, terdapat pengaruh positif dan signiikan antara disiplin kerja secara langsung terhadap kompetensi diri sebesar 0,226, dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi guru terhadapkinerja guru yakni 0,341 atausebesar 34,1%

    Pengaruh Supervisi Kepala Madrasah Dan Kemampuan Penggunaan Teknologi Terhadap Kinerja Guru Man Di Kota Medan

    Get PDF
    Kompetensi manajerial kepala madrasah dapat melakukan proses supervisi kepada guru dalam proses pembelajaran. Tetapi pada kenyataannya, masih saja ada kepala madrasah yang belum mampu melakukan tugasnya sesuai dengan kompetensi manajerialnya yaitu melakukan supervisi. Salah satu indikator seorang guru yang profesional adalah memiliki kemampuan mengelola dan menggunakan media atau sumber belajar. Sehingga seorang guru harus dapat menggunakan teknologi untuk mengikuti perkembangan zaman. Tetapi pada kenyataannya masih banyak guru terbiasa dengan metode konvensional dalam pembelajaran.Tujuan penelitian: (1) mengetahui pengaruh supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru (2) mengetahui pengaruh kemampuan penggunaan teknologi terhadap kinerja guru (3) mengetahui pengaruh supervisi kepala madrasah dan kemampuan penggunaan teknologi terhadap kinerja guru. Penelitian ini bertempat di MAN 1 Medan dan MAN 2 Medan di Jalan Williem Iskandar no. 7 dan 7A Medan. Jenis penelitian: kuantitatif, jumlah populasi 244 orang dan sampel 150 orang menggunakan metode Slovin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru. Supervisi kepala madrasah memberikan pengaruh terhadap kinerja guru sebesar 6,1% dan sisanya yaitu 93,9% ditentukan oleh faktor lainnya; (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kemampuan penggunaan teknologi terhadap kinerja guru. Kemampuan penggunaan teknologi memberikan pengaruh terhadap kinerja guru sebesar 10,3% dan sisanya yaitu 89,7% ditentukan oleh faktor lainnya; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara supervisi kepala madrasah dan kemampuan penggunaan teknologi secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Supervisi kepala sekolah dan kemampuan penggunaan teknologi secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap kinerja guru sebesar 16,5% dan sisanya yaitu 83,5% ditentukan oleh faktor lainnya

    Kebijakan Kriminal Penanganan Kejahatan Mayantara Pada Satuan Reserse Kriminal Aceh Tenggara

    Get PDF
    Kejahatan mayantara merupakan kejahatan jenis baru yang melibatkan perangkat komputer dan fasilitas internet. Kejahatan jenis baru tentu saja membutuhkan regulasi baru agar kejahatan mayantara tersebut dapat tertangani dengan baik dan bijaksana. Terbentuknya regulasi baru tersebut, memberikan sebuah kebijakan kriminal untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemakai fasilitas internet. Beberapa kasus di Aceh Tenggara terkait dengan kejahatan mayantara telah tertangani dengan baik. Kasus kejahatan mayantara yang terjadi di Aceh Tenggara itu, merupakan cerminan, bahwa sebagian masyarakat masih belum mampu memanfaatkan fasilitas internet untuk sesuatu yang sifatnya positif. Perlu adanya edukasi yang lebih masif, agar masyarakat bijak memanfaatkan internet itu. Meskipun terdapat beberapa hambatan dan kendala dalam menyelesaikan kasus pidana mayantara tersebut, namun reserse kriminal Aceh Tenggara dapat menyelesaikan kasus tersebut dengan bai

    253

    full texts

    315

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇