EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
315 research outputs found
Sort by
The Contribution of Internal and External Supervision to School Performance
This research aims to figure out the contribution of internal control to the school performance, the contribution of external control to the school performance, and the contribution of internal and external control to the school performance. This study applies the descriptive research to find out the contribution among the variables of the research. The population of this study is all the 488 teachers of SMP Negeri in Binjai. The sample is 10 percent of population that is 49 teachers. The instrument used to collect the data is Likert scale questionnaire. The techniques of data collection are correlation analysis, simple and double regression and partial correlation. The linearity test between the internal control(X1) to the school performance (Y), the external control (X2) to the school performance (Y) have correlation each other and show independent, from significant score with Ftest and Ttest, if it is significant with 0,05. The findings of this research show that there are positive contribution and the significant among the internal control variable (X1) to the school performance (Y) as 40,1 %. There are positive and significant contribution among external control variable (X2) to school performance (Y) as 50,4 % and the internal control contribution (X1) as well as External control (X2) to the school performance (Y) as 56,7 % and the rest is 43,3% from other variables that are not included in the study variable in this study. The conclusions are internal control to the teachers conducted by principal and external control conducted by school committee contributed to school performance in effective school management
Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan
Permendiknas RI No.18 Tahun 2007 menjelaskan bahwa ada empat kompetensi sebagai guru profesional yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Kompetensi yang dimiliki guru tersebut menunjukkan pada kinerja seorang guru. Kondisi dilapangan tentang kinerja guru di MAN 2 Model Medan menunjukkan bahwa terdapat permasalahan yang dihadapi diantaranya yaitu tidak nyamannya guru dengan lingkungan kerjanya yang mengakibatkan beberapa guru mengalami penurunan dalam hal kedisiplinan seperti guru yang datang terlambat dan pengumpulan rencana pembelajaran yang tidak tepat waktu serta kurangnya motivasi para guru untuk meningkatkan kinerjanya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru secara parsial dan simultan. Seluruh PNS yang ada di MAN 2 Model Medan sebanyak 68 orang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini. Setelah dilakukan penyebaran angket, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan diteruskan dengan menguji R square dan pengujian hipotesis secara parsial dan simultan dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menggunakan uji t (parsial) membuktikan bahwa lingkungan kerja, disiplin kerja dan motivasi kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Adapun hasil uji F (simultan) menunjukkan bahwasanya lingkungan kerja, disiplin kerja, dan motivasi kerja mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi Product Moment (ryx) sebesar 0,617 dan koefisien determinasi (ryx2) sebesar 0,380. Hal ini memiliki arti bahwa apabila Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja secara bersama-sama ditingkatkan, maka kinerja guru juga akan meningkat secara signifika
Analisis Manajemen Peningkatan Sumber Daya Manusia Di Lingkungan Dikdasmen Muhammadiyah Kabupaten Simalungun
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Cabang Serbalawan Kabupaten Simalungun. Untuk mendeskripsikan hambatan pelaksanaan manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Cabang Serbalawan Kabupaten Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pada penelitian ini sumber data diperoleh dari Kepala dan wakil kepala Dikdasmen Muhammadiyah Kabupaten Simalungun, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik. Teknik dan prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga cara yaitu, wawancara (interview) untuk mengumpulkan informasi berupa perkataan lisan (verbal), pengamatan (observation) untuk memahami sikap/tindakan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen (perencanaan, pengorganissian, pelaksanaan, dan pengawasan) dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Cabang Serbalawan Kabupaten Simalungun sudah berjalan dengan baik. Pengorgansasian yang dilakukan yaitu menyusun dan membentuk hubungan-hubungan kerja antar komponen kepengurusan struktur organisasi sehingga terwujud satu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan rencana dilaksanakan sesuai perencanaan yang telah disusun pada rapat kerja, baik itu yang bersifat rutin maupun insidental. Pengawasan yang dilakukan yaitu pengawasan langsung dan tidak langsung. Hambatan pelaksanaan manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Cabang Serbalawan Kabupaten Simalungun yaitu belum mampu memberikan reward kepada sumber daya manusia yang memiliki dedikasi dan kompetensi terbaik tetapi kita memberikan penghargaan secara verbal saja, dan juga belum mampu memberikan kesejahteraan yang layak bagi sumber dya manusia berupa upah yang layak dan sejahter
Efektivitas Pendayagunaan BIaya Bantuan Operasional Sekolah Dalam Anggaran Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar Swasta dan Negeri
Dana Bos merupakan program pemerintah yang difungsikan untuk memajukan kualitas pendididkan. Permasalahan Program mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Disebutkan bahwa kualitas pendidikan di wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia masih bersain dengan Negara tetangga, Meskipun demikiani jangkauanjaringan pendidikan bagi pendudukdinyatakan mampu meningkat secara perlahan. Negara NKRI sendiri sudahmenghimbau program perubahan pendidikan bagi menatakualitas sektor ini selama 17 tahun sejak 2002. Program Bantuan Operasional Sekolah bertujuan meringankan beban masyarakat di sekitar kita khusunya dalam program mengentaskan wajib belajar Sembilan tahun. Salah satu tujuan dari program BOS adalah meningkatkan prestasi belajar peserta didik di sekolah dan berpartisipasi dalam program wajib belajar semilan tahun bias di lihat dari beberapa indicator pada angka prartisipa secara kasar.selain itu juga berperan penting dalam meningkatkan efektifitas dan kualitas Pendidikan sekolah dasar(SD).Kesepakatan danatar tim menegemen dana bos sekolah secara Bersama dalam mengambil keputusan penggunaan dana bos sangat di perlukan., disamping dana yang diperoleh dari Pemerintah daerah atau sumber lain yang sah.Dengan adanya program biaya bantuan sekolah ataupun sering di sebut BOS, SD Negeri dan SD swasta yang ada di UPTD Pendidikan dan Kebudayaan V Kab. Aceh Tamiang dapat mengurangimasalah keuangan masyarakat terhadap anggaran pendidikan menuntaskan wajib belajar Sembilan tahun yang bermutu. Hal ini menunjukkan bahwa ada manfaat yang begitu besar dengan hadirnya dana BOS bagi setiap sekolah.Penelitian ini menggunakan pendekatan qualitatif, naturalistik dan tekhnik triangulasi. Pengambilan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemanfaatanbatuan Biaya Operasional Sekolahberdasarkanpetunjuk teknis 2018 bisadimanfaatkan delapankriteria bagian yang digunakandianggarkanberdasarkanBiaya Operasional Sekolah, adalah : peningkatanStandarLulusan, peningkatanStandar Isi, peningkatanpengajaran dan kemampuan guru, peningkatan para siswa, peningkatanalat, dan peralatan, peningkatan dan penerapantata kelola instansi, pengembanganmelalui tata kelola, peningkatan perpustakaa
Pengaruh Budaya Organisasi, Pendidikan Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Di Man Kota Medan
Organizational culture that already exists in one organization can continue to be maintained and can affect the performance improvement of employees, but in reality the organizational culture in MAN Medan has not been able to improve the performance of employees. In a addition, there is still a lack of training education held for employees that can improve performance and motivation to work. The purpose of research was (1) to determine the influence of cultural organizations to increase the performance employees of MAN in Medan city, (2) to determine the effect of educational training to increase the performance employees of MAN in Medan city, (3) to determine the effect of motivation work employees to increase performance employees of MAN in Medan city, (4) to find out the influence of organizational culture, training education, work motivation to improve employee performance in Medan city. This research is located at MAN Medan city, in MAN 1 with the address at Jalan Willem Iskandar No. 7B, MAN 2 Model Medan the address at Willem Iskandar No. 7A, and MAN 3 Medan Which is located on jalan Patumbak Defense No.99. This research is a quantitative study with total project sample of 55 people is determined by using the method of population target that all populations used as respondents. Then sample a number of populations that exist. Research consisting of four variables was measured using a questionnaire, namely by compiling a questionnaire and then distributed to respondents to be answered. Each variable is determined in several indicators whose selection is based on a theoretical study. Results of the study showed that (1) there is influence of positive and significant between cultural organizations to increase the performance of employees. Cultural organizations give effect to increase the performance of employees amounted to 8,3% and the remaining 91,7% is determined by other factors, (2) there is a positive and significant effect between training educationon improving employee performance. Training education has an influence on improving employee performance. Training education has an effect on improving employee performance by 14,3% and the remaining 85,7% is determined by other factors. (3) there is a positive and significant influence between work motivation on improving employee performance. Motivation gives an influence on improving employee performance by 12% and the remaining 87,8% is determined by other factors, (4) there is a positive and significant influence between organizational culture, training education, work motivation on improving employee performance. Organizational culture, training education, work motivation have an effect on improving employee performance by 19,1% and the remaining 80,9% is determined by other factor
Analisis Sistem Penjaminan Mutu Internal Dalam Meningkatkan Kinerja Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal yang dilakukan Pimpinan Program Studi Bahasa Inggris FKIP UMSU dalam meningkatkan kinerja dosen di Program Studi. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal terhadap peningkatan kinerja pada program studi di UMSU Dan untuk mengetahui apakah sistem penjaminan mutu internal yang dilakukan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU mendukung bagi peningkatan kinerja Dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU. Pada penelitian ini sumber data diperoleh dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMSU. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode dengan cara mengumpulkan data, mendeskripsikan data dan selanjutnya menganalisis data tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang meliputi empat komponen, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penjamin mutu internal di Program Studi dilaksanakan oleh pimpinan program studi dan dibantu oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) yang berkoordinasi dengan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Universitas dan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas. Pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal memiliki dampak dalam bidang pelaksanaan pendidikan, pengajaran, dan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di program studi pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS
Development Of Texture Enhancement Manufacturing Text Based On Language Coordination For State Elementary School Students
This study aims to (1) analyze the need for developing enrichment books to produce negotiating text based on politeness according to students and teachers' perceptions, (2) describe the principles of enrichment book development, (3) produce prototype enrichment books, and (4) describe assessment and prototype repair. The research was conducted by the research and development method in five stages, namely a preliminary survey, initial prototype development, product design, product validation, and design improvement. The results of this study indicate that this enrichment book is appropriate to be used as a companion book in learning. This can be seen from the average value of the results of the test of verification by Indonesian language teachers in class of 82.50 which is included in the category of good and expert lecturers at 71.75 which is included in the quite good categor
Upaya Yang Dapat Dilakukan Oleh Korban/ Pengguna Jalan Meminta Pertanggungjawaban Pidana Penyelenggara Jalan Atas Terjadinya Kecelakaan Akibat Jalan Rusak
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalan raya. Faktor tersebut diantaranya jalan rusak. Jalan rusak sesuai dengan regulasi yang ada menjadi tanggungjawab pemerintah dalam hal ini adalah penyelenggara jalan, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten/kota. Kewajiban penyelenggara jala tersebut ternyata berdasarkan fakta di lapangan sering kali terjadi kerusakan jalan dibiarkan oleh penyelenggara jalan hingga akhirnya beberapa kasus kecelakaan disebabkan karena jalan rusak yang dibiarkan dan tidak diperbaiki. Berdasarkan hasil penelitian bahwa upaya yang dapat dilakukan oleh korban/pengguna jalan meminta pertanggungjawaban pidana penyelenggara jalan atas terjadinya kecelakaan jalan akibat jalan rusak adalah melalui mekanisme citizen law suit. Pengertian dari citizen law suit adalah gugatan warga Negara yang ditujukan kepada Pemerintah atau negara akibat pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan negara dan dianggap merugikan kepentingan publik. Upaya lainnya adalah tanggung gugat merupakan kewajiban untuk menanggung ganti kerugian sebagai akibat pelanggaran norma
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Dosen di Fkip UMSU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja dosen di FKIP UMSU. Untuk mengetahui lingkungan kerja terhadap kinerja dosen di FKIP UMSU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional di uji secara parsial terhadap kiner jadosen di FKIP UMSU menghasilkan uji t sebesar 2,848 ttabel 2,02 dan nilai sig sebesar 0,0070,05. (2) Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan lingkungan kerja di uji secara parsial terhadap kinerjadosen di FKIP UMSU menghasilkan uji t sebesar 2,132 ttabel 2,02 dan nilai sig sebesar 0,040 0,05.(3) Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilalukan oleh peneliti bahwa variabel kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen di FKIP UMS
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Dalam Pengambilan Keputusan Bagi Pemimpin Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Yayasan Universitas Labuhanbatu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan Sistem Informasi Manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu. Untuk mengetahui pengendalian Sistem Informasi Manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu. Untuk mengetahui pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pada penelitian ini sumber data diperoleh dari Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP), Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER), Direktur Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) dan Biro Humas dan Protokoler. Teknik dan prosedur pengumpulan data dalam penelitian melalui tiga cara yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu dilaksanakan melalui berbagai langkah-langkah. Langkah pertama adalah membangun tim pengembangan Sistem Informasi Manajemen, langkah kedua adalah perencanaan konsep Sistem Informasi Manajemen, langkah ketiga adalah rapat bersama stakeholder untuk menerima umpan balik (feed back). Pengendalian sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu yaitu a) mereduksi data yang masuk, b) memasukkan data tersebut ke komputer, c) validasi data, supaya data yang di entry operator benar-benar sesuai dengan kenyataan dan bukan hasil rekayasa, d) data disajikan dalam bentuk tabel, dan e) menerjemahkan data Sistem Informasi Manajemen menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan lembaga dibutuhkan lembaga. Pelaksanaan sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Yayasan Universitas Labuhanbatu yaitu melalui hasil rapat, dan yang kedua adalah sistem pengambilan keputusan yang sifatnya normatif, sistem normatif ini biasanya dilakukan berdasarkan aturan main yang berlak