KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Not a member yet
    177 research outputs found

    Studi Kasus Implementasi Konsep Digital Media dan Jurnalis Digital di NET.

    Get PDF
    Perkembangan media sosial berpengaruh pada pola konsumsi informasi masyarakat. Data menunjukkan secara global mau pun di Indonesia bahwa angka pengakses informasi melalui media sosial terus meningkat. Sehingga sejumlah media dalam beberapa tahun ini mulai memanfaatkan platform digital seperti website, media sosial dan aplikasi. Dan juga yang turut menjadi perhatian media saat ini adalah medium yang digunakan. Masyarkat mulai tertarik menggunakan perangkat gawainya untuk mengakses internet. Menggunakan metode studi kasus, teknik pengambilan data berupa wawancara dan observasi penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana ciri tim digital NET. Gambarannya, ciri tim digital NET. Memiliki ciri yang khas sebagaimana konsep digital media milik Flew dan digital journalist dari Malik dan Shapiro. Tiga pilar utama yaitu tim, teknologi dan konten memiliki peran yang besar dalam perkembangan tim digital NET. Fungsi tim digital ini adalah fungsi public relation (kehumasan), fungsi marketing, fungsi promosi. Ditambah juga fungsi siaran yang kental ditemukan pada akun media sosial sejumlah Biro yang dimiliki NET

    Penggunaan Website Dan Media Sosial Dalam Membangun Citra Positif Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Having a positive image is an achievement for companies and organizations including a university. As a Public Relations (PR), building image both internally or externally is part of Public Relations’ job. In building the image, Online media and social media are really needed. Online media and social media are the communication media that are used by PR in order to improve or regain the positive image of the university. The purpose of this research is to find out whether using online media and social media can build positive image of the university or not. This research is a descriptive qualitative research, by using interviews, observation, and documentation for getting the data. This research uses Satya Wacana Christian University – Salatiga (UKSW) as the case study. The results of this research indicate that the use of Online media and social media in universities significantly influences the positive image, that is UKSW as a university with various ethnics and achievements, so it affected and educated the community. From the information, the communities can assess whether the universities have high quality, strong tolerance and cultured or not. Through online media and social media, trust also emerges from the communities, and this will positively affect the positive image of the university

    Remaja, Media Sosial dan Cyberbullying

    Get PDF
    Media sosial sekarang ini telah menjadi bagian dari kehidupan remaja. Facebook. Twitter, Path dan media sosial lainnya menjadi wadah bagi para remaja untuk berinteraksi. Terlebih lagi, remaja berada pada usia dimana mereka senang mencari perhatian dan membangun pencitraan diri yang baik. Tidak adanya pengontrolan terhadap interaksi dan aktivitas yang dilakukan para remaja tersebut di media sosial bisa menjadi masalah. Setiap orang dengan bebasnya dapat melakukan aktivitas apapun di media sosial. Cyberbullying menjadi salah satu dampak yang muncul dari aktivitas online. Cyberbullying diartikan secara umum sebagai tindakan bully yang dilakukan seseorang terhadap orang lain dalam dunia online. Dampak negatif dari cyberbullying dapat dilihat baik secara psikologis maupun fisik. Bahkan ada juga korban yang melakukan bunuh diri akibat cyberbullying. Remaja dengan jiwa yang rentan dapat menjadi pelaku atau korban dari cyberbullying. Mereka yang tidak mengerti tentang etika yang baik secara online biasanya sulit untuk mengontrol perilaku mereka di dunia online

    Bertarung Makna Ala Media ( Analisis Framing Pemberitaan Konflik Pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya Dalam Surat Kabar Harian Pos Kupang Dan Harian Pagi Timor Express)

    Get PDF
    Penelitian ini mengungkap bagaimana dua surat kabar lokal di Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni SKH Pos Kupang dan Harian Pagi Timor Express (Timex) membingkai konflik pasca pilkada di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Peneliti menggunakan metode analisis framing model Entman untuk melihat pembingkaian yang dilakukan dua media lokal ini dalam memberitakan konflik pilkada Kabupaten SBD. Hal ini berkaitan dengan bagaimana SKH Pos Kupang dan Timex menyeleksi isu, dan melakukan penonjolan aspek tertentu dari isu, yang terkait dengan konflik tersebut. Dengan analisis framing model Entman, peneliti menemukan dua frame besar yang mewakili SKH Pos Kupang dan Timex ketika membingkai peristiwa. Dua frame ini sejatinya memperlihatkan bagaimana peristiwa yang sama dilihat secara berbeda oleh dua media. SKH Pos Kupang yang cenderung melihat konflik sebagai bentuk dari kesengajaan KPU SBD sebagai lembaga resmi penyelenggara pemilu. Hal ini ditunjukkan dengan menonjolkan fakta penggelembungan suara. Sebaliknya Timex, membingkai konflik yang merupakan bentuk dari ketidakberdayaan KPU SBD sebagai penyelenggara pemilu. Ini ditunjukkan Timex dengan menonjolkan kelalaian KPU SBD yang hanya menempatkan dirinya sebagai ”tukang rekapitulasi”. Dua frame ini ditonjolkan SKH Pos Kupang dan Timex dengan menggunakan perangkat penalaran tertentu guna memperkuat basis pembenaran masing-masing

    Perilaku Konsumsi Media oleh Kalangan Remaja Dalam Pencarian Informasi (Studi Kasus Perilaku Remaja di Kota Salatiga dalam Penggunaan Media Dalam Perspektif Teori Ketergantungan Media)

    Get PDF
    Perkembangan media massa saat ini sangat pesat, mulai dari surat kabar, radio, televisi, sampai munculnya new media yaitu internet. Salah satu fungsi dari media massa adalah memberikan informasi, baik informasi politik, ekonomi, sosial dan budaya. Melalui media kita bisa mengakses bermacam-macam informasi tidak terbatas tempat dan waktu. Akan tetapi, tidak semua orang akan menggunakan semua jenis media untuk melakukan pencarian informasi, begitu juga dengan kalangan remaja di Kota Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku remaja di Kota Salatiga dalam konsumsi media untuk pencarian informasi dalam perspektif teori ketergantungan media. Metode penelitiannya adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan 367 responden dan menggunakan lima variable media yaitu internet, televisi, koran, majalah dan radio. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa internet merupakan media yang paling sering digunakan oleh remaja di Salatiga dalam mencari informasi dan hal ini menandakan bahwa tingkat ketergantungan remaja terhadap Internet untuk mencari informasi sangat tinggi dibanding media lainnya. Dengan tingkat penggunaan internet yang tinggi, maka perlu adanya literasi internet bagi para remaja yaitu internet sehat untuk pelajar

    Strategi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Melalui Sektor Pariwisata di Kabupaten Pangandaran

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Strategi Pemerintah Kabupaten Pangandaran Dalam Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Melalui Sektor Pariwisata di Kabupaten Pangandaran”. Pangandaran merupakan salah satu obyek wisata andalan kabupaten Pangandaran dan telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pendapatan asli daerah. Sebagai kawasan andalan nasional dan kawasan wisata unggulan di Jawa Barat, kawasan Pangandaran dan sekitarnya disiapkan untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional yang mempunyai daya saing dan berbasis masyarakat yang mampu mengoptimalkan sumber daya alam untuk menjamin peningkatan kesejahteraan pelaku ekonomi dengan tanpa merusak lingkungan dan nilai-nilai budaya setempat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan dan cara mengomunikasikan strategi pemerintah kabupaten Pangandaran, serta untuk mengetahui hambatan atau kendala yang dihadapi pemerintah kabupaten Pangandaran dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Penelitian dilaksanakan di kabupaten Pangandaran

    Analisis Naratif Karakter ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dalam Film “MIKA”

    Get PDF
    Penelitian ini menunjukkan bagaimana karakter ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) ditampilkan dalam film MIKA. Media massa cenderung menampilkan karakter ODHA secara negatif. Kecenderungan media ini menguatkan realitas sosial tentang pandangan buruk terhadap ODHA. Namun berbeda dengan film Mika, dimana dalam film ini ODHA ditampilkan sebagai sosok yang positif, penuh semangat, dan menginspirasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis naratif model aktan oleh Algirdas Greimas untuk melihat bagaimana karakter ODHA ditampilkan dalam Film Mika. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada tiga karakter yang secara garis besar ditampilkan pada ODHA dalam film Mika. Yang pertama ODHA yang terbuka, yang kedua ODHA yang peka, peduli dan empati. Dan yang ketiga ODHA sebagai motivator. Dan dari ketiga karakter ODHA tersebut, menurut analisis naratif model aktan oleh Algirdas Greimas yang menekankan pada relasi antar karakter, ODHA disini memiliki dua peran penting yakni sebagai subjek dan pengirim

    Media Substitusi Pembelajaran Dalam Upaya Peningkatan Kualitas SDM Melalui Kegiatan Humas Internal

    Get PDF
    Upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas SDM-nya melalui kegiatan pendidikan dan latihan, mulai mengalami perubahan. Kini pihak korporat lebih memilih metode e-learning karena dianggap lebih efektif dan efisien dari segi dana, waktu, tempat dan tenaga. Namun implementasi e-learning sebagai metode pembelajaran substitusi menghadapi beberapa kendala, di antaranya : adanya keinginan dari sebagian karyawan yang lebih menyukai model pembelajaran konvensional melalui tatap muka dalam kegiatan Diklat dengan alasan sekalian refreshing (penyegaran), handycap kemampuan penggunaan teknologi di antara karyawan, efektivitas hasil pembelajaran melalui elearning yang masih harus diuji, kekhawatiran akan munculnya sikap asosial di antara karyawan ataupun sebagian materi pembelajaran masih sulit untuk diterapkan dalam e-learning, misalnya yang menyangkut materi praktek dan aplikasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, PR dapat memberdayakan diri melalui peranannya sebagai communication technician (teknisi komunikasi) ataupun communication manager (manajer komunikasi). Adapun jenis kegiatan yang dapat dilakukan PR untuk menangani setiap kendala yang ada dapat berupa komunikasi melalui media publisitas bagi publik internal, komunikasi interpersonal yang dianggap membutuhkan penanganan khusus, melakukan riset PR serta berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan berdasarkan data dan fakta yang telah dikumpulkan. Selain itu PR juga dapat berpartisipasi dalam proses sosialisasi e-learning di korporat dengan cara mengklasifikasikan materi pembelajaran yang akan diakomodasi oleh metode e-learning bersama-sama dengan provider yang telah ditunjuk oleh perusahaan. Untuk itu seorang PR dituntut untuk memiliki pengetahuan yang komprehensif mengenai semua informasi yang menyangkut perusahaannya

    Proses Komunikasi Diadik Antara Guru dengan Siswa Tunagrahita Ringan (Studi Kasus di SMP Negeri 10 Pekalongan)

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada proses komunikasi diadik antara guru dan siswa Tunagrahita ringan dari sekolah umum di National SMP 10 Pekalongan. Hal ini dilakukan karena fakta bahwa sekolah tersebut adalah satu-satunya sekolah reguler yang menerima siswa berkebutuhan khusus di kota Pekalongan. Rumusan penelitian ini adalah bagaimana proses komunikasi diadik yang dilakukan guru dengan siswa yang memiliki kesulitan Tunagrahita ringan dalam memahami materi pelajaran. Sementara, Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui proses komunikasi interpersonal bentuk diadik yang dilakukan oleh guru dengan anak Tunagrahita ringan di SMP Negeri 10 Pekalongan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam proses komunikasi diadik antara guru dan siswa Tunagrahita ringan ditemukan bahwa ada pendekatan personal khusus. Melalui pendekatan khusus ini, dianggap lebih efektif untuk menjelaskan materi pembelajaran pribadi untuk siswa Tunagrahita ringan selama kegiatan belajar mengajar. Selain itu, pendekatan personal khusus juga digunakan di luar kegiatan belajar mengajar. Selama di luar kegiatan belajar ada tahapan teori penetrasi sosial yang berperan dalam proses komunikasi diadik antara guru dan siswa Tunagrahita ringan. Akibatnya, ketika itu adalah waktu untuk kegiatan belajar mengajar di luar kelas siswa Tunagrahita ringan dapat terbuka perlahan-lahan dengan guru dan mereka merasa nyaman. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa Tunagrahita ringan, guru juga memberikan semacam reward. Dengan demikian, proses komunikasi diadik dengan pendekatan antarpribadi dapat digunakan untuk menangani anak-anak Tunagrahita ringan

    Etnografi Komunikasi Pada Tiga Generasi Anggota Perkumpulan Marga Ang Di Bagansiapi-Api

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu mengenai interaksi dan pola komunikasi yang terjadi dalam perkumpulan marga Ang sebagai klan keluarga terbanyak dan yang pertama menemukan kota Bagansiapi-api. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode etnografi komunikasi. Studi ini diperkuat oleh teori Interaksi Fisher (dalam Morissan, 2014) dan pola komunikasi oleh Effendy (1989) untuk membahas hasil penelitian. Subjek penelitian yang dilibatkan antara lain seorang key informant dan empat informan yang merupakan anggota aktif serta empat informan yang merupakan anggota pasif dari perkumpulan marga Ang. Melalui hasil penelitian ini ditemukan seluruh tahapan interaksi Fisher hanya terjadi pada generasi ketiga pada kelompok aktif dan generasi pertama kelompok pasif. Pada kelompok aktif menggunakan pola komunikasi multi arah, hanya generasi ketiga yang menerapkan pola komunikasi dua arah. Di sisi lain, pada kelompok pasif hanya terdapat pola komunikasi satu arah di generasi pertama dan tidak ada pola komunikasi yang terjadi pada generasi muda

    164

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇