KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Not a member yet
    177 research outputs found

    Pengaruh Slogan, Model, dan Repetisi lklan terhadap Keputusan Pembelian Kendaraan Bermotor pada Ibu dalam Keluarga

    Get PDF
    Pertumbuhan penjualan sepeda motor di lndonesia menurut data terakhir mengalami peningkatan yang signifikan. Disisi lain, kebutuhan rumah tangga akan kendaraan bermotor juga semakin tak terhindarkan lag;. Berbagai factor menjadi pemicu kenaikan ini diantaranya adalah adalah pengaruh iklan dan ibu sebagai pengambil keputusan dalam rumah fangga. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha untuk memberikan jawaban mengenai pertanyaan penelitian yaitu bagaimana pengaruh slogan, model dan repefisi iklan terhadap keputusan pembelian kendaraan berrnotor pada ibu dalam keluarga. Untuk menjawab permasalahan penelitian ini digunakan program SPSS dengan teknik analisa data menggunakan analisa regresi linier berganda, koefisian determinasi berganda, koefisian korelasi berganda dan koefisian korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slogan memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan dalam keputusan pembelian yang ditunjukkan 80% dari sample setuju dan sangat setuju. Sedangkan model iklan menempati urutan kedua sebesar 70% sebagai factor pengaruh. Berikutnya 60% setuju dan sangat setuju bahwa repetisi iklan mempunyai pengaruh dalam keputusan pembelian. Mengenai peran ibu dalam pengambilan keputusan menunjukkan bahwa 80% setuju bahwa ibu mempunyai pengaruh yang sangat signifikan dan kuat dalam pengambilan keputusan pembelian sepeda motor dan rnobil dalam keluarga

    Penerimaan Masyarakat Terhadap Pesan Kesehatan Melalui Media Internet

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pesan apa yang sering diterima masyarakat melalui media sosial, menganalisis kepercayaan masyarakat terhadap pesan yang diterima dan mengetahui sikap masyarakat terhadap pesan yang diterima. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah masyarakat DIY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Whattsapp merupakan media sosial yang digunakan oleh mayoritas masyarakat yang memiliki bidang pekerjaan wiraswasta, pegawai kantoran, ibu rumah tangga dan pelajar atau mahasiswa. Sedangkan media sosial lain yang digunakan masyarakat yaitu Facebook, Line, Instagram dan Twitter. Setiap media sosial mempunyai segmentasi pengguna yang berbeda-beda yang umumnya didasari faktor kebutuhan atau trend.Pesan yang diterima masyarakat melalui media sosial yang dimiliki antara lain mengenai gaya hidup, keagamaan, musibah, kesehatan, penawaran usaha dan penawaran kerja. Whattsapp menjadi media sosial yang menempati peringkat pertama sebagai penyampai pesan kepada masyarakat dengan bidang pekerjaan wiraswasta,pekerja kantoran, ibu rumah tangga dan pelajar atau mahasiswa. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pesan kesehatan berbeda-beda. Masyarakat yang berwiraswasta memiliki tingkat kepercayaan tertinggi atas pesan kesehatan yang diterima. Sikap masyarakat terhadap pesan kesehatan secara mayoritas adalah kadang-kadang mengikuti dan meneruskan pesan. Penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan melalui media sosial sebagian besar termasuk pada kelompok negotiated position dan sebagian kecil termasuk pada kelompok dominant hegemony position

    Sikap Pelanggan Listrik Pascabayar Kabupaten Bangkalan Mengenai Sosialisasi Program Listrik Pintar Pt Pln (Persero) Ranting Bangkalan

    Get PDF
    Penelitian dengan judul Sikap Pelanggan Listrik Pascabayar Kabupaten Bangkalan Mengenai Sosialisasi Program Listrik Pintar PT PLN (Persero) Ranting Bangkalan, bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap pelanggan listrik pascabayar Kabupaten Bangkalan mengenai sosialisasi program listrik pintar PT PLN (Persero) Ranting Bangkalan. Pemilihan lokasi berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa tunggakan listrik terbesar berada pada Kabupaten Bangkalan, sehingga perlu adanya strategi untuk mengubah sikap. Sosialisasi bertujuan untuk mengubah sikap pelanggan listrik pascabayar agar mau mengubah sikap untuk beralih ke listrik pintar, sehingga memerlukan evaluasi bagaimana sikap pelanggan listrik pascabayar. Sikap ditinjau dari tiga komponen yaitu kognitif, afektif dan konatif yang berdasarkan elemen komunikasi dalam sosialisasi yaitu komunikator, komunikan, pesan, saluran dan noise. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Peneliti menggunakan metode penelitian survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sikap pelanggan listrik pascabayar memiliki kecenderungan yang negatif, sehingga responden cenderung tidak memberikan dukungan terhadap sosialisasi program listrik pintar. Pelanggan listrik pascabayar Kabupaten Bangkalan mengetahui dan menyetujui sosialisasi program listrik pascabayar, namun tidak memiliki kecenderungan untuk beralih

    Komunikasi Politik Jokowi: Antara Pencitraan Dan Jejaring Politik

    Get PDF
    Jauh sebelum Jokowi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia (2014-2019), komunikasi politik telah dilakukan dengan cara memadukan antara kegiatan dan ekspose media. Kegiatan menunjukkan karakteristik personal seseorang, seperti apa yang menjadi visinya, pemikiran apa yang melatar belakanginya, dan citra seperti apa yang diinginkan. Komunikasi politik Jokowi tersebut dikenal dengan sebutan “blusukan”, istilah dari bahasa Jawa yang artinya kurang lebih terjun langsung ke tangah masyarakat atau turun ke bawah (turba). Berdasarkan fakta informasi yang dapat kita peroleh dari media, nampaknya Jokowi akan ambil bagian lagi dalam kontestasi Pemilihan Presiden tahun depan (2019). Tulisan ini menganalisis bagaimana komunikasi politik Jokowi dalam dua sisi, yakni membangun citra dan memelihara koalisi partai pendukung. Citra sangat dibutuhkan untuk mempertahankan dan menguatkan popularitas hingga elektabilitas. Sedangkan memelihara jejaring partai politik dibutuhkan karena partai politik atau gabungannya yang berwewenang mengusung calon Presiden dan calon wakil presiden. Kajian ini menggunakan pendekatan interpretatif berdasarkan data informasi yang diperoleh dari media (media on-line maupun media massa). Analisis berdasarkan terori citra dan teori opini publik. Kajian ini menujukkan bahwa citra yang dibangun Jokowi sangat kuat pada citra kini, citra keinginan (visi), dan citra penampilan. Sementara Jokowi lemah pada citra cermin dan citra koorporasi. Sedangkan komunikasi politik dalam menjaga dukungan partai, menunjukkan partai yang semula mengusung pencalonannya pada 2014 yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menunjukkan ada jarak, sehingga Jokowi lebih merapat ke partai lain

    Proses Pengambilan Keputusan Keikutsertaan Asuransi Bpjs Sebagai Penjamin Kesejahteraan Kesehatan Keluarga

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen tepatnya proses pengambilan keputusan keikutsertaan asuransi BPJS sebagai penjamin kesejahteraan kesehatan keluarga. Ketertarikan meneliti keikutsertaan BPJS muncul karena kehadiran BPJS sebagai penjamin pemeliharaan kesehatan, tidak serta merta berjalan mulus. Banyak pro kontra yang hadir mewarnai sistem “wajib ikut” yang diterapkan oleh pemerintah untuk semua warga negara harus tergabung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Unit analisis dari penelitian ini adalah individu-individu yang telah dipilih oleh peneliti untuk menjadi informan dan telah memenuhi kriteria penelitian. Peneliti menemukan ada lima tahapan proses pengambilan keputusan keikutsertaan asuransi BPJS sebagai penjamin kesejahteraan kesehatan keluarga. Tahapan itu adalah adanya kebutuhan karena biaya kesehatan yang mahal (kebutuhan yang ada disebabkan oleh rangsangan dari dalam diri ataupun dari luar diri mereka sendiri), pencarian informasi kepada para professional ataupun kolega (sumber pencarian informasi adalah komersial – personal, dan komersial – impersonal), evaluasi hasil dari informasi yang telah dikumpulkan (mereka mencari produk yang dapat disesuaikan dengan penyakit yang diderita, baik itu penyakit ringan ataupun penyakit kronis), melakukan keputusan penggunaan asuransi (konsumen membentuk pilihan diantara beberapa merek asuransi diperangkat pilihan dan membentuk sikap utnuk menggunakan atas merek asuransi yang disukainya), pencapaian hasil atas pengambilan keputusan (puas dengan keputusan yang telah mereka lakukan dan melakukan penggunaan asuransi dalam jangka waktu yang lama)

    Demokrasi dan Pertumbuhan Budaya Etnik Tionghoa di Kota Surabaya Pasca Orde baru

    Get PDF
    lnstruksi Presiden (Inpres) No. 1411967 yang dikeluarkan oleh Presiden Soeharto pada masa Orde Baru menyatakan larangan bagi masyarakat Tionghoa di lndonesia menjalankan acara-acara keagamaan, kepercayaan dan adat-istiadat, dan menggunakan aksara Tionghoa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam atmosfir politik seperti itu, budaya etnik Tionghoa mengalami kemandekan. lbarat bibit tanaman, budaya etnik Tionghoa tidak dapat tumbuh. Kebijakan politik seperti itu bukan hanya membuat masyarakat Tionghoa menjadi takut menggunakan dan menunjukkan identitas ke-Tionghoaannya. Lebih dari itu banyak di antara mereka tumbuh menjadi manusia-manusia hipokrit yang mengingkari kodrat dan takdirnya dilahirkan sebagai orang Tionghoa. Melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 612000, lnpres No. 1411967 itu dicabut oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). lnilah tonggak dari perubahan politik kebudayaan, pemerintah mengakui eksistensi budaya etnik Tionghoa dan menetapkan Hari Raya lmlek sebagai hari libur nasional. Penelitian ini akan memaparkan hasil wawancara dengan beberapa nara sumber kunci tokoh Tong Hoa di Surabaya terkait pertumbuhan dan perkembangan budaya etnik Tonghoa pasca pencabutan lnpres No. 141 1967. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, kami akan melakukan wawancara mendalam (depth interview) terhadap sejumlah tokoh dari kelompok pengamat maupun pelaku budaya, khususnya pelaku budaya etnik Tionghoa dengan menggunakan struktur pertanyaan terbuka (open questioner)

    Framing Media atas Pemberitaan Anas Urbaningrum dan Politik Para Sengkuni

    Get PDF
    Penyebaran berita melalui media massa merupakan proses awal dari pembentukan pendapat umum. Ketepatan dalam penyampaian berita dan informasi akan membentuk "konsensus" khalayak. Selanjutnya bagaimana peran media massa dalam penyampaian pemberitaan yang berkaitan dengan adanya kasus Anas Urbaningrum sehingga media massa memiliki andil dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap pemberitaan tersebut. Oleh karena itu dapat kita simpulkan bahwa media massa berperan penting dalam ha1 membentuk opini. Media massa mempunyai peran membentuk pengertian khalayak. Berkaitan dengan isi berita tersebut penulis mencoba melihat bagaimana media membingkai (framing) dalam memberitakan kasus "Anas Urbaningrum dan politik para sengkuni". Penulis meneliti pemberitaan pada halaman pertama surat kabar Jawa Pos dan Kompas. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa pada umumnya ketika akan membaca atau membeli sebuah surat kabar, yang pertama dilihat adalah headline atau bagian halaman depan. Pada penelitian ini. Metode analisa data yang digunakan penulis adalah konsep framing Pan dan Kosicki. Pan dan Kosicki membagi perangkat framing menjadi empaf struktur besar. Yaitu, sintaksis (cara wartawan menyusun fakta), struktur skrip (cara wartawan mengisahkan fakta), struktur tematik (cara wartawan menulis fakta), dan struktur retoris (cara wartawan menekankan fakta)

    ‘VARIAN MUKA LAIN’ Hasil Komunikasi Antar Budaya Di Desa Dungkek, Sumenep

    Get PDF
    Sumenep is known as a region that has a diversity of cultures, as well as a harmonious society in maintaining inter-ethnic harmony. This was clearly seen in Dungkek Village, Dungkek Subdistrict, where there were unique characteristics of Madurese and Chinese ethnic communities who for hundreds of years lived peacefully side by side. This is what underlies the author's interest in conducting research in Dungkek, which is focused on how the beginning and development of intercultural communication in Dungkek Village and the process of interaction betweenen Madurese and Chinese cultural identities. This type of research is qualitative using descriptive methods. The researcher used cultural identity theory to decipher the evolving variables of cultural identity, and explained the emergence of the identity of the "Chinese Peranakan" in Dungkek. The results of this study were to give birth to the historical aspects of the birth of Chinese Peranakans in the perspective of cultural identity, as well as formulate patterns / models of intercultural communication that developed in Dungkek. In addition, this research succeeded in identifying supporting factors in building intercultural communication in the Sumenep community style

    Wacana Politisi Perempuan Dalam Meme

    Get PDF
    Kehadiran internet dengan berbagai kreatifitas aplikasi, menghadirkan ruang kreasi dan demokrasi yang lebih luas. Euphoria masyarakat pada internet tidak saja menjangkiti negara asal dan negara-negara maju, namun juga merambah ke negara-negara dunia ketiga seperti Indonesia yang mengklaim dirinya sebagai negara demokrasi. Jika sebelumnya demokrasi itu terbatas pada ruang elit partai dan negara, pada konteks tersebut maka meme hadir. Oleh karena itu dalam penelitian ini rumusan masalah adalahnya bagaimana wacana mengenai politisi perempuan ditampilkan melalui meme dengan menggunakan wacana Foucault. Kehadiran internet menjadikan dunia berubah. Relasi antara manusia berubah, ruang kreatifitas tumbuh dan berkembang tak terkendali. Informasi bisa diproduksi oleh siapapun dan disebarkan kepada siapapun. Maka kehadiran meme tentang politisi perempuan membuka ruang-ruang politik kerakyatan yang tak mampu dijamah oleh media mainstream. Kesimpulan penelitian ini adalah meme dan internet memberikan ruang baru bagi publik untuk menyampaikan kritik dan saran dalam kegiatan politi

    Sikap Warga Putat Jaya Mengenai City Branding Kota Surabaya Melalui Program Revitalisasi Eks Lokalisasi Dolly

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Sikap Warga Putat Jaya mengenai City Branding Kota Surabaya melalui Program Revitalisasi eks Lokalisasi Dolly. Program Revitalisasi merupakan alat yang digunakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan City Branding Kota Surabaya. Program Revitalisasi dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan menutup Lokalisasi Dolly pada 18 Juni 2014 lalu dan membuat tempat bekas prostitusi tersebut menjadi sebuah Kampung Eduwisata Tematik dan melakukan pemberdayaan pada warga sekitar terdampa melalui beberapa pelatihan guna membantu perekonomian mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap Warga Putat Jaya mengenai City Branding Kota Surabaya melalui Program Revitalisasi eks Lokalisasi Dolly. Penelitian ini menggunakan grand theory SOR dengan efek yaitu sikap. Sikap ditinjau dari ketiga komponen, yaitu kognitif, afektif dan konatif yang berdasarkan elemen dari city branding, yakni identitas, komunikasi, dan citra. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Peneliti menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden. Setelah menyebar kuesioner, peneliti menemukan bahwa adanya kecenderungan sikap netral responden mengenai City Branding Kota Surabaya melalui Program Revitalisasi eks Lokalisasi Dolly. Sebagian besar responden menyatakan sikap yang netral, yang berarti tingkat pengetahuan, tingkat afeksi dan tingkat konasi responden mengenai City Branding Kota Surabaya melalui Program Revitalisasi eks Lokalisasi Dolly adalah sedan

    164

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇