JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
    236 research outputs found

    UMPAN BALIK DAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR PADA PERKEMBANGAN MOTORIK

    Get PDF
    Umpan balik adalah pemberian informasi yang diperoleh dari tes atau alat ukur lainya kepada peserta didik untuk memperbaiki atau pencapaian hasil belajarnya.Termasuk dalam “alat ukur lainnya” itu adalah pekerjaan rumah (PR) dan pertanyaan yangdiajukan guru dalam kelas. Dari batasan ini dapat disimpulkan bahwa umpan balik berkaitan erat dengan kegiatan belajar mengajar terdahulu yang dievaluasi dengan suatu alat evaluasi. Hasil evaluasi ini memberikan informasi mengenai sejauh mana penguasaan peserta didikterhadap materi yang disajikan dalam proses atau kegiatan belajar mengajar

    MODEL LATIHAN TENDANGAN T PENCAK SILAT USIA 6-12 TAHUN DI KABUPATEN PRINGSEWU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelatih dalam menerapkan pembelajaran teknik dasar tendangan T yang benar untuk anak usia dini untuk membantu dan memudahkan anak usia dini dalam mempelajari teknik tendangan dasar T dengan alat yang ada di sekitar kita.                  Model pengembangan  yang  digunakan adalah  model  penelitian dan pengembangan (R&D) menurut Borg & Gall. Produk ini berisi tentang materi tentang teknik dasar tendangan T yang baik dan benar. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah ahli pencak silat, ahli bahasa, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Penentuan sampel ditentukan dengan usia 6-12 tahun yang terdiri 10 orang atlet usia dini yang terdiri dari 8 orang putera dan 2 orang puteri untuk uji coba kelompok kecil dan 20 orang atlet   usia dini yang terdiri dari 10 orang putera dan 10 orang puteri untuk uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Kuisioner tersebut digunakan untuk menilai model dan modul yang akan dikembangkan oleh penulis. Hasil penelitian  ini ditujukan pada hasil penilaian dari ahli pencak  silat,  ahli bahasa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar yang telah mengalami revisi dan mendapatkan penilaian yang baik. Dengan demikian, Model Latihan Tendangan T  Pencak  silat  Usia 6-12  Tahun di Kabupaten Pringsewu hasilnya layak digunakan untuk anak-anak usia 6-12 tahun

    Hubungan antara Kelentukan Otot Punggung, Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Tungkai dengan Keterampilan Gerak Dasar Kayang dalam Senam pada Siswa SDN 1 Rajabasa Raya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siswa- siswi di SD Negeri 1 Rajabasa Raya melakukan pembelajaran kayang melalui media alat bantu. Jenis penelitian adalah penelitian survey dengan melibatkan 1 variabel yaitu pembelajaran kayang menggunakan media alat bantu. Populasi penelitian adalah siswa-siswi SD Negeri 1 Rajabasa Raya dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket pelaksanaan pembelajaran kayang. menunjukkan bahwa siswa-siswi SD Negeri 1 Rajabasa Raya telah melakukan pembelajaran kayang melalui media alat bantu Push Standing Flexometer, Push and Pull Dynamometer dan Leg Dynamometer. Pembelajaran kayang menggunakan alat bantu dapat dilihat dari karakteristik sekolah, ketertarikan pada pelajaran penjas, pengetahuan tentang kayang, pembelajaran kayang dan kondisi siswa dalam pembelajaran kayang

    HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP TENDANGAN DOLLYO CHAGI PADA ATLET ATIA LANAL LAMPUNG

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kotribusi power otot tungkai terhadaptendangan dollyo chagi pada atlet ATIA Lanal Lampung, Metode penelitian yang digunakan dalam penelitianini adalah metode deskriptif korelasional. Di dalam penelitian ini sample yang peneliti gunakan adalah totalsampling. Maka penelitian ini penulis mengambil sampel yang berjumlah 45 orang altet.Hasil penelitian iniadalah bahwa rata-rata power otot tungkai adalah 45,04, standar deviasi adalah 7,03, nilai maksimal adalah 61,dan nilai minimal adalah 32. Tendangan dollyo chagi menunjukkan bahwa rata-rata tendangan dollyo chagiadalah 20,6, standar deviasi adalah 1,51, nilai maksimal adalah 24, dan nilai minimal adalah 17. Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada kontribusi yang signifikan power otot tungkai terhadapkemampuan tendangan dollyo chagi pada atlet taekwondo ATIA Lanal Lampung sebesar 58,36%

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Renang Gaya Dada Menggunakan Alat Bantu Pada Siswa SMPN 3 Kotabumi

    Get PDF
    This research is a classroom action research (CAR). Sources of research data is a class VIIIA, SMP 3 Kotabumi totaling 34 students. Data analysis techniques in this research is to observe the learning outcomes breaststroke swimming during nine meetings (three cycles). The results of this study describe their positive improvement on each cycle. The first cycle show meaningful results in the students, the percentage of study has not been reached, only 24,47% or 9 students who have achieved mastery learning. The second cycle students who achieve mastery learning increased to 15 students. The third cycle showed an increase in the percentage of mastery learning as many as 21 students who achieve mastery learning. It can be concluded that each cycle is given effect to the increased percentage of successful basic motion breaststroke swimming students.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIIIA, SMPN 3 Kotabumi yang berjumlah 34 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mengamati hasil belajar renang gaya dada selama 9 kali pertemuan (3 siklus). Hasil penelitian ini mendeskripsikan adanya peningkatan positif pada setiap siklusnya. Siklus pertama menunjukkan hasil yang berarti pada siswa, persentase belajar belum tercapai, hanya 24,47 % atau 9 siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar. Siklus kedua siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat menjadi 15 siswa. Siklus ketiga menunjukan peningkatan persentase ketuntasan belajar sebanyak 21 siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Dapat disimpulkan bahwa setiap siklusnya yang diberikan, memberikan pengaruh terhadap peningkatan persentase keberhasilan gerak dasar renang gaya dada siswa.Kata kunci: alat bantu, hasil belajar, renang gaya dada

    Hubungan Antara Daya Ledak Dan Panjang Tungkai Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas

    No full text
    This study aimed to determine the relationship between explosive muscle limb power and leg length against 50 meter freestyle pool velocity. The research method used descriptive kolerasional. The population in this study were students IPS 1 son of Madrasyah Aliyah Negeri Krui Pesisir Barat who participated in extracurricular swimming activity totaling 15 students. Data processing were obtained from test and measurement results. The results of leg muscle explosion and leg length studies have a significant relationship with freestyle pool speed. The results showed the collation of explosive muscle limb power with freestyle pool velocity of 0.831 then the long-legged correlation coefficient with 50 meter freestyle pool speed of 0.636. This means that there is a significant relationship between the explosive power of the leg muscles and the length of the limbs against the 50 meter freestyle pool velocity.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kolerasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa IPS 1 putra Madrasyah Aliyah Negeri Krui Pesisir Barat yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler renang yang berjumlah 15 siswa. Pengolahan data didapat dari hasil tes dan pengukuran. Hasil penelitian daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan kecepatan renang gaya bebas. Hasil penelitian menunjukan kolerasi daya ledak otot tungkai dengan kecepatan renang gaya bebas sebesar 0,831 selanjutnya koefisien kolerasi panjang tungkai dengan kecepatan renang gaya bebas 50 meter sebesar 0,636. Ini berarti ada hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter.Kata kunci : daya ledak otot tungkai, panjang tungkai, renang gaya bebas

    MODEL BERMAIN PENDEKATAN TWO CHILDREN GAME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK

    Get PDF
    The purpose of this study is to obtain a model game that can improve cognitive abilities of young children through the game model two children game. The method used in this research is research and development( R& D), population in this research is kindergarten An-Nahl, TK-Bintang Indonesia, and TK Ar-Raudah. The sample in this study amounted to 85 children. Media research using game model. Lessons are held for two months with lessons two to three times a week.After the data obtained, then processed by using the basic statistical formula. After the research was concluded that the game model of two children games could be the consideration of cognitive development throughout the kindergarten of Lampung Province.Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh model permainan yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini malalui model permainan two children game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development ( R & D ), populasi dalam penelitian ini adalah anak TK An-Nahl, TK- Bintang Indonesia, dan TK Ar-Raudah. Sampel dalam penelitian berjumlah 85 anak. Media penelitian menggunakan model permainan. Pembelajaran dilaksanakan selama dua bulan dengan pembelajaran dua tiga kali seminggu. Setelah diperoleh data, selanjutnya diolah dengan menggunakan rumus statistika dasar. Setelah dilakukan penelitian disimpulkan bahwa model permainan two children game bisa menjadi bahan pertimbangan pengembangan kognitif diseluruh taman kanak-kanak Se-Provinsi Lampung.Kata kunci: kemampuan kognitif, two children gam

    Hubungan Panjang Tungkai Lingkar Paha Dan Power Tungkai Dengan Lari 100 Meter Gawang

    Get PDF
    This study aimed to determine the contribution of limb length, thigh circumference, power limbs with 100 meters hurdles results in student penjaskes daughter force 2015 FKIP University of Lampung. Data analysis method used is productmoment correlation, the sample used is student pelaskes class of 2015 FKIP of Lampung University which amounted to 20 students. From the results of the study showed that the length of limb contribution with 100 meters hurdles results at 1.1%. The contribution of thigh circumference with a 100 meter hurdles goal was 1.8%. Furthermore, the contribution between power limbs with the results of a 100 meter hurdles goal of 32.4%. The conclusion of this study is the length of limbs and thigh circumference have a not significant contribution, power limbs have a significant contribution to the results of the 100 meters hurdles in the female students of 2015 FKIP class of Lampung University.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi panjang tungkai, lingkar paha, power tungkai dengan hasil lari 100 meter gawang pada mahasiswa penjaskes putri angkatan 2015 FKIP Universitas Lampung. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi productmoment, sampel yang digunakan adalah mahasiswa penjaskes putri angkatan 2015 FKIP Universitas Lampung yang berjumlah 20 mahasiswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi panjang tungkai dengan hasil lari 100 meter gawang sebesar 1,1%. Kontribusi lingkar paha dengan hasil lari 100 meter gawang sebesar 1,8%. Selanjutnya kontribusi antara power tungkai dengan hasil lari 100 meter gawang sebesar 32,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah panjang tungkai dan lingkar paha memiliki kontribusi yang tidak signifikan, power tungkai memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil lari 100 meter gawang pada mahasiswa putri angkatan 2015 FKIP Universitas Lampung.Kata Kunci : lari 100 meter gawang, lingkar paha, panjang tungkai, power tungka

    PENGARUH LATIHAN POWER LENGAN DAN POWER TUNGKAI TERHADAP FLYING SHOOT DALAM HANDBALL PADA SISWA SMA

    No full text
    The purpose of this study was to determine the magnitude of the effect of exercise arm power and leg power on flying shoots in handball at YP Unila Bandar Lampung High School. The method used is experiment. The sample used was 20 students. Data analysis using prerequisite test and t test. The results showed the effect of arm power training t count = 93.333> t table = 2.101, then the effect of leg power training t count = 18.214> t table = 2.101, and there was no significant difference between the effect of arm power training and leg power t count = 0.652 t tabel = 2.101, kemudian pengaruh latihan power tungkai t hitung = 18.214> t tabel = 2.101, Dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara  pengaruh latihan power lengan dan power tungkai  t hitung = 0.652< t tabel = 2.101. Dapat disimpulkan bahwa latihan power lengan dan latihan power tungkai memberikan pengaruh  terhadap flying shoot dalam handball SMA YP Unila Bandar lampung. Dari kedua latihan tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap flying shoot dalam handball SMA YP Unila Bandar lampung. Kata Kunci : Power Lengan, Power Tungkai, Dan Flying Shoot

    KONTRIBUSI KECEPATAN REAKSI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN FOREHAND DRIVE PADA PERMAINAN TENIS MEJA DI SMA BUDAYA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    The goal achieved in this study was to determine the contribution of reaction speed and eye-hand coordination to the cccuracy of forehand drive punch in table tennis games at Bandar Lampung Cultural High School. The method used is descriptive correlational with a population as well as a sample of 30 students because it is called the sample population. Based on the results of statistical analysis of product moment correlation tests showed the contribution of reaction speed with the accuracy of forehand drive table tennis by 41.4% then the contribution of eye-hand coordination with the accuracy of forehand drive for table tennis was 62.1%. And the contribution of reaction speed and eye-hand coordination with the accuracy of forehand drive table tennis is 71.6%. Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Kontribusi Kecepatan Reaksi dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Ketepatan Pukulan Forehand Drive Pada Permainan Tenis Meja Di SMA Budaya Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 30 orang siswa karena itu disebut populasi sampel. Berdasarkan hasil analisis uji statistik korelasi product moment menunjukan kontribusi kecepatan reaksi dengan ketepatan forehand drive tenis meja sebesar 41,4% kemudian kontribusi koordinasi mta-tangan dengan ketepatan forehand drive tenis meja sebesar 62,1%. Dan kontribusi kecepatan reaksi dan koordinasi mata-tangan dengan ketepatan forehand drive tenis meja sebesar 71,6%. Kata Kunci: kecepatan reaksi, ketepatan forehand drive, koordinasi mata-tangan

    194

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇