JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KEPRIBADIAN DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SDN 2 PONCOWARNO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kepribadian terhadap tingkat kebugaran jasmani pada siswa SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah. Hasil penelitian ini di harapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani .Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Obyek penelitiaan ini adalah , seluruh sisiwa kelas V SD Negeri 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah yang berjumlah 33 siswa, terdiri dari 24 putra dan 9 putri. Teknik pengumpulan data dengan angket, teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.Berdasarakan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : terdapat hubungan yang sangat erat antara kepribadian dan kebugaran jasmani walalupun hasilnya kategori cukup.Kesimpulan peneliti ini menunjukkan Ada hubungan antara rohani dan jasmani yang dalam psykologi sering disebut dengan istilah Psyicosomatis. Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang erat sekali antara kepribadian dan kesegaran jasmani di SD N 2 Poncowarno Kalirejo Lampung Tengah
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN BERKELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN OLAHRAGA SENAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) dan kelompok (group teaching) terhadap keterampilan gerak dasar senam sikap kayang pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes dalam mengembangkan model pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII-B yang berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah : Rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang melalui model pembelajaran berpasangan meningkat sebesar 36.800 demikian pula rata-rata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang dengan model pembelajaran kelompok meningkat sebesar 27.300 Hasil analisis uji beda ternyata keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan lebih meningkat signifikan dari pada model kelompok maupun kontrol (tanpa perlakuan).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan gerak dasar senam sikap kayang menggunakan model pembelajaran berpasangan (reciprokal teaching) lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran kelompok (group teaching) pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Terbanggi Besar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN PERORANGAN TERHADAP HASIL PUKULAN LOB
This study is aimed to find out the influence of doubles and singles model towards lob shot output on students of badminton extracurricular in SMA N 5 Bandar Lampung. The researcher applied comparative experiment as the approach in this study. There were 28 students of badminton extracurricular participated in this research; and because the number was less than 100 for population, so the 28 participants were supposed to be the sample. The participants were then devided into two groups; doubles model and singles model by using Ordinal Pairing. Clear Test was applied for the instrument with validity level 0.92 and reliability level 0.95. The data analysis was calculated with t-test. The result were concluded as folow: First, there was an influence of doubles model toward students' lob shot output; second, there was an influence of singles model towards students' lob shot output; third, there was a more significant influence of doubles model than singles model towards students' lob shot. The researcher concluded that both models gave influence on students' lob shot output, but the doubles one gave a more significant influence to improve students' lab shot output.Kata kunci: model pembelajaran berpasangan, model pembelajaran perorangan, pukulan lob
PENGARUH ALAT BANTU TERHADAP GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA MELENTING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari alat bantu terhadap keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya melenting pada siswa putri kelas VIII SMPN 1 Adiluwih Pringsewu.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi adalah siswa putri SMPN 1 Adiluwih Pringsewu kelas VIII yang berjumlah 180 orang, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 45 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya melenting. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh.Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan menggunakan alat. Kedua, ada pengaruh yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan tanpa menggunakan alat bantu. Ketiga, pembelajaran dengan menggunakan alat bantu lebih baik dibandingkan dengan pembelajaan tanpa alat bantu.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan alat bantu terhadap keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya melenting pada siswa putri kelas VIII SMPN 1 Adiluwih Pringsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari alat bantu terhadap keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya melenting pada siswa putri kelas VIII SMPN 1 Adiluwih Pringsewu.Kata Kunci: gerak dasar, alat bantu, dan lompa jauh
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERORANGAN DAN KELOMPOK TERHADAP GERAK RENANG GAYA DADA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan gerak dasar renang gaya dada melalui model pembelajaran perorangan (individual teaching) dan kelompok (group teaching) terhadap gerak renang gaya dada. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes dalam mengembangkan model pembelajaran bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII-D yang berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah: Rata-rata keterampilan gerak dasar renang gaya dada melalui model pembelajaran perorangan meningkat sebesar 36,900, demikian pula rata-rata keterampilan gerak dasar renang gaya dada dengan model pembelajaran kelompok meningkat sebesar 28,300. Hasil analisis uji beda ternyata keterampilan gerak dasar renang gaya dada menggunakan model pembelajaran perorangan lebih meningkat signifikan dari pada model kelompok maupun kontrol (tanpa perlakuan).Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan gerak dasar renang gaya dada menggunakan model pembelajaran perorangan (individual teaching) lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran kelompok (group teaching) pada siswa kelas VIII-D SMP Negeri 8 Bandar Lampung
LATIHAN RELAKSASI PROGRESIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP MEREDANYA KECEMASAN LONCAT INDAH GAYA PAKU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan relaksasi progressive muscle relaxation terhadap meredanya kecemasan saat melakukan loncat indah gaya paku pada siswi kelas XI IPA SMA Negeri 1 Way Lima tahun pelajaran 2013/2014.Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya loncat indah.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa denyut nadi saat istirahat rata-rata 78,75 kali per menit dan tekanan darah diperoleh 111,67/76,25 mengalami peningkatan saat subyek menaiki papan loncat indah setinggi lima meter denyut nadi menjadi 121,67 per menit dan tekanan darah menjadi 129,67/106,875. Dengan t-hitung sebesar -11,61 dan t-table 2,069 artinya bahwa kecemasan berpengaruh terhadap meningkatnya denyut nadi dan tekanan darah. Selanjutnya data yang tiga setelah relaksasi diperoleh denyut nadi 85,83 dan tekanan darah 116,04/85,42, ini mengalami penurunan yang signifikan yaitu t-hitung 10,43 dan t-table 2,069 artinya bahwa relaksasi yang diberikan dapat menurunkan denyut nadi dan tekanan. Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu latihan relaksasi Progresive Muscle Relaxation berpengaruh terhadap meredanya kecemasan, dibuktikan dengan meredanya denyut nadi dan tekanan darah