Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Not a member yet
    259 research outputs found

    Hubungan Pendidikan Ibu dan Perilaku Pengelolaan Sampah dengan Kejadian ISPA pada Bayi Usia 0-24 Bulan di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020

    No full text
    ABSTRAK   Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru. Di Indonesia ISPA menjadi penyakit utama penyebab kematian bayi  dan balita, sebanyak 80% bayi terkena ISPA disebabkan oleh pneumonia. Pada tahun 2019 masih terdapat 87,51% bayi menderita ISPA di Kabupaten Bojonegoro yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama pendidikan ibu dan perilaku pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pendidikan ibu dan  perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada bayi usia 0-24 bulan di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design cross-sectional dengan teknik analisis data uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value sebesar 0,003 dan tidak terdapat hubungan antara perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value 0,270. Kata Kunci : pendidikan, pengelolaan sampah, ISPA

    Gambaran Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Diwilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli

    No full text
    Masalah pendek (stunting) pada anak akan menghambat proses perkembangannya.Hal ini karena sekitar 70% pembentukan sel otak terjadi sejak janin berada di dalam kandungan sampai anak berumur 2 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu terhadap angka kejadian stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian sebanyak 12 informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu mengenai stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan masih kurang , karena informan belum mampu memaparkan secara jelas apa itu stunting bahkan ada yang sama sekali tidak mengetahui mengenai stunting. Pemahaman ibu mengenai stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan masih kurang, dikarenakan mereka tiak mampu menjabarkan secara benar apa saja faktor-faktor penyebab stunting. Sedangkan untuk variabel pengaplikasian, ibu yang memiliki anak stunting diwilayah kerja Puskesmas Baolan mereka belum mampu mengapliksikan apa yang mereka ketahui kedalam kehidupan sehari-hari. Melihat apa yang terjadi dilapangan dan apa yang mereka ketahui sangat bertolak belakang. Saran dalam penelitian ini perlunya ada perhatian lintas sektor untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting dan memenuhi kebutuhan masyarakat mengikat akses untuk memenuhi kebutuhan hidup Di Wilayah Kerja Puskesmas Baolan masih sangat terbatas

    Pengaruh Persepsi Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Kesehatan Di Kota Jayapura

    No full text
    Covid-19 telah menjadi pandemi yang menyerang segala usia. Protokol kesehatan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor persepsi yang mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Kota Jayapura sejak bulan April hingga Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih sebanyak 1663 orang. Total sampel sebanyak 311 orang diambil menggunakan rumus Lemeshow dan teknik penarikan dengan metode proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar secara online. Variabel penelitian merujuk kepada persepsi di teori Health Belief Model. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh perilaku pencegahan Covid-19 dalam kategori baik sebanyak 62,7%. Hasil uji tabulasi silang ditemukan variabel semua persepsi mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Variabel persepsi kerentanan (p= 0.042; OR= 0.597; 95% CI= 0.373-0.957), persepsi bahaya dan keseriusan Covid-19 (p= 0.026; OR= 0.567; 95% CI= 0.352-0.914)), persepsi manfaat (p= 0,007; OR= 0.494; 95% CI= 0.302-0.808) dan persepsi hambatan pencegahan Covid-19 (p= 0.031; OR= 0.577; 95% CI= 0.359-0.928). Pemberian informasi tentang Covid-19 dan protokol kesehatan sebaiknya diberikan secara kontinu agar masyarakat memiliki persepsi yang baik untuk mendorong perilaku pencegahan Covid-19

    Studi Kepadatan Tikus Dan Pinjal Di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo

    No full text
    Tikus adalah hewan pengerat yang dapat membahayakan manusia sedangkan pinjal merupakan artropoda yang dapat menyebabkan penyakit mematikan. Pelabuhan merupakan salah satu tempat yang dapat menjadi persebaran dari penyakit yang disebabkan oleh tikus dan pinjal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kepadatan tikus dan pinjal di wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Probolinggo. Penelitian ini diambil dari data tahun 2020. Jenis penelitian deskriptif menggunakan metode cross sectional. Perangkap yang digunakan berjenis single life trap yang dipasang di seluruh wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo dengan umpan ikan asin atau kepala bakar. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata indeks pinjal wilker Probolinggo 0,98 dan nilai trap Success 0,02%, wilayah Pasuruan rata-rata indeks pinjal 1 dengan nilai trap success 0,009%, wilayah Panarukan rata-rata indeks pinjal 0,78 dengan nilai trap success 0,004%, wilayah Tanjung wangi rata-rata indeks pinjal 0,35 dengan nilai trap success 0,005%, wilayah Abdul Rahman Saleh rata-rata indeks pinjal  0,45 dengan nilai trap success 0,003%, wilayah Paiton rata-rata indeks pinjal 0,26 dengan nilai trap success 0,005%. Kesimpulanya, seluruh wilayah kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo memiliki rata-rata indeks pinjal dan nilai trap success yang baik sehingga kemungkinan kecil adanya penyebaran penyakit tular yang diakibatkan oleh tikus dan pinjal. &nbsp

    Peranan Dukungan Sosial Terhadap Pemanfaatan Layanan VCT dengan Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB)

    No full text
    HIV merupakan masalah utama yang mengancam negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pada tahun 2019 penderita HIV mencapai 50.282 dan AIDS sebanyak 7.036. Penularan HIV dari ibu ke anak menjadi penyebab tingginya prevalensi kejadian HIV pada orang dewasa dan anak-anak. Untuk mengurangi terjadinya risiko tersebut dapat dilakukan melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT). Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi individu untuk memanfaatkan layanan VCT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial pada ibu hamil dengan perilaku memanfaatkan layanan VCT di Banyuwangi menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB). Jenis penelitian ini observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Penelitian dilakukan di tiga kecamatan (Banyuwangi, Singojuruh, dan Genteng) pada bulan Mei-November 2018. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berada di 3 kecamatan tersebut pada tahun 2018. Sampel ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling sebanyak 384 ibu hamil dengan instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square (α=5%). Hasil analisa didapatkan nilai p = 0,000 < 0,05, hal ini berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial pada ibu hamil dengan perilaku memanfaatkan layanan VCT. Dari hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi dasar dalam pengambilan keputusan selanjutnya dibidang kesehatan, terutama dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dari ibu ke anak

    GAMBARAN UPAYA TINDAKAN PENCEGAHAN COVID-19 3M DI WILAYAH PERCONTOHAN RT SIAGA SURABAYA

    No full text
    Penyebaran kasus penyakit Covid-19 disebabkan oleh virus bernama Severe Acute Respiratory Coronavirus dan tergolong mudah dalam penyebarannya yaitu melalui droplet. Mudahnya penyebaran menyebabkan tingginya kasus Covid-19 di Indonesia terutama pada kota Surabaya. Untuk meminimalisir dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dilakukan beberapa tindakan dasar pencegahan yaitu 3M yang terdiri dari mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran mengenai tindakan dasar pencegahan Covid-19 dengan upaya 3M di wilayah percontohan RT Siaga Surabaya. Metode Penelitian ini yaitu deskriptif untuk melihat bagaimana gambaran tindakan pencegahan Covid-19 3M. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil dan  dilakukan di RT Siaga Surabaya dengan jumlah sampel 70 orang yang diambil secara acak dengan teknik Purposive Sampling. Variabel yang ditinjau yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Teknik analisis data yang digunakan yaitu univariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 97% berkategori baik pada dua indikator yaitu mencuci tangan dan menjaga jarak. Sedangkan pada indikator memakai masker sudah mencapai  99% yang berkategori baik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tindakan pencegahan Covid-19 dengan 3M di RT Siaga Surabaya Sebagian besar sudah baik namun tetap perlu sosialisasi serta tim monitoring untuk memantau upaya tindakan pencegahan Covid-19. &nbsp

    Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Kesiapsiagaan Sumber Daya Manusia Puskesmas Batumarmar Dalam Menghadapi Bencana Kekeringan

    No full text
    Indonesia merupakan negara yang penuh dengan ancaman bencana, salah satunya ialah bencana kekeringan. Tahun 2018 Kabupaten Pamekasan dinyatakan termasuk dalam daerah dengan indeks resiko bencana cuaca ekstrim berkategori tinggi yakni sebesar 13,6. Dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan dari bencana kekeringan ialah masalah gizi buruk hingga stunting. Wilayah kerja Puskesmas Batumarmar menjadi wilayah dengan desa kering kritis terbanyak di Pamekasan. Kondisi tersebut menuntut SDM Puskesmas Batumarmar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap kesiapsiagaan SDM Puskesmas dalam menghadapi bencana kekeringan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Regresi Logistik sederhana yang ditujukan untuk dapat melihat adanya pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen. Penelitian dilakukan pada SDM Puskesmas Batumarmar Kabupaten Pameksan dengan jumlah sample sebanyak 51 orang. Hasil menunjukkan bahwa, tingkat kesiapsiagaan SDM Puskesmas Batumarmar dalam menghadapi bencana kekeringan dominan masuk dalam kategori belum siap yakni sebesar 78,4%. Tingkat pengetahuan SDM terhadap bencana kekeringan didominasi buruk yakni sebesar 82,4%. Termasuk hasil sikap terhadap kesiapsiagaan bencana kekeringan yang lebih didominasi oleh sikap negative sebesar 82,4%. Kesimpulan dari penelitian ini ialah, terdapat pengaruh antara pengetahuan dan sikap terhadap kesiapsiagaan SDM Puskesmas Batumarmar dalam menghadapi bencana kekeringan

    Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Pemberantasan Sarang Nyamuk Desa Gumuk Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering ditemukan didaerah tropis dan subtropis di wilayah Indonesia. Semua wilayah mempunyai risiko terjangkit penyakit DBD, karena virus penyebab dan nyamuk penularannya tersebar luas baik dirumah  dan dilingkungan sekitar rumah kecuali lingkungan yang ketinggiannya lebih dari 1000 meter diatas permukaan laut. Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2019 berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi ditemukan 138 kasus dan 5 penderita meninggal dunia. Kejadian DBD salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemberantasan sarang nyamuk DBD. Desa Gumuk adalah suatu desa yang terletak di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dengan angka rendahnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN DBD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian adalah melihat faktor penyebab rendahnya pemberantasan sarang nyamuk di Desa Gumuk, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Rendahnya pemberantasan sarang nyamuk  (PSN) di desa Gumuk disebabkan oleh beberapa faktor antara lain; rendahnya tingkat pendidikan di masyarakat, letak geografis Desa Gumuk dan keterbatasan jumlah juru pemantau jentik (JUMANTIK)

    Hubungan Stres Akademik Dan Pola Konsumsi Makan Dengan Overweight Pada Siswa SMAN 2 Sumenep

    No full text
    Prevalensi kejadian overweight dan obesitas pada usia remaja di Indonesia cenderung meningkat setiap tahunnya. Masalah gizi lebih pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti stres akademik, pola konsumsi makan dan tingkat asupan zat gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan stres akademik dan pola konsumsi makan dengan overweight pada siswa SMA Negeri 2 Sumenep. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan desain case control. Sampel terdiri dari 50 siswa yang terbagi menjadi dua kelompok, masing-masing pada setiap kelompok status gizi overweight dan normal terdiri dari 25 siswa, diambil secara acak menggunakan simple random sampling. Data pengukuran berat badan, tinggi badan, stres akademik, dan pola konsumsi makan diperoleh dari kuesioner online dan wawancara melalui telepon dan/atau chat. Analisis yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik (p=0,009), pola konsumsi fast food (p=0,009) dan pola konsumsi snack (p=0,024) dengan overweight. Sedangkan antara pola konsumsi minuman manis (p=0,398), pola konsumsi buah (p=0,323) dan sayuran (p=0,347) tidak ada hubungan dengan overweight. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingginya tingkat stres akademik, seringnya konsumsi fast food dan snack dapat menyebabkan overweight pada siswa. &nbsp

    Hubungan Keterpaparan Informasi Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Pencegahan Keputihan Santriwati PP. Amanatul Ummah Surabaya.

    No full text
    Kesehatan organ reproduksi merupakan hal yang penting juga menjadi fokus dalam pembangunan kesehatan dan salah satu masalah kesehatan terutama pada organ genetalia adalah terjadinya Fluor albus. Di Jawa Timur, remaja yang mengalami keputihan sebesar 75% dan masih dianggap bukan hal yang serius dikalangan santriwati PP. Amanatul Ummah Surabaya, minimya keterpaparan informasi kesehatan reproduksi dari sumber yang akurat sering menjadi persoalan padahal dampak dari penyakit yang memiliki gejala keputihan yang abnormal sangat berbahaya bagi organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara keterpaparan informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku pencegahan keputihan pada santriwati PP. Amanatul Ummah Surabaya. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh santriwati Madrasah Tsanawiyah PP. Amanatul Ummah Surabaya sebanyak 31 orang. Analisis data menggunakan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 didapatkan nilai ρ = 0,831. Hal ini berarti ρ > α, maka H0 diterima yang artinya tidak ada hubungan antara keterpaparan informasi kesehatan reproduksi dengan perilaku pencegahan keputihan pada santriwati PP. Amanatul Ummah Surabaya

    17

    full texts

    259

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇