Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
Potensi Teknologi Fitoremediasi Sebagai Polishing Treatment Palm Oil Mill Effluent : A Review
Pesatnya ekspansi industri kelapa sawit menimbulkan potensi ancaman terhadap lingkungan. Industri ini menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar yang dikenal sebagai palm oil milleffluent. Fitoremediasi merupakan salah satu teknologi alternatif yang dapat digunakan untuk polishing treatment palm oil mill effluent. Teknologi yang menggunakan tanaman ini dinilai lebih ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Meskipun memiliki keuntungan, teknologi ini juga memiliki resiko seperti kontaminasi dari bagian tanaman yang dikonsumsi, dan juga efisiensi pengolahan yang rendah. Oleh karena itu, pemilihan tanaman yang tepat dan pemahaman mengenai mekanisme fitoremediasi adalah cara terbaik untuk dapat meningkatkan efisiensinya. Mekanisme seperti fitoekstraksi, fitostabilisasi, rhizofiltrasi, fitovolatilisasi, fitodegradasi dan fitodesalinasi adalah proses degradasi polutan. Proses ini dapat berlangsung baik dengan mempertimbangkan konsentrasi dan jenis kontaminan. Faktor-faktor seperti sifat tanaman, konsentrasi polutan, dan kondisi lingkungan mempengaruhi efektivitas fitoremediasi. Meskipun masih memiliki kekurangan, namun fitoremediasi merupakan pendekatan yang cukup menjanjikan untuk mengatasi permasalahan pencemaran yang disebabkann oleh industri minyak kelapa sawit dengan cara yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.Kata kunci: Fitoremediasi, Lingkungan, Polishing Treatment, POM
Analisis Perbandingan Reflektor Cermin Cekung Dari Kaca Puzzle Dan Alumunium Foil Terhadap Daya Output Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Energi matahari merupakan salah satu sebagai sumber energi alternatif yang potensial dikembangkan menjadi unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Panel surya menggunakan energi cahaya matahari sebagai sumber energi kemudian diubah menjadi energi listrik. Efisiensi dari panel surya masih rendah, berpengaruh pada hasil daya outputnya. Penggunaan reflektor untuk meningkatkan intensitas cahaya matahari pada permukaan panel surya, yang dapat meningkatkan hasil daya output panel surya. Pada penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan reflektor cermin cekung dari kaca puzzle dan alumunium foil terhadap daya output PLTS. Dari hasil penelitian ini penggunaan reflektor 4 sisi yang paling baik yaitu sudut reflektor 45° dengan nilai ratarata daya output panel surya dengan reflektor aluminium foil sebesar 21,78 watt dan pada panel surya dengan reflektor kaca puzzle sebesar 22,5 watt. Untuk rata-rata intensitas cahaya matahari yang diterima panel surya dengan reflektor aluminium foil sebesar 1813,28 W/m^2 dan pada panel surya dengan reflektor kaca puzzle sebesar 1894,14 W/m^2. Panel surya yang menggunakan reflektor kaca puzzle nilai efisiensi lebih baik dibandingkan menggunakan reflektor aluminium foil.Kata kunci: energi, panel surya, reflektor, efisiensi
Automasi dan Internet of Things (IoT) pada Pertanian Cerdas: review artikel pada Jurnal Terakreditasi Kemenristek
Pertanian cerdas adalah model pertanian yang melibatkan atau memanfaatkan teknologi otomasi dan Internet of Things (IoT) dalam praktik pertaniannya. Inovasi teknologi ini memiliki peran sentral dalam meningkatkan daya saing dan dinamika pertanian di Indonesia, serta diperlukan lebih banyak penelitian yang mendalam di bidang ini. Review yang mendalam perlu dilakukan pada penelitian-penelitian yang telah terbit pada jurnal yang terakreditasi oleh Kemenristek. Review ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana teknologi otomasi dan IoT yang telah diterapkan oleh para peneliti. Review ini dimulai dari penelusuran metadata artikel pada Google Scholar dengan kata kunci IoT, otomasi, dan pertanian cerdas menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP). Diperoleh 162 metadata artikel, review dilakukan dari review parsial hingga review mendalam, dan diperoleh 29 artikel terakreditasi Kemenristek. Review mendalam dengan Research Question (RQ) diperoleh informasi bahwa artikel terbanyak terbit pada jurnal ranking 4 akreditasi Kemenristek, trend penelitian naik dari tahun ke tahun, sensor dan tools IoT yang paling banyak digunakan adalah sensor kelembaban tanah dan website.Kata kunci—Pertanian cerdas, IoT, automasi, revie
ASESMEN RELIABILITAS JEMBATAN RANGKA BAJA BENTANG 55 M DENGAN UJI BEBAN STATIK DAN DINAMIK
Uji beban jembatan baik statik maupun dinamik bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya selama masa layan. Pada uji beban dinamik penilaian didasarkan parameter dinamik berupa frekuensi alami, rasio redaman, kekakuan dan pola getar, sementara pada uji beban statik menggunakan parameter tidak terlampauinya batas tegangan dan lendutan saat operasional termasuk saat pembebanan maksimum. Uji beban dinamik dilakukan dengan memberikan eksitasi buatan dengan menjatuhkan roda depan truk dari ketinggian 20 cm, percepatan direkam mulai sebelum sampai sesudah aplikasi beban. Dari hasil analisis modal eksperimental (EMA) data percepatan diperoleh frekuensi alami 2,906Hz lebih dari rencana (1.44Hz) dan rata-rata jembatan bentang 55m di Indonesia (2.53Hz), namun rasio redaman 5.222%+0.705% mengindikasikan adanya disipasi energi yang besar, yang bisa jadi akibat adanya defect. Sementara dari uji beban statik, lendutan pada bentang tengah dengan beban 52UDL adalah 15mm yang diextrapolasi ke 100%UDL menjadi 28.85mm, masih di bawah lendutan ijin 45 mm. Begitupun pada bentang tepi lendutan 52%UDL terukur 9.26mm yang diextrapolasi ke 100%UDL menjadi 17.81mm juga masih di bawah lendutan ijin 28mm, namun rasio lendutan sisa terhadap lendutan maksimum 0.385+0.034 melebihi batas ijin yaitu 0.2 menunjukkan perilaku inelastis saat loading-unloading. Uji beban statik dan dinamik menunjukkan keseuaian hasil pada perkiraan kapasitas dan adanya indikasi kerusakan.Kata kunci: asesmen, dinamik, jembatan, statik, uji beba
PERANCANGAN TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL UNTUK GEDUNG HOTEL
Penelitian ini menganalisa potensi energi angin di Gedung Hotel Cikarang serta rancangan turbin angin sumbu vertikal yang sesuai. Data kecepatan dan arah angin diperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika dengan stasiun pengamatan di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta selama dua tahun terakhir, 2022 dan 2023, dengan pertimbangan stasiun ini merupakan stasiun pengamatan BMKG terdekat dengan lokasi Gedung Hotel Cikarang. Analisa data kecepatan angin dihitung dengan menggunakan metode distribusi Weibull dan Rayleigh, karena fungsi tersebut sesuai untuk menggambarkan distribusi kecepatan angin dengan baik. Rancangan turbin angin sumbu vertikal mencakup perhitungan sudu turbin, poros, pasak, strut, dudukan strut dan komponen penyusun lainnya. Hasil analisa dan perhitungan kecepatan angin menunjukkan bahwa besar rata rata energi angin yang dihasilkan dalam setiap bulan (Et) sebesar 47571.69 W/h. Desain turbin angin sumbu vertikal dengan diameter rotor 1.414 meter dan daya keluaran sebesar 500 Watt.Kata kunci: Turbin Angin, Enegi, Distribusi Weibull, Distribusi Rayleig
KARAKTERISTIK ARSITEKTUR TRADISIONAL DI ZONA IKLIM HUTAN HUJAN TROPIS.
Arsitektur tradisional ialah representasi metode membangun dari tradisi budaya tinggal warga cocok dengan nilai- nilai serta keyakinan yang dianut sekelompok budaya tertentu. Keragaman serta kekayaan sistem membangun berakar dari tradisi turun temurun serta menggambarkan perwujudan kehidupan yang dinamis sehingga tidak sedikit pergantian yang terjalin sejalan dengan pergantian dalam tinggal. Keragaman arsitektur tradisional dipengaruhi oleh logika, cita rasa ataupun selera masyarakatnya. Keragaman tempat bernaung dari keadaan hawa serta geografis Nusantara yang membentang dari Barat ke Timur nampak dari bermacam keahlian yang responsif terhadap keadaan tempat tinggal.Kata kunci: karakteristik, arsitektur tradisional, adaptasi ikli
Analisis Geometri Dan Material Engsel Lentur Pada Rudder Model Isoleted Tail di Terowongan Angin
Pengujian hinge moments isolated tail di wind tunnel adalah pengujian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik fungsi kontrol kemudi rudder pada ekor pesawat terbang. Pengujian tersebut diperlukan pada saat pembuatan pesawat terbang. Engsel rudder memiliki peranan penting untuk menahan gaya saat diberikan hembusan angin, sehingga pesawat terbang tersebut mampu dikemudikan dengan efisien. Alat ukur yang digunakan untuk pengujian ini salah satunya adalah menggunakan sebuah engsel lentur simetris. Untuk dapat memperoleh alat ukur yang memadai, diperlukan pemilihan sensor strain guage dan material dengan melakukan analisa finite elemen pada tingkat deformasi dan stress test nya. Tingkat deformasi adalah kemampuan engsel lentur melakukan penyimpangan saat dibebankan oleh gaya. Material yang baik akan memiliki tingkat deformasi yang paling minimal. Terbatasnya referensi mengenai model deformasi untuk engsel lentur, menjadi tantangan penulis. Namun, sudah dilakukan validasi atas formulasi tingkat deformasi yang digunakan terhadap hasil perhitungan menggunakan persamaan parabolic dan software ANSYS 2023R2, dan diperoleh hasil pada tingkat validasi yang baik.Kata kunci: Parabolik engsel lentur, finite element analisis, terowongan angi
ABU VULKANIK GUNUNG DEMPO SEBAGAI CAMPURAN KERAMIK DENGAN VARIASI ADITIF DAN WAKTU PEMBAKARAN
Bencana alam hanya dikatakan sebagai masalah selama tidak disadari akan adanya suatu manfaat atau hal positif yang bisa dikembangkan dari bencana alam tersebut. Dengan adanya peristiwa erupsi gunung dimana mengeluarkan berbagai macam material sehingga mengganggu aktivitas kesehatan masyarakat sekitarnya. Salah satu material yang disemburkan ialah abu vulkanik. Abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung mengakibatkan pendangkalan pada sungai-sungai yang berada di hulu dan hilir gunung. Sebagai usaha untuk mencari manfaat dari bencana tersebut maka diupayakan untuk memanfaatkan abu vulkanink tersebut sebagai bahan yang berguna. Salah satunya sebagai bahan pembuatan keramik yang di harapkan dapat digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen serta pengaruhnya terhadap perilaku mekanik yaitu kuat tekan dan kuat geser keramik. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian sebagai bahan alternatif penambah sebagian semen yaitu abu vulkanik yang bertujuan membandingkan kuat tekan dan kuat geser keramik normal dengan kuat tekan dan kuat geser keramik yang ditambahkna abu vulkanik.Tujuan dari penelitian untuk pengaruh penambahan abu vulkanik dalam pembuatan keramik dan pengujian kuat tekan dan kuat geser pada keramik yang telah dibuat. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Adapun benda uji 5% adalah benda uji yang mengalami pergerakan yang fluktuatif (naik turun) dalam mencapai usia keramik 28 hari maupun setelah usia keramik 28 hari maupun penurunannya setelah 28 hari. Akan tetapi pada uji kuat tekan keramik ini abu vulkanik tidak dapat meningkatkan kuat tekan keramik yang maksimal melebihi kuat tekan keramik normal. Benda uji 15% dan 20% memiliki kuat tekan yang lebih rendah dibandingkan dengan benda uji 10% dan benda uji normal.Kata kunci: Abu Vulkanik, Kerami
Kajian Konsep Pekan Budaya (Culturally-Sensitive Design) pada Rumah Sakit Angkatan Laut dr.Azhar Azhari Manokwari, Papua Barat
Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Desain Arsitektur peka budaya adalah rancangan bangunan yang sensitif terhadap makna atau konteks budaya di suatu daerah. Pengaplikasiannya pada rancangan bangunan dapat dari berbagai aspek dari fasad, konfigurasi ruang, dan aspek lain agar kebudayaan setempat hidup Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi konsep desain peka budaya dan penerapannya pada fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit. Rumah sakit yang menjadi studi kasus adalah Rumah Sakit Angkatan Laut dr.Azhar Azhari yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat. Rumah Sakit ini dianggap tepat sebagai studi kasus karena berlokasi di provinsi di Indonesia yang masih kental dengan budayanya terutama dari suku-suku setempat. Metodologi penelitian adalah kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan data yang didapat dari pengamatan obyek dan wawancara dengan pihak terkait. Konsep desain peka budaya berdasarkan enam aspek. Aspek peka budaya (cultural awareness) melalui penyediaan fasilitas yang mewadahi aktivitas masyarakat lokal. Aspek adaptasi kebudayaan (cultural adaptation) difasilitasi dengan membuat perencanaan pola tata ruang yang mendukung aktivitas kebudayaan. Keterlibatan Komunitas (community involvement) diterapkan dengan memberikan dukungan pada kegiatan komunitas di sekitar bangunan. Ruang inlusif adalah hasil dari respek terhadap keberagaman (respect for diversity). Aspek integrasi nilai-nilai budaya (integration of cultural values) diterapkan pada atap dan warna bangunan. Pertimbangan estetika budaya (consideration of cultural values) yang terlihat pada eksterior maupun interior bangunan.Kata kunci: Desain Peka Budaya, Fasilitas Kesehatan, Rumah Sakit
PENGARUH PERSEN PIGMEN TERHADAP KERAMIK BERGLASUR DENGAN PIGMEN NANOPARTIKEL CoAl2O4
Kobalt merupakan bahan kimia yang umum digunakan sebagai bahan pewarna di berbagai industri, oleh karena itu dilakukan pengembangan alternatif pembuatan pewarna dengan bahan baku CoAl2O4 sebagai pigmen pada keramik dengan teknologi nano. CoAl2O4 disintesa dengan proses kalsinasi untuk menghasilkan pigmen. Pigmen kemudian dicampurkan dengan glasur untuk menghasilkan floor tile berglasur warna melalui proses pembakaran. Floor tile berglasur warna kemudian dilakukan pengujian pengaruh persen pigmen terhadap cacat glasur, kekerasan, porositas, kekuatan tekuk, dan warna. Variable persen pigmen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1, 2, dan 3 % dengan dua pigmen yang berbeda yaitu pigmen hasil sintesa dan standar industri.. Hasil uji cacat glasur didapatkan cacat pinhole pada pigmen 2%, 3%, hasil uji kekerasan 21,83 untuk 1% pigmen, 13,35 untuk 2% pigmen, 30,7 untuk 3%, hasil porositas berturut-turut 15,85%, 15,35%, dan 15,68%, kekuatan Tekuk berturut-turut 62,24 kg/cm², 57,42 kg/cm², 72,62 kg/cm² dan Warna keramik berglasur yang dihasilkan oleh pigmen hasil sintesa dengan persentase 1, 2, dan 3 % belum bisa menyamai warna keramik yang menggunakan pigmen standar industri dengan hasil nilai dE 15,88;14,73; dan 11,32 Kata kunci: Glasur, Kobalt, Pigme