Prosiding Semnastek
Not a member yet
    1032 research outputs found

    Implementasi Ergonomi Kognitif Pada Home Industry

    Get PDF
    CV. Printrend merupakan industri konveksi rumahan yang berlokasi di Jakarta Timur.Adapun berbagai jenis pakaian yang dapat dipesan adalah baju, celana, tas, topi, jaket,setelan baju olah raga, dan masih banyak lagi jenis pakaian yang dapat dipesan sesuaidengan metode pemesanan Make to Order (MTO) dan biasanya berasal dari instansipendidikan sekolah ataupun perusahaan sipil ataupun swasta sebagai konsumennya.Gulungan kain yang harus diangkat adalah sekitar 25 kg, dengan hasil pakaian yang dapatdihasilkan per hari bervariasi bergantung dengan jenis pakaian dan detail jahitannya.Kondisi stasiun kerja yang terpisah-pisah membuat pekerja mengalami kelelahan dan jugafactor suhu lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasiperbaikan sistem kerja pada CV. Kajian didasarkan pada unsur-unsur permasalahan yangmeliputi faktor lingkungan fisik, faktor peralatan/mesin, faktor kondisi kerja, dan aspekmanajemen organisasi. Printrend, menggunakan teknik Macro Ergonomic Analysis andDesign (MEAD) sebagai bagian dari proses penelitian mereka untuk meningkatkan kinerjapekerja. Mengurangi kelelahan pekerja merupakan salah satu cara untuk memperbaikisistem kerja. Karena persentase Cardiovaskular Load atau CVL sebesar 40,51%, makasistem tergolong memiliki beban kerja sedang dan memerlukan perbaikan. Hasilnyakaryawan mendapat waktu istirahat 81 menit setiap hari kerja. Peningkatan produktivitaskerja pada bagian produksi jahit dapat dilihat dari semakin efektifnya kerja berdasarkanpenambahan waktu istirahat.Kata kunci: Konveksi, Macroergonomic Analysis and Design, Make to Order

    Analisis Ekonomi Pengolahan Limbah Ceri Kopi Menjadi Teh Cascara Dengan Metode Pengeringan Yang Berbeda: Studi Kasus di Sub DAS Cikamiri, Desa Cisarua, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi teh cascara dari limbah kulit ceri kopi dalam menurunkan jumlah limbah dan nilai ekonomisnya di Sub DAS Cikamiri, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif denganpengumpulan data survei dan observasi langsung di lapangan dari bulan November 2023 hingga Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara mampu menurunkan jumlah limbah hingga 90%,dengan lima kali produksi yang menghasilkan 1,5 ton limbah kulit ceri kopi, dimana 10% dapat diolah menjadi produk teh cascara. Selain itu, analisis nilai ekonomi menunjukkan bahwa baik pengeringan menggunakan sinar matahari maupun Fooddehydrator menghasilkan nilai B/C ratio yang positif, menunjukkan bahwa pengolahan teh cascara merupakan investasi yang menguntungkan secara ekonomis. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara adalah solusi yang efektif dalam mengurangi limbah dan menciptakan produk bernilai ekonomis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah meningkatkan kesadaran konsumen tentang manfaat teh cascara dan investasi dalam infrastruktur pengolahan yang lebih efisien. Dengan demikian, praktik pengelolaan limbah di daerah produsen kopi dapat ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutanlingkungan dan ekonomi lokal.Kata kunci: Teh Cascara, Limbah Kulit Ceri Kopi, Pengurangan Limbah, NilaiEkonomis, Pengolahan Berkelanjuta

    ANALISIS DESAIN WIND TUNNEL UNTUK VISUALISASI ALIRAN DENGAN ASAP.

    Get PDF
    Pengujian terowongan angin adalah kegiatan untuk mengetahui karakteristik aliran dan visualisasi aliran merupakan salah satu bagian dari pengujian terowongan angin, yang ditujukan untuk mengetahui pola aliran udara di sekitar obyek uji. Informasi yang diperoleh dari uji visualisasi aliran selanjutnya dapat digunakan sebagai referensi dalam perancangan wahana transportasi, infrastruktur bangunan dan benda yang digunakan pada kesehariannya mengalami pengaruh gaya aerodinamika. Terdapat sejumlah cara untuk melakukan visualisasi aliran, dan salah satunya yang cukup populer adalah metode pengasapan dengan menggunakan smoke wire. Metode ini memungkinkan perolehan informasi visual dari aliran udara yang direpresentasikan dengan asap berwarna tertentu sehingga dapat mendukung proses kajian aliran udara dari aspek aerodinamik lebih lanjut. Dalam penelitian ini, cairan gliserin dan sabut kelapa dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk pengasapan karena ekonomis dan tidak berdampak buruk pada kesehatan manusia.Kata kunci: gliserin, smoke wire, terowongan Angin, visualisasi alira

    ANALISIS JABATAN SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM TATA PAMONG (STUDI KASUS DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA)

    Get PDF
    Analisa pekerjaan adalah menganalisis dan mendesain pekerjaan apa saja yang harusdikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan harus dilakukan. Darihasil analisis jabatan selanjutnya dilakukan evaluasi jabatan yang merupakan kegiatanuntuk menentukan nilai suatu jabatan dan nilai relatif terhadap jabatan lain yang adadalam suatu lembaga. Dari analisis jabatan melalui metode wawancara, observasi,kuesioner, sampling pekerjaan, pencatatan dan teknik kejadian kritis ditemukan adanyatumpang tindih baik pada deskripsi maupun spesifikasi jabatan diantara 5 jabatankepala sub-bagian di FT UMJ saat ini. Selanjutnya dilakukan evaluasi jabatan untukmenentukan peringkat jabatan yang kemudian digunakan untuk melakukanrestrukturisasi organisasi SDI tenaga kependidikan FT UMJ. Didapatkan hasil yaituformasi jabatan kepala sub-bagian yang dibutuhkan organisasi berjumlah 2 formasidimana masing-masing kepala sub-bagian membawahi 3 koordinator. 3 formasi jabatankepala sub-bagian sebelumnya diturunkan peringkat jabatannya menjadi koordinator.Kata kunci: analisis jabatan, peringkat jabatan, SD

    KAJIAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN MINERAL DOLOMIT INDONESIA DAN APLIKASI PEMANFAATANYA

    Get PDF
    Mineral dolomit adalah mineral karbonat yang terdiri dari unsur magnesium dan kalsium dengan komposisi tertentu. Hingga saat ini mineral dolomit masih mempunyai nilai tambah yang rendah karena hanya dimanfaatkan untuk pupuk dan bahan bangunan. Oleh karena itu perlu diupayakan peningkatan nilai tambah mineral dolomit menjadi produk dengan nilai jual tinggi melalui serangkaian kegiatan penelitian. Pada tulisan ini akan dipaparkan potensi mineral dolomit, pengembangan teknologi mineral dolomit dan upaya pemanfaatan mineral dolomit menjadi produk bernilai tinggi. Produk yang bernilai tinggi dari dolomit antara lain nano magnesium karbonat, magnesium karbonat sphere, paduan graphene dan paduan keramik untuk material maju.Kata kunci: Material Maju, Dolomit, Karbonat, Minera

    VARIASI PERSENTASE POZZOLAN SILLICA FUME SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN TERHADAP PERFORMA KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    Perkembangan ekonomi yang semakin meningkat setiap tahun berpengaruh terhadap percepatan infrastruktur tiap wilayah di Indonesia. Hal inilah yang mendasari berbagai program yang telah dilakukan oleh pemerintah di dalam bidang pembangunan. Tentu saja, banyak proyek yang membutuhkan jenis semen khusus untuk menunjang kesuksesan program tersebut. Biasanya semen yang sering dipasaran hanya menggunakan bahan konstruksi biasa. Supaya mendapatkan kualitas semen yang lebih baik maka diperlukan studi lebih lanjut mengenai inovasi pembuatan semen. Beton merupakan bahan dari campuran antara portland cement, agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air dengan tambahan adanya rongga-rongga udara. Seiring dengan perkembangan zaman, inovasi tentang beton semakin banyak dan bervariasi. Selama ini silica fume dikenal sebagai bahan campuran pembuatan beton karena dapat meningkatkan kuat tekan beton, menurunkan permeabilitas beton dan memiliki ketahanan sulfat yang tinggi, silica fume memainkan peranan penting di dalam zona transisi melalui kedua efek fisik dan kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi persentase pozzolan silica fume terhadap performa kuat tekan beton dan pengaruh variasi substitusi semen dengan persentase pozzolan silica fume terhadap performa kuat tekan beton . Adapun bahan tambahan dalam pembuatan beton seperti serat, fly ash, superplasticizer dan silicia fume. Jenis metode penelitian pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Berdasarkan dari data kuat tekan beton yang dihasilkan bahwa variasi persen fozollan silica fume dapat mempengaruhi mutu beton yang didapat.ak 0,10 % dari berat semen menghasilkan kuat tekan sebesar 56,741 MPa pada umur 28 hari. Pada campuran ini di hasilkan kuat tekan yang terbaik antara campuran variasi persen fozollan silica fume yang lainnya.Kata kunci: Sillica Fume, Semen, Beto

    PENGEMBANGAN APLIKASI STRESS CHECKER (SOULUTION) UNTUK MENCEGAH MASALAH KESEHATAN MENTAL GEN Z BERBASIS WEBSITE

    Get PDF
    Generasi Z, adalah kelompok demografis yang lahir sekitar pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an. Generasi ini, mengalami banyak masalah kesehatan mental di era digital. Penelitian Universitas Indonesia (2021) menyoroti permasalahan kritis pada usia 16-24 tahun, termasuk kesulitan adaptasi dan tingkat kecemasan yang tinggi. Untuk mengatasi ini, peneliti mengembangkan sebuah aplikasi kesehatan mental berbasis web dengan menggunakan metode Agile dan metode design thinking. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada individu yang mengalami stres atau masalah kesehatan mental melalui pengembangan aplikasi "Soulution." Aplikasi ini tidak hanya menyediakan fitur stress checker, tetapi juga menyajikan tips, artikel, dan forum diskusi sebagai pelengkap serta bacaan atau sumber daya lainnya diberikan berdasarkan hasil stress checker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi "Soulution" memberikan fokus yang kuat pada masalah kesehatan mental di kalangan Generasi Z. Fitur Stress Checker dalam Soulution menjadi alat yang berharga untuk memantau tingkat stres pengguna, membantu pengguna mengenali dan mengelola stres sejak dini, dengan potensi memberikan dampak positif pada kesehatan mental mereka.Kata Kunci: Gen Z, Kesehatan Mental, Pengukuran Stres, Design Thinkin

    PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT KACANG TANAH SEBAGAI ADSORBEN LOGAM KROMIUM III & VI DALAM AIR LIMBAH TEKSTIL

    Get PDF
    Umumnya, industri tekstil menghasilkan air limbah yang sangat berwarna dikarenakan mengggunakan berbagai warna tekstil. Oleh karena itu,perlunya pengolahan  air limbah tekstil ini sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar logam kromium 3 dan 6 pada air limbah industri tekstil dengan cara adsoprsi menggunakan arang kulit kacang tanah yang diaktivasi dengan aktivator HCl, H2SO4, dan HNO3 dengan waktu kontak 0, 1, 15, 30, 46, 60 menit. Proses awal penelitian yaitu  dengan mengoven kulit kacang tanah dengan suhu 102oC selama 2 jam, kemudian kulit kacang di perarang dengan suhu 450oC selama 90 menit lalu didinginkan. Kulit kangan tanah diaktivasi menggunakan HCl 4N; H2SO4 4N; HNO3 4N. Kemudian dilakukan uji karakteristik arang aktif kulit kacang tanah untuk menentukan dengan activator HCl 4N; H2SO4 4N; HNO3 4N sebesar kadar air (3,37%; 3,71%; 3,92%), kadar abu (2,47%; 2,88%; 3,21%), dan daya jerap terhadap iodine (327 mg/g; 292 mg/g; 214 mg/g). Selanjutnya arang aktif kulit kacang tanah digunakan sebagai biosorben dikontakkan dengan limbah cair industri dengan waktu kontak 0, 1, 15, 30, 45, 60 menit. Setelah itu campuran disaring dan hasil filtrat dianalisa dengan menggunakan Inductive Couple Plasma (ICP). Hasil penilitian menunjukkan bahwa biosorbent dari arang aktif kulit kacang tanah yang teraktivasi dengan HCl 4N, H2SO4 4N, HNO3 4N dengan lama waktu kontak 60 menit mampu menurunkan kadar logam krom III masing masing sebesar: 93,4%; 82,6%; 88,5% sedangkan untuk kadar logam krom VI masing masing sebesar: 76,1%; 78,1%; 64,9%. Hasil terbaik diperoleh dengan activator HCl 4N dengan lama waktu kontak 60 menit.Kata kunci: Efektivitas, Kulit Kacang Tanah, Limbah Industri Tekstil, Krom

    VISUALISASI KANBAN BOARD UNTUK MONITORING PENYELESAIAN TAGIHAN SWAKELOLA DAN PENYEDIA DI BIRO UMUM KEMENTRIAN ESDM

    Get PDF
    Biro Umum Kementerian ESDM senantiasa mengadakan kegiatan dan pekerjaan guna melaksanakan tugas dan fungsinya. Kegiatan dan pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan timbul hak tagih untuk dibayarkan. Pembayaran tagihan melalui serangkaian proses penyelesaian tagihan. Penyelesaian tagihan di Biro Umum dimulai dari Pemberkasan hingga Kirim Surat Perintah Membayar (SPM) ke KPPN. Waktu yang diberikan untuk penyelesaian tagihan mengacu pada Perdirjen Perbendaharaan Nomor PER-5/PB/2022 Tahun 2022. Di dalamnya mengatur bahwa batas waktu penyelesaian tagihan selama 17 hari. Namun, penyelesaian tagihan di Biro Umum masih ada yang melewati waktu yang ditentukan. Ini disebabkan karena tidak adanya monitoring penyelesaian tagihan di Biro Umum. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Aplikasi Monitoring Penyelesaian Tagihan di Biro Umum Kementerian ESDM. Perancangan aplikasi menggunakan model Prototype. Setiap pegawai yang berperan pada proses penyelesaian tagihan dapat memantau melalui Kanban Board. Kanban Board yang tampil pada Aplikasi dapat memantau setiap tagihan telah sampai pada proses yang mana melalui tujuh stage yang ditampilkan. Tujuh Stage itu diantaranya adalah Stage Pemberkasan, Belum Validasi, Sudah Validasi, Perlu Perbaikan, Sudah Perbaikan, Setuju, dan Lunas. Selain itu, informasi terkait batas waktu juga ditampilkan agar setiap peran dapat segera mengeksekusi apa yang harus diselesaikannya. Dengan demikian, ketepatan waktu dapat dihitung menjadi persentase yang akurat, sudah berapa persen kah ketepatan waktu penyelesaian tagihan di Biro Umum Kementerian ESDM tercapai dapat dilihat pada tampilan Dashboard Aplikasi.Kata kunci: ESDM, Kanban, Monitoring, Prototype, Stag

    Analisis Eko-Efisiensi Pupuk Cair dari Limbah Kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pupuk organik cair yang diproduksi dari limbah kulit dan ampas kopi dalam menurunkan dampak lingkungan serta jumlah limbah kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui survei pengamatan langsung. Struktur dan pengolahan data meliputi analisis Life Cycle Assessment (LCA), eco-cost, Net ValueProduct (NVP), Eco-Efficiency Index Product (EEI), dan Eco-Efficiency Ratio Product (EER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pupuk organik cair dari limbah kopi memiliki nilai indeks eko-efisiensi lebih dari 1, menandakan keberlanjutan danketerjangkauan produk tersebut secara lingkungan. Selain itu, mampu menurunkan jumlah limbah kopi hingga 80%, dari 1,5 ton menjadi 1,2 ton. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan teknologi produksi yang ramah lingkungan untukmengelola limbah industri kopi serta dukungan kebijakan yang lebih lanjut dalam mendorong penggunaan limbah kopi sebagai bahan baku alternatif. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya menjaga keberlanjutanlingkungan dan ekonomi dalam industri kopi.Kata kunci: Limbah kopi, Pupuk organik cair, Analisis Siklus Hidup (LCA), Ekoefisiensi, Keberlanjutan lingkunga

    1,023

    full texts

    1,032

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Prosiding Semnastek
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇