Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
ESTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI DAGING BUAH PALA (TINJAUAN PENGARUH METODE DESTILASI DAN KADAR AIR BAHAN)
Minyak atsiri dari daging buah pala mengandung senyawa yang bersifat farmakologis. Proses ekstraksi minyak atsiri dari daging buah pala menggunakan 3 metode destilasi dan 3 kadar air bahan pada suhu 100oC dengan laju penguapan 250 ml/jam, dan 1000 gr daging buah pala. Parameter penelitian yang akan divariasikan yaitu metode destilasi yang terdiri dari destilasi air, destilasi uap, dan destilasi uap air, serta kadar air bahan masing – masing 100%, 75%, dan 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode destilasi dan kadar bahan sehingga dapat menghasilkan persen yield yang tinggi, persen yield dapat dihitung dengan membandingkan berat sempel dan berat bahan mula – mula dikalikan 100% dan mutu minyak atsiri yang baik sesuai dengan SNI, mengetahui pengaruh metode destilasi dengan kadar air bahan terhadap berat jenis yang dihasilkan, dan mengetahui variabel respon pengaruh metode destilasi dengan kadar air bahan terhadap persen yield dengan menggunakan uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri dengan SNI berat jenis 0,876-0,919 (g/ml), warna kuning jernih. Persen yield terendah diperoleh pada kadar air 100% dengan menggunakan destilasi air yaitu 0,204% berat jenis 0,8849 gr/ml serta persen yield tertinggi diperoleh pada kadar air 75% dengan menggunakan destilasi uap air yaitu 0,336% berat jenis 0,9082 gr/ml. Hasil uji Response Surface Methodology (RSM) dengan Software Design Expert 10. variabel respon yang sangat berpengaruh terhadap persen yield adalah kadar air bahan
KLASIFIKASI CITRA SATELIT MULTITEMPORAL DAERAH BENCANA ALAM DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK
Bencana alam menimbulkan dampak negatif yang menyebabkan perubahan bentuk fisik pada suatu daerah yang mempengaruhi kehidupan masyarakat baik secara sosial maupun ekonomi. Dibutuhkan identifikasi citra satelit multitemporal pada daerah bencana alam untuk mendapatkan data dan informasi akibat dari dampak bencana alam. Dengan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan propagasi balik akan dilakukan klasifikasi lahan hijau, pemukiman dan perairan. Data ini akan memberikan informasi perubahan akibat dampak bencana alam dengan membandingkan informasi dari citra sebelum dan sesudah bencana. Jaringan syaraf tiruan dengan algoritma backpropagation yang meliputi 3 proses penting yaitu create learning data, data training dan classification. Data berupa citra satelit yang diperoleh pada website: http://geospasial.bnpb.go.id dan www.bbc.co.uk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaringan syaraf tiruan yang dibangun dapat melakukan pengenalan pola dan proses klasifikasi dengan sangat baik dan tingkat keakuratannya (overall accuracy) sebesar 98,2
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) PONGKOR
Salah satu Unit Bisnis Pertambangan Emas PT.Aneka Tambang yaitu UBPE Pongkor berencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) guna memenuhi kebutuhan energi untuk kegiatan produksi Seperti pada umumnya suatu proyek pasti memiliki tujuan baik berupa benefit ataupun manfaat lain, oleh karena itu diperlukan suatu pengkajian kelayakan suatu proyek untuk mengetahui tingkat kelayakan proyek tersebut dari segala aspek. Studi kelayakan finansial ini berdasarkan beberapa parameter antara lain biaya investasi,biaya opersional dan pemeliharaan,produksi listrik dan benefit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kelayakan proyek pembangunan PLTM Pongkor. Penelitian ini dimulai dengan menyusun cash flow kemudian dilakukan analisa dengan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Payback Periode (PP). Berdasarkan hasil penelitian dengan metode NPV,IRR,BCR dan PP dengan suku bunga 12% maka pembangunan PLTM tersebut layak beroperasi,dengan nilai positif untuk NPV yaitu Rp. 174,804,692,905, BCR >1 yaitu 2.275, IRR >dari suku bunga 12% yaitu 26,001% dan PP 4.87 tahun
PERBANDINGAN EFISIENSI HARGA PERKERASAN LENTUR DAN KAKU DENGAN METODE BINA MARGA
Perkerasan jalan raya merupakan suatu konstruksi yang disusun menjadi satu kesatuan yang kuat, perkerasan jalan sebagai sarana maupun prasarana yang menjadi lintasan yang bermanfaat sebagai sarana lalu lintas (traffic) dari suatu tempat ke tempat lain. Perencanaan perkerasan jalan berada di Ruas Jalan Balamoa – Pangkah , Kabupaten Tegal, Propinsi Jawa Tengah. Perencanaan ini meliputi Survei Lalu Lintas dan mengetahui California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar. Tujuan dari perencanaan ini adalah mempelajari,memahami dan membandingkan esfisiensi harga antara Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) dan Pekerasan Lentur (Flexible Pavement) dengan mengacu pada Metode Analisa Komponen Bina Marga, Serta menyelesaikan masalah kerusakan jalan yang sering terjadi pada lokasi tersebut. Dari hasil perencanaan didapat, untuk perkerasan kaku (Rigid Pavement) Ketebalan Struktur Slab Beton Perkerasan Kaku (Concrete Slab Rigid Pavement) digunakan 22 cm dengan beton K-350 dan Ketebalan Struktur Lapis Pondasi Bawah Campuran Beton Kurus (Lean Mix Concrete) digunakan 15 cm dengan beton K-350, dengan CBR desain terendah 4.22 %. Besi yang digunakan masing – masing sebagai berikut : Ruji (Dowel bars), diameter 1” (∅ 25 mm), panjang 450 mm, jarak 300 mm dan hasil perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) untuk perkerasan kaku adalah Rp13.181.308.000,-.sedangkan untuk perkerasan lentur (Flexible Pavement) lapis pondasi bawah (Sub Base) di gunakan 12.9 cm ,lapisan pondasi (Base) di gunakan 20 cm , lapis permukaan 7.5cm dan hasil perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) untuk perkerasan lentur adalah Rp 12,019,391,00
PERANCANGAN PROTOTYPE PEMILAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK MENGGUNAKAN SOLAR PANEL 100 WP SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK TERBARUKAN
Sampah merupakan masalah yang sering menjadi trending topik di hampir semua negara berkembang. Dengan melakukan pengolahan sampah seperti pemilahan sampah, proses daur ulang sampah dan memanfaatkannya, diharapkan mampu mengurangi masalah-masalah di masyakat kita. Kondisi sampah yang ada di lingkungan di sekitar kita, saat ini sampahnya masih dalam kondisi tercampur jenisnya, belum dilakukan pemilahan sampah. Sehingga menjadi masalah ketika dilakukan daur ulang.Dari permasalahan tersebut dirancang prototype alat pemilah sampah secara otomatis, sampah jenis organik dan jenis anorganik dengan menggunakan Solar Panel 100 WP sebagai sumber energi listrik terbarukan. Dengan perancangan prototype alat ini diharapkan alat mampu memilah-milah sampah secara otomatis dan masing-masing langsung masuk ke dalam box sampah, baik sampah jenis logam maupun sampah jenis anorganik dan organik.Penggunaan Solar Panel 100 WP sebagai sumber energi listrik diharapkan mampu menekan penggunaan energi fosil dan keselamatan lingkungan terhadap dampak polusi CO2.. Maka diharapkan mampu menunjang program penggunaan energi terbarukan yang dicanangkan oleh pemerintah dapat terwujudkan
IMPLEMENTASI SUPERVISED EMERGING PATTERNS PADA SEBUAH ATTRIBUT: (STUDI KASUS ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH (APBD) PERUBAHAN PADA PEMERINTAH DKI JAKARTA)
Instansi Pemerintah DKI Jakarta mempunyai data Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang begitu besar yaitu 16.364 record, sehingga membutuhkan alokasi penyimpanan yang besar dan sulit mengolah data-data yang digunakan oleh manajemen Instansi Pemerintah DKI Jakarta dalam pengambilan keputusan. Data Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan digunakan untuk pengolahan data mining yang bertujuan untuk membantu penentuan pola (patterns) dari attribute apa saja yang akan menjadi nilai tertinggi untuk menentukan perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Aplikasi Data Mining dengan metode Supervised Emerging Patterns akan digunakan sebagai solusi untuk mengelola data-data yang besar tersebut, sehingga memudahkan pembuatan laporan pola (patterns) dan menghasilkan informasi dan laporan pola (patterns) yang cepat. Metode pengembangan sistem menggunakan CRISP-DM. Perancangan aplikasi Data Mining Supervised Emerging Patterns menggunakan bahasa pemprograman Java, tools NetBeans dan database Mysql yang digunakan untuk membangun sebuah teknologi Supervised Emerging Patterns pada sebuah Attribut untuk pengambilan keputusan, mempermudah user untuk menentukan pola (patterns) dari attribute apa saja yang ada pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan mempermudah pengolahan jumlah data yang besar, khususnya data Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan
PENGARUH KONSENTRASI ASAM SULFAT PADA PROSES HIDROLISIS DEDAK PADI MENJADI GLUKOSA UNTUK PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABEL
Dedak padi (rice bran) adalah hasil samping proses pengolahan gabah menjadi beras. Pada proses penggilingan gabah menjadi beras akan menghasilkan 10% dedak padi. Kandungan tertinggi dalam dedak padi adalah karbohidrat sebesar 53%. Karbohidrat dalam dedak padi dapat diubah menjadi glukosa dengan proses hidrolisis. Selanjutnya glukosa digunakan sebagai sumber karbon pada pembuatan plastik biodegradeabel jenis Polyhydroxybutyrate (PHB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi katalis Asam Sulfat pada proses hidrolisis dedak padi menjadi glukosa. Konsentrasi Asam sulfat yang digunakan adalah 2, 4, 6, 8, 10%. Proses hidrolisis dilakukan dalam labu leher tiga pada suhu 90 oC selama 60 menit. Filtrat hasil proses hidrolisis dianalisa kadar glukosa. Hasil hidrolisis diperoleh kadar glukosa tertinggi sebesar 12,26 g/L pada konsentrasi asam sulfat 10%. Larutan hidrolisat dedak padi dengan kadar glukosa 8,73 g/L digunakan sebagai sumber karbon pada fermentasi pembuatan PHB menggunakan bakteri Bacillus cereus. Proses fermentasi menghasilkan berat sel kering 1,34 g/L dan produksi PHB 6,42% berat sel kering
OPTIMASI BALANCING PUTARAN PADA MESIN POLES PIRINGAN GANDA UNTUK PENGUJIAN METALOGRAFI
Metalografi bertujuan untuk melihat struktur mikro dari suatu bahan, ada beberapa tahapan yang harus di lakukan, tahapan itu adalah pemotongan, pembingkaian, penggerindaan, pemolesan, pengetsaan dan setelah itu baru observasi menggunakan mikroskop. Untuk dapat dilakukan observasi dengan mikroskop maka permukaan spesimen harus benar-benar halus dan rata, maka perlu dilakukan pengampelasan dan pemolesan pada mesin poles. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi kinerja mesin poles dengan membuat balancing putaran pada mesin poles, membuat sistem sirkulasi air dan percepatan putaran piringan untuk perbandingan dengan mesin poles yang sudah ada di lab mesin. Optimasi balancing putaran pada mesin poles piringan ganda di lakukan dengan mengunakan metode coba dan salah. Nilai penyimpangan putaran piringan turun dengan nilai penyimpangan putaran awal sebelum di optimasi yaitu piringan 1 = 0.10 mm/s rms, piringan 2 = 0.14 mm/s rms, setelah di Optimasi menjadi piringan 1 = 0.07 mm/s rms, piringan 2 = 0.08 mm/s rms (GOOD),ISO1904-1. Pengujian getaran dengan hasil memperkecil getaran yaitu menghasilkan nilai getaran frekuensi 20 hz = X (0.045) , Y (0.036), Z = (0.037), frekuensi 40 hz = X (0.049), Y (0.067), Z (0.12), frekuensi 60 hz = X (0.065),Y (0.071), Z(0.12), masih masuk dalam getaran mesin yang di ijinkan sesuai dengan ISO 10816-1
MEKANISME PENGATURAN DOKUMEN PROGRAM STUDI BERDASARKAN STANDAR BAN PT BERBASIS ONLINE
Program studi memiliki beragam dokumen yang biasanya dikelompokkan ke dalam sebuah standar baku yang ditetapkan oleh BAN PT. Semua dokumen yang dimiliki seharusnya dikelola dengan baik dan benar. Akan tetapi, kenyataan di lapangan selalu berbanding terbalik dengan yang seharusnya terjadi. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab, diantaranya ketidakdisiplinan program studi dalam mengatur mekanisme penyimpanan dokumen, kurangnya kontrol dan evaluasi terhadap dokumen, terbatasnya media penyimpanan dokumen secara fisik, atau tidak tersedianya tenaga admin yang bisa membantu program studi dalam mengatur dan menjaga dokumen-dokumen yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk membantu program studi dalam melakukan pengaturan dokumen melalui mekanisme aplikasi perangkat lunak berbasis website. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur seperti penyimpanan dokumen, pencarian dokumen dan papan informasi ketersediaan dokumen. Semua dokumen yang ada akan disimpan dalam sebuah web server yang bisa diakses oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya mekanisme baru dalam hal pengaturan dokumen program studi, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi program studi untuk mengetahui kondisi dokumen yang ada
ANALISIS DEWATERING PADA BASEMENT (STUDY KASUS PROYEK GEDUNG JAKARTA GARDEN CITY JAKARTA TIMUR)
Dewatering adalah pekerjaan sipil yang bertujuan untuk mengendalikan air (air tanah/permukaan) dengan menggunakan pompa agar tidak mengganggu/menghambat proses pelaksanaan suatu pekerjaan konstruksi, terutama untuk pelaksanaan bagian struktur yang berada dalam tanah dan di bawah muka air tanah. Penentuan banyaknya jumlah pompa dan volume air yang dikeringkan mengacu kepada data spesifikasi rencana bangunan, luas galian, kedalaman galian, soil test, dan kondisi lahan disekitar proyek. Pada proyek Jakarta Garden City dengan areal 3847,12 m2 diperlukan lima sumur dewatering, lima sumur recharging, dan lima piezometer (sumur pantau), masing-masing sumur dibor sampai kedalaman minus 12 meter dengan diameter 60 cm casing PVC 12” untuk sumur dewatering; dan diameter 60 cm casing PVC 2” untuk piezometer; dan diameter 60 cm casing PVC 12” untuk recharging. Selain itu diperlukan pompa submersible berkapasitas 60 liter/menit sebanyak lima buah, data permeability k = 5 x 10-5 m/det dengan jumlah air yang dibuang sebesar 133 m3/hari