Prosiding Semnastek
Not a member yet
1032 research outputs found
Sort by
Tinjauan Unjuk Kerja Sintesis Gliserol Karbonat Melalui Reaksi Karbonilasi Gliserol Dengan Urea
Penelitian terkait sintesis gliserol karbonat dari gliserol dan urea terus berkembang dengan kondisi operasi yang bervariasi dan penggunaan katalis yang berbeda. Hasil dari masing-masing penelitian menampilkan unjuk kerja sintesis dengan karakteristik produk yang beragam. Perkembangan tersebut memicu perlunya dilakukan penyelarasan informasi agar dapat dengan mudah menampilkan perbandingan memakai unit yang seragam dengan cara merangkum hasil dari beberapa penelitian terdahulu. Pada tinjauan ini dilakukan analisis dari beberapa hasil penelitian terdahulu, uraian ini terkait perbandingan produk dari reaksi karbonilasi gliserol dengan urea yang menggunakan katalis yang berbeda dan kondisi operasi yang variatif. Selain hal tersebut, ulasan ini juga membahas informasi tentang faktor yang mempengaruhi performa reaksi karbonilasi gliserol dari beberapa penelitian terkait. Bedasarkan kajian ini dapat disimpulkan bahwa katalis yang menampilkan unjuk kerja terbaik pada sintesis gliserol karbonat melalui reaksi karbonilasi gliserol dengan urea adalah Zn/Al/HTC dengan yield 92%
Perancangan Aplikasi Pembayaran Non Tunai untuk Pengelolaan Bisnis Pencucian Mobil dengan Memanfaatkan Teknologi QR Code (Studi Kasus : Oto Pro Car Wash & Detailling Padang)
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan aplikasi pembayaran non tunai (cashless) pada salah satu tempat pencucian mobil di Kota Padang. Melihat perkembangan teknologi digital saat ini khususnya transaksi keuangan, begitu banyak pelaku bisnis memanfaatkan berbagai layanan aplikasi non tunai terutama dalam hal pembayaran. Pada penelitian ini diambil kasus salah satu tempat pencucian mobil di kota Padang yaitu OtoPro Car Wash & Detailling. Perusahaan ini merupakan salah satu usaha yang bergerak pada proses pencucian dan salon mobil di kawasan Kota Padang. Proses pendaftaran dan pembayaran pencucian mobil merupakan salah satu kegiatan proses bisnis yang dilakukan oleh OtoPro Car Wash & Detailling. Proses ini dilakukan oleh pelanggan dan dikelola oleh kasir. Namun dalam penerapannya masih dilakukan secara manual terutama pada bagian pendaftaran dan pencatatan, yaitu masih menggunakan kertas dan berbagai blangko yang diisi ketika bertransaksi. Pada proses pembayaran masih dilakukan secara tunai dan belum memiliki program membership sehingga membuat karyawan cukup kerepotan dalam melakukan perhitungan jumlah transaksi dan pengembalian uang setelah melakukan pembayaran. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode pengembangan sistem yaitu waterfall. Tahapan metode waterfall ini meliputi analysis, design, coding, dan testing. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi pembayaran non tunai dengan memanfaatkan teknologi QR Code yang diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi pada pengelolaan pencucian mobil OtoPro Car Wash & Detailling Padang
Studi Potensi Limbah Hasil Pengolahan Magnesium Karbonat Sintesis Dari Mineral Dolomit
Proses pengolahan mineral dolomit menjadi magnesium karbonat menggunakan proses karbonatasitelah dilakukan di Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI. Penggunaan metode karbonatasi pada mineral dolomit akan menghasilkan dua produk yakni magnesium karbonat dan kalsium karbonat. Pembuatan magnesium karbonat dari mineral dolomit melalui empat tahapan yaitu kalsinasi, slaking, karbonatasi dan filtrasi. Setelah dilakukan proses filtrasi, akan menghasilkan filtrat yang berupa larutan magnesium bikarbonat dan residu. Dari hasil karakterisasi X-ray diffraction teridentifikasi bahwa residu yang dihasilkan mengandung senyawa kompleks magnesium, kalsium dan oksida hidrat. Sedangkan berdasarkan analisis Scanning Electron Microscopy / Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy dan X-ray fluorescence spectrometry , residu didominasi oleh unsur kalsium. Berdasarkan analisis X-ray fluorescence spectrometry kadar kalsium 55,19% sedangkan berdasarkan analisis pemetaan butiran dengan Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy kadar kalsium sebesar 27,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan magnesium karbonat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk penetralisir tanah, bahan refractory dan bahan adsorbent gas sulfur dioksida
Pengaruh Abu Batu Terhadap Kuat Tekan Beton Pasca Pembakaran
Beton adalah material pembentuk struktur bangunan yang umum digunakan. Beton memiliki banyak kelebihan seperti memiliki kuat tekan yang tinggi, mudah memperoleh bahan penyusunnya dan pembentukannya, serta lebih tahan terhadap korosi dan temperatur tinggi jika dibandingkan dengan baja. Meskipun demikian, tidak berarti beton akan memiliki kuat tekan yang sama jika menerima temperatur yang tinggi seperti kebakaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruh temperatur tinggi terhadap kuat tekan beton dengan membandingkan kuat tekan beton normal dengan kuat tekan beton campuran yang menggunakan abu batu sebagai bahan tambah. Mutu beton rencana pada penelitian ini memiliki kuat tekan f’c 20,75 MPa dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Variasi temperatur yang diberikan adalah 300oC, 600oC, dan 900oC. Metode pembakaran yang digunakan adalah menggunakan tungku selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton akan menurun seiring naiknya temperatur pembakaran. Kuat tekan beton normal dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,19 MPa, 12,58 MPa, dan 9,26 MPa.Penggunaan abu batu sebagai bahan tambah pada beton akan meningkatkan kuat tekan beton jika dibandingkan dengan kuat tekan beton yang tidak menggunakan abu batu. Kuat tekan beton campuran dengan variasi pembakaran 300oC, 600oC, dan 900oC berturut-turut adalah 19,06 MPa, 15,04 MPa, dan 10,88 MPa
Pengaruh Penambahan Kitosan Dalam Pembuatan Plastik Biodegradabel dari Rumput Laut Gracilaria sp dengan Pemlastik Sorbitol
Plastik merupakan bahan yang selalu dibutuhkan manusia dalam kehidupan sehari-hari, terutama banyak digunakan sebagai kemasan. Saat ini sebagian besar plastik merupakan plastik yang bersifat tidak mudah terurai (nondegradable). Sehingga limbah plastik tersebut akan menumpuk dan mengakibatkan pencemaran pada lingkungan. Untuk mengurangi penumpukkan limbah plastik, dilakukan penelitian pembuatan plastik yang mudah terurai secara alami (plastic biodegradable). Rumput laut merupakan bahan yang dapat dimakan (edible) dapat diuraikan oleh mikroorganisme (biodegrable), dan dapat diperbaharui (renewable), sehingga dapat dikatakan lebih ramah lingkungan. Ekstrak rumput laut berjenis Gracilaria sp dapat dijadikan plastik biodegradabel. Penelitian ini bertujuan untuk membuat plastik biodegradabel dari rumput laut Glacilaria sp, dengan penambahan kitosan pada konsentrasi bervariasi 1 – 6 % (m/v). Prosedur penelitian dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah mendapatkan ekstrak rumput laut dengan perbandingan rumput laut : aquadest adalah 1 gr : 50 ml. Tahap kedua adalah pembuatan plastik biodegradabel dari ekstrak rumput laut. Sebanyak 50 ml ekstrak rumput laut, pemlastik sorbitol 4 gr dan ditambahkan kitosan yang dilarutkan dalam 100 ml asam asetat 1%. Campuran dipanaskan 70 oC selama 15 menit. Kemudian larutan didinginkan, lalu dicetak, selanjutnya dikeringkan pada temperature 45 oC selama 18 jam. Setelah kering plastik biodegradabel dilepaskan dari cetakan dan dianalisa kuat tarik dan perpanjangan menggunakan alat Universal Testing Instrument (UTI). Hasil yang terbaik pada penambahan kitosann sejumlah 5% (m/v), plastik biodegradabel yang mempunyai sifat kuat tarik 15,26 kg/cm2, dan perpanjangan 5,13%
Pengaruh Penambahan Ekstrak Lidah Buaya Terhadap Sifat Fitokimia Minuman Isotonik Air Kelapa
Minuman isotonic adalah minuman yang ditujukan untuk menggantikan cairan, elektrolit, serta gula secara cepat. Minuman isotonic dapat terbuat dari air kelapa, dimana air kelapa diyakini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Untuk menambah nilai gizi, dilakukan penambahan ekstrak lidah buaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya terhadap sifat fitokimia minuman isotonic berbahan air kelapa. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan 3 kali pengulangan. Variabel dalam rancangan penelitian ini yaitu variasi ekstrak lidah buaya dan air kelapa (1:9, 2:8 dan 3:7). Data dianalisis terhadap sifat fitokimianya (viskositas dan tingkat keasaman). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak lidah buaya berpengaruh terhadap kekentalan dan tingkat keasaman minuman Isotonik Coco Aloevera
Kaji Eksperimen Performa AC ½ PK Menggunakan Water Heater
Air Conditioner (AC) umumnya digunakan untuk mendapatkan kenyamanan suhu dalam aktivitas di sekitar ruangan. Saat digunakan, panas yang diserap dalam evaporator (unit indoor) dibuang ke kondensor (unit outdoor) tanpa digunakan sama sekali. Panas buangan dari kondensor dapat digunakan untuk memanaskan air, yaitu dengan menggunakan perangkat tambahan yang disebut Water Heater. Penggunaan ACWH atau (Air Conditioner Air Heater) akan mempengaruhi kinerja sistem AC. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis AC tanpa menggunakan Water Heater dan dengan AC yang menggunakan Water Heater (ACWH). Pengujian dilakukan di workshop Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Majalengka. Pengambilan data untuk kedua pengujian dilakukan setiap 10 menit waktu berjalan hingga menemukan keadaan temperatur steady. Hasil kinerja AC tanpa Water Heater mendapat efek pendinginan sebesar 162,61 kJ / kg sedangkan AC menggunakan Water Heater mendapat efek pendinginan 161,84 kJ / kg, kemudian PF AC tanpa Water Heater memperoleh nilai PF 16,8 sedangkan PF Air conditioner yang menggunakan Water Heater hanya 11,1. Namun, dengan pendingin udara yang menggunakan Water Heater dapat memanaskan air hingga suhu rata-rata adalah 43,5 derajat C dalam 190 menit
Sistem Notifikasi Estimasi Waktu Kedatangan Kereta Commuter Line Berbasis Arduino Uno
Keterlambatan kedatangan kereta commuter line dapat disebabkan oleh berbagai alasan, mulai dari gangguan listrik, jalur kereta yang masih bergantian, hingga kecelakaan. Penumpang kereta sering kali tidak mengetahui informasi keterlambatan sehingga para calon penumpang tidak tahu pasti kapan kereta selanjutnya akan tiba. Sistem notifikasi estimasi kedatangan merupakan perangkat prototipe berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang berguna untuk memberikan informasi mengenai estimasi waktu kedatangan kereta dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kereta yang melintas. Data yang didapat oleh sensor ultrasonik akan melalui proses perhitungan untuk menentukan estimasi waktu yang dibutuhkan kereta dan mengirimkan data tersebut menggunakan modul HC-12 untuk ditampilkan pada LCD Display sehingga pen
Analisis Kapasitas Saluran Jalan Kapuk Raya Jakarta Barat
Kelurahan Kapuk berada di kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, provinsi DKI Jakarta. Pada kelurahan ini, terdapat suatu daerah yang sering terjadi genangan pada saat turun hujan. Berdasarkan informasi dari warga sekitar saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama tiga jam, permukaan air dari saluran sudah menggenangi pemukiman hingga 20 cm yang akan surut dua jam kemudian. Bahkan pada saat tidak terjadi hujan pada daerah tersebut terdapat suatu titik yang memiliki muka air diatas saluran drainase yang telah disediakan. Salah satu penyebab terjadinya banjir yaitu tidak sesuainya penampang saluran yang telah ada untuk mengalirkan air. Pada tahun 2012 dilakukan pembangunan Rumah Pompa Kapuk 1 B yang bertujuan untuk mempercepat laju aliran yang menggenangi daerah tersebut dengan tujuan banjir dapat diminimalkan. Namun saat ini masih terjadi genangan dikarenakan kapasitas saluran belum memadai. Dengan menganalisa penampang saluran menggunakan metode distribusi curah hujan menggunakan metode Gumbel dihasilkan intensitas curah hujan 2 tahun sebesar 25,85 mm/jam dengan debit puncak sebesar 4,03 m3/detik, sementara penampang terkecil saluran eksisting memiliki kapasitas 1,07 m3/detik pada penampang eksisting 1,6 m x 0,9 m. Hasil analisa kapasitas yang diperlukan agar tidak terjadi banjir yaitu dengan menormalisasikan saluran dari ukuran penampang 1,6 m x 0,9 m menjadi 2 m x2 m sehingga debit yang dihasilkan sebesar 4,03 m3/detik
Pemilihan Bagian Tanaman Jeruk Purut (CITRUS HYSTRIX D.C) Potensial Sebagai Minyak Essensial Aromaterapi Hasil Proses Maserasi Dengan Metode Analytical Hierarkhi Process (AHP)
Aromaterapi merupakan istilah generik bagi salah satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap, banyak dikenal dalam bentuk minyak essensial yang berguna untuk mengatur fungsi kognitif dan kesehatan. Citrus hystrix salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan minyak essensial. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pemilihan bagian tanaman citrus hystrix (daun, kulit, ranting) sebagai sumber minyak essensial aroma terapi hasil proses ekstraksi macerasi dan menggunakan software analytical hierarkhi process dengan mempertimbangkan kriteria berupa ketersediaan bahan baku, hasil rendemen, harga jual minyak, pemasaran (packing), aroma serta warna minyak essensial. Daun, kulit dan ranting jeruk di jemur kering, dirajang direndam dalam pelarut di dalam toples kaca tertutup, kemudian didiamkan selama beberapa hari sambil dilakukan pengadukan agar kelarutan minyak atsiri merata, menyaring dan mengepres larutan hingga diperoleh cairan pelarut. Penjernihan dilakukan dengan cara pengendapan atau penyaringan. Citronellal dalam citrus hystrix merupakan bahan baku utama penghasil minyak atsiri. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa dari hasil pemilihan prioritas bagian daun merupakan bagian prioritas sebagai bahan untuk pembuatan minyak essensial dengan bobot 0,88 diikuti dengan kulit dengan bobot 0,77 dan ranting dengan bobot 0,575