Prosiding Semnastek
Not a member yet
    1032 research outputs found

    Analisis Ergonomi Dalam Merancang Meja Kerja pada Industri Makanan

    Get PDF
    Pengisian bahan baku tambahan vitamin (Additive) merupakan kegiatan utama di sebuah pabrik industri makanan yang selanjutnya disebut PT. XYZ. Dalam kegiatan tersebut, pekerja melakukan pekerjaan secara manual dengan postur tubuh yang tidak ergonomi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri atau cidera pada otot atau keluhan pada sistem musculoskeletal. Pada studi pendahuluan, disebarkan kuesioner Nordic Body Map yang berguna untuk mengidentifikasi lebih spesifik masalah pada bagian-bagian tubuh yang mengalami keluhan dan menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assisment) untuk mengetahui tingkat resiko postur kerja. Studi pendahuluan ini menunjukkan bahwa pekerja memiliki banyak keluhan terhadap bagian tubuh mereka dengan level resiko yang tinggi dan sangat tinggi. Hasil observasi dan wawancara diperoleh solusi dalam menurunkan keluhan tersebut adalah dengan perancangan ulang meja kerja. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan meja kerja yang portable, dengan sistem pengaturan pada meja yang bisa di maju atau dimundurkan dan juga terdapat roda sebagai penggerak serta laci untuk tempat menyimpan peralatan. Berdasarkan identifikasi REBA, postur kerja para pekerja mengalami perbaikan dari level resiko sangat tinggi dan tinggi menjadi level resiko sedang dan rendah

    Identifikasi Penyakit Balita Berdasarkan Gejala yang dialami dengan menggunakan Bayesian Network

    Get PDF
    Anak-anak dibawah usia lima tahun (balita) rentan terhadap serangan berbagai jenis penyakit. Setiap penyakit pada umumnya didahului oleh gejala-gejala tertentu. Pentingnya kemampuan untuk mengidentifikasi penyakit berdasarkan gejala yang dialami dapat membantu menyelamatkan anak dari resiko penyakit yang lebih berat atau kematian. Kendati demikian, kurangnya pengetahuan orang tua terhadap berbagai jenis penyakit, kurangnya tenaga medis dan akses yang jauh ke tempat pelayanan kesehatan merupakan beberapa faktor yang menyebabkan anak sakit tidak segera mendapatkan penanganan dini. Dalam penelitian ini dibuat aplikasi yang dapat mengidentifikasi penyakit demam berdarah, campak, cacar air, batuk pilek, dan demam tifoid berdasarkan gejala yang dialami dengan menggunakan metode Bayesian Network. Terdapat dua aktor yang dapat menggunakan aplikasi, yaitu pengguna umum yang dapat melakukan pengecekan penyakit berdasarkan gejalanya dan admin yang dapat mengelola data penyakit, data gejala, dan saran pemberian pertolongan pertama. Aplikasi untuk pengguna umum berbasis android dan untuk admin berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode Bayesian Network untuk mengidentifikasi penyakit demam berdarah, campak, cacar air, batuk pilek, dan demam tifoid masih memiliki tingkat akurasi yang rendah, yaitu rata-rata dibawah 60%. Disamping itu pada Bayesian Network, penilaian hasil identifikasi sangat ditentukan oleh besarnya nilai prior probability dan conditional probability, sehingga semakin banyak gejala yang dialami balita tidak selalu berkorelasi positif dengan kenaikan nilai hasil identifikasi

    Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Inkubator Bayi dengan Teknologi Whatsapp

    Get PDF
    Bagi orang tua masalah kesehatan anak atau buah hati merupakan suatu hal yang sangat penting. Terlebuh lagi bagi orang tua yang kurang beruntung melahirkan bayi dalam keadaan kurang sehat atau premature menurut dokter. Rumusan masalah pada penelitian adalah .(i) Bagaimana cara mendapatkan informasi suhu dan kelembaban inkubator bayi dengan aplikasi whatsapp ? .(ii) Bagaimana cara pengujian sistem pada inkubator bayi?.Terdapat beberapa tujuan penelitian diantaranya sebagai berikut.(i) Dapat mengetahui cara mendapatkan informasi suhu dan kelembaban dengan aplikasi whatsapp.(ii) Dapat mengetahui hasil pengujian sistem inkubator bayi.Metode dalam penelitian ini meliputi (i) analisis yang terdiri dari analisis kebutuhan, dan analisis cara kerja, (ii) Desain yang terdiri dari Desain Perangkat Keras (Hardware), dan Desain Jaringan (iii) Implementasi terdiri dari Implementasi Perangkat Keras, Implementasi Perangkat Lunak, (iv) Pengujian Terdiri dari Pengujian sensor DHT11, Pengujian Lampu Pijar, Pengujian LCD i2c, Hasil Pengujian Sistem, Pengujian Relay, Pengujian Fan Dc, Pengujian Whatsapp. Pengkondisian suhu ruang inkubator di range 30˚C-37˚C, dan kelembaban pada range 30% RH – 75% RH. Saat pengujian pertama sensor DHT11 menunjukan kondisi suhu dan kelembaban pada ruang inkubator bayi dengan nilai suhu 24˚C, dan kelembaban 73%RH, maka kondisi suhu inkubator bayi tidak ideal, saat kondisi suhu tidak ideal LED hijau, buzeer akan ON, dan sistem inkubator bayi akan memberikan notifikasi ke whatsapp. Pengujian kedua dilakukan perbandingan sensor digital dan analog. Nilai perbandingan suhu digital dan analog 1.3˚C dan kelembaban 25.05% RH

    Usulan Penjadwalan Produksi Baja Profil Menggunakan Metode Nawaz Enscore And Ham dan Algoritma Simulated Annealing

    Get PDF
    Penjadwalan adalah proses pengalokasian sumber daya untuk menjalankan sekumpulan job dalam jangka waktu tertentu. Penjadwalan merupakan sebuah fungsi pengambilan keputusan dalam menentukan jadwal yang tepat. PT. XYZ termasuk perusahaan manufaktur yang memiliki fasilitas pabrik baja profil dan pabrik baja tulangan. Pabrik baja profil menggunakan pola aliran flow shop dengan 6 stasiun kerja. Berdasarkan data history produksi baja profil, permintaan tertinggi yaitu pada bulan Mei 2018 dengan total 6.263,25 ton, terdapat 5 jenis produk yaitu L130, L150, WF150, WF200 dan U200. Selama ini, penjadwalan produksi eksisting perusahaan menerapkan aturan FCFS berarti pengerjaan job dilakukan sesuai dengan waktu kedatangannya. Pengurutan job dilakukan tanpa melihat banyaknya jumlah permintaan pada job, hal ini mengakibatkan besarnya nilai makespan. Dalam penelitian ini, dilakukan penjadwalan produksi usulan menggunakan metode Nawaz Enscore and Ham (NEH) sebagai insialisasi awal algoritma Simulated Annealing (SA). Algoritma SA dilakukan untuk mendapatkan jadwal optimal yang dapat menurunkan nilai makespan. Berdasarkan hasil dan analisa, penjadwalan produksi usulan menghasilkan makespan sebesar 727,60 jam dengan urutan job 4-3-5-1-2, sedangkan penjadwalan produksi eksisting menghasilkan makespan sebesar 804,85 jam dengan urutan job 1-2-3-4-5. Hasil tersebut dapat diketahui bahwa penjadwalan produksi usulan mendapatkan makespan yang lebih baik yang mampu mereduksi makespan sebesar 77,25 jam atau sebesar 9,598%

    Efikasi Cuka Air Kelapa Sebagai Penghambat Perkembangan Mikroorganisme Pada Ikan Tangkap Indonesia

    Get PDF
    Cuka air kelapa adalah larutan asam laktat yang kemampuannya sudah teruji dapat menurunkan pH. Perkembangbiakan mikroba sangat erat kaitannya dengan kondisi pH dari tempat mikroba tersebut berada, dengan menurunkan pH pada media mikroba tersebut diharapkan dapat mengendalikan pertumbuhan mikroba, sehingga perkembangbiakannya dapat dihentikan untuk sementara. Mikroorganisme yang berkembangbiak pada kulit ikan akan dapat merusak ikan tersebut dan akan menurunkan kualitas protein dan kalsium yang terdapat pada tubuh ikan. Dengan menghentikan perkembangbiakan mikroba dapat menjaga kualitas protein dan kalsium yang terkandung dalam ikan dan dapat dipertahankan hingga kita mengkonsumsinya. Untuk memutus rantai perkembangbiakan mikroorganisme bisa dilakukan dengan cara memberikan cuka air kelapa sesegera mungkin setelah ikan ditangkap, agar bakteri tidak berkembang biak masuk kedalam badan ikan melalui kepala, insang dan permukaan kulit.Pengawetan ikan selama ini masih membutuhkan biaya yang tidak sedikit, nelayan harus diberikan alternatif pengawetan untuk mendapatkan kualitas ikan tangkapnya agar terjaga. Analisa kandungan Protein dan Kalsium yang terdapat pada ikan yang diwetkan dengan pengawet cuka air kelapa dengan variabel konsentrasi cuka air kelapa dan waktu perendaman ikan dalam cuka air kelapa setelah dilakukan uji dengan methode ICP OES dan Kjeltec mendapatkan hasil yang optimal akan menjadikan ikan yang ditangkap kesegarannya masih bisa dinikmati sampai proses pengolahan. Selain itu analisa pengaruh konsentrasi air cuka ikan tersebut berpengaruh terhadap terhadap nilai nutrisi yang dikandung ikan setelah dilakukan pengawetan.Dengan demikian penggunaan cuka air kelapa dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kehilangan kesegaran serta kandungan nutrisinya tetap terjaga

    Peningkatan Kapasitas Produksi pada Line Assembling Baterai D-200 Dengan Menggunakan Metode Line Balancing

    Get PDF
    Sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang pembuatan baterai atau aki dalam proses perakitannya melalui delapan proses. Pada setiap tahapan memiliki waktu kerja yang berbeda-beda, waktu kerja yang tidak seimbang antar proses, inilah yang menjadi permasalahan timbulnya bottleneck sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Saat ini kapasitas aktual baterai tipe D-200 perharinya adalah 860 unit sedangkan permintaan pelanggan yaitu 1076 unit perhari, dari data ini dapat dilihat bahwa target produksi untuk memenuhi permintaan tidak tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi antara lain yaitu banyaknya waktu menganggur pada stasiun kerja, mesin mengalami trouble saat proses produksi, operator kurang memahami work instruction, dan tidak adanya waktu kerja optimal untuk menghasilkan produk. Metode untuk menyeimbangkan penugasan beberapa elemen kerja dari suatu lintasan perakitan ke stasiun kerja menggunakan metode Line Balancing. Untuk mengetahui efisiensi lini menggunakan metode J-Wagon, metode Largest Candidat Rule (LCR), metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB), dan metode Killbridge Webster. Berdasarkan hasil perancangan didapatkan waktu baku atau waktu kerja optimal untuk pembuatan satu unit baterai sebesar 269,90 detik. Metode terbaik yaitu Metode Mansoor Aided Line Balancing (MALB) karena metode ini memiliki hasil efisiensi lini sebesar 90% yang berarti tingkat efisiensi meningkat dari kondisi awal sebesar 30% dan moothnees index sebesar 18,52 yang berarti metode tersebut baik digunakan karena nilai smoothnees index mendekati 0 (nol). Dari metode tersebut juga didapat peningkatan pada kapasitas produksi dari kondisi awal sebesar 860 unit/hari menjadi 1078 unit/hari

    Pemahaman Metode Building Infill sebagai Penerapan Konsep KonservasiKawasan Bersejarah Melalui Studi Preseden

    Get PDF
    Building infill adalah metode mendirikan bangunan dengan mengisi small gap pada wilayah yang sekelilingnya terdapat bangunan eksisting dan menitikberatkan pada keselarasan antara hasil rancangan dan lingkungan sekitar. Kawasan konservasi adalah satu area yang pada umumnya mencakup dalam batas-batas konsentrasi sifat yang signifikan yang dihubungkan oleh gaya arsitektur, perkembangan sejarah, atau peristiwa masa lalu. Konservasi kawasan bersejarah dengan menggunakan metode Building Infill merupakan hal yang tepat mengingat keduanya sama-sama menitikberatkan pada keselarasan lingkungan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk lebih memahami tentang bagaimana penerapan dari metode building infill sebagai salah satu upaya pelestarian bangunan bersejarah. Studi Preseden merupakan sarana terbaik dalam memahami metode Building Infill dengan menarik kesimpulan dari penerapan berbagai aspek yang menjadi poin utama dalam metode Building Infill. Poin utama yang dimaksud adalah seperti hubungan ketinggian bangunan, garis vertikal horizontal bangunan, tipologi atap hingga material bangunan yang digunakan. Sehingga dalam tulisan ini, kami memilih metode komparasi dari studi preseden merupakan metode yang paling tepat

    Pengaruh Konsentrasi Larutan Me2SnCl2 Terhadap Nilai Viskositas Larutan Konduktif Dalam Pembuatan Kaca Konduktif FTO

    Get PDF
    Percobaan pendahuluan tentang pembuatan kaca konduktif fluorine-doped tin oxide (FTO) dilakukan dengan menggunakan metode spin coating. Penelitian ini menggunakan bahan baku dimethyltin dichloride (Me2SnCl2) sebagai prekursor dan ammonium florida (NH4F) sebagai doping. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa nilai viskositas larutan SnO2:F yang dibuat dalam pelarut ethanol lebih besar daripada dalam methanol seiring meningkatnya konsentrasi Me2SnCl2. Pembuatan kaca konduktif fluorine-doped tin oxide (FTO) dengan metode spin coating, konsentrasi larutan optimum dalam penelitian ini berada pada konsentrasi 0,3M dengan pelarut ethanol dengan nilai resistansi 3,2 MΩ dimana pada konsentrasi tersebut semakin meningkat waktu spin coating maka resistansi akan semakin kecil

    Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Pada Dua Bisnis E-Commerce Terbesar di Indonesia Dengan Menggunakan Analisis Servqual dan IPA

    Get PDF
    Kualitas layanan merupakan hal yang sangat penting karena merupakan cara yang efektif untuk unggul dari perusahaan pesaing, dan juga memenuhi kepuasan pelanggan. Pelanggan yang merasa puas akan menjadi percaya pada suatu perusahaan dan terus-menerus bertransaksi di e-commerce tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Servqual untuk mengetahui kesenjangan antara harapan pelanggan dan kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini juga menggunakan metode Importance and Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui kategori dari setiap atribut. Sehingga, dapat diketahui atribut apa yang harus ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Melalui analisis Servqual didapatkan nilai kesenjangan antara harapan dan kepuasan pelanggan dari setiap atribut. Melalui analisis IPA, diketahui Tokopedia memiliki enam atribut sedangkan Bukalapak memiliki dua atribut pelayanan yang perlu mendapat perhatian dan penanganan dari manajemen

    Pengaruh pH dan Rasio Reaktan PO4 : Mg Terhadap Penurunan Kandungan PO4 dalam Urine Melalui Proses Pembentukan Struvite Kristal

    Get PDF
    Pada penelitian ini, proses pembentukan struvite dari urine manusia menggunakan alat Batch Aerasi Column Crystallizer. Proses pembentukan struvite kristal dengan mempelajari pengaruh pH urine, rasio reaktan PO4:Mg. dan kinetika reaksi. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi pH urine maka laju penurunan semakin meningkat sampai dengan pH 9 dan kemudian mengalami penurunan setelah pH 9,5. Pengaruh rasio reaktan PO4 : Mg terhadap penurunan konsenetrasi PO4 menunjukkan rasio rektan PO4 : Mg 1:3 menghasilkan penurunan konsentrasi  yang maksimum. Kinetika reaksi pembentukan struvite kristal dari urine pada Batch Aerasi Column Crystallizer terjadi pada kinetika orde pertama dengan nilai k adalah 0,1634 min-1. Hasil pengamatan produk padatan yang dihasilkan dalam penelitian dengan menggunakan mikroskop, SEM dan EDS mengindikasikan struvite Kristal

    1,023

    full texts

    1,032

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Prosiding Semnastek
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇