Majalah Kedokteran Andalas
Not a member yet
    648 research outputs found

    Hubungan status vitamin D dengan mortalitas dan lama rawatan pada anak sakit kritis

    Get PDF
    Vitamin D memiliki peranan dalam pertahanan tubuh melawan infeksi. Vitamin D menghambat proliferasi sel otot polos vaskuler, melindungi endotel, dan memodulasi proses infeksi. Defisiensi vitamin D akan menyebabkan defek fungsi makrofag seperti kemotaksis, fagositosis, dan produksi sitokin pro-inflamasi. Defisiensi vitamin D akan memberikan luaran yang buruk pada anak sakit kritis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar dan status vitamin D terhadap mortalitas dan lama rawatan pada anak sakit kritis. Metode: Studi potong lintang dilakukan di PICU RSUP M. Djamil Padang sejak Agustus sampai November 2016. Dilakukan penghitungan skor Pelod-2, pemeriksaan kadar serum vitamin D dan kalsium, dan dihubungkan dengan mortalitas serta lama rawatan. Hubungan antar variabel dianalisis statistik menggunakan t-Test, Mann-Whitney, Chi-square dan Kruskal-Wallis. Hasil: Diperoleh prevalensi insufisiensi dan defisiensi vitamin D pada anak sakit kritis adalah 37,50% dan 44,64%. Dari 56 subjek, 19 subjek meninggal dunia (33,92%). Skor Pelod 2 pada awal rawatan berhubungan dengan mortalitas (p=0,001). Tidak terdapat hubungan antara status vitamin D dengan mortalitas (p=0,732) dan lama rawatan (p=0,311) pada anak sakit kritis. Simpulan: Bahwa sebagian besar anak sakit kritis mengalami insufisiensi dan defisiensi vitamin D, namun status vitamin D tidak berhubungan dengan tingkat mortalitas dan lama rawatan

    Preface and ToC - Vol 40, No 2 (2017)

    No full text

    Pengaruh uncaria gambir roxb terhadap ulkus gaster dan kadar malondialdehid hewan coba yang diinduksi etanol

    Get PDF
    Ulkus peptikum dapat disebabkan berbagai faktor, seperti konsumsi alkohol yang berlebih. Alkohol menginduksi ulkus dengan membentuk radikal bebas yang merusak integritas mukosa sehingga terjadi ulkus. Di masyarakat, pengobatan secara tradisional adalah dengan mengonsumsi gambir. Tujuan: Untuk melihat pengaruh gambir terstandarisasi terhadap perbaikan ulkus dan malondialdehid pada tikus yang diinduksi etanol. Metode: Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar. Hewan coba dibagi atas 5 kelompok masing-masing K(-), K(+), P1, P2 dan P3. Selanjutnya diperlakukan sebagai berikut: Selama 4 hari K(-) mendapat 1 ml aqua dest, K(+) , P1, P2 dan P3 mendapat 0,01 ml etanol 50%/kg BB. Hari ke-5 sampai hari ke 18, K(+) diberi aqua dest 1 ml, P1, P2 dan P3 masing-masing  mendapat 1 ml larutan gambir 50, 100 dan 200 mg/kg BB per oral. Hari ke-19 hewan coba diambil darahnya melalui vena juguralis untuk penentuan kadar MDA. Selanjutnya hewan coba didekapitasi, diambil gasternya untuk menentukan perbaikan ulkus menggunakan kriteria Barthel-Manja yang telah dimodifikasi. Kadar MDA ditentukan dengan metode Placer. Hasil: Gambir terstandarisasi dapat memperbaiki ulkus gaster pada hewan coba. Terdapat perbedaan perbaikan ulkus pada pemberian gambir terstandarisasi dengan dosis yang berbeda. Dosis yang memberikan efek maksimum adalah 200 mg/kg BB. Pemberian gambir terstandarisasi juga dapat menurunkan kadar MDA serum akibat keberadaan radikal bebas ROS yang diinduksi etanol. Kesimpulan: Gambir terstandarisasi mempunyai peluang untuk menjadi obat biofarmaka yang potensial untuk ulkus peptikum. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk uji efek dan keamanannya pada manusia

    Disfonia akibat polip pita suara

    Get PDF
    Disfonia merupakan gejala utama disebabkan adanya kelainan pada pita suara. Kelainan bisa berupa lesi jinak seperti polip pita suara, sering terjadi karena fonotrauma yang disebabkan vocal abuse. Polip pita suara yang tidak hilang dengan terapi konservatif maka pembedahan merupakan pilihan terapi. Tujuan: Memahami penyebab dan penanganan yang tepat pasien dengan disfonia.  Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus polip pita suara kanan pada seorang perempuan usia 30 tahun dengan keluhan utama disfonia. Disfonia pada pasien membaik setelah dilakukan terapi pembedahan. Kesimpulan: Polip pita suara merupakan salah satu lesi jinak dengan keluhan utama disfonia. Disfonia karena polip pita suara umumnya membaik setelah polip diangkat

    Myocardial stunning

    Get PDF
    Myocardial stunning adalah penurunan fungsi miokardium pada periode iskemia dan reperfusi. Iskemia dapat menyebabkan perubahan di dalam struktur miosit yang berusaha mengembalikan aliran darah normal. Salah satu teori yaitu teori “Calcium Overload†dapat memperjelas penyebab myocardial stunning. Teori ini menjelaskan gangguan homeostasis kalsium miosit karena latihan dalam waktu lama dapat menyebabkan disfungsi kontraktil miokardium. Myocardial stunning juga dapat terjadi akibat penurunan Ca2+ transient  intraseluler bebas selama denyutan, penurunan kekuatan maksimal Ca2+ yang diaktifkan, atau pergeseran sensitivitas miofilamen Ca2+. Perubahan histologis ini disebabkan karena reperfusi setelah periode waktu iskemia yang lebih lama. Cedera terjadi jika sejumlah besar Ca2+ masuk pada saat reperfusi, pengurangan Ca2+ akan menurunkan myocardial stunning dengan mengurangi kekuatan pendorong untuk masuknya Ca2+, sehingga bisa mengurangi cedera irreversibel yang terjadi setelah periode iskemia lebih lama. Reperfusi setelah iskemia miokard pada durasi singkat tidak menyebabkan nekrosis, tetapi menyebabkan disfungsi kontraktilitas berkepanjangan. Fenomena ini, yang kemudian dikenal sebagai myocardial stunning yang secara klinis tampak lamban

    Perbedaan rata-rata pulsatility index dan resistance index arteri uterina antara preeklamsia berat dan kehamilan aterm normotensi

    Get PDF
    Pemeriksaan aliran darah menunjukkan bahwa hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan berhubungan dengan berkurangnya sirkulasi uteroplasenta akibat perubahan abnormal histomorfologi arteri spiralis, dan pemeriksaan Doppler dapat mendeteksi perubahan ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-sectional pada wanita hamil aterm normal, preeklamsia berat onset dini (usia kehamilan 30-34 minggu) dan preeklamsia berat onset lanjut (usia kehamilan >34 minggu). Seluruh sampel dilakukan pemeriksaan Doppler untuk mengukur Pulsatility Index (PI) dan Resistance Index (RI) arteri uterina tanpa dilakukan intervensi. Analisis data menggunakan program komputer SPSS. Nilai rata-rata PI pada preeklamsia berat onset dini (PI=1,74) lebih tinggi secara bermakna dari PI preeklamsia berat onset lanjut (PI=1,01; p<0,05). Nilai rata-rata PI pada preeklamsia berat onset dini (PI=1,74) lebih tinggi secara bermakna dari PI kehamilan aterm normotensi (PI=0,72; p<0,05). Nilai rata-rata RI preeklamsia berat onset dini lebih tinggi (RI=1,23) secara bermakna dari RI preeklamsia berat onset lanjut (PI=0,83; p<0,05). Nilai rata-rata RI preeklamsia berat onset dini lebih tinggi (RI=1,23) secara bermakna dari RI kehamilan aterm normotensi (PI=0,52; p<0,05). Nilai rata-rata RI preeklamsia berat onset lanjut lebih tinggi (RI=0,83) secara bermakna dari RI kehamilan aterm normotensi (PI=0,52; p<0,05)

    RETRACTED: Perubahan fungsi kognitif dan psikomotor residen anestesiologi dan terapi intensif setelah 32 jam kerja

    No full text
    RETRACTEDFollowing a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Majalah Kedokteran Andalas to article entitled "Perubahan fungsi kognitif dan psikomotor residen anestesiologi dan terapi intensif setelah 32 jam kerja" Vol 40, No 1, pp. 19-30, May 2017, DOI: http://dx.doi.org/10.22338/mka.v40.i1.p19-30.2017.This paper has been found to be in violation of the Majalah Kedokteran's Publication Ethics and has been retracted.The reason: Not all authors approve journal submission for publication based on the report from one of co-author.The document and its content has been removed from Majalah Kedokteran Andalas, and reasonable effort should be made to remove all references to this article

    Pengaruh asupan tinggi fruktosa terhadap tekanan darah

    Get PDF
    Peningkatan jumlah konsumsi fruktosa, terutama dalam bentuk (high fructose corn syrup) HFCS, mempunyai hubungan yang erat dengan peningkatan tekanan darah. Artikel ini bertujuan untuk membahas pengaruh asupan tinggi fruktosa terhadap tekanan darah. Artikel ini ditulis berdasarkan review beberapa literatur dengan berbagai metode penelitian. Hasil penelusuran literatur didapatkan bahwa fruktosa dapat meningkatkan tekanan darah melalui beberapa mekanisme, meliputi peningkatan absorpsi natrium di usus halus, dan meningkatkan pembentukan asam urat, serta menstimulasi sistem saraf simpatik. Selain itu, fruktosa juga dapat meningkatkan regulasi sistem renin angiotensin yang merupakan mediator disfungsi vaskuler dan stres oksidatif. Mekanisme fruktosa dalam meningkatkan tekanan darah masih belum jelas, namun beberapa penelitian telah dilakukan untuk menggali hal tersebut

    Kaidah dasar bioetika dalam pengambilan keputusan klinis yang etis

    Get PDF
    Kaidah dasar bioetika adalah suatu karakteristik yang unik dari prinsip yang dapat digunakan untuk menganalisis lebih tajam suatu standar, untuk membenarkan peraturan dan dapat menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan klinis yang etis dalam praktik sehari-hari. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk memberi suatu metode dalam proses pengambilan keputusan klinis yang etis bagi dokter. Untuk manfaat kemajuan sains, tinjauan ini telah mengembangkan pemanfaatan kaidah dasar bioetika di bidang medis, terutama hubungan dokter-pasien, profesionalisme serta bioetika medis. Beberapa metode pengambilan keputusan klinis yang etis dibahas dan didiskusikan.  Dengan meningkatkan pemahaman dan pelatihan penggunaan kaidah dasar bioetika dalam kehidupan sehari-hari diharapkan akan mampu menjaga hubungan dokter-pasien secara lebih baik

    KORELASI INDEKS 20/(C-PEPTIDE PUASA×GLUKOSA DARAH PUASA) DENGAN HOMA-IR UNTUK MENILAI RESISTENSI INSULIN DIABETES MELITUS TIPE 2

    Get PDF
    AbstrakResistensi insulin merupakan penurunan respons biologis jaringan terhadap insulin dalam kadar normal. Pada DM tipe 2 terjadi resistensi dan gangguan sekresi insulin. Terdapat indeks baru 20/(C-peptide puasa x glukosa darah puasa) untuk menilai resistensi sekaligus gangguan sekresi insulin. Penelitian bertujuan membuktikan korelasi indeks 20/(C-peptide puasa x glukosa darah puasa) dengan HOMA-IR untuk menilai resistensi insulin pada DM tipe 2 di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Dengan menggunakan sampel darah dari pasien, kadar glukosa darah puasa, insulin puasa dan C-peptide puasa ditentukan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar glukosa puasa 9,83 (3,53) mmol/L [177 (63,54) mg/dL], insulin puasa 10,58 (3,61) μU/L, dan C-peptide puasa 0,97 (0,29) nmol/L dan terdapat korelasi yang sangat kuat dan bermakna secara statistik (p<0,0001) antara indeks 20/(C-peptide puasa x glukosa darah puasa) dengan HOMA-IR (r= -0,838). Dapat disimpulkan bahwa indeks 20/(C-peptide puasa x glukosa darah puasa) dan HOMA–IR berkorelasi kuat untuk menilai resistensi insulin pada DM tipe 2 di RSUP. Dr. M. Djamil Padang.AbstractInsulin resistance is a decrease of biological response of the tissues to the normal level of insulin. In type 2 diabetes, there is resistance and impaired of insulin secretion. There is a new index available to assess resistance and impaired of insulin secretion all at once, with the formula 20/(fasting C-peptide x fasting blood glucose). This study aimed to prove the correlation of this new index to the HOMA-IR (Homeostasis model assesment of insulin resistance) in type 2 diabetes at Dr.M.Djamil Padang hospital. Level of fasting glucose, fasting insulin and fasting C-peptide of blood were measured, followed by statistical data analysis using Pearson correlation test.The result showed the mean of fasting blood glucose, fasting insulin and fasting C-peptide were 9.83 (3.53) mmol/L[177 (63.54) mg/dl], 10.58 (3.61) μU/L, and 0.97 (0.29) nmol/L respectively.There was a strong and statistically significant correlation (p<0.0001) found between the new index and the HOMA-IR ( r= -0.838). To be concluded, the index 20/(fasting C-peptide x fasting blood glucose) and HOMA-IR was strongly correlated to assess insulin resistance in type 2 diabetes at Dr. M. Djamil Padang hospital

    581

    full texts

    648

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majalah Kedokteran Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇