Majalah Kedokteran Andalas
Not a member yet
    648 research outputs found

    Foreign body a fish in orohypopharynx with complication vocal cord paralysis

    Get PDF
    Introduction: Foreign body a fish in oro-hypopharynx is a rare case and require rapid diagnosis and immediate treatment to prevent complication. There are some complications that can occur, such as upper airway obstruction, perforation of the pharyngeal wall, vocal cord paralysis, pneumomediastinum, and emphysema. Vocal cord paralysis is rare complication caused by a foreign body in the pharynx. The management for pharyngeal foreign bodies is the extraction of a foreign body with Magill forceps, direct laryngoscopy, and rigid endoscopy. Tracheostomy should be performed if endotracheal intubation could not be done or failed to be performed. Objective: Understanding diagnosis and management of patient foreign body a fish in an oro-hypopharynx. Case report: Reported a case, male 40 years old, with diagnosis foreign body a fish in oro-hypopharynx with complication unilateral vocal cord paralysis. The Foreign body was extracted using Magill forceps and rigid esophagoscopy with tracheostomy preparation if endotracheal intubation was failed to perform. Conclusion: Foreign body a fish in oro-hypopharynx is a rare case. Precise diagnosis and treatment are very important to prevent complication. Vocal cord paralysis is a rare complication caused by a foreign body in oro-hypopharynx

    Kromomikosis yang menyerupai karsinoma sel skuamosa: suatu kasus jarang

    Get PDF
    Kromomikosis merupakan infeksi jamur kronik yang disebabkan oleh jamur berpigmen (dematiaceous) yang masuk ke dermis dari lingkungan sekitar. Kromomikosis mengenai laki-laki dewasa dengan rentang usia antara 40-50 tahun. Predileksi paling sering yaitu di ekstremitas bawah terutama kaki. Tanah, sayur-sayuran dan bahan organik lainnya merupakan habitat normal dari jamur ini. Tujuan: Melaporkan satu kasus kromomikosis jarang. Kasus: Dilaporkan kasus pada seorang laki-laki usia 53 tahun dengan bercak berwarna keabu-abuan tanpa rasa gatal dan nyeri yang semakin bertambah besar sejak ±1 tahun yang lalu pada pergelangan kaki kiri.  Simpulan: Kromomikosis sering salah didiagnosis sebagai karsinoma sel skuamosa, konfirmasi histopatologi penting untuk menegakkan diagnosis karena pemeriksaan secara histopatologi menunjukkan gambaran khas yaitu adanya copper pennies sehingga dapat menyingkirkan diagnosis bandingnya.Â

    Preface and ToC - Vol 41, No 2 (2018)

    No full text

    Hubungan kadar imunoglobulin a sekretori air susu ibu dengan berat badan bayi yang mendapat air susu ibu eksklusif

    Get PDF
    Menyusui adalah cara terbaik dalam memberikan nutrisi ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Air Susu Ibu (ASI) mengandung protein dengan fungsi imunologis yaitu Immunoglobulin A (IgA) sekretori, laktoferin, dan lisozym. IgA sekretori dalam ASI berfungsi melindungi bayi dari infeksi bakteri, virus, maupun parasit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar imunoglobulin A sekretori dalam ASI dengan berat badan bayi yang mendapat ASI eksklusif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang yang diselenggarakan di RSUP M Djamil, beberapa puskesmas, dan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Subjek penelitian adalah ibu dan bayi yang melaksanakan ASI eksklusif, berumur 4-6 bulan, dan bersedia ikut penelitian. Jumlah sampel minimal 59 subjek dan diambil secara consecutive sampling. Analisis statistik dengan Analisis Bivariat Korelasi Pearson. Didapatkan 60 subjek ikut serta dalam penelitian. Hasil: Jenis kelamin terbanyak perempuan yaitu 51,67% dengan usia bayi rata-rata 4,5 bulan. Berat badan rata-rata 6,75 kg SD +0,95. Kadar IgA sekretori rata-rata 17,3 ng/ml, SD +3,14. Didapatkan nilai p hubungan kadar IgA sekretori dalam ASI dan berat badan 0,908. Kesimpulan: Kadar imunoglobulin A sekretori dalam ASI tidak berhubungan dengan berat badan pada bayi yang mendapat ASI eksklusif

    Hubungan gambaran spektral pulse wave doppler dengan respon klinis terapi radiasi eksternal pada kanker serviks stadium IIB-IVA

    Get PDF
    Tujuan: Mengetahui hubungan antara gambaran spektral Doppler USG transrektal Pulse Wave Doppler dengan respon klinis terapi radiasi eksternal pada kanker serviks stadium lokal lanjut (IIB-IVA). Metode: Menggunakan metode Prepost Design secara prospektif, dilakukan pemeriksaan Pulse wave Doppler menggunakan probe transrektal pada pasien kanker serviks stadium IIB-IVA. Pada pasien dilakukan pengukuran ukuran tumor secara ultrasonografi dan klinis sebagai ukuran awal tumor untuk menilai respon radiasi. Jumlah sampel adalah 60 untuk kelompok dengan hasil spektral Doppler baik dan buruk, yang dilakukan terapi radiasi eksternal dan dilakukan pengukuran masa kembali secara USG dan klinis untuk menentukan kriteria respon terapi. Hasil: Kelompok respon klinis buruk sebanyak 9 (75,0%) memiliki spektral vaskularisasi buruk dan sebanyak 3 (25,0%) memiliki spektral vaskularusasi baik sedangkan untuk respon klinis baik sebanyak 19(41,3%) memiliki spektral vaskularisasi buruk dan sebanyak 27 (58,7%) memiliki spektral vaskularisasi baik. Pada analisis dengan uji exact Fisher ditemukan hubungan yang bermakna (p<0,05) antara gambaran spectral PW Doppler transrektal dengan respon klinis terapi radiasi eksternal pada kanker serviks stadium IIB-IVA dengan nilai Relative Risk (RR) 3.214 kali. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara gambaran spektral Doppler dengan respon klinis terapi radiasi eksternal pada kanker serviks stadium IIB-IVA.Â

    Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro

    Get PDF
    Dermatofitosis adalah infeksi pada epidermis kulit, rambut dan kuku disebabkan oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang tersebar di seluruh dunia yaitu Trichophyton tonsurans. Eleutherine americana. Merr. dipercaya memiliki kemampuan untuk mengobati penyakit kulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak etanol umbi bawang Dayak dan mengetahui aktivitas anti jamur ekstrak etanol umbi bawang Dayak terhadap pertumbuhan Trichophyton tonsurans. Metode: Ekstraksi umbi bawang Dayak menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% sebagai pelarut. Analisis metabolit sekunder ekstrak etanol umbi bawang Dayak menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Uji aktivitas anti jamur ekstrak etanol umbi bawang Dayak pada penelitian ini menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Variasi konsentrasi ekstrak etanol umbi bawang Dayak 60%, 30%, 15%, 7,5% dan 3,75%. Kontrol positif yang digunakan adalah itrakonazol 8 µg/disk sedangkan kontrol negatif yang digunakan Tween-80 10%. Hasil: Analisis senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol umbi bawang Dayak didapatkan kuinon, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid dan triterpenoid. Ekstrak etanol umbi bawang Dayak tidak membentuk zona hambat terhadap Trichophyton tonsurans. Kesimpulan: Ekstrak etanol umbi bawang Dayak tidak memiliki aktivitas anti jamur terhadap Trichophyton tonsurans

    Analisis genetik lokus CSF1PO, TH01, dan TPOX short tandem repeats pada etnis minangkabau

    Get PDF
    Identifikasi  forensik  terus mengalami kemajuan yang pesat sesuai dengan perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran. Tujuan: Untuk mengetahui frekuensi alel-alel dan membuat data dasar alel-alel lokus CSF1PO, THO1 dan TPOX Short Tandem Repeats pada etnis Minangkabau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel 30 orang coba beretnis Minangkabau, sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Dilakukan isolasi DNA lokus CSF1PO, TH01 dan TPOX dan dilakukan sekuensing dengan kit experion DNA 1 K. Alel yang didapat dianalisis dengan software EasyDNA. Hasil: Didapatkan frekuensi alel lokus CSF1PO yaitu 16 alel, lokus TH01 sebanyak 12 alel, dan lokus TPOX yaitu 10 alel. Frekuensi alel tertinggi CSF1PO yaitu 165 bp (0,0167) dan alel 170 bp (0,0167). Frekuensi alel tertinggi lokus TH01 yaitu 93 bp (0,217). Frekuensi alel TPOX tertinggi adalah 85 bp (0,267)  Nilai heterozigositas observasi tertinggi terdapat pada lokus TPOX (0,4) diikuti oleh lokus TH01 (0,33) dan lokus CSF1PO (0,2). Nilai power of discrimination tertinggi terdapat pada lokus CSF1PO (0,98), TH01 (0,973) dan TPOX (0,949).  Simpulan: didapatkan data frekuensi alel lokus CSF1PO, TH01, dan TPOX etnis Minangkabau. Lokus CSF1PO, TH01 dan TPOX dapat digunakan sebagai pembanding dalam identifikasi forensik

    Gambaran radiologi leiomioma intravena dengan perluasan ke intrakardiak

    Get PDF
    Leiomioma intravena (IVL) merupakan kasus yang sangat jarang terjadi. Keterlibatan jantung yang terjadi pada kasus IVL sering salah dikenali sebagai tumor jantung primer atau trombus. Hal ini mengakibatkan tingginya angka kejadian misdiagnosis atau keterlambatan diagnosis yang selanjutnya dapat menyebabkan penatalaksanaan yang kurang tepat. Pemeriksaan radiologi dapat memberikan informasi perluasan tumor yang sangat bermanfaat dalam diagnosis dan perencanaan operasi. Ultrasonografi (USG), computed tomography (CT scan), Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan radiologi intervensi adalah modalitas radiologi yang sangat bermanfaat dalam mendeteksi leiomioma ekstrauterin. Pengetahuan ahli radiologi dari gambaran karakteristik leiomioma ini dapat membantu mengarahkan para klinisi menuju tatalaksana yang tepat, cepat dan jauh dari pengobatan yang tidak diperlukan atau berpotensi bahaya

    Pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 dan hubungannya dengan kepatuhan minum obat di Puskesmas Mandau Kabupaten Bengkalis

    Get PDF
    Diabetes melitus merupakan penyakit yang memerlukan terapi jangka panjang dan dapat menimbulkan komplikasi di berbagai organ. Pengetahuan merupakan faktor penting untuk terbentuknya perilaku kesehatan yang baik termasuk dalam kepatuhan minum obat. Tujuan: Mendapatkan gambaran tentang korelasi  antara pengetahuan dan  kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2 di Puskesmas Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode: Studi observasional dengan desain crosssectional  dilakukan pada pasien diabetes melitus (DM) Tipe 2 di Puskesmas Mandau. Responden penelitian adalah 40 orang pasien yang terpilih dan bersedia berpartisipasi. Tingkat pengetahuan  dan kepatuhan minum obat diukur menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) yang sudah tervalidasi. Uji Spearman dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien dan kepatuhan minumobat. Hasil: Pengetahuan pasien DM Tipe 2 75% berada pada tingkat sedang dan 50% berada pada  tingkat kepatuhan yang tergolong  tinggi.  Uji spearman menunjukkan nilai p = 0,022 dengan nilai r = 0,360. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien DM Tipe 2 dengan kepatuhan minum obat dengan tingkat korelasi lemah

    Perdarahan saluran cerna setelah dilakukan intervensi koroner perkutan: suatu keputusan terapi yang sulit

    Get PDF
    Intervensi koroner perkutan merupakan prosedur invasif jantung yang sering dilakukan untuk mengobati pasien dengan penyakit arteri koroner. Komplikasi yang menakutkan seperti diseksi koroner atau penyumbatan koroner akut pada era balon angioplasti telah banyak berkurang dengan ditemukannya stent arteri koroner dan penggunaan rutin terapi antiplatelet dan antitrombotik. Peningkatan penggunaan DAPT tersebut meningkatkan risiko pasien untuk terjadinya cedera saluran cerna dan perdarahan. Mengobati pasien yang mengalami perdarahan setelah IKP merupakan suatu hal yang rumit, karena kita harus  mempertimbangkan intervensi yang tepat untuk mengelola perdarahan aktif, untuk menimbang manfaat potensial untuk meneruskan atau menghentikan terapi antiplatelet dan untuk mengevaluasi apakah diperlukan transfusi sel darah merah yang bisa menimbulkan efek samping yang merugikan. Pemberian PPI direkomendasikan oleh panduan Amerika dan Eropa untuk terapi yang bisa diberikan pada perdarahan saluran cerna akibat pemberian antiplatelet dan hemostasis endoskopi merupakan pilihan yang direkomendasikan untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas

    581

    full texts

    648

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majalah Kedokteran Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇