Majalah Kedokteran Andalas
Not a member yet
    648 research outputs found

    Hubungan antara Jumlah Trombosit dengan Derajat Keparahan COVID-19

    Get PDF
    Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19 di RSUD Serui Provinsi Papua. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan di RSUD Serui Provinsi Papua. Data penelitian menggunakan data rekam medis. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive samping. Kriteria inklusi yaitu pasien dewasa berusia usia ≥18 tahun yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler SARS-CoV-2 yang dirawat di RSUD Serui Provinsi Papua dan memiliki hasil pemeriksaan darah lengkap saat pertama kali masuk rumah sakit. Kriteria eksklusi yaitu pasien dengan penyakit kelainan trombosit, penyakit keganasan pada darah, dan data rekam medis tidak lengkap. Variabel bebas adalah jumlah trombosit berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium saat masuk rumah sakit. Variabel tergantung adalah derajat keparahan COVID-19 yang dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu derajat berat dan tidak berat. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Terdapat hubungan negatif yang bermakna dengan kekuatan sedang antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19 (r = -0,556; p = <0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan COVID-19

    Posterior Nasal Neurectomy in Allergic Rhinitis

    No full text
    AbstractIntroduction: Allergic rhinitis is an immunological response mediated by IgE from the nasal mucosa which is characterized by clear discharge from the nose, nasal congestion, itching of the nose. Endoscopic sinus surgery is performed in cases of allergic rhinitis that have comorbid factors such as chronic rhinosinusitis and nasal polyps. Therapy for rhinitis allergy including anti histamine, intranasal corticosteroid and immunotherapy. Surgical techniques such as selective posterior nasal neurectomy can be performed in patients with severe allergic rhinitis.  Rhinosinusitis is based on sinonasal symptoms and inflammation of the sinonasal mucosa. Case Report: We report a case of a 20-year-old female patient who was diagnosed with chronic rhinosinusitis and allergic rhinitis which was managed by Functional Endoscopic Sinus Surgery (BSEF) and posterior nasal neurectomy. Conclusion: Posterior nasal neurectomy is one of the surgical procedures that can be performed on patients with allergic rhinitis who do not improve with treatment

    Comparison Level of Vitamin D Based on Body Mass Index Healthy Individual in Central Laboratory RSUP Dr. M.Djamil Padang

    No full text
    Vitamin D deficiency is associated with various pathological condition like bone diseases, autoimmune diseases, metabolic syndrome, malignancies and infections. Obesity is a risk factor for vitamin D deficiency even though there is no evidence of a suitable causal relationship. This study aimed to compare the levels of 25(OH)D, based on body mass index (BMI). Observational study with cross-sectional design on subjects in Central Laboratory RSUP dr. M. Djamil. Subjects were divided into 2 groups based on BMI for Asia Pacific, namely normal body weight (BMI 18.5-22.9 kg/m2) and excess body weight (BMI ≥23 kg/m2) that met the inclusion and exclusion criteria. Serum 25(OH)D were examined using the immunoassay method. For the hypothesis test a bivariate comparative test is carried out using unpaired T test (numerical data) and Chi-Square test (categorical data). Statistical significancy is if  p < 0.05.  The mean (SD) 25(OH)D levels in normal and overweight subjects were 15.11 (5.46) ng/mL and 15.59 (5.85) ng/mL, p> 0.05, respectively. Â

    Gambaran Risiko Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

    Get PDF
    Introduction: Suicidal ideation is defined as the thought of injuring or killing oneself. This is an important factor for predicting suicide attempts and is considered an index of other mental health problems.  Objective: This study aims to identify risk of suicidal ideation of medical students in faculty of medicine, Andalas University. Method: This is a descriptive study by assessing risk of suicidal ideation using the Risk Factors of Suicidal Ideation (RFSI) questionnaire. Total sampling technique was used in medical students’ class of 2021 and 2022 of the Andalas University. Result:  Four hundred and ninety six medical students was included in this study. Loneliness is a dimension of risk of suicidal ideation that experienced by 22.2% of medical students. There were 125 (25.2%) medical students who had risk of suicidal ideation. There were 16,1% of female students and 9,1% male students that had risk of suicidal ideation. Conclusion: Loneliness is the dimension that mostly experienced by medical students with risk of suicidal ideation. The number of female medical students who have risk of suicidal ideation is higher than men. Two classes were found to have a similar percentage of students with risk of suicidal ideation

    Peran Media Daring Pada Pemahaman Orangtua Terhadap Vaksinasi COVID-19 untuk Anak 12-17 Tahun

    Get PDF
    Vaksinasi dipercayai sebagai cara paling menjanjikan untuk mengakhiri pandemi COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 pada anak baru saja dimulai. Keputusan untuk menerima vaksin atau tidak berada pada tangan orang tua karena anak-anak tidak dapat membuat keputusan mereka sendiri. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari media daring pada pemahaman orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak berusia 12-17 tahun. Metode: Pencarian literatur dilakukan menggunakan lima basis data: PubMed, ProQuest, ScienceDirect, EBSCO, dan Google Scholar dengan “COVID-19,†“Vaccination,†“Parents,†“Online Media,â€Â dan “Childrenâ€Â sebagai kata kunci utamanya. Hasil: Tiga artikel relevan memenuhi kriteria inklusi kami. Penemuan pada data yang tersedia dengan total sampel sebanyak 7638 individu adalah sebagai berikut: (a) media daring berasosiasi dengan pemahaman dan dapat meningkatkan kepercayaan orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anak mereka (b) pada beberapa populasi, stigma mengenai hoax pada media daring dapat meningkatkan keraguan vaksinasi. Kesimpulan: Penemuan secara keseluruhan menunjukkan bahwa media daring dapat memiliki dampak positif pada pengetahuan orang tua mengenai vaksinasi COVID-19. Media daring adalah salah satu faktor yang memengaruhi pemahaman orang tua mengenai vaksinasi COVID-19 untuk anaknya. Studi lebih lanjut diperlukan di Indonesia untuk mengonfirmasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi penerimaan vaksinasi COVID-19 pada populasi

    Pengaruh Human Wharton’s Jelly Mesenchymal Stem Cell terhadap Jumlah Sel Glia Otak Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Mengalami Kerusakan Otak Akibat Induksi Menggunakan Aluminium Klorida (AlCl3)

    Get PDF
    Tujuan: Mengetahui pengaruh human wharton’s jelly mesenchymal stem cell (HWJ-MSC) terhadap jumlah sel glia otak tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang mengalami kerusakan otak akibat induksi menggunakan aluminium klorida (AlCl3). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan 21 tikus Wistar yang dibagi kedalam 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), dan perlakuan (P). Kelompok K+ dan P diinduksi AlCl3 dosis 300 mg/kgBB peroral selama 5 hari. Pada hari ke-8 kelompok P diberi HWJ-MSC secara intraperitoneal dengan dosis 1x106 sel dalam 300 ul medium komplit dan diamati selama 28 hari. Jumlah sel glia otak dihitung menggunakan aplikasi Image J. Analisis data menggunakan uji One Way Anova dan Post-Hoc Bonferroni. Hasil: Rerata jumlah sel glia otak tikus kelompok K-, K+, dan P berturut-turut adalah 16,91  2,87, 45,88  7,03, dan 20,83  4,86. Didapatkan perbedaan bermakna pada kelompok penelitian dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan: Pemberian HWJ-MSC memengaruhi jumlah sel glia otak tikus yang mengalami kerusakan otak akibat induksi menggunakan AlCl3.  Kata kunci: sel glia; AlCl3; HWJ-MSC; kerusakan ota

    Analisis Hubungan Indeks Obesitas dengan Kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa Pada Subjek Dewasa Non Diabetes Melitus

    Get PDF
    Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan indeks obesitas dengan kadar Tumor necrosis factor-alfa (TNF-Alfa) pada subjek dewasa non diabetes melitus. Metode: Data pada penelitian ini menggunakan 70 subjek yang terdiri dari 21 pria obesitas, 14 pria non obesitas, 15 wanita obesitas, dan 20 wanita non obesitas. Kadar TNF-Alfa diperiksa dengan metode Elisa. Hasil: penelitian menunjukkan terdapat korelasi lemah antara IMT dengan TNF-Alfa pada subjek dewasa non diabetes melitus (p=0,044, r=0,242) tetapi TNF-Alfa tidak berkorelasi dengan LP (p=0,060, r=0,226), pesen lemak tubuh (p=0,355, r=0,112), dan lemak viseral (p=0,068, r=0,220). Kesimpulan: menunjukkan bahwa indeks masa tubuh berkorelasi positif lemah dengan kadar TNF-Alfa sedangkan LP, persen lemak tubuh, dan lemak viseral tidak berkorelasi dengan TNF-Alfa

    Hubungan Tingkat Stres dengan Konsumsi Junk Food melalui Pemesanan Daring pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran

    Get PDF
    Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres dengan konsumsi junk food melalui pemesanan daring pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura  Pontianak.  Metode:  Desain  penelitian  analitik  jenis potong  lintang  dan metode consecutive sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 85 orang mahasiswa kedokteran angkatan 2019 dan Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak yang mengkonsumsi junk food melalui pemesanan daring. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner Perceived Stress Scale 10 (PSS 10) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner Junk food Untan Questionnaire Online Ordering (JUQOO) yang meliputi Food Frequency Questionnaire untuk mengetahui frekuensi konsumsi junk food. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi Kendall Tau. Hasil: Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai signifikansi sebesar  p = 0,352 (p>0,05) yang berarti korelasi antara tingkat stres dan konsumsi junk food melalui pemesanan daring tidak signifikan secara statistik. Nilai koefisien korelasi (r) ialah 0,092 yang berarti korelasi kedua variabel searah karena positif dan kekuatan korelasi antara kedua variabel sangat lemah sehingga tidak bermakna secara klinis.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan konsumsi junk food melalui pemesanan daring pada mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2019 dan 2020 Universitas Tanjungpura Pontianak

    Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Asupan Sugar-Sweetened Beverages pada Mahasiswa di Kota Medan

    Get PDF
    Sugar Sweetened Beverages (SSB) semakin popular dewasa ini ditandai dengan peningkatan jumlah konsumsinya di kalangan mahasiswa. Peningkatan konsumsi minuman ini diketahui dapat menyebabkan berbagai penyakit metabolic seperti penyakit jantung coroner dan diabetes mellitus. Peningkatan asupan SSB ini juga turut dipengaruhi oleh kondisi stress  yang dialami mahasiswa termasuk stress akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres akademik dengan frekuensi asupan Sugar-Sweetened Beverages  mahasiswa di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan bermakna antara tingkat stres akademik dengan asupan soda/sport drink, kopi dan varian kopi, sirup, jus/infused water (dengan tambahan madu atau gula, minuman sachet, dan minuman manis lainnya. Namun ditemukan hubungan bermakna antara tingkat stres akademik dengan asupan teh pada mahasiswa di Kota Medan dengan nilai P<0,004. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat stres akademik dan asupan SSB yaitu teh. Namun tidak terdapat terdapat hubungan antara tingkat stres akademik dengan asupan soda/sport drink, kopi dan varian kopi, sirup, jus/infused water (dengan tambahan madu atau gula, minuman sachet, dan minuman manis lainnya

    Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Terhadap Aktivitas Fagositosis Makrofag Pada Mencit Yang Diinfeksi Escherichia Coli.

    Get PDF
    AbstrakTujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga S. aromaticum  dengan dosis 15  mg/kgbb, 75 mg/kgbb, 150 mg/kgbb terhadap aktivitas fagositosis makrofag mencit yang diinfeksi E. coli. Metode: eksperimental dengan desain The Post Test-Only Control Group yang dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil: adanya perbedaan yang signifikan aktivitas fagositosis makrofag antara kelompok kontrol dengan perlakuan (p<0,05). Kesimpulan: Ekstrak bunga S. aromaticum dapat meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag yang di infeksi E. coli secara signifikan

    581

    full texts

    648

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majalah Kedokteran Andalas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇