Majalah Kedokteran Andalas
Not a member yet
648 research outputs found
Sort by
Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi Covid-19 Pada Mahasiswa FK Unand Angkatan 2020
Latar Belakang: Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi COVID-19 adalah salah satu bentuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berupa reaksi lokal maupun sistemik yang tidak diinginkan yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19. Vaksinasi COVID-19 merupakan vaksinasi yang wajib diberikan kepada mahasiswa dalam rangka pencegahan penularan COVID-19.
Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala yang muncul setelah pemberian vaksin COVID-19 pada mahasiswa FK UNAND angkatan 2020.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data primer yang diperoleh dengan metode consecutive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner yang dikumpulkan dengan g-form. Subjek penelitian berjumlah 159 responden yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2020 yang sudah pernah divaksinasi COVID-19.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan persentase kejadian ikutan pasca vaksinasi COVID-19 lebih sering terjadi pada perempuan (79,2%) dibandingkan laki-laki (20,8%). Vaksin Sinovac menyebabkan KIPI terbanyak dengan jumlah 68 dari 119 kasus positif (42,8%). Gejala KIPI tersering adalah nyeri pada lokasi suntikan yang terjadi pada 89 dari 159 mahasiswa (56,0%).
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebanyakan KIPI terjadi pada perempuan, dan gejala KIPI yang paling sering timbul adalah nyeri pada lokasi suntikan
Hubungan infeksi Human papillomavirus dengan histopatologi serviks wanita : sebuah narrative review
Latar Belakang: Kanker serviks menempati urutan keempat terbanyak secara global dan kedua pada wanita, dengan Human papillomavirus (HPV) sebagai faktor risiko utama. Infeksi HPV, terutama tipe onkogenik seperti HPV16 dan HPV18, dapat menyebabkan perubahan histopatologi serviks dari lesi intraepitel skuamosa rendah hingga kanker invasif.
Tujuan: Mengetahui hubungan infeksi HPV dengan gambaran histopatologi serviks menggunakan pemeriksaan sitologi, khususnya pap smear.
Metode: Pendekatan narrative review, database PubMed, ProQuest, Cochrane, dan Google Scholar periode 2015–2020 dengan metode PRISMA dan kriteria inklusi spesifik.
Hasil: Menunjukkan sebagian besar kanker serviks berasosiasi dengan infeksi HPV, dengan variasi tipe dan prevalensi pada tiap studi. Pemeriksaan kombinasi sitologi dan deteksi genom HPV memiliki sensitivitas tinggi dalam skrining kanker serviks.
Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya deteksi dini HPV untuk pencegahan progresi displasia menjadi kanker invasif
Gambaran Persepsi Tenaga Kesehatan Terhadap Kolaborasi Interprofesi dalam Penanganan Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Universitas Andalas
Latar belakang: Kolaborasi interprofesi meningkatkan kualitas perawatan diabetes melitus, tetapi persepsi antarprofesi bervariasi dan belum dievaluasi secara komprehensif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi tenaga kesehatan terhadap implementasi kolaborasi interprofesi dalam penanganan pasien DM di Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND); Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dan teknik total sampling dengan jumlah 100 tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan pasien DM di RS UNAND. Instrumen yang digunakan adalah Collaborative Practice Assessment Tools (CPAT); Hasil: Hasil penelitian dikategorikan menjadi tiga yaitu tingkat persepsi tinggi, sedang, dan rendah. Pada penelitian ini didapatkan hasil tingkat persepsi seluruh tenaga kesehatan dikategorikan tinggi (100%); Kesimpulan: Kesimpulan penelitian yaitu secara umum, seluruh tenaga kesehatan memiliki tingkat persepsi tinggi terhadap kolaborasi interprofesi dalam penanganan pasien DM di RS UNAND. Sebagian besar tenaga kesehatan memiliki tingkat persepsi sedang dan rendah pada komponen persepsi pembuatan keputusan dan manajemen konflik
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Antioksidan Terhadap Kadar Malondialdehyde Pada Tikus Model Hiperglikemia
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberiak ekstrak Moringa Oleifera terhadap kadar malondialdehyde pada tikus wistar model hiperglikemia. Metode: Penelitian ini melibatkan 20 ekor tikus strain wistar betina yang berumur 8-12 minggu dengan bobot 200-250 gram yang memenuhi kriteria inklusi maupun ekslusi. Tikus dibagi menjadi kelompok empat, yaitu Kelompok kontrol negatif (K-), Kontrol positif (K+), Perlakuan 1 (P1) dan Perlakuan 2 (P2). Kelompok P1 hanya diberikan makan dan minum standar saja, tanpa perlakuan. Kelompok K+ diinjeksi aloksan secara Intraperotoneal dengan dosis 100 mg/kgBB sehingga tikus menjadi hiperglikemia, P1 diberi injeksi aloksan menjadi hiperglikemia dan diberikan ekstrak moringa oleifera dengan dosis 250 mg/kgBB dan P2 injeksi aloksan menjadi hiperglikemia dan diberikan ekstrak moringa oleifera dengan dosis 500 mg/ kgBB selama 21 hari, Pada hari ke-22 semua kelompok diambil darah untuk dilakukan pemeriksaan kadar malondialdehyde. Hasil: Rerata kadar malondialdehid pada K-, K+, P1 dan P2 berturut-turut, yaitu 1,81±0,06 nmol/mL, 3,81±0,24 nmol/mL, 2,55±0,30 nmol/ mL, 2,09±0,21 nmol/mL, dengan nilai p=0,01. Kesimpulan : Pemberian ekstrak moringa oleifera sebagai antioksidan berpengaruh terhadap penurunan kadar malondialdehi
Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unand pada pandemi COVID-19
Objective: To determine the relationship between levels of physical activity and the nutritional status of the year 2019 undergraduate medical students at Andalas University during the COVID-19 pandemic; Method: This study was a quantitative study using a cross-sectional method with 151 respondents held in September 2022 at Medical Faculty Andalas University. The study used an IPAQ-short form questionnaire to ensure the levels of physical activities and direct anthropometry to measure the nutritional status. Analysis between the physical activity data and the nutritional status data was tested using the Pearson chi-square test; Result: The result of the study showed that 42,4% of respondents have low physical activity, 44,4% of respondents have normal nutritional status, the chi-square test between physical activity and nutritional status of was p=0,349; Conclusion: there was no significant relationship between levels of physical activity and the nutritional status of undergraduate medical students at Andalas University during the COVID-19 pandemic. It is suggested that improving physical activity amongst undergraduate students is highly encouraged as it prevents non-communicable diseases
Hubungan Usia dengan Skala Nyeri Pasien Low Back Pain Di Puskesmas Balung
Low back pain (LBP) merupakan rasa nyeri pada area punggung bawah yang bersumber dari tulang belakang daerah spinal (punggung bawah), otot, saraf atau struktur lainnya yang ada di sekitar tersebut. Low back pain bisa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain posisi kerja, usia lebih dari 35 tahun, perokok, masa kerja 5-10 tahun, kegemukan dan adanya riwayat keluarga yang memiliki penyakut muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dengan skala nyeri pasien low back pain di Puskesmas Balung. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilakukan pada bulan Januari-Maret 2022 di Puskesmas Balung dan Pos Binaan Terpadu. Besar subyek penelitian ini sebebsar 107 pasien yang diambil dengan teknik random sampling. Pengambilan skala nyeri menggunakan kuisioner dan pengukuran skala nyeri menggunakan metode Visual Analague Scale (VAS). Data Dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil Uji Chi Square didapatkan nilai p 0,015. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan skala nyeri pasien low back pain.Kata kunci: Usia;Skala Nyeri;LB
Hubungan Antara Jenis Paparan Radiasi Sinar-X dan Masa Kerja Dengan Kadar SGOT, SGPT, Ureum, dan Kreatinin Pada Pekerja Radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang
Latar Belakang: Interaksi radiasi sinar-X berupa ionisasi dan eksitasi terhadap materi yang dilewatinya, Â Â Â Â menyebabkan perubahan DNA, sel, jaringan, dan organ. Jenis paparan (langsung, tidak langsung) dan masa kerja (5 tahun) memengaruhi efek paparan yang terjadi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara jenis paparan radiasi sinar-X dan masa kerja dengan kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin pekerja radiasi. Metode: Penelitian analitik rancangan potong lintang 56 pekerja radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang yang melakukan pemeriksaan SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin (Maret 2022). Data dianalisis dengan uji parametrik t tidak berpasangan, bermakna jika p<0,05. Hasil: Subjek penelitian 30 laki-laki (53,6%), 26 perempuan (46,4%), rerata umur 34 tahun (23-55 tahun). Distribusi frekuensi paparan langsung 32(57,1%), tidak langsung 24(42,9%). Kadar SGOT, SGPT, ureum, kreatinin paparan langsung berturut-turut 19,6U/L; 25,5U/L; 28,8mg/dL; 0,8mg/dL, paparan tidak langsung 18,3U/L; 20,9U/L; 27,8mg/dL; 0,8mg/dL. Tidak ditemukan perbedaan bermakna antar 2 kelompok (p>0,05). Pembahasan: Tidak terdapat hubungan paparan radiasi sinar-X dengan kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin disebabkan dosis paparan dalam nilai batas dosis dan penerapan proteksi radiasi sesuai standar. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin antara pekerja radiasi yang terpapar langsung dengan yang tidak terpapar langsung
Karakterisasi dan Identifikasi Molekuler Bakteri Asam Laktat Diisolasi dari Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) Danau Singkarak Berpotensi Sebagai Probiotik
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi isolat bakteri asam laktat dari ikan inaktif (Mystacoleucus padangensis) dari Danau Singkarak Bilih dan mengevaluasi potensi probiotiknya. Setiap jenis bakteri asam laktat memiliki efek probiotik yang berbeda. Oleh karena itu, seleksi dan identifikasi diperlukan untuk mendapatkan strain probiotik yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bakteri asam laktat yang terkandung dalam billfish tertentu (Mystacoleucus padangensis) melalui pengujian biokimia dan dilanjutkan melalui pengujian molekuler. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengetahui bakteri asam laktat tertentu pada ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). BAL dilakukan menggunakan media isolasi selektif Man ROGOSA Sharpe Agar. Seleksi dilakukan dengan pengamatan morfologi dan pewarnaan Gram. Sifat biokimia dan jenis fermentasi juga diuji. Untuk mewujudkan potensinya sebagai probiotik, hasilnya adalah: Metode identifikasi molekuler menggunakan gen penanda 16S rRNA digunakan dalam identifikasi bakteri asam laktat pada penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan BLAST, ditemukan bahwa jenis isolat bakteri fermentasi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) kode sampel IB1, 99,86% mirip dengan Lactobacillus fermentumÂ
Analisis Implementasi Standar Pelayanan Minimal dalam Pelaksanaan Manajemen Kesehatan Bayi dan Balita di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Padang
Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang,  cakupan pelayanan kesehatan bayi dan balita tahun 2021 capaian target SPM bayi sebanyak 93,65% dan capaian SPM balita 89,99%. Dengan tidak tercapainya SPM bayi baru lahir dan balita 100% merupakan tantangan bagi daerah.Desain penelitian ini adalah Penelitian kualitatif dengan pendekatan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi, dan telaah dokumen. Analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian diperoleh kompenen input yakni Dinas Kesehatan belum memiliki Tim khusus SPM, belum ada pedoman/buku saku SPM berbasis elektronik, anggaran khusus SPM masih belum ada dan untuk kegiatan SPM masih melekat dengan anggaran program, aspek SDM masih kurang untuk yang kelapanagan dan  belum semua nakes di FKTP swasta dan non nakes (kader dan guru PAUD) diberi pelatihan, aspek sarana prasana sudah cukup baik namun kualitas alat belum semua memenuhi standar terutama uji kalibrasi, sasaran Pusdatin jauh lebih tinggi dari data ril. Sedangkan pada aspek proses perencanaan sudah sesuai, pelaporan masih belum satu pintu. Komponen output SPM bayi dan balita thn 2021 93,65% dan 89,99%. Saran perlu dibentuk Tim SPM, alokasi anggaran untuk pelatihan SDM Swasta dan kader, guru PAUD
The Potential of Jambu Keling (Syzigium Cumini) Leaves as A Candidate for Hypertension Herbal Therapy: A Review
Hypertension or elevated blood pressure is a serious medical condition that significantly increases the risks of heart, brain, kidney, and other diseases. The number of adults with hypertension increased day by day. Certain health conditions, such as diabetes and obesity, can also increase the risk of developing hypertension. The treatment of hypertension is lifestyle changes and medication. Patient with hypertension usually does not take their medication due to its side effects and expensive cost. Herbal therapy is very much developed lately, due to its low price, abundant availability in nature, and minimum side effects. The objective of this study is to find out the potential of Syzigium cumini leaves as a candidate for hypertension herbal therapy. This research is a literature review study using secondary data from related research. Syzigium cumini leaves contain flavonoids and/or triterpenes that exert antihypertensive effects through the combination of the vasodilatory and antioxidant activities of these classes of compounds. Syzygium cumini leaves reduce the blood pressure and heart rate of spontaneously hypertensive rats in some in vivo and in vitro studies. This antihypertensive effect is probably due to the inhibition of arterial tone by the blockade of extracellular Ca2+ influx. Keywords: Syzygium cumini, Hypertension, Herbal therapy