Jurnal Manajemen Pendidikan
Not a member yet
265 research outputs found
Sort by
VARIASI MODEL SUPERVISI PEMBELAJARAN (STUDI KASUS : SD MADINA ISLAMIC SCHOOL, TEBET, JAKARTA SELATAN)
Abstract (English)
Variations of learning supervision models can improve the quality of education. This research aims to describe the supervision models developed in SD Madina Islamic School. The research used qualitative descriptive-naturalistic approach. Through triangulation of data collection and processing techniques, the findings of research that SD Madina Islamic School combined models of supervision of learning, secretive and spontaneous principles, and has the benefit for habits teachers in learning. Through the mix of curriculum namely DIKNAS, Al-Azhar Cairo, and Cambridge, variations of learning supervision are applied using special assessment criteria, to produce an optimal, directed, and authentic assessment and guidance.
Abstrak (Bahasa Indonesia)
Supervisi pembelajaran yang variatif dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model supervisi yang dikembangkan oleh SD Madina Islamic School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-naturalistik. Melalui triangulasi teknik pengumpulan dan pengolahan data, didapatkan temuan penelitian bahwa SD Madina Islamic School memadukan model supervisi pembelajaran secara variatif, berprinsip rahasia dan spontanitas, serta bermanfaat habitualiasasi guru dalam pembelajaran. Melalui perpaduan kurikulumnya yakni DIKNAS, Al-Azhar Cairo, dan Cambridge, maka variasi supervisi pembelajaran diterapkan dengan berbagai kriteria penilaian khusus, guna menghasilkan penilaian dan bimbingan yang optimal, terarah, dan otentik
PRAKTEK KOMUNITAS PEMBELAJARAN PROFESIONAL: APA KITA SIAP?
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi praktek komunitas pembelajaran profesional (KPP) di antara para guru di Malaysia. Responden penelitian terdiri dari 384 guru sekolah yang dipilih secara acak. Untuk melakukan penelitian, kuesioner dihasilkan oleh adaptasi artikel Kruse, Louis dan Bryk (1994). Secara keseluruhan, komunitas pembelajaran profesional di antara para guru di Malaysia masih berada pada tingkat sedang. SPSS digunakan untuk menganalisis data deskriptif yaitu profil responden, dan data temuan, rata-rata, standar deviasi, persen. Analisis deskriptif yang melibatkan min dan standar deviasi dilakukan untuk menafsirkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat implementasi KPP di Malaysia.Temuan ini akan membantu pihak terkait untuk menemukan solusi guna membantu meningkatkan praktek komunitas pembelajaran profesional di kalangan guru di Malaysia
INTEGRASI METODE SIX SIGMA KE DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PESERTA DIDIK di SMKN 3 MALANG: INTEGRASI METODE SIX SIGMA KE DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PESERTA DIDIK
Abstract : The aims of this article aims to analyze the teaching factory learning program as an effort to improve the quality of students who try to be integrated using the Six Sigma method as one of the development of Total Quality Management (TQM) in SMK 3 Malang. The method used in writing this article is by elaborating the results of interviews and observations and related literature studies. The results of the analysis show that while the school context does not explain that it has applied the concept of TQM. From the stages of implementing the six sigma method it can be said that this school has implemented the six sigma method in planning activities until its implementation. With the integration of the six sigma method into school programs, schools can be said to have a quality culture for creating quality schools.
Keywords: Teaching Factory, improving the quality of students, the concept of TQM, Six Sigma
Abstrak: Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis program pembelajaran teaching factory sebagai salah satu upaya peningkatan mutu peserta didik yang mencoba diintegrasikan dengan menggunakan metode Six Sigma sebagai salah satu pengembangan dari Total Quality Management (TQM). Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan penjabaran hasil wawancara dan observasi dan kajian literatur terkait. Hasil dari analisis menunjukan bahwa seara konteks sekolah tidak menjelaskan bahwa telah menerapkan konsep dari TQM. Dari tahapan pelaksanaan metode six sigma dapat dikatakan sekolah ini sudah menerapkan metode six sigma dalam kegiatan perencanaan hingga implementasinya. Dengan adanya integrasi metode six sigma ke dalam program sekolah, maka sekolah dapat dikatakan memiliki budaya mutu untuk menciptakan sekolah yang bermutu.
Kata Kunci: Teaching Factory, peningkatan mutu peserta didik, konsep TQM, Six Sigm
PENERAPAN MODEL DEMING MENGGUNAKAN PERANGKAT FISHBONE CAUSE AND EFFECT DIAGRAM UNTUK PENINGKATAN MUTU TENAGA GURU
Mutu menjadi tuntutan pendidikan masyarakat di era globalisasi. Suatu sekolah dapat dikatakan bermutu apabila mampu memberikan layanan prima ke peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masalah penyelenggaraan pendidikan menggunakan fishbone diagram yang selanjutnya diselesaikan melalui model peningkatan mutu menurut Deming. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa di TK Kalam Kudus Malang perlu melakukan peningkatan mutu guru untuk mengembangkan kualitas pembelajaran sekolah
upaya peningkatan komitmen kerja upaya peningkatan komitmen kerja guru bidang studi: komitmen kerja guru
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan juga dampak-dampak yang ditimbulkan dari rendahnya komitmen kerja guru bidang studi di SMK Riyadlul Qur’an sehingga dapat ditemukan strategi penyelesaian masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengungkapkan data dan fakta yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen analisis terkait kehadiran guru, melakukan wawancara dengan pihak terkait, serta melakukan observasi secara langsung terkait kehadiran guru dan kepulangan guru. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik diagram pohon masalah untuk menganalisis masalah, menganalisis faktor penyebab masalah dan juga menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh masalah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya komitmen kerja guru di SMK Riyadlul Qur’an disebabkan oleh; (1) motivasi kerja guru rendah, (2) peraturan sekolah yang berlaku tidak diterapkan secara maksimal, dan (3) kurangnya pengawasan kepala sekolah.
Kata kunci: Komitmen Kerja, Guru Bidang Studi, Teknik Diagram Pohon. 
PROGRAM EVALUATION OF CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT AT TEACHER WORKING GROUF IN KECAMATAN MAKASAR KOTA JAKARTA TIMUR
The purpose of the study is to evaluate implemention of the continuing professional development program in KKG at antecedent, transaction, and outcomes levels, the study was carried cut using Stkaes’ contienance evaluation model and contiuned in KKG at Kecamatan Makasar Kota Jakarta Timur. The data were collected through participant observation using interviewobservation document study and questionare the result of the study showed that at the antecedent level there was stell lack of suffort from ical government such as prowding recource persons gudance and finding at transaction level at the showed that the planning and implementation of continuing professional development was not based on the needs of teacher competences and carier and there was no feed back an in continuing and the evaluation of the outcomes level the product of continuing professional development has not been used for upgrading Teachers cariers. The conclusion of the study was that the implementation of the continuing professional development program in KKG is less effective and efficien the lock at the local government support to the program icads to an overall in effective and in efficient planning progress, monitoring and evaluation program Allthought the outcomes from the program effech the result of performance appraisal and students achievment it didnot contribute to competencies and carier upgrading, itis recomemded that the local government needs. to improve teachers management and support the program especially in improving techers capital in comprehensive and strategic ways
Upaya Peningkatan Disiplin Guru
Abstract: The purpose of this study is to determine the causal factors and the impact caused by the problem of low teacher discipline. This study uses a qualitative approach, with problem analysis techniques using tree diagrams and descriptive analysis techniques. The location of this study was conducted at Wates 1 Sumbergempol Public Elementary School, Tulungagung Regency. Data collection techniques in this study by conducting observations, interviews and documentation. Through this research can find findings from data analysis or the problem under study. The results of this study indicate that the low discipline of teachers in Wates 1 Sumbergempol Public Elementary School, Tulungagung Regency is caused by the following factors: (1) the teacher arrives late and returns before his time; (2) school regulations that are not implemented optimally; and (3) there is no supervision from the principal regularly and continuously.
Keywords: Quality of Education, Teacher Discipline
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah rendahnya kedisiplinan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik analisis masalah menggunakan diagram pohon dan teknik analisis deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SD Negeri Wates 1 Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui penelitian ini dapat menemukan temuan dari analisis data atau masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya kedisiplinan guru di SD Negeri Wates 1 Sumbergempol Kabupaten Tulungagung disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut: (1) guru datang terlambat dan pulang terlebih dahulu sebelum waktunya; (2) peraturan sekolah yang tidak dijalankan dengan maksimal; dan (3) tidak ada pengawasan dari kepala sekolah secara berkala dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Kualitas Pendidikan, Disiplin Gur
MENGASAH KEMAMPUAN MENGAJAR MELALUI LITERASI
Layaknya seorang yang profesional dalam bidangnya, guru diharapkan memiliki kompetensi yang baik sebagai seorang yang mengajar dan mendidik. Program literasi merupakan salah satu cara untuk mengasah kemampuan dalam melaksanakan pembelajaran dengan memperluas pengetahuan yang dimiliki. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui profesionalitas guru di SMP Kalam Kudus Malang dalam melaksanakan pembelajaran sehari-hari. Metode yang yang digunakan adalah melalui analisis fish bone dan wawancara. Diperoleh salah satu permasalahan yang diemukan adalah kemampuan mengajar yang cukup rendah. Ini sebagai akibat dari kurangnya keterampilan berliterasi di kalangan guru. Permasalahan ini dapat dipecahkan dengan membuat program khusus literasi dengan mensinergikan peran perguruan tinggi dengan sekolah
peningkatan komitmen kerja guru UPAYA PENINGKATAN KOMITMEN KERJA GURU BIDANG STUDI: upaya peningkatan komitmen kerja guru
Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan juga dampak-dampak yang ditimbulkan dari rendahnya komitmen kerja guru bidang studi di SMK Riyadlul Qur’an sehingga dapat ditemukan strategi penyelesaian masalah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengungkapkan data dan fakta yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen analisis terkait kehadiran guru, melakukan wawancara dengan pihak terkait, serta melakukan observasi secara langsung terkait kehadiran guru dan kepulangan guru. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik diagram pohon masalah untuk menganalisis masalah, menganalisis faktor penyebab masalah dan juga menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh masalah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya komitmen kerja guru di SMK Riyadlul Qur’an disebabkan oleh; (1) motivasi kerja guru rendah, (2) peraturan sekolah yang berlaku tidak diterapkan secara maksimal, dan (3) kurangnya pengawasan kepala sekolah.
Kata kunci: Komitmen Kerja, Guru Bidang Studi, Teknik Diagram Pohon. 
EVALUASI KINERJA GURU DALAM PENINGKATAN MUTU DI YAYASAN AL KENANIYAH JAKARTA TIMUR
Abstrak : Theoretically the results of the discussion of this research is expected to provide scientific contributions to the development of science, to provide some suggestions to the school and other schools in terms of teacher performance in improving the quality of education, to be the evaluation for Yayasan Pondok Al Kenaniyah to provide better service in the quality of their education. This study is also expected to be the contribution for the researcher in the field of education. This study uses a qualitative method of data collection. The data is achieved by conducting interviews, observation and checklist. The data is obtained to analyze the performance of teachers in improving the quality of education with the subject of 60 people in Yayasan Al Kenaniyah, East Jakarta to investigate. Based on the data obtained can be summarized as follows: regarding to the performance of teachers in the learning plan, the performance of teachers in the implementation of learning, the performance of teachers in the assessment of learning outcomes, also discipline of the teachers in performing their duties to get good performance. Thus, the quality of education will be better in the future