Jurnal Manajemen Pendidikan
Not a member yet
    265 research outputs found

    PERSINGGUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KEPEMIMPINAN VISIONER DAN SITUASIONAL

    Get PDF
    Kepemimpinan dalam sebuah organisasi memegang peranan yang sangat penting, sebab sukses tidaknya suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung pada kemampuan pemimpinnya untuk menumbuhkan iklim kerja sama dengan mudah dan dapat menggerakan sumber-sumber daya yang ada sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien. Berdasarkan kajian pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur-literatur yang relevan, dapat disimpulkan pertama, Kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan yang mencerminkan ikhtiar perubahan yang terus menerus dalam upaya mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan dengan menggerakkan semua potensi sumber daya  yang ada; kedua, Kepemimpinan visioner adalah kepemimpinan yang mencerminkan masa depan, pemimpinnya berfikir jauh ke depan melampaui batas waktu saat dia berada. Dia mampu menerawang masa depan organisasi yang dipimpinnya dan kemudian mewujudkan dalam visi-visinya, ketiga, Kepemimpinan situasional adalah kepemimpinan pragmatis. Yaitu kepemimpinan yang menyesuaikan kepemimpinannya dengan situasi dan kondisi lingkungan kepemimpinannya, baik dari segi personalia bawahan maupun tugas-tugas keorganisasian dalam mencapai tujuan organisassi; keempat, Persinggungan kepemimpinan transformasional, visioner, dan situasional adalah  sama-sama mengutamakan tercapainya tujuan organisasi dan terselesaikannya pekerjaan dan kesuksesan bersama dari bawahannya, kepemimpinannya diterima oleh semua bawahan dan adanya pembagian pekerjaan yang jelas antar individu

    UPAYA PENCAPAIAN DANA DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DENGAN PROSES TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM): UPAYA PENCAPAIAN DANA DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DENGAN PROSES TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

    Get PDF
    Abstract: A way to improve school quality in fulfilling funds requires the adoption of an approach with TQM. The principles of financial management in education include: (1) justice; (2) efficiency; (3) effective; (4) transparency; and (5) Accountable. The research conducted is qualitative research. MTs Sunan Kalijogo found several problems in the spotlight, namely the unfavorable funding standards at Sunan Kalijogo MTs. Implementing Total Quality Management (TQM) with the concepts of Plan, Do, Check, and Act (PDCA) MTs Sunan Kalijogo indirectly implemented, but in its implementation has not shown significant success. Funding problems are a problem in improving the quality of MTs Sunan Kalijogo after being re-evaluated using funds to meet school needs appropriately, when balanced with the concepts of Plan, Do, Check and ActKeywords: Achievement of Funds, TQM, PDCA. Abstrak: Cara untuk memperbaiki mutu  sekolah dalam pemenuhan dana  maka dibutuhkan adanya penerapan sebuah pendekatan dengan TQM. Prinsip manajemen keuangan dalam pendidikan diantaranya: (1) keadilan; (2) efisiensi; (3) efektif; (4) transparansi; dan (5) Akuntabel. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. MTs Sunan Kalijogo ditemukan beberapa permasalahan yang menjadi sorotan yaitu belum baiknya standar pembiayaan di MTs Sunan Kalijogo. Pengimplementasian Total Quality Management (TQM) dengan konsep Plan, Do, Check, and Act (PDCA) MTs Sunan Kalijogo secara tidak langsung sudah dilaksanakan, tetapi dalam pelaksanaanya belum menunjukan keberhasilan yang signifikan. Permasalahan dana yang menjadi masalah dalam  meningkatkan mutu MTs Sunan Kalijogo setelah di evaluasi kembali penggunaan dana untuk memenuhi kebutuhan sekolah dengan tepat, bila diseimbangkan dengan konsep Plan, Do, Check and Act. Kata kunci: Pencapaian Dana, TQM, PDCA

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ETOS KERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BENGKULU UTARA: Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi dan Etos Kerja

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap etos kerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara.  Penelitian dilakukan terhadap etos kerja yang melibatkan 88 pegawai dari total 112 orang pegawai dinas kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tedapat Pengaruh langsung kepemimpinan transformasional terhadap etos kerja besarnya 0,351 sedangkan tidak langsung melalui komitmen organisasi besarnya 0,122.  Pengaruh langsung budaya kerja terhadap etos kerja besarnya 0,345 sedangkan tidak langsung melalui komitmen organisasi besarnya 0,119.Oleh karena itu untuk meningkatkan etos kerja pegawai dinas pendidikan kabupaten bengkulu utara yang perlu ditingkatkan adalah kepemimpinan Transformasional, budaya organisasi dan komitmen organisasi. &nbsp

    UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP DI MADRASAH TSANAWIYAH KOTA MALANG: UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP DI MADRASAH TSANAWIYAH KOTA MALANG

    Get PDF
    Abstrak: Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru, kompetensi-kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Salah satu upaya peningkatan kualitas kompetensi guru adalah melalui kegiatan workshop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek yang diberikan oleh kegiatan workshop kepada para guru di madrasah. Penelitian kualitatif yang digunakan dalam pengamatan ini, teknik yang digunakan adalah wawancara dan observasi mendatangi lokasi sekolah. Berdasarkan dari hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa kegiatan workshop adalah sebagai penunjang untuk guru-guru dalam meningkatkan kompetensinya. Kata Kunci: kompetensi, kualitas, workshop Abstract: There are four competencies that must be possessed by the teacher, these competencies are pedagogic competence, personality competence, social competence, and professional competence. One effort to improve the quality of teacher's competencies is through workshop activities. This study aims to find out the effects of the workshop activities on teachers at the school. Qualitative research used in this observation, the techniques used are interviews and observations coming to the location of the school. Based on the results of the study, it can be seen that the workshop is a support for teachers in improving their competence. Keywords: competencies, quality, worksho

    PENGARUH SARANA PENDIDIKAN, KOMPETENSI GURU DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DAERAH TERPENCIL DI SD NEGERI BOGIYATEUGI KABUPATEN DOGIYAI PAPUA

    Get PDF
    Penelitian ini menitik beratkan pada sarana pendidikan, kompetensi guru dan motivasi siswa terhadap prestasi belajar siswa daerah terpencil di SD Negeri Bogiyateugi Kabupaten Dogiyai Papua. Rendahnya motivasi siswa pada pembelajaran di daerah terpencil disebabkan karena beberapa penyebab misalnya yang bersumber dari diri sendiri dan luar individu. Dari berbagai permasalahan tersebut maka diperlukan Pelatihan dan sarana. Salah satu usaha untuk meningkatkan profesionalitas guru adalah pendalaman materi pelajaran melalui pelatihan-pelatihan. Beri kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan tanpa beban biaya atau melengkapi sarana dan kesempatan agar guru dapat banyak membaca buku-buku materi pelajaran yang dibutuhkan guru untuk memperdalam pengetahuannya. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan reduksi data, display data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini adalah Hasil penelitian dapat dijabarkan sesuai dengan variabel yang diteliti yaitu pengaruh sarana pendidikan, kompetensi guru dan motivasi siswa terhadap prestasi belajar siswa daerah terpencil di SD Negeri Bogiyateugi. Hasil penelitian dapat digambarkan bahwa infrastruktur serta fasilitas sekolah yang kurang memadai menyebabkan penurunan kompetensi guru yang mengakibatkan kurangnya motivasi siswa dalam proses pembelajara

    UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP

    Get PDF
    Abstrak: Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru, kompetensi-kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Salah satu upaya peningkatan kualitas kompetensi guru adalah melalui kegiatan workshop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek yang diberikan oleh kegiatan workshop kepada para guru di madrasah. Penelitian kualitatif yang digunakan dalam pengamatan ini, teknik yang digunakan adalah wawancara dan observasi mendatangi lokasi sekolah. Kata Kunci: kompetensi, kualitas, worksho

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU DALAM SISTEM MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

    Get PDF
    Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi manajemen mutu terpadu dalam sistem manajemen sarana dan prasarana, menggunakan pendekatan deskripsi. Populasi dalam melakukan penelitian ini adalah pelanggan eksternal dalam satuan pendidikan, yaitu peserta didik. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dengan menggunakan kuisioner, dan dianalisis dengan menggunakan deskripsi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa: (1) sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah, belum memenuhi tingkat kepuasan peserta didik, sehingga tingkat ketidakpuasan peserta didik masih tinggi; (2) membutuhkan dukungan dari yayasan dalam memenuhi kebutuhan sekolah

    Pemimpin Menentuntukan Arah Manajemen Yang Baik

    No full text
    Leadership is a classic topic of discussion, but it is still very interesting to be researched because it is very decisive for an organization. Leadership is essentially the responsibility. Strong leadership is needed so that the organization can achieve its goals. Leadership is a process of influencing others to do their work according to the expected goals. Leadership has a broader understanding of power because leadership is an effort to influence people not just to do what the boss wants but also to achieve the goals of the organization's goals. This study aims to determine how the notion of leadership and leadership and how leadership theories. These results show leadership a process of how to organize and achieve performance to achieve: Leadership decisions view of trust that must be carried out in accordance with the objectives well and accountable not only in the world but also before God later in the hereafter

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KERJA STRES TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMA KATOLIK SE-JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari (1) budaya organisasi, (2) stres kerja, (3) kepuasan kerja para Guru SMA Sekolah Swasta Katolik Se Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. yang menjelaskan hubungan atau korelasional kausal yang biasa disebut analisis jalur. Survey dilakukan sejak Maret 2018 sampai Mei 2018 dengan melibatkan 103 orang Guru SMA. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara acak dengan menggunakan rumus Slovin dengan uji coba instrument sebanyak 24 Guru. Temuan dari hasil penelitan ini mengindikasikan: pertama, adanya pengaruh budaya organisasi langsung positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja para Guru. Kedua, adanya pengaruh stres kerja secara langsung negatif terhadap kepuasan kerja. Ketiga, adanya pengaruh budaya organisasi secara langsung negatif terhadap stres kerja. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada kepala sekolah sebagai agar dapat menjadi teladan bagi Guru-Guru didalam menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya organisasi. yayasan membantu pimpinan sekolah dalam hal kebijakan pengupahan, penghargaan dan promosi jabatan yang layak bagi para Guru. Guru menjalankan nilai-nilai budaya organisasi yang ada, menghormati pimpinan sekolah dan sesama rekan kerja, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling dukung sehingga tingkat kepuasan kerja dapat terpenuhi

    KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN

    Get PDF
    KAJIAN KETERCAPAIAN STANDAR PENGELOLAAN DI SD SE KECAMATAN DEPOK SLEMAN  Sugiyono, Lantip Diat Prasojo, dan Nurtanio Agus Purwanto PPS Universitas Negeri Yogyakarta Email: [email protected]; [email protected]; [email protected]  ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) seberapa besar pencapaian standar pengelolaan SD di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman, (2) faktor-faktor apa yang menjadi penghambat dan pendukung dalam ketercapaian standar pendidik dan tenaga kependidikan. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk menggali data baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 9 SD di Kecamatan Depok yang diambil secara purposive sampling, dengan mempertimbangkan SD klister 1, klister 2, dan klister 3. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik FGD, angket, dokumen, observasi, dan wawancara. Validitas dan reliabilitas instrumen angket menggunakan validasi ahli. Keabsahan data kualitatif divalidasi dengan model informan review, dan triangulasi data. Analisis data kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan data kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian setiap indikator pada standar pengelolaan untuk Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman tingkat pencapaian yang tertinggi adalah pada indikator pengawasan dan evaluasi (90.5%), dan yang terendah adalah  indikator Sistem Informasi Manajemen Sekolah (73.0%) dan Kepemimpinan Sekolah (76.9%). Hambatan dan usaha yang dialami sekolah dalam pencapaian Standar pengelolaan pendidikan antara lain belum adanya model standar pengelolaan, petugas pengelolaan yang sesuai dengan keahliannya belum memadai, belum mampu mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan, visi, misi, tujuan dan rencana kerja yang sesuai. Usaha yang dilakukan berkoordinasi dengan stakholder khususnya sekolah untuk membuat model pengelolaan sesuai sekolah masing-masing, mensinkronkan antara visi,misi, dan kerja sekolah, merekrut petugas pengelolaan  yang mampu mengelola sistem informasi manajemen untuk mendukung kegiatan pendidikan yang lebih adaptif terhadap dinamika pendidikan. Kata kunci: kajian, standar nasional, pengelolaan STUDY OF ACHIEVEMENT OF MANAGEMENT STANDARDS IN SD DISTRICT OF DEPOK SLEMAN ABSTRACT            The purpose of this study is to find out (1) how much the achievement of the standard management of elementary school in Depok Regency Sleman District, (2) what factors are the obstacles and supporters in achieving the standards of educators and education personnel. This research uses survey methods to explore data both qualitatively and quantitatively. The sample in this study were 9 elementary schools in Depok Subdistrict which were taken by purposive sampling, taking into account the elementary clister 1, clister 2, and clister 3. The data collection techniques used FGD techniques, questionnaires, documents, observations, and interviews. Validity and reliability of the questionnaire instrument using expert validation. The validity of the qualitative data is validated with the informant review model, and data triangulation. Quantitative data analysis with descriptive analysis techniques and qualitative data with interactive analysis models. The results showed that the achievement of each indicator in the management standard for Primary Schools (SD) in Depok District of Sleman Regency the highest level of achievement was the indicator of supervision and evaluation (90.5%), and the lowest was the indicator of School Management Information System (73.0%) and School Leadership (76.9%). Obstacles and efforts experienced by schools in achieving education management standards include the lack of a standard management model, management officers who are in accordance with their expertise are inadequate, unable to manage adequate management information systems to support education administration, vision, mission, goals and work plans that are corresponding. Efforts are made to coordinate with stakholders especially schools to create management models according to their respective schools, synchronize the vision, mission and work of schools, recruit management officers who are able to manage management information systems to support educational activities that are more adaptive to the dynamics of education. Keywords: studies, national standards, managemen

    252

    full texts

    265

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇