Jurnal Manajemen Pendidikan
Not a member yet
    265 research outputs found

    PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN DI PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM (PTN-BH)

    Get PDF
    Otonomi pengelolaan perguruan tinggi tercantum dalam UU Nomor 12 Tahun Tahun 2012 yang mencakup tata kelola keuangan atau pendanaan untuk Perguruan Tinggi Negeri. Dalam Pasal 64 UU/12 Tahun 2012 disebutkan Otonomi pengelolaan Perguruan Tinggi meliputi bidang akademik dan bidang non akademik. Dalam pengelolaan keuangan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) sampai sekarang belum ada standar keuangan yang dapat digunakan. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2015 Tentang Bentuk Dan Mekanisme Pendanaan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Pasal 20 disebutkan bahwa Laporan keuangan PTN-BH disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang cocok untuk digunakan PTN-BH Metode yang digunakan adalah study literature dari berbagai jurnal dengan memperoleh data di pustaka, mengelompokkan sumber, dan meyusun bahan penelitian kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Dari hasil penelitian terlihat perbedaan dalam laporan keuangan antara PSAK 45 dengan PSAK ETAP. PSAK 45 sangat tepat untuk dijadikan dasar rujukan dalam menyusun laporan keuangan bagi PTN-BH yang memiliki karakteristik nirlaba

    PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DISRUPSI DAN MAHASISWA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN 5.0: PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DISRUPSI DAN MAHASISWA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN 5.0

    Get PDF
    Superior human resources are the greatest asset for a country, with superior quality human resources, a country will be able to easily keep up with the developments of this very fast era, not only that superior human resources are an illustration of the success of the existing management of educational institutions. in a country. This study uses a literature review method which includes searching for references such as journals, books and reading materials on the internet. In this era of disruption, the development of human resources is very crucial and vital. It is not only from the government that must strive to improve the quality of human resources, but the role of students is very decisive because they are educated people who have critical thinking power and deep disciplines in various field

    Peran Humas Sebagai Fasilitator Publikasi Informasi dan Dokumentasi Di Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Manajemen Humas dalam Lembaga Pendidikan tinggi adalah usaha meciptakan hubungan harmonis antara suatu Lembaga dengan masyarakat melalui suatu proses komunikasi timbal balik atau dua arah. Publikasi atau fasilitator komunikasi (communication facilitator). Dalam hal ini, public relations atau Humas bertindak sebagai penghubung, penerjemah, dan mediator antara organisasi dan publik. penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa studi kasus dari jurnal penelitian, buku dan artikel-artikel yang membahas tentang topik yang diangkat oleh penulis yang biasa disebut studi literature.publikasi merupakan cara yang sering digunakan oleh humas untuk mempromosikan lembaganya. Biasanya dilakukan dengan dua cara yakni secara langsung maupun tidak langsung

    MANAJEMEN HUBUNGAN MADRASAH/PESANTREN DENGAN MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

    Get PDF
    Interaksi antara lembaga pendidikan dan masyarakat akhir-akhir ini kurang bersahabat. Adanya kesenjangan hubungan antara Madrasah dan Masyarakat sebagai pelanggan pendidikan berdampak pada asumsi dan opini publik tentang citra lembaga pendidikan yang tidak menguntungkan salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap hal tersebut. Faktor lain yang jelas berkontribusi adalah peran humas dalam organisasi. Ada banyak langkah yang harus dilakukan seorang manajer dalam manajemen kehumasan untuk meningkatkan kerjasama antara madrasah dan masyarakat, termasuk konsep manajemen, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kerjasama antara Madrasah dan orang tua siswa diharapkan mampu menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Adanya konsep membutuhkan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain dan memperoleh tanggapan yang menguntungkan. Umpan balik dari penerima berita hanya suara atau timbul masalahyang terjadi selama komunikasi karena komunikan telah menerima pesan lain yang berbeda dari pesan komunikator. Perbaikan sistem akuntabilitas kepada masyarakat dan pemerintah, memutuskan strategi tindak lanjut untuk hasil pembangunan. &nbsp

    MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PEMENUHAN AKSESIBILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    Setiap warga negara memiliki hak atas pendidikan, tak terkecuali penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan, memiliki prestasi dan belajar. Keberhasilan dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi adalah adanya manajemen sarana dan prasarana yang baik. Terutama pada mahasiswa penyandang disabilitas memiliki sarana prasarana yang berbeda. Perlu adanya aplikasi khusus dalam pendampingan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui manajemen sarana prasarana dalam pemenuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah study literature dari berbagai sumber seperti jurnal, e-book untuk memperoleh data pustaka, kemudian melakukan pengumpulan, pengelompokan serta menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Hasil dari penelitian yaitu pemenuhan aksesibilitas sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas di perguruan tinggi masih belum terealisasikan secara baik. Masih banyak perguruan tinggi yang belum memiliki aksesibilitas sarana dan prasarana yang memadai dan lengkap untuk penyandang disabilitas

    IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 BAGI PENDIDIKAN TINGGI

    Get PDF
    Terjadinya masa pandemi covid-19 dan tuntutan perkembangan teknologi pada era revolusi industri mengharuskan seorang pendidik mampu berinovasi dalam mengemas proses belajar mengajar agar lebih efisien dan menarik. Proses pembelajaran harus mengutamakan keterampilan dan dituntut harus menekankan aspek-aspek kreativitas dan inovasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, komunikasi dan kolaborasi. Blended Learning bisa menjadi salah satu alternatif dan strategi yang efektif dilakukan di perguruan tinggi. Sebuah inovasi pembelajaran dengan tujuan utamanya memberikan kesempatan bagi berbagai karakteristik agar terjadi proses belajar mandiri, berkelanjutan, belajar sepanjang hayat sehingga belajar akan menjadi efektif, lebih efisien, menarik dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi blended learning sebagai inovasi pembelajaran di masa pandemi covid-19 bagi pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah study literature dari berbagai jurnal dengan memperoleh data di pustaka, mengelompokkan sumber, dan menyusun bahan penelitian kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Dari hasil penelitian didapatkan keefektifan implementasi pembelajaran di perguruan tinggi dengan menggunakan model blended learning

    STANDARDISASI INSTRUMEN INTEGRITAS AKADEMIK MELALUI PENDEKATAN CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS DAN RASCH MODEL

    Get PDF
    This research was survey research with a quantitative approach that aimed to standardized the academic integrity instruments through the Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Rasch Model approaches. The population in this study were all students in universities in Indonesia. The sample used in the study was 452 students (230 students on the first stage and 222 students on the second stage) who were selected using cluster random sampling techniques. The data obtained were analyzed using Gregory analysis (two experts) to obtain the content validity coefficient, factor analysis using the CFA approach, and the Rasch Model. The results showed that the content validity coefficient of the academic integrity instrument was 0,822 (45 items). The results of the CFA analysis according to the first stage trial showed the value of Construct Reliability (CR) and Variance Extracted (VE) for the measurement model was 0,811 and 0,125, while the value of CR and VE for the structural model ​​was 0,940 and 0,763 (six items dropped). The Rasch Model analysis showed one infit item. The results of the CFA analysis according to the second stage trial showed the value of CR and VE for the measurement model was 0,879 and 0,247, while the value of CR and VE for the structural model was 0,950 and 0,918 (one item dropped). The Rasch Model analysis showed all the remaining items in the fit category. The standardized academic integrity instrument consists of 37 statements with dimensions of honesty, trust, fairness, respect, and responsibility

    The school accountability Effective and Efficient Education Management Services are Efforts to Improve School Accountability: Pelayanan Manajemen Pendidikan yang Efektif dan Efisien Merupakan Upaya Meningkatkan Akuntabilitas Sekolah

    No full text
    Pendidikan nasional adalah sebuah sistem dan sistem pendidikan nasionalnya merupakan  subsistem dari pembangunan nasional. Dengan bantuan manajemen pendidikan dapat dijadikan sebagai sebuah proses kerja sama yang sistematik, sistemik, dan komprehensif untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Dengan begitu untuk menciptakan keteraturan pelaksanaan sumber daya peserta didik yang lebih bermutu  diperlukannua  manajemen pendidikan ini untuk menunjang pendidikan agar visi sekolah dapat menjadi aksi, oleh karena itu manajemen pendidikan ini dapat dijadikan sebagai upaya dalam meningkatkan akuntabilitas Penelitian ini dilakukan  dengan cara melakukan survei dari beberapa jurnal yang relevan dengan materi yang dibutuhkan dalam mencari materi tentang pelayanan manajemen pendidikan efektif dan efisien sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas sekolah, dengan mengambil beberapa inti dari jurnal tersebut dan merangkai menjadi suatu kata yang padu dan menjadikan artikel. Dengan adanya pelayanan manajemen pendidikan yang baik dapay dijadikan sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas suatu sekolah

    PELAKSANAAN PROGRAM TRAINING EFL (EDUCATION FOR LIFE) DALAM MENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU MENGGUNAKAN KONSEP DEMING: PELAKSANAAN PROGRAM TRAINING EFL (EDUCATION FOR LIFE) DALAM MENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU MENGGUNAKAN KONSEP DEMING

    Get PDF
    Abstract: The purpose of this study was to determine the implementation of the EFL training program in increasing the professionalism of teachers by using Deming’s concept. The method used was descriptive qualitative. Data collection used interview methods and documentation. The researcher used the Deming cycle, namely PDCA (Plan-Do-Check-Act). Plan, the school principal identified the problems that occur through School Self Evaluation. Then, the principal made a draft about the provision of training and the criteria to be achieved. Do, the principal in collaboration with supervisors in determining the type of training needed was tailored to the needs. Check, the principal evaluated and monitored the training program. Act, the principal evaluated and followed up on training. Keywords: Implementation, Training, Teacher Professionalism, and Deming's Concept Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program pelatihan EFL dalam meningkatkan profesionalitas guru dengan menggunakan konsep Deming. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan siklus Deming yaitu PDCA (Plan-Do-Check-Act). Plan, kepala sekolah mengidentifikasi permasalahan yang terjadi melalui Evaluasi Diri Sekolah. Kemudian, kepala sekolah membuat rancangan tentang pengadaan pelatihan dan kriteria yang ingin dicapai. Do, kepala sekolah bekerjasama dengan supervisor dalam menentukan jenis pelatihan yang diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan. Check, kepala sekolah mengevaluasi dan memonitori program pelatihan. Act, kepala sekolah mengevaluasi dan menindak lanjuti pelatihan. Kata kunci: Pelaksanaan, Pelatihan, Profesionalisme Guru, dan Konsep Demin

    - PERAN SUPERVISI –KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU SMK SANTO YUSUP – BLITAR : -

    Get PDF
    Abstract: The research is aimed at knowing the role of supervision of the principal in the effort of upgrading the performance of the teacher at Vocational Middle School St. Joseph Blitar. The research uses the qualitative approach, with the method of the case study of Robert K. Yin with six steps of the research: plan, design, prepare, collect, analyze, and share. The act of determining the source in this research uses purposive sampling. The technique of gathering data uses three methods: interview, observation and study documentation. The result of the research shows that: first, the carrying out of the diagnosis with regards to the problem of teaching of the teachers at Vocational Middle School St. Joseph Blitar could be seen by (a) gathering data of the performance of the teachers, (b) breaking down into its parts the problem of the performance of the teachers,(c) making the criteria for the conclusion. Second, the improvement of the teaching of the teachers at Vocational Middle School St. Joseph Blitar can be seen from (a) preparing an alternative solution to the problem of the performance of teachers, (b) evaluating the strength and weakness of each of the alternative solution the problem, (c) making the recommendation. Third, formation as a continuous measure to solve the problem of the teaching of the teachers can be seen from (a) applying the decision, (b) monitoring, (c) evaluation of the implementation of the decision. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengawasan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru di SMK St. Joseph - Blitar. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus Robert K. Yin dengan enam langkah penelitian yaitu: merencanakan, merancang, mempersiapkan, mengumpulkan, menganalisis, dan berbagi. Tindakan menentukan sumber dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode: wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan diagnosis masalah pengajaran guru-guru SMK St. Yusup Kota Blitar dapat dilihat dengan adanya proses: (a) mengumpulkan data dari kinerja guru, (b) pemetaan masalah kinerja guru, (c) merumuskan masalah dan penyebab masalah kinerja guru. Kedua, perbaikan permasalahan mengajar guru-guru SMK St. Yusup Blitar dapat dilihat dari: (a) menyiapkan solusi alternatif untuk masalah mengajar guru, (b) mengevaluasi kekuatan dan kelemahan solusi alternative, (c) membuat rekomendasi. Ketiga,  langkah pembinaan untuk menyelesaikan masalah mengajar guru dapat dilihat dari: (a) menerapkan keputusan program pembinaan, (b) pemantauan program pembinaan, (c) evaluasi pelaksanaan program pembinaan. &nbsp

    252

    full texts

    265

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇