Bungamputi
Not a member yet
215 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Kemampuan Daya Cipta Anak Melalui Metode Bermain Peran di Kelompok B TK Teratai Sunju
ABSTRACT The background of this research is the existence of the problem of create ability of child which is not yet maximal caused by less applying teacher of skill of teaching base. APE less available and also the tools and infranstructure are not supporting. Beside that the ability of child also become one of the factor cause of ability of energ create child less maximal. Hence conducted by repair of study process with aim to increase the result of learning, one of them is the ability of energy create child. Repair action used is method playing at proven role can improve the ability of energy create child. Device research of this class action which started from reflection planning of execution and observation. Its subyect is group B of 25 children which consist of 13 daughters and 12 boys. Technique collecting data use giving observation and documentation, hereinafter analysed with presentation technique. Result of research prove that at cycle one ability of energy create mean child categorize very good and goodness mount to become 45 %. At the second cycle mounting to become 80 %. So that can be concluded that method playing at role can improve ability of energy create children in group B of Teratai Kindergarthen Sunju. Although there arestifi not yet succeeded to mount its ability 20 %. Keyword: the ability of create, method of playing at rol
Peranan Metode Pemberian Tugas dalam Meningkatkan Kreativitas Anak di TK PKK Oti Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala
ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode pemberian tugas di kelompok B TK PKK Oti, apa saja hambatan dalam meningkatkan kreativitas anak dan apakah ada peranan metode pemberian tugas menggambar bebas dalam meningkatkan kreativitas anak. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pemberian tugas menggambar bebas di kelompok B TK PKK Oti, apa saja hambatan yang dihadapai oleh guru dalam meningkatkan kreativitas anak dan untuk mengetahui apakah ada peranan penggunaan metode pemberian tugas menggambar bebas terhadap kreativitas di kelompok B TK PKK Oti Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah anak dikelompok B TK PKK Oti berjumlah 16 anak terdiri 9 perempuan dan 7 laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan pemberian tugas.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peranan penggunaan metode pemberian tugas menggambar bebas terhadap kreativitas anak di kelompok B TK PKK Oti Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Hal ini dapat dilihat saat pengamatan berlangsung dengan menggunakan metode pemberian tugas menggambar bebas, didapatkan 75% anak kategori baik, ada 18,75% anak kategori cukup, dan ada 6,25% anak kategori kurang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak meningkat setelah penggunaan metode pemberian tugas menggambar bebas, hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh dari 3 aspek yang diamati yakni mengembangkan pola, menggabungkan warna dan menjawab pertanyaan. Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas, Kreativita
Peranan Metode Pemberian Tugas Mewarnai Gambar Dalam Meningkatkan Kreativitas Anak Di Kelompok B TK Jaya Kumara Desa Balinggi Jati
ABSTRAK Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah apakah ada peranan metode pemberian tugas mewarnai gambar dalam meningkatkan kreativitas anak. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan metode pemberian tugas mewarnai gambar dalam meningkatkan kreativitas anak di Kelompok B TK Jaya Kumara Desa Balinggi Jati. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya kemudian ditarik kesimpulan. Adapun subyek penelitian ini adalah seluruh anak Kelompok B TK Jaya Kumara Desa Balinggi Jati yang berjumlah 25 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan pemberian tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan penggunaan metode pemberian tugas mewarnai gambar terhadap kreativitas anak di Kelompok B TK Jaya Kumara Desa Balinggi Jati, bagaimana kreativitas anak saat pengamatan dengan menggunakan metode pemberian tugas, terdapat 84% dalam kategori Baik, ada 12% dalam kategori Cukup, dan ada 4% dalam kategori Kurang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak meningkat setelah penggunaan metode pemberian tugas mewarnai gambar sebagai metode pembelajaran dengan cara memperlihatkan dan menjelaskan gambar kepada anak sesuai dengan fakta yang ada saat anak akan mewarnai sehingga anak dapat menuangkan pikirannya atau berkreasi melalui pemberian tugas mewarnai gambar. Oleh karena itu, sesungguhnya ada peranan penggunaan metode pemberian tugas terhadap kreativitas anak. Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas Mewarnai Gambar, Kreativitas Ana
Meningkatkan Hasil Belajar Anak Pada Tema Pekerjaan Melalui Media Gambar Di TK Al Amin Wani II
ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar halus anak dapat ditingkatkan melalui penggunaan media gambar pada TK Al Amin Wani II. Penelitian dilaksanakan di TK Al Amin Wani II, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 10 orang anak laki-laki dan 10 yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui observasi selanjutnya diolah secara deskriptif dengan menggunakan kriteria penilaian dipindahkan ke dalam bentuk kuantitatif, untuk mengukur hasil belajar anak melalui media gambar pada kelompok B di TK Al Amin Wani II. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pada kegiatan anak menyebutkan macam-macam buah kategori SB 10%, B 25%, C 30%, dan K 35%, kemudian kegiatan anak menghubungkan gambar dengan lambang bilangan kategori SB 5%, B 25%, C 30%, K 40%, dan kegiatan anak dalam mengelompokkan warna dengan kategori SB 10%, B 30%, C 20%, K 40%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui media gambar dapat meningkatkan hasil belajar anak, terbukti ada peningkatan hasil belajar anak dari siklus I ke siklus II dalam menyebutkan macam-macam buah kategori sangat baik dan baik dari 55% menjadi 80% (25%), kegiatan anak dalam menghubungkan gambar dengan lambang bilangan kategori sangat baik dan baik dari 60% menjadi 85% (25%), kegiatan anak dalam mengelompokkan warna kategori sangat baik dan baik dari 60% menjadi 80% (20%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 23,33% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat hasil belajarnya tetapi hanya berkisar 6,67% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori kurang. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Gambar Ketikkan teks atau alamat situs web atau terjemahkan dokumen. Bata
Upaya Meningkatkan Disiplin Anak Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B TK Alkhairaat Pakuli
ABSTRAK Penelitian dilaksanakan di TK Alkhairaat Pakuli, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 11 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan terhadap aspek peningkatan kedisiplinan anak yaitu merapikan perlengkapan belajar BSB 10%, BSH 25%, MB 30%, dan BB 35%, kemudian kegiatan membaca doa BSB 25%, BSH 25%, MB 30%, BB 20%, dan kegiatan mengerjakan tugas dengan kategori BSB 10%, BSH 30%, MB 20%, BB 40%. Terjadi peningkatan kemampuan dari siklus I ke siklus II pada kegiatan merapikan perlengkapan belajar kategori berkembang sangat baik dari 55% menjadi 80% (35%), kegiatan membaca doa dengan kategori berkembang sangat baik dari 60% menjadi 85% (25%), kegiatan mengerjakan tugas dengan kategori berkembang sangat baik dari 60% menjadi 80% (20%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 26,66% dari siklus satu ke siklus dua, walaupun masih ada anak yang belum meningkat kedisiplinannya tetapi hanya berkisar 6,67% dari masing-masing aspek yang diamati dengan kategori belum berkembang. Kata Kunci : Disiplin, Metode Pemberian Tuga
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Percobaan Sains Sederhana pada Anak Kelompok B2 TK Gamaliel Palu
ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian adalah rendahnya kreativitas anak kelompok B2 TK Gamaliel Palu? Tujuan penelitian adalah meningkatkan kreativitas anak melalui percobaan sains sederhana di kelompok B TK Gamaliel Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Gamaliel Palu berjumlah 20 anak terdiri dari 11 laki-laki dan 9 perempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil siklus I 55% meningkat pada siklus II menjadi 77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat ditingkatkan melalui percobaan sains sederhana di kelompok B2 TK Gamaliel Palu. Kata Kunci: Kreativitas, Percobaan Sains Sederhan
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Huruf Hijaiyah Melalui Kartu Huruf Di Kelompok B TK Al-Khairaat Balamoa
ABSTRAK Rum
Peningkatan Kreativitas Mewarnai Gambar Melalui Metode Pemberian Tugas Di Kelompok B1 TK Negeri Pembina Palu Utara
ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas mewarnai gambar pada di kelompok B1 TK Negeri Pembina Palu Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas mewarnai gambar melalui penggunaan metode pemberian tugas di kelompok B1 TK Negeri Pembina Palu Utara. Desain penelitian mengikuti model alur Kemmis dan Mc.Taggart yang dilakukan secara bersiklus, setiap siklus melalui 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setting penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Palu Utara. Subyek penelitian adalah anak kelompok B1 15 orang anak, terdiri dari 7 orang anak perempuan dan 8 orang anak laki-laki yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Hasil penelitian menunjukkan pada kemampuan mewarnai gambar bunga, mewarnai gambar buah-buahan dan mewarnai gambar sayuran terjadi peningkatan persentase ketuntasan dari 33% menjadi 79% atau rata-rata peningkatan sebesar 46%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak mewarnai gambar dapat ditingkatkan melalui metode pemberian tugas di kelompok B1 TK Negeri Pembina Palu Utara. Kata Kunci: Kreativitas Mewarnai Gambar; Metode Pemberian Tuga
Role Of Education Program Kindergarten Children In Developing Creative Group B TK Aisyiah Bustanul RA XIII Pengawu
ABSTRACT The main problem in this study is what forms the creativity of children, How the implementation of educational programs, and educational programs there any role of kindergarten children to develop creativity in group B TK Aisyiah Bustanul Athfal Pengawu XIII? This study aims to determine the form of the development of creativity of children, knowing the implementation of the education program, and determine the role of education programs in kindergarten children to develop creativity in group B TK Aisyiah Bustanul Athfal Pengawu XIII. Data were collected through observation, interviews, and documentation in the descriptive analysis. Based on the results of observations made, it can be concluded that the development of creativity of children in group B TK Aisyiah Bustanul XIII Pengawu RA has increased every week, it is evident from the increasing number of the percentage of children who enter the category is growing ( SB ). In the course of making various forms of platisin, the development of creativity of children increased from 8.00 % to 25.00 %. In the course of making various shapes of blocks, development of creativity of children increased from 12.00 % to 24.00 %. In the course of making various shapes of beads, the development of creativity of children increased from 20.00 % to 40.00 %. And in the drawing, the development of creativity of children increased from 16.00 % to 36.00 % and in coloring activities, the development of creativity of children increased from 24.00 % to 40.00 %, as well as in paper folding activities, the development of creativity of children increases from 25.00 % to 36.00 %. Implementation of educational programs in group B TK Aisyiah Bustanul XIII Pengawu RA according to the existing curriculum, and in accordance with the indicators through the annual program , the semester program, the program weekly and daily programs. The role of education programs in kindergarten expands creativity kindergarten children in group B Aisyiah Bustanul Athfal XIII Pengawu always there, play a role to make children can create on of not being able to because the program was instrumental in developing a child's creativity and without any meaningful development programs and creativity children will not be able to thrive. Keywords : Education Program Kindergarten, Child Creativit
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Alat Bermain Balok Pada Kelompok B Di TK Kembang Jaya Omu
ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Terdiri beberapa aspek perlakuan dan pengamatan utama yaitu peningkatan motorik halus anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui alat alat bermain balok di kelompok B TK Kembang Jaya Omu? Dan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motorik halus anak melalui alat alat bermain balok. Penelitian dilaksanakan di TK Kembang Jaya Omu, melibatkan 20 orang anak terdiri atas 15 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui teknik obsevasi, wawancara, dan pemberian tugas kemudian dianalisis secara deskriptif dari data kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan pengamatan motorik halus anak dalam membuat perahu kategori Berkembang Sangat Baik 0%, Berkembang Sesuai Harapan 10%, Mulai Berkembang 50%, dan Belum Berkembang 40%, kemudian motorik halus anak membuat bentuk rumah dengan kategori Berkembang Sangat Baik 0%, Berkembang Sesuai Harapan 10%, Mulai Berkembang 45%, Belum Berkembang 45%, dan pengamatan menyusun menara dengan kategori Berkembang Sangat Baik 5%, Berkembang Sesuai Harapan 10%, Mulai Berkembang 35%, Belum Berkembang 50%. Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui alat bermain balok dapat meningkatkan motorik halus anak, terbukti ada peningkatan motorik halus anak dari siklus I ke siklus II yang diamati dalam membuat perahu dari 50% menjadi 80% (30%), peningkatan motorik halus anak dalam membuat bentuk rumah dari 50% menjadi 90% (40%), kemudian yang terakhir pengamatan anak dalam menyusun menara dari 50% menjadi 95% (45%). Secara umum terjadi peningkatan dari semua kemampuan yang diukur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat bermain balok dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK Kembang Jaya Omu. Kata Kunci : Kemampuan Motorik Halus, Alat-Alat Bermain Balo