Bio-Pedagogi (Journal)
Not a member yet
    203 research outputs found

    Analisis kemampuan literasi sains siswa kelas vii smp

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa berdasarkan aspek literasi sains dan untuk mengetahui kemampuan literasi siswa berdasarkan soal PISA pada siswa kelas VII SMP N 22 Padang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, dimana dalam penentuan sampel menggunakan sampling menurut Morgan & Krejcie, jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 146 siswa. Jenis data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil soal PISA yang diberikan kepada siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan soal-soal PISA yang diambil dari buku Take The Test: The Sample Question From OECD's yang telah diterjemahkan berjumlah 30 butir soal yang terdiri dari 20 soal objektif, 4 soal majemuk dan 6 soal uraian. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mendeskripsikan jawaban atas pertanyaan literasi sains dan penentuan nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian literasi sains siswa dalam tes dikategorikan tuntas dengan nilai maksimal literasi sains 36 dan nilai ketuntasan menurut PISA 50% dari nilai maksimal 18. Capaian literasi sains siswa keterampilan berbasis aspek literasi yang terdiri dari aspek proses sains aspek konteks dengan nilai rata-rata 24,38356165. Pencapaian keterampilan literasi sains berdasarkan format soal dengan nilai rata-rata 22.4473681 dan pencapaian keterampilan literasi sains berdasarkan total skor dengan nilai rata-rata 24,8630137. Analysis of scientific literacy ability of seventh-graders. This study aims to determine students 'scientific literacy skills based on aspects of scientific literacy and to know students' literacy skills based on PISA questions in seventh-graders in Padang. In this study using a descriptive approach, where in determining the sample using sampling according to Morgan & Krejcie, the number of samples in this study amounted to 146 students. The type of data in this study was obtained from the results of the PISA questions given to students. Data was collected by spreading the PISA questions taken from the Take The Test book: The Sample Question From OECD's which has been translated amounts to 30 items consisting of 20 objective questions, 4 compound questions and 6 description questions. The data analysis technique is done by describing the answer to the question of scientific literacy and value determination. The results showed that the scientific literacy achievement of students in the test was categorized as complete with while the maximum score of scientific literacy was 36 and the completeness score according to PISA was 50% of the maximum score of 18. Achievement of students' scientific literacy skills based on literacy aspects consisting of science processes aspects of the aspect of context with an average value of 24.38356165. Achievement of scientific literacy skills based on the question format with an average value of 22.4473681 and achievement of scientific literacy skills based on total scores with an average value of 24.8630137

    Pengembangan media pembelajaran biologi berbentuk buku saku dilengkapi peta konsep pada materi plantae siswa kelas x sma.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku saku yang dilengkapi dengan peta konsep materi plantae siswa kelas X yang valid dan praktis. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih banyak siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran serta hasil belajar siswa yang relatif rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu. Jenis penelitian ini menggunakan 3 tahapan model 4-D yaitu define, design, dan develop. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dihasilkan media pembelajaran biologi berupa buku saku yang dilengkapi dengan peta konsep sangat valid sebesar 3,67 oleh validator dan praktik oleh guru sebesar 83,75% dan oleh siswa sebesar 86% dengan kriteria praktik. Dan peneliti juga menyarankan agar peneliti lain dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi penelitian, sedangkan guru dan siswa dapat menjadikan buku saku ini sebagai salah satu sumber belajar. Development of pocketbooks equipped with concept map on plantae material for high school students. This research aims to produce a pocket book equipped with a concept map on plantae material of valid and practical X grade students. As for the background of this research is that many students are still less active in the learning process as well as relatively low student learning outcomes. This type of research is research and development which is a research method used to produce certain products. This type of research uses 3 stages of 4-D models namely define, design, and develop. Based on the research conducted, produced biology learning media in the form of pocketbooks equipped with a very valid concept map of 3.67 by validators and practical by teachers by 83.75% and by students by 86% with practical criteria. And the researchers also suggested that other researchers could make this study a reference for research, while teachers and students could make this pocketbook as one of the learning sources

    Pengembangan modul biologi berbasis problem solving pada materi sistem eksresi kelas xi ipa sma.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pemecahan masalah berbasis materi pada sistem ekskresi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model 3-D 4-D yang terdiri dari Defin (definisi), Design (desain), dan Development (pengembangan). Subyek penelitian ini adalah dari 2 (dua) orang dosen sebagai validator tes, dan kepraktisan oleh 1 (satu) orang guru biologi dan 24 siswa kelas XI SMAN 2 Lubuk Alung. Data penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dari angket validitas dan kepraktisan, yang disusun menggunakan skala likert kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa modul biologi berbasis pemecahan masalah tervalidasi yang valid baik dari komponen kelayakan isi (85%), komponen bahasa (83,33%) dan komponen penyajian (75%). Modul berbasis pemecahan masalah yang dihasilkan juga dikategorikan kepraktisan bagi guru komponen manfaat 79,17% dengan nilai 95% komponen Daya Tarik dengan nilai 80% komponen waktu belajar dengan nilai 93,75%. Dikategorikan praktis untuk 24 siswa dari komponen yang menggunakan nilai 86,04% komponen manfaat dengan nilai 88,54% aspek daya tarik dengan nilai 86,46% dan aspek waktu pembelajaran dengan nilai 94,79%. Hal ini menunjukkan bahwa modul berbasis masalah pada materi sistem ekskresi yang dihasilkan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran biologi di SMA. Development of problem solving-based biology modules on excretory system material for high school. This study aims to develop a problem solving-based module for learning excretion system. This type of research is a research development that uses a 3-D model of 4-D consisting of Defin (definition), Design (design), and Development (development). The subjects of this study were from 2 (two) lecturers as test validators, and practicality by 1 (one) biology teacher and 24 students of class XI of SMAN 2 Lubuk Alung. The data of this study are primary data obtained from the validity and practicality questionnaire, which were compiled using a Likert scale and then analyzed with descriptive analysis. The results of the study are in the form of biology modules based on validated problem solving that are valid both from the content feasibility component (85%), the language component (83.33%) and the presentation component (75%). The resulting problem-solving based module was also categorized as practicality for the teacher 79.17% benefit component with a value of 95% Attractiveness component with a value of 80% the learning time component with a value of 93.75%. Categorized as practical for 24 students from components that use a value of  86.04% benefit component with a value of 88.54% the aspect of attractiveness with a value of  86.46% and  of learning aspect time with a value of 94.79%. This shows that the problem-based module on the excretion system material produced is valid and practical for use in biology learning in high school

    Profil kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMA terhadap revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0

    Get PDF
    Pada era Pendidikan 4.0, siswa bertanggung jawab untuk menentukan jalur pendidikan mereka sendiri yang juga mengarah pada konsep pembelajaran yang dipersonalisasi. Education 4.0 juga memperkenalkan learning analytics (LA). Society 5.0 sebagai ide perintis diharapkan mampu menyelesaikan persoalan ini, perlu banyak pengembangan terutama dalam hal teknologi untuk “mengangkat” masyarakat era kelima ini. Untuk melakukan revolusi besar-besaran, diperlukan modal yang cukup kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa terhadap revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA dengan jumlah 47 siswa. Subjek dipilih dengan teknik random sampling di salah satu SMA di Solo Raya. Responden diwajibkan untuk mengisi kuisioner yang diberikan. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 33 pertanyaan. Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa masih perlu ditingkatkan. Kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang, sedangkan kemampuan berpikir kreatif siswa berada pada kategori rendah. Profile of high school students' critical and creative thinking ability to industrial revolution 4.0 and society 5.0. Education 4.0, students are responsible for determining their own educational path which also leads to the concept of personalized learning. Education 4.0 also introduced learning analytics (LA). Society 5.0 as a pioneering idea hoped to be able to resolve this issue, it needs a lot of developments, especially in terms of technology to "pick up" this fifth era of society. In order to carry out a large-scale revolution, it is necessary to have sufficiently strong capital. The purpose of this study was to determine the profile of students' critical and creative thinking skills towards the industrial revolution 4.0 and society 5.0. The subjects of this study were high school students with a total of 47 students. Subjects were selected using a random sampling technique in a high school in Solo Raya. Respondents are required to fill out a questionnaire given. The data obtained by using a questionnaire consisting of 33 questions. Based on the data processing that has been done, it shows that students' critical thinking and creative thinking skills still need to be improved. Students 'critical thinking skills are in the medium category, while students' creative thinking skills are in the low category

    Pembelajaran online masa pandemi covid-19 berbasis grup whatsapp untuk meningkatkan motivasi belajar

    Get PDF
    Penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa secara online pada masa pandemi Covid-19 pada sistem sirkulasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui pengisian kuesioner berupa Google Form yang dikirimkan melalui WhatsApp Group. Data berupa skala likert dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp Group sebagai media pembelajaran online pada materi Sistem Sirkulasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil analisis data berdasarkan jawaban siswa pada angket yang telah dibagikan. Menurut mereka, Sistem Peredaran Darah sangat menarik, hal ini dinyatakan oleh 70% siswa yang bersemangat saat mempelajari Sistem Peredaran Darah. Setelah melakukan pembelajaran online melalui WhatsApp Group. 60% siswa memahami materi Sistem Peredaran Darah yang diberikan menggunakan Grup WhatsApp. Online learning during covid-19 pandemic with whatsapp group to improve students' learning motivation. This research is to improve student motivation to learn online during the Covid-19 pandemic on the circulation system using problem-based learning models. The data collection in this study was carried out through filling out a questionnaire in the form of a Google Form that was sent through WhatsApp Group. Data in the form of a Likert scale were analyzed descriptively quantitatively and qualitatively. The results showed that the use of WhatsApp Group as an online learning medium in the Circulation System material can increase student motivation as evidenced by the results of data analysis based on student answers in the questionnaire that has been distributed. According to them, the Circulatory System is very interesting, this is stated by 70% of students who are excited when studying the Circulatory System. After doing online learning through WhatsApp Group. 60% of students understand the Circulatory System material given using WhatsApp Group

    Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran berbasis masalah pada sistem organisasi kehidupan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan Sistem Organisasi Kehidupan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimasi penguasaan Sistem Organisasi Kehidupan melalui Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran IPA. Subyek dan sumber data penelitian berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes, sedangkan alat pengumpulan data menggunakan item. Analisis data menggunakan analisis kritis dan komparatif. Indikator keberhasilan menggunakan Kriteria Ketuntasan minimal sebesar 78 dan target ketuntasan kelas adalah 100%. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kemajuan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPA, pada pra siklus rata-rata 74 dan siklus I rata-rata 81 dan siklus II rata-rata 83. Data nilai prestasi belajar tertinggi pada pra siklus 90, siklus I 95, dan siklus II 100.. Data nilai pra siklus terendah 50, siklus I 80, dan siklus II 80. Persentase ketuntasan belajar 72% pada pra siklus dan 100% pada siklus I dan siklus II sebesar 100%. Dengan demikian, prestasi belajar IPA siswa dari pra siklus ke siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Artinya model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, keterampilan, dan berpikir kritis dan prestasi belajar IPA siswa. Increasing students’ activities and learning outcomes through problem-based learning in the topic of life organization systems. This research is motivated by the low mastery of the Life Organization System among students. This study aims to describe the optimization of mastery of the Life Organization System through Problem-Based Learning in science learning The subjects and sources of research data were 30 students. Data collection techniques used observation, documentation, and tests, while the data collection tools used items. Data analysis used critical and comparative analysis. The success indicator using Minimum Passing Score (MPS) of 78 and the class completeness target is 100%.  The results of the research and discussion show that the progress of student learning achievement in science learning, in pre-cycle an average of 74 and cycle I an average of 81 and cycle II an average of 83. Data for the highest value of learning achievement in pre-cycle is 90, cycle I of 95, and cycle II of 100 .. The lowest value data from pre-cycle is 50, cycle I is 80, and cycle II is 80. The percentage of completeness of learning is 72% in pre-cycle and 100% in cycle I and cycle II of 100%. Thus, student achievement in science learning from pre-cycle to cycle II had a significant increase. This means that problem-based learning model can improve the students’ learning activities, skills, and students' critical thinking and science learning achievement.

    Analisis kesulitan guru dalam meningkatan keterampilan proses sains peserta didik pada masa pandemi covid-19.

    Get PDF
    Keterampilan proses sains (KPS) merupakan hasil belajar siswa secara aktif, yaitu metode pembelajaran dimana siswa mengamati atau bahkan mempraktekkan dan menyimpulkan sendiri materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami apa saja kesulitan yang dihadapi pendidik selama pandemi dalam memberdayakan KPS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan lembar angket. Subyek penelitian ini adalah 20 guru dari Jawa Tengah. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan data diperoleh dari kuesioner yang diambil menggunakan google form menggunakan skala likert yang terdiri dari 24 pertanyaan menggunakan skala likert dan wawancara yang ditanyakan secara online melalui aplikasi zoom. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS dan dikonsultasikan dengan dosen ahli. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase nilai guru pada setiap aspek. Aspek KPS yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sembilan aspek, yaitu mengamati, mengklasifikasi, menafsirkan, mengajukan pertanyaan, berhipotesis, merencanakan eksperimen, menggunakan alat bahan, menerapkan konsep, dan mengomunikasikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi Covid 19 membuat guru tidak dapat secara maksimal memberdayakan KPS siswa akibat pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru dapat menggunakan model pembelajaran yang tepat dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk dapat menyelesaikan masalah ini secara maksimal. Analysis of teachers’ difficulty in improving the science process of students in the pandemic covid-19. Science process skills (SPS) are a result of active student learning, namely learning methods in which students observe or even practice and conclude the material being taught themselves. This study aims to understand what difficulties educators face during the pandemic in empowering students' SPS. This type of research is a quantitative study using a questionnaire sheet. The subjects of this study were 20 teachers from Central Java. The sampling technique used in this study was simple random sampling. Data collection techniques were obtained from questionnaires taken using google form using a Likert scale consisting of 24 questions using a Likert scale and interviews that were asked online through the zoom application. The instrument used was previously tested for validity and reliability using SPSS and was consulted with expert lecturers. Data analysis was performed by calculating the percentage of teacher scores in each aspect. The aspects of science process skills used in this study use nine aspects, namely observing, classifying, interpreting, asking questions, hypothesizing, planning experiments, using material tools, applying concepts, and communicating. The results of this study indicate that the Covid 19 pandemic made teachers unable to maximally empower students' science process skills due to learning carried out during the pandemic. Based on the results of this study, teachers can use appropriate learning models and utilize existing technology to be able to solve this problem to the fullest

    Pengaruh whatsapp sebagai basis e-learning terhadap motivasi belajar siswa mata pelajaran biologi kelas x sma.

    Get PDF
    Banyak sektor yang terkena dampak era pandemi Covid-19, salah satunya adalah pendidikan. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh guna mencegah penyebaran virus corona. Pembelajaran Jarak Jauh dirancang bagi siswa untuk mengikuti diskusi yang telah diberikan oleh guru atau mengerjakan tugas dengan perangkatnya sehingga siswa akan terlatih untuk bekerja dan belajar secara mandiri dalam membangun pengetahuan. Namun terdapat permasalahan yang terjadi, seperti ketika dalam kegiatan belajar mengajar siswa cenderung aktif dalam kegiatan absensi dan aktif menjawab pertanyaan dengan jawaban ya dan tidak dan siswa kurang aktif jika diberikan diskusi oleh guru. Beberapa masalah tersebut dapat berdampak pada motivasi siswa. Salah satu solusi yang peneliti lakukan adalah menggunakan Whatsapp untuk berkomunikasi dengan siswa. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian untuk mengetahui pengaruh Whatsapp sebagai basis e-learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran biologi. Sampel penelitian adalah 167 siswa dengan teknik stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala diferensial semantik. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa dengan uji prasyarat uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelas memiliki tingkat motivasi belajar yang sangat tinggi, sehingga aplikasi Whatsapp memberikan pengaruh yang baik terhadap pembelajaran jarak jauh. The effect of whatsapp as the base of e-learning on student motivation in biology subjects in high school. Many sectors affected by Covid-19 pandemic era, one of them is education. In response to this, the Ministry of Education and Culture issued a policy to carry out distance learning to prevent the spread of the coronavirus. Distance Learning is designed for students to take part in discussions that have been provided by the teacher or do assignments with their devices so that students will be trained to work and learn independently in building knowledge. However, there are problems that occur, such as when in teaching and learning activities students tend to be active in attendance activities and actively answer questions with yes and no answers and students are less active if given discussions by the teacher. Some of these problems can have an impact on student motivation. One of the solutions the researcher did was using Whatsapp to communicate with students. This is the basis of the research to determine the effect of Whatsapp as a basis for e-learning on student motivation in biology subject. The samples were 167 students with a stratified random sampling technique. The data collection technique used a questionnaire using a semantic differential scale. The data analysis technique used quantitative data analysis to determine the level of student motivation with the prerequisite test for normality and homogeneity tests. The results showed that all class had a very high level of motivation to learn, so that the Whatsapp application had a good influence on distance learning

    Implementasi model pembelajaran kelkej untuk meningkatkan hasil belajar sistem reproduksi pada siswa kelas ix.

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sistem reproduksi pada siswa kelas IX dan untuk memperoleh bukti bahwa penerapan model pembelajaran kelkej dapat meningkatkan hasil belajar sistem reproduksi pada siswa kelas IX. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2019. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi langsung atau observasi untuk mengamati tindakan dengan menggunakan model pembelajaran kelkej. Selanjutnya pada setiap siklus dilakukan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sistem reproduksi pada setiap siklusnya, yaitu siklus I (71,24), siklus II (75,43) dan siklus III (76,57). Selain itu juga terjadi peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklusnya yaitu siklus I (57,24%), siklus II (80,95%) dan siklus III (85,71%). Implementation of the group study learning model to improve reproductive system learning outcomes in grade ix students. This research is a classroom action research which aims to improve learning outcomes of the reproductive system in class IX students and to obtain evidence that the application of the kelkej learning model can improve reproductive system learning outcomes in class IX students. The subjects of this study were students of class IX. This research was carried out in July - October 2019. The technique used to collect data in this study is the technique of direct observation or observation to observe the action using the kelkej learning model. Furthermore, in each cycle a test is carried out to determine student learning outcomes. Based on the results of the study showed an increase in the average value of reproductive system learning outcomes in each cycle, namely cycle I (71.24), cycle II (75.43) and cycle III (76. 57). In addition, there was also an increase in the learning mastery in each cycle, namely cycle I (57.24%), cycle II (80.95%) and cycle III (85.71%)

    Meta-analisis validitas booklet bernuansa esq tentang materi sistem gerak pada manusia sebagai suplemen bahan ajar biologi kelas xi ipa sma

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas booklet bernuansa ESQ materi sistem gerak manusia sebagai pelengkap materi ajar biologi siswa kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan booklet bernuansa ESQ. Sampel yang digunakan adalah 16 jurnal dan skripsi yang terkait dengan pengembangan booklet bernuansa ESQ. Hasil penelitian meta analisis untuk bahan ajar berupa booklet sebesar 89,76% dengan kategori sangat valid, dan untuk bahan ajar bernuansa ESQ senilai 86,42% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil analisis dari jurnal dan skripsi tentang bahan ajar berbentuk booklet dan bernuansa ESQ, diharapkan validitas booklet bernuansa ESQ pada materi sistem gerak manusia yang dikembangkan sebagai pelengkap bahan ajar biologi untuk siswa kelas XI SMA diperoleh kriteria sangat valid.Meta-analysis of the validity of the ESQ nuanced booklet as a supplement in biology learning. This research aims to find the validity level of ESQ nuanced booklet on human movement system material as a supplement to biology instructional materials for students grade XI of high school. This research used meta analysis method. Data was collected by searching journals and thesis related to ESQ nuanced booklets. The samples used are 16 journals and thesis related to the development of ESQ nuanced booklets. The results of meta analysis research for instructional  materials in  form of booklets are 89,76% with a very valid category, and for ESQ nuanced instructional materials worth 86.42% with a very valid category. Based on the results of analysis from journals and thesis on instructional materials in  form of booklet and ESQ nunced, it hope that the validity of ESQ nuanced booklets on human movement system material  developed as a supplement to biology instructional materials for students grade XI high school obtained very valid criteria

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bio-Pedagogi (Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇