Bio-Pedagogi (Journal)
Not a member yet
    203 research outputs found

    Keterkaitan kemampuan problem solving dengan kualitas essay pada penerapan model discovery learning dan teknik brainstorming

    Get PDF
    ENThe purpose of this study was to determine the effectiveness of the problem-based learning model on the learning outcomes of eleventh grade students at a senior high school in Sukoharjo in the 2022/2023 academic year. The method used is purposive sampling. The sample used was class XI MIPA 2 dan XI MIPA 3, totaling 72 students. The data collection technique used was a matter of pre-test and post test. The analysis technique used is the Normalized Gain (N-Gain) test. The results of this study indicate that in learning outcomes there are effective results between the problem-based learning model and the students’ learning outcomes. The average value in research learning outcomes was obtained at 72,1 so that it can be concluded that the use of problem-based learning models is effective for learning outcomes. IDTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Sukoharjo tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 yang berjumlah 72 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah soal pre-test dan post test. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada hasil belajar terdapat hasil yang efektif antara model pembelajaran berbasis masalah dengan hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMA. Rata-rata nilai pada penelitian hasil belajar didapatkan sebesar 72,1 sehingga dapat disimpulkan bahwa  efektif penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar

    Pengembangan e-booklet “Tumbuhan Survival” sebagai sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati

    Get PDF
    ENThe research aims to (1) Identify the results of survival plant inventory in Tlogodlingo, Tawangmangu District (2) Identify the benefits of plant inventory results in Tlogodlingo as a learning resource in the form of e-booklets (3) Identify the viability of survival plant e-booklets as a learning resource on biodiversity material. The research applied is Research and Development (R&D). Research data were collected through observation, interviews, plant descriptions, and questionnaires. Plant samples were obtained using the purposive sampling method. The data collection instrument is an expert assessment questionnaire to assess the viability of e-booklet media as a learning resource on plant classification and utilization of biodiversity. The results showed that the identification of survival plants found in Tlogodlingo, Tawangmangu District are divided into 13 plants as food and seven plants as medicine. The validation test results are valid with a percentage value of 87,5% by media expert validators, 85% by linguist validators, and 80% by material expert validators. Learning resources in e-booklets are suitable for use with significant improvements. IDPenelitian bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil inventarisasi tumbuhan survival di Tlogodlingo, Kecamatan Tawangmangu (2) Mengetahui manfaat hasil inventarisasi tumbuhan di Tlogodlingo sebagai sumber belajar dalam bentuk e-booklet (3) Mengetahui kelayakan e-booklet tumbuhan survival sebagai sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati. Penelitian menerapkan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengambilan data penelitian melalui observasi, wawancara, deskripsi tumbuhan, dan angket. Sampel tumbuhan didapatkan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket penilaian ahli untuk menilai kelayakan media e-booklet sebagai sumber belajar pada sub-materi klasifikasi tumbuhan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil identifikasi tumbuhan survival yang ditemukan di Tlogodlingo Kecamatan Tawangmangu terbagi atas 13 tumbuhan sebagai makanan dan 7 tumbuhan sebagai obat. Hasil uji validasi adalah valid dengan persentase nilai sebesar 87,5% oleh validator ahli media, 85% oleh validator ahli bahasa, 80% oleh validator ahli materi Sumber belajar berupa e-booklet layak digunakan dengan perbaikan yang berarti

    Analisis kesenjangan pembelajaran biologi: Keterampilan komunikasi guru, fasilitas belajar dan keterlibatan kognitif peserta didik

    Get PDF
    ENTeachers and schools play an important role in Indonesian education. This study aims to describe how the problem of learning Biology in high school. This research was conducted at one of the high schools in Takengon Regency, Central Aceh. This type of research is descriptive qualitative research. Observations focus on the biology learning process from preliminary activities, core activities and closing activities. Research data collection techniques use observation techniques and open-ended question interviews with Biology teachers. The result of this study is the availability of insufficient facilities, the ability to explain teachers that are not systematic and fluent makes students' cognitive involvement decrease IDGuru dan sekolah memegang peranan penting terhadap pendidikan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana permasalahan pembelajaran Biologi di sekolah menengah atas. Penelitian ini dilakukan pada salah satu SMA di Kabupaten Takengon, Aceh Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Pengamatan fokus kepada proses pembelajaran biologi dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi dan wawancara open-ended question terhadap guru Biologi. Hasil dari penelitian ini adalah ketersediaan fasilitas yang tidak mencukupi, kemampuan menjelaskan guru yang tidak sistematis dan lancar membuat keterlibatan kognitif siswa menuru

    Meta-analisis validitas pengembangan booklet sebagai salah satu suplemen bahan ajar dalam materi pembelajaran biologi SMA/MA

    Get PDF
    ENLearning media is an important means of supporting the learning process. It requires learning media that makes learning activities easier to understand by students. One of the tools that can be used in the learning process is a booklet. A booklet is a learning medium in the form of a small book with clear, concise, and easy-to-understand content with a minimum of five pages and a maximum of forty-eight pages out of cover count. This study aims to evaluate the validity of bookmaking as an additional teaching material in the biology lessons at high school/MA. Data collection is done by searching for journals and thesis related to booklets. The sample used is 20 journalists related to the development of the booklet. The meta-analysis results of the research for the educational material of the booklet amounted to 88.14%, with a very valid category. Then, with the results obtained, the booklet can be used for teaching material on the learning process to help the students so that they can easily understand the material delivered. IDMedia pembelajaran adalah sarana penting untuk mendukung proses pembelajaran. Dibutuhkan media pembelajaran yang membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah dipahami oleh siswa. Salah satu alat yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah Booklet. Booklet sendiri adalah sebuah media pembelajaran berupa buku kecil dengan isi yang jelas, tegas, dan mudah dipahami yang memiliki minimal lima halaman dan maksimal empat puluh delapan halaman di luar hitungan sampul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi validitas pembuatan buku sebagai bahan ajar tambahan dalam pelajaran biologi di SMA/MA. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari jurnal dan tesis yang berhubungan dengan booklet. Sampel yang digunakan adalah 20 jurnal yang berkaitan dengan pengembangan booklet. Hasil meta analisis penelitian untuk bahan ajar berupa booklet sebesar 88,14% dengan kategori sangat valid. Maka dengan hasil yang sudah didapat booklet dapat digunakan untuk bahan ajar pada proses pembelajaran dalam rangka membantu peserta didik agar dapat mudah memahami materi yang disampaikan

    Penerapan model pembelajaran STAD pada materi konsep sistem ekskresi manusia terhadap hasil belajar siswa MTsN di Boyolali

    Get PDF
    ENThe aim of this research is to examine the application of the Student Team Achievement Division (STAD) learning model to learning outcomes in the human excretion system subject on eight grader in Boyolali. The method used is purposive sampling. The sample used was classes VIII C and VIII B, totaling 68 students. The data collection technique used was an observation sheet. The analysis technique used is descriptive analysis. The results of this research indicate that the use of the STAD (Student Team Achievement Division) learning model in terms of learning outcomes is quite effective. The results of the N-gain score test on the learning outcomes of the experimental class were 0.6 and the control class was 0.5, which was included in the medium category. The average score in the learning outcomes research obtained by the experimental class was 81.3, so it can be concluded that the use of the STAD learning model is very effective for learning outcomes. IDTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Sistem ekskresi pada manusia di kelas VIII MTsN di Boyolali tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII C dan VIII B yang berjumlah 68 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) dilihat dari hasil belajar cukup efektif. Hasil uji N-gain score pada hasil belajar kelas eksperimen 0,6 dan kelas kontrol 0,5 yang termasuk kategori sedang. Rata-rata nilai pada penelitian hasil belajar didapatkan kelas eksperimen sebesar 81,3 sehingga dapat disimpulkan bahwa sangat efektif penggunaan model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar

    Analisis proses pembelajaran biologi (kompetensi psikomotorik) ditinjau dari pemanfaatan laboratorium di SMA Negeri Kabupaten Klaten

    Get PDF
    ENThe purpose of this study was to determine (1) Psychomotor Competence in the Laboratory in implementing the science approach, and (2) Optimizing Laboratory Utilization in implementing the science approach. Survey research with a qualitative descriptive approach. The research subjects using purposive sampling technique consisted of 5 biology teachers, 162 X grade students and 5 infrastructure staff from five state high schools in Klaten Regency. The research data were collected through questionnaires, observations, and interviews. The data were analyzed using descriptive statistics combined with data triangulation.  This study shows that in five public high schools in Klaten Regency have implemented the biology learning process by optimizing laboratory utilization of 78.94 (very good), psychomotor competence in the use of practicum tools and materials of 71.16 (good), the implementation of practicum activities of 77.19 (very good). It is concluded that psychomotor competence, and optimization of laboratory utilization in five public high schools in Klaten district have been categorized as good. The input suggestions from researchers are that the practicum tools and materials are updated again and there is a need for laboratory assistants so that activities run smoothly. IDTujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Kompetensi Psikomotorik di Laboratorium dalam melaksanakan pendekatan sains, dan (2) Optimalisasi Pemanfaatan Laboratorium dalam melaksanakan pendekatan sains. Penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian dengan teknik purposive sampling terdiri atas guru biologi sebanyak 5 orang, siswa kelas X sebanyak 162 orang dan staf sarana prasarana sebanyak 5 orang yang berasal dari lima SMA Negeri di Kabupaten Klaten. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara. Data penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang dipadukan dengan triangulasi data.  Penelitian ini menunjukkan bahwa di lima SMA Negeri se-Kabupaten Klaten telah melaksanakan proses pembelajaran biologi dengan optimalisasi pemanfaatan laboratorium sebesar 78,94 (sangat baik), kompetensi psikomotorik dalam penggunaan alat dan bahan praktikum sebesar 71,16 (baik), keterlaksanaan kegiatan praktikum sebesar 77,19 (sangat baik). Disimpulkan bahwa kompetensi psikomotorik, dan optimalisasi pemanfaatan laboratorium di lima SMA Negeri kabupaten Klaten sudah dikategorikan baik. Adapun masukan saran dari peneliti yaitu agar Alat dan Bahan praktikum di update Kembali dan perlu adanya laboran agar kegiatan berjalan dengan lancar

    Literature review: Analisis pengembangan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi untuk tingkat SMA

    Get PDF
    ENThis literature review aims to assess and understand the needs and development of practical guidelines in biology subjects. The characteristics of biology as a science that has objects of study in the form of concrete objects and can be captured by the senses are developed based on empirical experience (real experience). One of the empirical experiences can be done through practical activities. Practical activities carried out are not only oriented towards the final results to be obtained, but involve how the process of finding scientific facts. The literature review analyzed 25 relevant articles and focused on the importance of the need for practical guidelines in biology subjects. Articles were obtained from several databases. The review results showed that several articles developed practical guidelines in the form of modules using 4-D or 3-D models. The results of the validity recapitulation showed the feasibility of the contents of A1-A5 in the valid-very valid category, with a value range of 79% - 96.66%. The average practicality results of A2-A4 can be stated that all of them are in the very practical category based on the assessment scores from the validator. Overall, A1-A5 is a media development product in the form of a practical guide that is suitable for use in the biology learning process because it has met the media suitability standards based on validity and practicality tests obtained from the accumulation of scores by the validator.IDLiterature review ini bertujuan untuk menilai dan memahami kebutuhan serta pengembangan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi. Karakteristik Biologi sebagai ilmu mempunyai objek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata). Pengalaman empiris salah satunya dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir yang akan diperoleh, tetapi melibatkan bagaimana proses untuk menemukan fakta sains. Literature review menganalisis 25 artikel yang relevan dan berfokus pada pentingnya kebutuhan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi. Artikel didapatkan dengan dari beberapa database. Hasil review menunjukkan bahwa beberapa artikel mengadakan pengembangan panduan praktikum baik berupa modul dengan menggunakan model 4-D atau 3-D. Hasil rekapitulasi validitas menunjukkan kelayakan isi A1-A5 dalam kategori valid-sangat valid, dengan rentang nilai 79% - 96,66%. Hasil rata-rata praktikalitas dari A2-A4 dapat dinyatakan bahwa seluruhnya masuk ke kategori sangat praktis berdasarkan skor penilaian dari validator. Secara keseluruhan A1-A5 merupakan produk pengembangan media berupa penuntun praktikum yang layak untuk digunakan pada proses pembelajaran biologi karena telah memenuhi standar kelayakan media berdasarkan uji validitas dan praktikalitas yang diperoleh dari akumulasi skor oleh validator

    Identifikasi kesulitan belajar biologi siswa SMA di Kabupaten Kampar

    Get PDF
    ENLearning difficulties are inappropriate leraning caused by possible brain dysfunction, difficulty in academic tasks, and low leraning achievement. This research aims to determine the profile of student’s learning biology in class XI SMA Negeri 1 Tambang for the 2022/2023 academic year. This research in descriptive  research using  quantitative and qualitative approaches. The method used in this research is a survey method with collectioncarried aot through interview and qustionnaires. Sampling used a saturated sampling technique. The sample in this study was 120 class XI sciense students.  The data analysis technique uses quantitative descriptive. The questionnaire distributed consisted of 4 indicators with 32 statements. The results of the research revealed that the biology learning difficulty profile of class moderate, the community environmental indicators is 81,4 in the very high category. Based on the research results, it can be concluded that the profile of sudents’ learning difficulties in leraning biology in class  XI SMA N egeri 1 Tambang for the 2022/2023 academic year is vey high with a percentage of 78.9%IDKesulitan belajar merupakan ketidak tepatan pembelajaran yang disebabkan oleh kemungkinan adanya disfungsi otak, kesulitan dalam tugas-tugas akademik, dan prestasi belajar yang rendah, kesulitan belajar ini sering terjadi  pada setiap peserta didik karena ada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XI SMA Negeri 1 Tambang Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survei dengan pengumpulan pengumpulan dilakukan melalui wawancara dan angket. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang siswa kelas XI IPA. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Angket yang disebarkan terdiri dari 4 indikator dengan 32 pernyataa

    Analisis kualitas soal penilaian tengah semester biologi dengan teori tes klasik dan Rasch model

    Get PDF
    ENThis research aims to determine the quality of odd semester assessment questions for class X in Biology for the 2023/2024 academic year. This research used a quantitative descriptive method involving 30 students with 30 questions being tested. Data were analyzed using classical test theory and processed using Microsoft Excel and Rasch models, which were processed using the Winstep program. The quality of the item questions tested includes difficulty level, distinguishing power, distractor effectiveness, validity, and reliability. The results of the CTT analysis show two categories of difficulty, namely easy (13.3%) and medium (86.7%) questions. There are four categories of differentiating power: low, sufficient, high, and very high. The effectiveness of functioning distractors was 16.7%, while non-functional ones were 83.3%. The validity of valid questions is 20%, and invalid is 80%. Meanwhile, the level of reliability is categorized as unreliable, with a value of r11 = 0.079 (very low). The results of the IRT analysis show that the difficulty level of the questions is in three categories, namely easy (20%), medium (66.7%), and difficult (13.3%). Differentiating power is only categorized as low. The effectiveness of functioning distractors was 43.3%, and non-functioning was 56.7%. The validity of the questions is classified as valid 63.7% and invalid 36.3. Person reliability is 0.03 in the weak category, while item reliability is 0.30 in the weak category. This study provides insight into the importance of using appropriate methodology for problem analysis, using both classical test theory and the Rasch model, which can help create evaluation instruments in the future. IDTujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas soal Penilaian Tengah Semester ganjil kelas X mata pelajaran Biologi tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang melibatkan 30 siswa dengan 30 soal yang diujikan. Data dianalisis dengan teori tes klasik yang diolah menggunakan Microsoft Excel dan Rasch  model yang diolah dengan program Winstep. Kualitas item soal yang diuji meliputi tingkat kesukaran, daya pembeda, efektivitas distraktor, validitas dan reliabilitas. Hasil analisis CTT menunjukkan tingkat kesukaran terdapat dua kategori yaitu soal kategori mudah (13,3%) dan sedang (86,7%). Daya pembeda terdapat empat kategori yaitu rendah, cukup, tinggi dan sangat tinggi. Efektifitas distraktor berfungsi sebanyak 16,7% sedangkan yang tidak berfungsi 83,3%. Validitas butir soal yang valid terdapat 20% dan tidak valid 80%. Sedangkan tingkat reliabilitas dikategorikan tidak reliabel dengan nilai r11= 0,079 (sangat rendah). Hasil analisis dengan IRT menunjukkan tingkat kesukaran soal terdapat tiga kategori yaitu mudah (20%), sedang (66,7%) dan sulit (13,3%). Daya pembeda hanya dikategorikan rendah. Efektifitas distraktor yang berfungsi sebanyak 43,3% dan tidak berfungsi 56,7%. Validitas butir soal tergolong valid 63,7% dan tidak valid 36,3. Reliabilitas person sebesar 0,03 dengan kategori lemah sedangkan reliabilitas item sebesar 0,30 dengan kategori lemah. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya menggunakan metodologi yang tepat dalam analisis soal, baik menggunakan teori tes klasik maupun model Rasch , yang dapat membantu dalam pembuatan instrumen evaluasi di masa depan

    Keterlibatan siswa dalam pembelajaran online mata pelajaran biologi pada masa pandemi

    Get PDF
    Pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Memutus penyebaran virus Sars-Cov-2 memerlukan berbagai upaya, salah satunya kebijakan di bidang pendidikan yaitu dengan menerapkan pembelajaran daring. Pembelajaran yang dilakukan secara daring merupakan alternatif pembelajaran yang efektif diterapkan di masa pandemi. Meski dinilai efektif, kebijakan ini menimbulkan masalah, salah satunya masalah keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran biologi pada masa pandemi. Penelitian dilakukan dengan metode survei terhadap 72 siswa sekolah negeri dan swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran Biologi di masa pandemi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Bio-Pedagogi (Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇