Jurnal Arus Elektro Indonesia
Not a member yet
    132 research outputs found

    Coconut Peeling System Berbasis PLC untuk Ekonomi Bangkit Pasca Pandemi

    Get PDF
    In the current post-pandemic era, the creativity of MSME actors is required so that the economy immediately rises, this is aimed at stabilizing the economic sector after almost 3 years of being hit by a pandemic. Increasing the level of creativity in sales must also be accompanied by an increase in the number of productions made, one of which is SMEs making fresh drinks from young coconuts. From the results of observations of SMEs in Banyuwangi district, especially in the business of making jelly. a young coconut seller can afford 16 seconds to two minutes at a time coconuts with the shape of one fruit and the other not being uniform. If within 10 minutes consumers come as many as 42 people or more to order young coconuts. So the peeling ability with the above time, is not comparable to the arrival of consumers, it makes consumers wait a long time and makes sellers want to peel quickly to meet consumer needs and will affect the shape of young coconuts that will be served to be unattractive. For this reason, a machine is designed that can help peel young coconut skin more quickly as a substitute for human labor, which in turn can increase the efficiency of young coconut peeler, both in terms of speed, power, production amount, to the safety factor of the peeler machine. So that consumer needs are met more quickly and more attractively to be presented. The methods used in this research are Phase 1 Needs Survey, Phase 2 Design, Phase 3 Prototype, Phase 4 Prototype Testing. From the test results, the frequency variation is 37 Hz, 44 Hz, 58 Hz. From the 3 variations found a frequency of 60 Hz which gets smooth and maximum stripping results

    Analisis Pengaruh Kerangka Penyusun Aluminium pada Generator Axial Flux 3 Fasa Double Rotor Stator Tunggal Dengan Kutub U-S Magnet Ferrite

    Get PDF
    Energi listrik menjadi energi utama yang dibutuhkan masyarakat pada saat ini. Melalui program yang kelistrikan yang dilakukan PLN salah satunya progam yang dibuat melakukan pengembanggan pembangkit dari energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan. Berkaitan dengan pembangkit, generator merupakan komponen penting yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun generator sangat penting karena menentukan kefektifitasan saat mesin beroperasi. Dampak dari pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun generator akan berpengaruh pada hasil generator yang dihasilkan. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa bahan akrilik lebih efektif untuk unjuk kerja generator dibandingkan dengan bahan aluminium sebagai kerangka penyusun Kata Kunci — Akrilik, Aluminium, Energi Listrik, Generator Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Melalui program kelistrikan yang dilakukan PLN, salah satu program yang dilakukan adalah mengembangkan pembangkit dari energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan. Berkenaan dengan pembangkit, generator merupakan komponen penting yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pemilihan material sebagai kerangka penyusun genset sangat penting karena menentukan efektivitas saat mesin beroperasi. Dampak pemilihan bahan sebagai kerangka penyusun genset akan mempengaruhi hasil genset yang dihasilkan. Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa bahan akrilik lebih efektif untuk kinerja generator dibandingkan dengan aluminium sebagai kerangka penyusunnya Kata Kunci — Acrilic, Aluminium, Electrical Energy, Generator

    Inovasi Desain dan Simulasi Function Generator Dengan Integrasi Microcontroller

    Get PDF
    This paper discusses the innovation design and simulation of the function generator. The design uses the Atmega16 microcontroller and Integrated Circuit (IC) DAC0808, ATmega16, and LF351. The design and simulation were implemented at the Electrical Laboratory of the PGRI Banyuwangi University as a practical reference. The function generator test uses a frequency range of 30 Hz to 200 KHz with three waveforms of sine, pulse and ramp. The simulation results show that a sine wave is obtained at a frequency of 1 KHz and a period of 1120 us. Pulse waves are obtained at a frequency of 1 KHz and a period of 1150 us, while a ramp wave with a frequency of 1 KHz and a period of 1150 us. This proves that the function generator can generate signal waves at a frequency of 1 KHz with varying periods

    IMPLEMENTASI BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK UNTUK PERAMALAN JANGKA PANJANG BEBAN TRAFO GARDU INDUK GENTEK PADA PT.PLN (PERSERO) APJ BANYUWANGI

    Get PDF
    Listrik merupakan aliran atau pergerakan elektron-elektron adalah partikel bemuatan negatif yangditemukan pada suatu atom. Transformator adalah alatuntuk mengubah energi listrik dari satu rangkaian listrikke rangkaian listrik yang berbeda berdasarkan cara kerjadari induksi elektromaknetik. Karena kebutuhankonsumen semakin naik maka transformator harusbekerja secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhankonsumen, oleh karena itu perlu adanya peramalan bebantransformator. Peramalan ini dilakukan untuk 5 tahunkedepan dimulai dari tahun 2022 sampai tahun 2026dengan menggunakan neural network backpropagation.Neural network backpropagation mempunyai error persenyang kecil dibandingkan dengan yang lainnya. Dari prosesperamalan data tertinggi terdapat pada bulan Mei tahun2026 sebesar 32282455 Kwh. Sedangkan menurutkeputusan (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,2016) Republik Indonesia, Nomor 5899 K/20/MEMtentang Pengesahan RUPTL (Rencana Usaha PenyediaanTenaga Listrik) PT PLN (Persero) tahun 2016 sampaidengan 2025 bahwa untuk penambahan kapasitastransformator atau penyulang mencapai 60% sampaidengan 70%, sedangkan kapasitas maksimaltransformator GI Genteng mampu menampung 60 Mva,maka dari itu 60% dari 60 adalah 36 Mva. Dilihat daribesarnya kebutuhan beban yang sudah diramalkan makapihak PLN kususnya pihak GI genteng pada tahun 2022sampai tahun 2026 belum memerlukan penambahankapasitas beban transformator namun harus mulaiwaspada karena selisih data peramalan dengankemampuan kapasitas hanyalah 6,3%

    AMC pada UE Frekuensi 10 GHz melewati HetNet Microcell dan Femtocell menggunakan Metode SKE pada Lingkungan Bergedung

    Get PDF
    Sistem komunikasi bergerak berupa user equipment (UE) bergerak pada lintasan lurus diantara lingkungan bergedung.  Mekanisme difraksi karena pengaruh lingkungan bergedung yang dimodelkan menggunakan Single Knife Edge (SKE). Frekuensi komunikasi yang digunakan 10 GHz. Lintasan UE melewati HetNet (Heterogeneous Networks) yang terdiri dari microcell dan femtocell. Propagasi UE menggunakan kondisi uplink dengan kanal AWGN. Adaptive Modulation and Coding (AMC) yang menggunakan MCS (Modulation and Code Scheme). MCS tersebut terdiri dari QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Sebagai hasil percentase cakupan pada penggunaan SC (Selection Combining) HetNet didapatkan sebanyak 94,03%, gNB1 microcell sebanyak 88,06%, dan gNB femtocell sebanyak 64,18%. Penggunaan selection combining HetNet dengan modulasi 64QAM sebanyak 67,16%, dan modulasi 64QAM dengan code rate 4/5 sebanyak 58,2%

    Sistem Prototype Perangkat Ventilator bagi Pasien Covid-19 Berbasis Fuzzy Logic

    Get PDF
    Banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan kasus covid-19, namun tiap harinya selalu terjadi lonjakan kasus terinfeksi positif covid-19. Namun dikarenakan ketersediaan ventilator yang belum memadai, oleh karena itu ambubag bisa menjadi pilihan darurat untuk menggantikan fungsi dari ventilator, yang memiliki prinsip kerja hampir sama namun dilakukan secara manual. Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah sistem prototype perangkat ventilator dengan memanfaatkan ambubag yang kemudian akan di otomatisasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol logika fuzzy. Digunakan sensor oxymeter MAX-30100 untuk mendeteksi nilai saturasi oksigen dan bpm, sensor flow YF-S201 untuk memonitoring laju udara berupa oksigen yang dihasilkan, serta aktuator berupa motor dc power window untuk memompa ambubag. Dalam pengujian kontrol fuzzy pada pembacaan sensor oksimeter menghasilkan rata-rata nilai error persen hasil pengujian secara keseluruhan sebesar 2,406%. Sistem kontrol logika fuzzy yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan kesesuaian yang cukup baik antara hasil defuzzyfikasi saat menggunakan sensor dan hasil defuzzyfikasi saat perhitungan dengan menghasilkan nilai rata-rata error persen sebesar 0,56%. Banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan kasus covid-19, namun tiap harinya selalu terjadi lonjakan kasus terinfeksi positif covid-19. Namun dikarenakan ketersediaan ventilator yang belum memadai, oleh karena itu ambubag bisa menjadi pilihan darurat untuk menggantikan fungsi dari ventilator, yang memiliki prinsip kerja hampir sama namun dilakukan secara manual. Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah sistem prototype perangkat ventilator dengan memanfaatkan ambubag yang kemudian akan di otomatisasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol logika fuzzy. Digunakan sensor oxymeter MAX-30100 untuk mendeteksi nilai saturasi oksigen dan bpm, sensor flow YF-S201 untuk memonitoring laju udara berupa oksigen yang dihasilkan, serta aktuator berupa motor dc power window untuk memompa ambubag. Dalam pengujian kontrol fuzzy pada pembacaan sensor oksimeter menghasilkan rata-rata nilai error persen hasil pengujian secara keseluruhan sebesar 2,406%. Sistem kontrol logika fuzzy yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan kesesuaian yang cukup baik antara hasil defuzzyfikasi saat menggunakan sensor dan hasil defuzzyfikasi saat perhitungan dengan menghasilkan nilai rata-rata error persen sebesar 0,56%

    Water Pipeline Monitoring System Using Flow Sensor Based on the Internet of Things

    Get PDF
    Pipe leakage is one of the most common problems in agriculture. Especially if the agricultural land is quite large, it will be challenging to determine the location if a leak occurs. Active sensors are not recommended because they do not follow the green computing concept (energy-efficient computing). This study is proposed to use a passive type sensor that is more energy efficient. This study will use a water flow sensor placed at several points in the irrigation pipe network. The water flow sensor was chosen because this sensor works passively and is very accurate in detecting changes in water flow, especially in flowing water. The sensor reading results will be sent using the Internet of Things with a Wi-Fi connection. The collected data results are processed on the server and displayed in an interface that makes it easy for users to monitor water flow through smartphones. The results of the tests that have been carried out show that the designed system has worked as expected. The system can detect the location of the leaking pipe flow and indicate the leaking pipe

    Analisis Sistem Koordinasi Proteksi DGR (Directional Ground Relay) pada Penyulang Parengan PLN UP3 Mojokerto untuk Mengatasi Gangguan Sympathetic

    Get PDF
    Kestabilan sistem tenaga listrik pada penyulang parengan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena merupakan daerah padat penduduk, oleh karena itu dibutuhkan sistem koordinasi proteksi yang handal agar kontinuitas sistem berjalan dengan baik. Penyulang parengan pada gardu induk Sekarputih merupakan distribusi tenaga listrik 20 kV menggunakan sistem NGR (neutral ground resistance) dengan tahanan tinggi sebesar 500 Ohm untuk pertanahannya, sehingga arus gangguan 1 fasa ke tanah maksimum sebesar 23.09 A. Penelitian kali ini membahas tentang koordinasi proteksi relai OCR (overcurrent relay) dan GFR (ground fault relay) dalam mengatasi gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah. Namun pada kasusnya terdapat gangguan lain saat terjadi gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah yaitu gangguan sympathetic trip. Gangguan ini merupakan gangguan tripping oleh CB (circuit breaker) pada penyulang terdekat dari penyulang yang terjadi gangguan 1 fasa ke tanah, sehingga untuk mengatasinya diperlukan proteksi arah yaitu relai DGR (directional ground relay). Metode yang digunakan adalah analisis kurva sistem koordinasi proteksi menggunakan software ETAP 16.0.0, dimana pada pengujiannya dilakukan analisis perbandingan antara relai ketika tidak diberi proteksi arah dan relai saat diberi proteksi arah dengan memberikan 3 titik gangguan yang berbeda. Dari hasil penelittian diketahui bahwa proteksi arah relai DGR dapat mengatasi gangguan sympathetic trip dengan besar sudut 45° dan arah forward

    Optimalisasi Penghematan Power Supply (Ps) Pembangkit dengan Menggunakan Preheater Auto Thermal PLTG Pesanggaran: Optimalisasi Penghematan Power Supply (Ps) Pembangkit Dengan Menggunakan Preheater Auto Thermal PLTG Pesanggaran

    Get PDF
    ASTRAK : Pertumbuhan listrik yang semakin pesat dan terus menerus ini membuat ketersediaan listrik harus terus meningkat. Apalagi dengan program 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia yang masih dalam proses. Namun, pertumbuhan beban listrik yang terus menerus mengakibatkan peningkatan pasokan sumber daya alam (NR) bahan bakar dan daya yang digunakan sebagai daya untuk konsumsi generator itu sendiri. Pada penelitian ini dilakukan analisis terutama pada konsumsi daya pembangkit yang cukup besar pada saat standby mode yang dilakukan pada PLTDG. PT Indonesia Power Pesanggaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan peremajaan atau penggantian peralatan listrik yang digunakan untuk menghemat konsumsi energi. Salah satu peralatan yang mengkonsumsi daya dalam jumlah besar saat unit dalam keadaan standby adalah Electric Preheater. Dengan adanya program ini dimaksudkan untuk memperoleh penghematan energi listrik dari konsumsi listrik Preheater yang seharusnya 108 kWatt menjadi 0 Watt dengan menggunakan Thermal Preheater, sehingga terjadi penghematan konsumsi energi listrik sesuai yang diharapkan, dan mampu mengurangi konsumsi energi di sektor pembangkit sesuai dengan tujuan PROPER KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan berkontribusi pada SDG'S (Sustainable Development Goals) poin 7 tentang energi bersih dan terjangkau. Kata kunci: Preheater, Pembangkit Listrik PS, PLTDG Pesanggara

    Analisis Karakteristik Dielektrik Berbagai Minyak Nabati Sebagai Alternatif Isolasi Cair untuk Transformator Tenaga

    Get PDF
    This article discusses the analysis of the dielectric characteristics of various vegetable oils as an alternative to liquid insulation for power transformers. Vegetable oil in this study focused on three kinds of vegetable oil, namely kemiri sunan oil, castor oil, and palm oil. This study reviews the dialectical characteristics of the three oils with respect to temperature changes. This vegetable oil will be compared with transformer oil, namely Shell Diala B, to determine the feasibility of vegetable insulating oil. This article uses literature study and data collection methods, using the basic theory of transformers, namely when alternating electric current flows around an iron core, the iron core will turn into a magnet. The results of this study indicate that these three vegetable oils have the same breakdown voltage characteristics to temperature changes, namely at a temperature voltage of 30°C. Furthermore, these three types of oil are still below the standard SPLN 49-1: 1982 which is 30 kV and still do not have the feasibility of transformer insulation oil. When palm oil is increased to 70°C, the breakdown voltage increases quite drastically, which is 48.58 kV. This has met the standard when compared to Sell diala B oil which when the temperature changes 70°C the breakdown voltage is 47.09 kV. Kata Kunci — Karakteristik Dialektrik, Minyak Nabati, Transformator, Minyak Isolasi, Perubahan Suh

    112

    full texts

    132

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Arus Elektro Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇