Jurnal Arus Elektro Indonesia
Not a member yet
    132 research outputs found

    Rancang Bangun Simulator Perbaikan Faktor Daya Listrik 3 Fasa dengan Sistem Kendali Otomatis

    Get PDF
    Dalam suatu system tenaga listrik permasalahan yang umum terjadi adalah fluktuasi beban yang tidak menentu. Hal ini akan menyebabkan faktor daya system berubah – ubah sesuai dengan perubahan jumlah beban listrik dan variasi beban listrik. Solusi untuk mengatasi permasalahan faktor daya listrik adalah kapasitor bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki faktor daya system 3 fasa yang dapat bekerja secara adaptif dalam merespon perubahan beban dan variasi beban lstrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan membuat rancang bangun simulator perbaikan faktor daya 3 fasa yang dilengkapi dengan system kendali otomatis untuk dapat mencapai nilai faktor daya yang baik. System kendali otomatis ini akan bekerja berdasarkan hasil pengukuran faktor daya system yang selanjutnya akan digunakan untuk mencari nilai kapasitas kapasitor bank yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai faktor daya system secara bertahap berhasil diperbaiki. Hal ini menunjukkan bahwa system kendali otomatis telah bekerja dengan baik

    Analisis Pengaruh Perbedaan Aluminium dan Akrilik Sebagai Kerangka Penyusun Generator Axial Flux 12 Slot 8 Pole

    Get PDF
    Generator merupakan suatu alat yang penting pada sebuah pembangkit yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pemilihan material dalam membuat kerangka penyusun generator sangat perlu diperhatikan agar generator yang dibuat memiliki keefektivitasan yang baik saat dioperasikan. Dampak dari pemilihan material kerangka penyusun generator akan mempengaruhi output generator yang dihasilkan. Secara khusus material aluminium memiliki keefektivitasan yang lebih baik dibandingkan material akrilik. Dari kedua material tersebut didapatkan bahwa material aluminium memiliki distribusi kerapatan fluks magentik yang lebih besar dibandingkan material akrilik sehingga output generator berupa tegangan dan frekuensi juga lebih besar. Hasil uji torsi generator dengan kerangka penyusun aluminium lebih kecil dibandingkan kerangka penyusun material akrilik sehingga kinerja generator dengan material aluminnium lebih baik dibandingkan dengan material akrilik. Kata Kunci — Generator, Aluminium, Akrilik, Distribusi Kerapatan Fluks Magnetik, Torsi

    Variasi Jarak Titik Fokus Cahaya Foton Pada PV Yang di Hibrid dengan TEG Menggunakan Pemisah Spektrum jenis Hot Mirror

    Get PDF
    Titik fokus lensa Fresnel memiliki peranan penting untuk menangkap energi foton yang dihasilkan bohlam LED yang digunakan sebagai energi input pada PV yang di hibrid dengan TEG. Penelitian ini bertujuan untuk melihat jarak focus terbaik PV dengan sumber energy cahaya bohlam mengunakan lensa Fresnel. Variasi titik fokus ada 3 bagian; pada titik focus lensa Fresnel (LF) itu sendiri yang sesuai spesifikasinya (11 cm jarak antara lensa dan modul PV), 1 cm di bawah titik fokus LF dan 1 cm di atas titik focus LF. Hasilnya menunjukkan bahwa posisi menjauh dari spesifikasi titik fokus lensa memberikan energi foton yang lebih besar dibandingkan dengan pada posisi titik fokusnya, dan di atas titik fokusnya. Ini terlihat dari arus listrik PV yang dihasilkan terbesar pada posisi di bawah titik fokus tersebut (0.65 mA) dengan efisiensi hibrid pada titik ini sebesar 13.55%. Daya yang dihasilkan berpotensi diaplikasikan sebagai charging mobile phone, power bank dan sejenisnya.Kata Kunci — posisi PV, hibrid PV-TEG, LED, hot mirror

    Pemodelan Akuisisi Data Sistem Monitoring Kualitas Air Budidaya Pembenihan Ikan Kerapu

    Get PDF
    Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa pada tahun 2020 Indonesia mengalami kenaikan peringkat menjadi berada di posisi 8 sebagai eksportir utama produk perikanan dunia. Salah satu komoditas produk perikanan yang berkontribusi dalam peningkatan nilai ekspor tersebut adalah ikan kerapu. Menurut Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung menyatakan bahwa perlu dilakukan pemeriksaan kualitas air budidaya ikan secara preventif dengan menerapkan digitalisasi pada pelaksanaannya. Sistem monitoring kualitas air pada kolam pembenihan budidaya ikan kerapu dibuat untuk mempermudah pembudidaya dalam melakukan pemeriksaan berkala terhadap  kualitas air yang digunakan dengan parameter yang dimonitor yaitu suhu, derajat keasaman (pH), dan kadar garam (salinitas). Data kualitas air dapat dimonitor untuk membantu melihat tren perubahan serta rekam jejak data sehingga pembudidaya dapat mencegah terjadinya penyakit atau mengetahui penyebab jika terjadinya kematian pada ikan kerapu. Untuk jenis sensor yang digunakan adalah sensor derajat keasaman PH, sensor DSB18B20, dan sensor salinitas electrical conductivity. Hasil keluaran dari semua sensor berupa nilai tegangan, yang akan dibaca oleh ADS1115 yaitu ADC eksternal yang merubah nilai tegangan tersebut ke dalam bentuk satuan bit yang nantinya nilai ini akan dikonversi menjadi nilai pengukuruan yang diinginkan dan ditampilkan melalui LCD TFT-ILI9341 sebagai tampilan monitoring. Hasil kalibrasi sensor PH dan salinitias yang dibandingkan dengan alat ukur referensi memiliki selisih pembacaan yang relatif kecil yaitu ±0.11 untuk sensor PH dan ±0.24 untuk sensor salinitas. Setelah dilakukan pengujian dengan air laut, ketiga sensor memiliki nilai akurasi yang cukup tinggi dengan akurasi untuk sensor suhu sebesar 99.13%, untuk sensor PH sebesar 99.08% dan sensor salinitas sebesar 98.50%

    Rancang Bangun Inverter Berkapasitas 200 Watt dengan Metode Sinusoidal Pulse Width Modulation (Spwm) Bipolar pada Robot Asper-19

    Get PDF
    Pada penanganan kasus Covid-19 yang semakin hari menunjukkan akan peningkatkan, bagian teknologi semakn didorong untuk mengadakan suatu inovasi dalam membantu penanganan kasus Covid-19. UKM Robotika Fakultas Teknik Univertas Jember melakukan riset berkaitan dengan penanganan Covid-19 yang menghasilkan Robot Asisten Perawat 19 atau ASPER-19. Robot ini dapat dioperasikan dengan suplai daya antara 150 – 250 Watt menggunakan inverter dikarenakan beban yang disuplai beban AC dengan sumber tegangan DC dari baterai/accu. Perancangan inverter pada penelitian ini menggunakan arduino uno sebagai pembangkit sinyal SPWM. Rangkaian penguat atau Gate Driver untuk menguat sinyal SPWM terdiri dari optocoupler PC817 dan transistor BC547. Rangkaian utama inverter yang terdiri dari empat buah MOSFET IRF 3205 yang disusun full bridge untuk melakukan proses switching serta penambahan trafo SMPS untuk step up tegangan AC. Penelitian ini menghasilkan bahwa rancang bangun Inveter berkapasitas 200 Watt dengan metode SPWM Bipolar telah berhasil dirancang dengan tingkat kestabilan hasil keluaran rangkaian inverter pada robot ASPER-19 yang diuji selama 120 menit pengerjaan cenderung stabil pada nilai arus keluaran 0,5 Ampere, serta hasil keluaran rangkaian inverter memiliki nilai frekuensi yang tetap pada nilai 19,5 kHz dengan nilai error persen sebesar 2,5%. Kata Kunci — Inverter, Kestabilan Inverter, Robot ASPER-19, SPWM

    Desain Alat Portable untuk Merekomendasikan Pemilihan Jenis Tanaman Berdasarkan Keasaman, Suhu, Kelembapan dan Warna pada Tanah dengan Fuzzy Inference System (FIS) Tipe Mamdani

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara yang sebagian besar kawasannya terdiri dari daerah perkebunan dan persawahan. Akan tetapi, kurangnya pengelolaan lahan yang baik dan benar menyebabkan pemerintah harus memberlakukan kebijakan impor karena hasil produksi pertanian belum bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu langkah untuk mengatasinya adalah dengan pertanian presisi atau pola pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi untuk meminimalisir pengeluaran biaya namun dengan produktivitas yang tinggi. Untuk mendukung solusi ini, dibuatlah sebuah alat portable yang dapat membaca kondisi fisik tanah sehingga dapat merekomendasikan jenis tanaman yang cocok untuk ditanam pada tanah tersebut. Input dari alat ini berupa sensor pH, DS18B20, YL-69 dan TCS3200, setelah itu Mikrokontroler memproses nilai dari pembacaan sensor dengan menggunakan Fuzzy Inference System tipe Mamdani dan outputnya ditampilkan pada LCD yang berupa nilai pembacaan sensor serta jenis tanaman yang telah direkomendasian. Pada alat ini juga terdapat sebuah GPS U-blox Neo-6 sebagai penunjuk lokasi dan RTC DS3231 sebagai pencatat tanggal dan waktu, serta MicroSD untuk menyimpan data dari tanah yang telah diteliti. Hasil pengujian alat ini menghasilkan tingkat keberhasilan 90,98% dalam membaca kondisi fisik tanah serta perekomendasian jenis tanaman.Kata Kunci — Fuzzy Inference System, Modern, Portable

    Peningkatan Fungsi Instalasi Pompa Air Berbasis Panel Surya Di Desa Banyuglugur Kabupaten Situbondo

    Get PDF
    Semakin meningkatnya kebutuhan energi listrik untuk berbagai kebutuhan manusia maka usaha manusia untuk mengeksploitasi sumber energi habis di pakai juga meningkat. Mengingat terbatasnya persediaan energi listrik tersebut, maka mulai dikembangkan energi alternatif yang sumbernya seperti energi matahari. Desa Banyuglugur merupakan salah satu desa di kabupaten Situbondo yang memiliki potensi sinar matahari yang bagus sepanjang tahunnya untuk pembangunan PLTS. Dalam penelitian ini penulis akan membahas mengenai perhitungan daya pompa berbasis panel surya di desa Banyuglugur serta perencanaan pembangkit listrik tenaga nano hidro dengan memanfaatkan air yang sudah tersimpan pada tandon dengan metode pump storage menggunakan aplikasi HOMER. Hasil keluaran daya panel surya cenderung kecil dikarenakan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti intensitas cahaya matahari, bayangan awan, dan perubahan iklim secara tiba-tiba, sedangkan untuk daya yang dihasilkan PLTNH cenderung stabil dikarenakan flowrate atau debit air yang mengalir ke turbin air cenderung stabil dengan flowrate sebesar 5,8 m3/h. Dengan debit air sebesar itu maka diperoleh total daya PLTNH rata-rata sebesar 673,423 kWh dengan penambahan beban sejumlah satu buah titik lampu. Kata Kunci — HOMER,  Panel Surya, PLTNH, Pompa Air

    AMC Femtocell untuk Komunikasi Drone Frekuensi 5 GHz menggunakan AWGN Metode Selection Combining pada Lingkungan Bergedung

    Get PDF
    Perkembangan jaringan komunikasi seluler semakin meningkat. Penelitian ini melakukan analisa tentang jaringan komunikasi yang digunakan untuk komunikasi drone disekitar  gedung-gedung dengan cakupan femtocell. Frekuensi komunikasi yang digunakan adalah 5 GHz. AMC (Adaptive Modulation and Coding) yang digunakan memanfaatkan MCS (Modulation and Code Scheme) terdiri dari QPSK, 16QAM, dan 64QAM. Hasil penelitian menunjukkan dominasi persentase 64 QAM dengan coderate 4/5 pada SC sebesar 91%

    Analisis Efisiensi Kinerja Motor BLDC Menggunakan Metode Kontrol Sliding Mode Observer PI

    Get PDF
    Brushless DC (BLDC) motors are widely used and applied in industry but it is difficult to control BLDC motors. Basically, a Brusless DC (BLDC) motor or also known as a permanent magnet synchronous motor (PMSM) uses a hall sensor to determine the position and speed of the motor. The data on the value of the BLDC rotor speed (rpm) in the basic modeling of the BLDC motor as input from the sliding mode observer (SMO) method which is set in the BLDC rotor speed (rpm) set point. A sensorless method based on SMO is proposed to replace the hall-sensor device for estimating the rotor position and speed of BLDC motors. This study compares the value between the rotor speed (rpm) of BLDC without control and the rotor speed (rpm) of BLDC with control. PI control is one that determines the rotor speed efficiency of the BLDC. The most optimal value of Rotor Rotation Efficiency (rpm) using PI Control is at the rotor rotation speed of 2000 rpm and 2500 rpm or 100%. The value of Rotor Rotation efficiency (rpm) is greater, namely 100% or 2000 rpm from the 2000 rpm rotation speed set point for BLDC motor modeling using PI control when compared to BLDC motor modeling without PI control, namely 91.65% or 1833 rmp value from set point rotation speed 2500 rpm

    Rancang Bangun Motor Brsuhless Direct Current Three Phase Axial Flux Nylon Carbon Fiber pada Unmanned Aeral Vehicle (UAV)

    Get PDF
    Pesawat tanpa awak atau Pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot. drone telah diterapkan dalam berbagai layanan seperti pengawasan Infrastruktur, pemetaan daerah pertanian, dan pemetaan daerah industry. Perancangan motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini menggunakan bahan nylon carbon fiber pada penampang stator dan rotornya karena memiliki berat yang ringan dan kuat. Pengujian pertama mengetahui kinerja dari empat motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber dengan variasi sinyal dari throttle yang diberikan menghasilkan arus , daya  dan kecepatan  motor yang berbeda, untuk daya didapatkan dari hasil perhitungan akar tiga dikalikan dengan tegangan dikali arus. Setelah data terkumpul selanjutnya yaitu membandingkan motor pertama kedua ketiga dan keempat apakah ke empat motor yang di buat dengan konstruksi yang sama memiliki perbedaan arus, daya, gaya angkat maupun kecepatannya. Hasil pengujian menghasilkan motor BLDC Axial Flux Nylon Carbon Fiber tersebut mempunyai beberapa kelebihan yaitu berat dari motor menggunakan bahan Nylon Carbon Fiber. Kata Kunci :Unmanned Aerial Vehicle, motor BLDC, Axial flux, Nylon Carbon Fiber

    112

    full texts

    132

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Arus Elektro Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇