SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM
Not a member yet
    859 research outputs found

    STRATEGI BERTAHAN HIDUP BURUH PABRIK PUPUK CV.SINAR AGUNG DI DESA GOLOKAN KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK

    No full text
    RINGKASAN Abstrak: Buruh merupakan orang yang bekerja pada orang lain yang menghasilkan barang atau jasa untuk mendapatkan uang maupun bentuk lainnya kepada pemberi kerja,  majikan atau pengusaha. Di Indonesia buruh selalu diidentikan dengan pekerja rendahan, hina, kasar dan sebagainya. Seperti halnya buruh pabrik pupuk di CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Mereka merupakan buruh yang bekerja di pabrik ilegal namun mereka tetap bertahan selama 3 tahun dan meskipun pabrik tersebut telah dioperasi (dirazia) oleh pihak kepolisian berkali-kali. Banyak  alasan dari buruh pabrik tersebut tetap bertahan memilih bekerja di CV. SINAR AGUNG. Demi memenuhi kelangsungan hidup atau memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya. Dan juga karena ijazah buruh tersebut yang masih rendah. Karena dalam dunia kerja hal yang paling menentukan identitas maupun kualitas seseorang yang pertama dilihat adalah ijazah. Hal ini dikarenakan seberapa besar kemampuan intelektual seseorang dapat dilihat dari selembar kertas yang disebut sebagai ijazah. Pihak penyedia pekerjaan pun tentu pasti akan lebih memihak pada seseorang yang mengenyam pendidikan tertentu untuk mendapatkan suatu keahlian pada bidang yang dibutuhkan dibandingkan dengan memilih seseorang yang tidak mengenyam pendidikan yang berhubungan dengan pekerjaan yang akan di tawarkan. Lalu buruh pabrik tersebut juga tidak memilki modal yang cukup untuk  mendirikan usaha ataupun pabrik sendiri. Setelah itu mereka harus memenuhi kebutuhan keluarga seperti kebutuhan makan setiap hari, kebutuhan sandang pangan, dan untuk biaya Pendidikan anak-anaknya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjelaskan (1) alasan yang melatarbelakangi seseorang memilih pekerjaan sebagai buruh pabrik CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik (2) menjelaskan kesejahteraan buruh pabrik CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik (3) menjelaskan strategi bertahan hidup buruh pabrik pupuk CV. SINAR AGUNG saat dioperasi (dirazia) oleh pihak kepolisian. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penilitiannya sendiri adalah deskriptif. Dan lokasi penelitian yang dipilih adalah Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Prosedur untuk pengumpulan data adalah dengan teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Analisis data dimulai dari melakukan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data dilakukan uji kreadibilitas dengan peningkatan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Temuan penelitian dalam penelitian ini menghasilkan tiga  pembahasan, yaitu  (1) alasan yang melatarbelakangi seseorang memilih pekerjaan sebagai buruh pabrik CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, karena ijazah mereka yang rendah, rasa nyaman untuk bekerja di pabrik itu, tidak mempunyai modal yang cukup untuk membuka usaha sendiri, dan buruh pabrik tersebut mempunyai tanggungan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, (2) tingkat kesejahteraan buruh pabrik pupuk CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, mereka mendapatkan upah yang cukup besar hampir setara dengan upah buruh yang bekerja di pabrik-pabrik besar yang sifatnya legal di Kota Gresik sehingga kebutuhan hidup buruh dapat terjamin dan mereka juga mendapatkan makan sebanyak 2 kali dalam 1 hari setelah itu jika mereka meminjam uang kepada pemilik pabrik, pemilik pabrik tersebut tidak memotong gaji mereka untuk pengembaliannya, (3) strategi bertahan hidup buruh pabrik pupuk CV. SINAR AGUNG saat pabrik dioperasi (dirazia) oleh pihak kepolisian dilakukan dengan bebagai strategi yaitu strategi aktif, srategi pasif dan strategi jaringan, karena setiap orang akan berbeda kemampuannya dalam menerapkan seperangkat cara mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kehidupannnya. Saran yang dapat peneliti berikan dalam penelitian ini bagi berbagai pihak mulai dari pemilik pabrik dan buruh pabrik di CV. SINAR AGUNG di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, masyarakat sekitar pabrik, generasi muda, dan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, menambah wawasan untuk mengetahui bagaimana strategi bertahan hidup buruh pabrik yang bekerja di CV. SINAR AGUNG. Kata Kunci : Buruh, Strategi, Bertahan Hidu

    MEMINIMALISASI TINDAKAN ASUSILA MELALUI MOTIVASI BERPRESTASI

    No full text
    RINGKASAN Pada artikel ilmiah ini disajikan informasi mengenai solusi praktis meminimalisasi tindakan asusila banyak dilakukan oleh remaja. Solusi tersebut adalah melalui motivasi berprestasi yang dilakukan oleh motivator yang baik. Memberikan motivasi ini merupakan cara praktis untuk menyajikan informasi kepada masyarakat, pemuda, dan anak-anak yang masih dibawah umur mengenai pentingnya motivasi, baik dari luar ataupun dari diri sendiri. Motivasi berprestasi ini memiliki ciri yang utama, yaitu terus mengejar kesuksesan dan mau mengambil resiko pada suatu kegiatan. Memahami latar belakang seseorang akan memudahkan motivator untuk memberikan motivasi-motivasinya tanpa adanya salah paham. Kelebihan yang di dapat dari penyampaian motivasi ini bisa meyakinkan seseorang bahwa mampu menciptakan kesuksesan dan berada di pihak yang benar tanpa terjerumus ke dalam penyimpangan sosial

    Upaya Sekolah Dalam Mengembangkan Perilaku Gotong Royong Siswa Di SMK Negeri 3 Malang

    No full text
    RINGKASAN Firawittanty, E.A. 2018. Upaya Sekolah Dalam Mengembangkan Sikap Gotong Royong Siswa Di SMK Negeri 3 Malang. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Siti Awaliyah, S.PD., M.Hum, (II) Dr. Sri Untari, M.Si.   Kata Kunci: Sekolah, Siswa, Gotong Royong Gotong royong sebagai ciri khas Indonesia harus terus menerus dikembangkan dan diperhatikan. Dilembaga pendidikan menjadi tugas setiap warga sekolah untuk bertanggung jawab membangun karakter generasi penerus bangsa dengan tuntutan era globalisasi yang menjadi pengaruh besar. Termasuk pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Malang sebagai sekolah dengan segudang prestasi dan penghasil lulusan yang siap masuk ke dalam dunia kerja. Tidak hanya kemampuan intelektual dan teknis yang harus dikuasi akan tetapi kemampuan dalam mengolah diri menjadi faktor penting dalam implementasi sikap gotong royong dikehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan gotong royong siswa, peran warga sekolah dalam mengembangkan sikap gotong royong siswa, kendala-kendala dalam mengembangkan sikap gotong royong siswa, serta solusi dalam mengatasi kendala dalam mengembangkan sikap gotong royong siswa di SMK Negeri 3 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif deskripsif dan prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data terdiri dari tiga tahap yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh empat simpulan hasil penelitian ini antara lain, bentuk-bentuk kegiatan gotong royong dari kegiatan intrakurikuler yaitu pembelajaran berkelompok, kokurikuler dengan adanya program field trip dan pratikum pembelajaran produktif dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Tata Busana, Tata Kecantikan, kegiatan ekstrakurikuler yang terdiri dari OSIS, PASKIBRA, PRAMUKA, PMR, teater, Karawitan. Lalu adanya program kepedulian sesama dengan berbagai kegiatan diantaranya jumat beramal, saat berduka ataupun saat warga sekolah mengalami musibah, serta pemberian bantuan bencana, disambung dengan kegiataan perlombaan yang rutin dilaksanakan pada hari kemerdekaan, dan kegiatan kebersihan sekolah yang terdiri dari piket wajib, jumat bersih, dan insidental, serta adanya kerja bakti. Upaya warga sekolah terdiri dari kepala sekolah, guru, staf karyawan, siswa dalam mengembangkan sikap gotong royong. Dan kendala yang didapat ialah adanya sikap individualistik, lalu pendidikan dari rumah yang tidak maksimal. Adapun solusi dalam mengatasi kendala tersebut ialah terdiri dari aspek pembinaan dan pencegahan oleh warga sekolah SMK Negeri 3 Malang. Saran yang dapat peneliti berikan dalam penelitian ini bagi berbagai pihak mulai dari warga SMK Negeri 3 Malang, generasi muda, dan jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan agar dapat menambah wawasan untuk mengetahui bagaimana upaya sekolah dalam mengembangkan sikap gotong royong siswa sebagai ciri khas bangsa Indonesia yang harus terus menerus diterapkan dikehidupan sehari-hari

    PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PERMAINAN EGRANG DI KOMUNITAS GUBUK BACA LENTERA NEGERI DESA SUKOLILO KECAMTAN JABUNG KABUPATEN MALANG

    No full text
    RINGKASAN kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang asal-usul permainan tradisional egrang di Gubuk Baca Lentera Negeri Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang, tata cara permainan egrang di komunitas Gubuk Baca Lentera Negeri Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang, nilai-nilai karakter yang terkandung dalam permainan egrang di komunitas Gubuk Baca Lentera Negeri Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang, penerapan pendidikan karakter melalui permainan tradisional egrang di komunitas Gubuk Baca Lentera Negeri Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang, kendala penerapan pendidikan karakter melalui permainan egrang di Komunitas Gubuk Baca Lentera Negeri Desa Sukolilo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Metode penelitian penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan jenis peneilitian diskriptif. Hasil kajian menunjukan bahwa asal mula egrang di Gubuk Baca Lentera Negeri berawal dari perpustakaan keliling yang dikenalkan di Gang Tato, lalu muncul tarian egrang Oleh Gubuk Baca Anak Alam. Tata Cara dalam bermain egrang ada 3 tahap. Terdapat 8 nilai karakter dalam permainan egrang. Penerapan 8 nilai karakter  dilakukan saat bermain egrang baik dalam sebuah tarian egrang atau dalam bermain egrang pada umumnya. Terdapat kendala dalam penerapan egrang ketika ada orang tua yang kwatir dengan anak ketika memaikan egrang, serta anak-anak kadang mudah bosan

    Implementasi Gerakan Literasi Nasional di SMP Negeri 15 Malang

    No full text
    RINGKASAN Abstrak: Membaca merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan, karena dengan membaca tidak hanya untuk memperoleh informasi, tetapi berfungsi sebagai alat komunikasi serta memperluas pengetahuan tentang banyak hal mengenai kehidupan manusia. Akan tetapi saat ini, kurangnya minat baca masyarakat indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara, hal tersebut mencerminkan kurangnya minat baca yang ada di Indonesia. maka dari itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan pada Nomor 23 tahun 2017 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam kebijakan tersebut terdapat Gerakan Literasi Nasional yang bertujuan untuk mengkoordinasikan masyarakat untuk menanamkan budaya membaca sejak dini. SMP 15 Malang merupakan salah satu sekolah menengah pertama yang beberapa siswanya memiliki minat membaca yang kurang, kemudian mengimplementasikan Gerakan Literasi Nasional di sekolahnya.   Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrument penelitian. Peneliti memilih lokasi penelitian di SMPN 15 Malang yang berlokasi di Jl. Bukit Tidar Blok T/8 Kota Malang. Sumber data dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu sumber data sekunder dan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan sumber data sekunder yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik yaitu meliputi teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data, pengecekan keabsahan data yang digunakan oleh peneliti, yaitu perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi.   Hasil penelitian ini antara lain (1) bentuk kegiatan implementasi gerakan literasi nasional di SMPN 15 Malang yaitu literasi baca dan tulis: (tulisan dinding di area sekolah, gerakan literasi sekolah, lomba bulan bahasa), literasi numerasi (mata pelajaran matematika), literasi sains (mata pelajaran ilmu pengetahuan alam) dan literasi budaya dan kewargaan (mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan, mata pelajaran seni budaya, dan memperingati hari sumpah pemuda). (2) pelaksanaan gerakan literasi nasional di SMPN 15 Malang terdiri dari beberapa kegiatan yang pertama yaitu literasi baca tulis meliputi gerakan literasi yang dilakukan setiap jumat pagi mulai pukul 06.45 hingga pukul 07.45 dengan durasi satu jam sebelum pelajaran dimulai, (3) kendala yang dialami dalam implementasi gerakan literasi yaitu kurangnya minat sumber daya manusia masih kurang lebih 80% , kurangnya sarana dan prasarana, kurang fokusnya siswa pada saat literasi, kurang ketelitian dalam pensortiran buku bacaan. (4) upaya untuk mengatasi kendala yang dialami dalam implementasi gerakan literasi nasional yaitu yang pertama menggunakan program bertahap, dengan membiasakan membaca, sumber daya manusia lama-lama akan meningkat, yang kedua kurangnya sarana dan prasarana yaitu dengan menggunakan program bertahap, dengan mendaur ulang fasilitas sekolah yang sudah tidak digunakan lagi dengan memodivikasi agar dapat digunakan, yang ketiga kurang fokusnya siswa dalam literasi dengan menggumpulkan seluruh walikelas, dan memberikan himbauan saat literasi supaya dalam berliterasi siswa dapat diarahkan.   Kata kunci: Implementasi, Gerakan Literasi Nasional, Gerakan Literasi Sekola

    POLA KAMPANYE TIM SUKSES PARTAI KEBANGKITAN BANGSA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2018

    No full text
    RINGKASAN                                                                                                  Rosadi, Siti Aisyah. 2018. Pola Kampanye Tim Sukses Partai Kebangkitan Bangsa Pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Malang Tahun 2018. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Untari, M.Si. (2) Dr. Yuniastuti, S.H, M.Pd.   Kata Kunci: Pola Kampanye, Partai Kebangkitan Bangsa, Pemilihan Kepala Daerah   Pola kampanye adalah bentuk yang digunakan sebagai acuan dalam menyampaikan pesan politik yang dilakukan oleh seorang calon kandidat, sekelompok orang atau partai politik kepada masyarakat khalayak agar komunikan tertarik secara sadar dan sukarela untuk menerima serta menuruti komunikator dengan tujuan memperoleh dukungan politik dari rakyat pada hari pelaksanaan pemilihan umum, sehingga memperoleh kekuasaan dalam pemerintahan. Partai Kebangkitan Bangsa merupakan partai yang lahir pada era reformasi, khas yang melekat pada partai ini adalah terkesan dekat dengan kalangan nahdliyin yang merupakan organisasi islam terbesar di Indonesia. Pemilihan kepala daerah merupakan kegiatan untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola kampanye tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018, yang meliputi (1) pola kampanye yang dilaksanakan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018; (2) kendala yang dihadapi oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang dalam kegiatan kampanye; (3) upaya yang dilakukan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa dalam mengatasi kendala kegiatan kampanye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan cara penjodohan pola, peneliti melakukan penelitian terlebih dahulu, kemudian membandingkan hasil wawancara, dan menyusunnya secara sistematis. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Tahap-tahap penelitian dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penulisan laporan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama pola kampanye yang dilaksanakan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018 meliputi (1) konsolidasi partai; (2) konservatif yang terdiri dari blusukan, door to door, dan pengumpulan massa; (3) media kampanye yang terdiri dari media sosial, bahan kampanye, dan alat peraga kampanye. Kedua, kendala yang dihadapi oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang dalam kegiatan kampanye meliputi (1) tidak seluruh pengurus dan anggota dari Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang mendukung pasangan calon yang diusung; (2) ditetapkannya kandidat calon wali kota Malang dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai tersangka suap oleh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada tanggal 27 Maret 2018; (3) latar belakang kandidat calon wali kota yang bukan orang organisator, bukan orang politik, dan belum banyak dikenal oleh masyarakat luas di Kota Malang; (4) tim sukses gabungan yang masih memunculkan ego untuk membesarkan partainya masing-masing. Ketiga, upaya yang dilakukan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa dalam mengatasi kendala kegiatan kampanye meliputi (1) pendekatan dan menghargai setiap pilihan individu dengan tidak memaksakan kehendak; (2) tim sukses dan Pak Syamsul tetap melaksanakan kegiatan kampanye seperti biasanya walaupun tanpa pasangan kandidat calon wali kota; (3) lebih menyesuaikan kemampuan kandidat calon wakil wali kota yang bukan orang partai politik, organisatoris, dan belum dikenal masyarakat luas; (4) menjalin komunikasi dengan partai-partai yang tergabung dalam tim sukses, menjaga kebersamaan, dan menahan ego masing-masing partai. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka saran yang diberikan adalah (1) kandidat calon wakil wali kota sebagai orang baru yang terjun dalam dunia politik, seharusnya lebih banyak mempelajari tentang politik dan organisasi supaya dapat menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh partai dalam berkampanye ataupun saat menghadapi lingkungan baru; (2) seharusnya sebelum mengusungkan pasangan calon kandidat di pemilihan kepala daerah (pilkada), partai menyeleksi lebih detail mengenai rekam jejak calon yang akan diusung, agar tidak terjadi permasalahan seperti di pilkada tahun 2018; (3) sebagai partai politik gabungan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), seharusnya dari masing-masing partai baik dari PKB, PKS, dan Gerindra sebelum memutuskan untuk bergabung menjadi satu tim dalam mengusung nama pasangan calon kandidat, harus memiliki komitmen untuk selalu bersama-sama menjaga kekompakan dalam memenangkan pasangan kandidat calon yang diusung.        

    POLA KAMPANYE PARTAI KEBANGKITAN BANGSA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2018

    No full text
    RINGKASAN                                                                                                  Rosadi, Siti Aisyah. 2018. Pola Kampanye Tim Sukses Partai Kebangkitan Bangsa Pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Malang Tahun 2018. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sri Untari, M.Si. (2) Dr. Yuniastuti, S.H, M.Pd.   Kata Kunci: Pola Kampanye, Partai Kebangkitan Bangsa, Pemilihan Kepala Daerah   Pola kampanye adalah bentuk yang digunakan sebagai acuan dalam menyampaikan pesan politik yang dilakukan oleh seorang calon kandidat, sekelompok orang atau partai politik kepada masyarakat khalayak agar komunikan tertarik secara sadar dan sukarela untuk menerima serta menuruti komunikator dengan tujuan memperoleh dukungan politik dari rakyat pada hari pelaksanaan pemilihan umum, sehingga memperoleh kekuasaan dalam pemerintahan. Partai Kebangkitan Bangsa merupakan partai yang lahir pada era reformasi, khas yang melekat pada partai ini adalah terkesan dekat dengan kalangan nahdliyin yang merupakan organisasi islam terbesar di Indonesia. Pemilihan kepala daerah merupakan kegiatan untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola kampanye tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018, yang meliputi (1) pola kampanye yang dilaksanakan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018; (2) kendala yang dihadapi oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang dalam kegiatan kampanye; (3) upaya yang dilakukan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa dalam mengatasi kendala kegiatan kampanye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah dengan cara penjodohan pola, peneliti melakukan penelitian terlebih dahulu, kemudian membandingkan hasil wawancara, dan menyusunnya secara sistematis. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan kegiatan triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Tahap-tahap penelitian dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penulisan laporan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama pola kampanye yang dilaksanakan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa pada pemilihan kepala daerah Kota Malang tahun 2018 meliputi (1) konsolidasi partai; (2) konservatif yang terdiri dari blusukan, door to door, dan pengumpulan massa; (3) media kampanye yang terdiri dari media sosial, bahan kampanye, dan alat peraga kampanye. Kedua, kendala yang dihadapi oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang dalam kegiatan kampanye meliputi (1) tidak seluruh pengurus dan anggota dari Partai Kebangkitan Bangsa Kota Malang mendukung pasangan calon yang diusung; (2) ditetapkannya kandidat calon wali kota Malang dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai tersangka suap oleh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada tanggal 27 Maret 2018; (3) latar belakang kandidat calon wali kota yang bukan orang organisator, bukan orang politik, dan belum banyak dikenal oleh masyarakat luas di Kota Malang; (4) tim sukses gabungan yang masih memunculkan ego untuk membesarkan partainya masing-masing. Ketiga, upaya yang dilakukan oleh tim sukses Partai Kebangkitan Bangsa dalam mengatasi kendala kegiatan kampanye meliputi (1) pendekatan dan menghargai setiap pilihan individu dengan tidak memaksakan kehendak; (2) tim sukses dan Pak Syamsul tetap melaksanakan kegiatan kampanye seperti biasanya walaupun tanpa pasangan kandidat calon wali kota; (3) lebih menyesuaikan kemampuan kandidat calon wakil wali kota yang bukan orang partai politik, organisatoris, dan belum dikenal masyarakat luas; (4) menjalin komunikasi dengan partai-partai yang tergabung dalam tim sukses, menjaga kebersamaan, dan menahan ego masing-masing partai. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka saran yang diberikan adalah (1) kandidat calon wakil wali kota sebagai orang baru yang terjun dalam dunia politik, seharusnya lebih banyak mempelajari tentang politik dan organisasi supaya dapat menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh partai dalam berkampanye ataupun saat menghadapi lingkungan baru; (2) seharusnya sebelum mengusungkan pasangan calon kandidat di pemilihan kepala daerah (pilkada), partai menyeleksi lebih detail mengenai rekam jejak calon yang akan diusung, agar tidak terjadi permasalahan seperti di pilkada tahun 2018; (3) sebagai partai politik gabungan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), seharusnya dari masing-masing partai baik dari PKB, PKS, dan Gerindra sebelum memutuskan untuk bergabung menjadi satu tim dalam mengusung nama pasangan calon kandidat, harus memiliki komitmen untuk selalu bersama-sama menjaga kekompakan dalam memenangkan pasangan kandidat calon yang diusung.        

    SISTEM POLITIK DAN PEMERINTAHAN ERA KEPEMIMPINAN ABDURRAHMAN WACHID

    No full text
    RINGKASAN Kata Kunci: kepemimpinan , politik, pemerintahan   K.H Abdurrahman Wachid (Gus Dur) adalah ketua Nahdatul ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Abdurrahman Wachid terpilih menjadi presiden ke empat menggantikan B.J habibie.   Selama kepemimpinannya, K.H Abdurrahman Wachid berusaha mendorong pluralisme dan keterbukaan. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan adanya kebijakan yang memberikan kebebasan dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Namun, banyak pro dan kontra perihal masa kepemimpinan presiden K.H Abdurrahman Wachid. Pasalnya Gus Dur juga mengeluarkan berbagai kebijakan yang dinilai Kontroversial dengan MPR dan DPR, yang dianggap berjalan sendiri, tanpa mau menaati aturan ketatanegaraan, melainkan diselesaikan sendiri berdasarkan pendapat kerabat dekatnya, bukan menurut aturan konstitusi negara

    CILANAS UNTUK MENINGKATKAN EKSISTENSI LAGU NASIONAL

    No full text
    RINGKASAN   Pada artikel ilmiah ini disajikan informasi mengenai solusi semakin menurunnya tingkat eksistensi lagu nasional dalam kehidupan masyarakat. Solusi tersebut adalah cilanas yaitu penciptaan lagu nasional. Cilanas merupakan sebuah ajang pencarian bakat dalam menyanyi dan menciptakan sendiri lagu bertemakan nasional. Hasil dari pencarian bakat cilanas akan memunculkan seniman-seniman baru khususnya penyanyi sekaligus pencipta lagu nasional yang diharapkan mampu mempopulerkan lgu nasional kembali

    Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Pembangunan Masyarakat Berbasis Program Kecakapan Hidup (Life Skill)

    No full text
    RINGKASAN Peningkatan pendidikan melalui pembangunan berbasiskan kepada program life skill memberikan pengalaman serta keterampilan kepada warga belajar terutama kepada masyarakat untuk memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomiannya. Beberapa jenis kecakapan hidup yang salah satunya adalah kecakapan vokasional, yaitu suatu kecakapan yang dikaitkan dengan bidang pekerjaan tertentu yang terdapat di masyarakat atau lingkungan warga belajar. Melalui kegiatan vokasional atau keterampilan tertentu, akan menambahkan keterampilan kepada masyarakat dalam penguasaan bidang tertentu yang berguna untuk meningkatkan taraf hidupnya

    0

    full texts

    859

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇