Tugas Akhir Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    221 research outputs found

    Uji Kesukaan Kue Kembang Goyang dengan Penambahan Ikan Teri Nasi

    No full text
    ABSTRAK Andryaningrum, Aswinda Nurika. 2017. Uji Kesukaan Kue Kembang Goyang dengan Penambahan Ikan Teri Nasi. Tugas Akhir. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd,. M.Pd. Kata Kunci: Kembang Goyang, Teri Nasi, Uji KesukaanTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi yang sesuai pada pembuatan kue kembang goyang dengan penambahan teri nasi serta mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur kue kembang goyang teri nasi.Uji coba penelitian dilakukan sebanyak 3 kali untuk menentukan formulasi yang sesuai prosedur. Persentase penambahan teri nasi yang digunakan sebanyak 5 gram, 10 gram, dan 15 gram. Formulasi yang digunakan uji kesukaan adalah formulasi resep uji coba kedua dengan penambahan ikan teri nasi sebanyak 10 gram. Formulasi ini menghasilkan kue kembang goyang yang memiliki warna golden brown dan terdapat bintik-bintik coklat dari ikan teri nasi yang dicincang, rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang tidak amis. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji hedonik yaitu sebanyak 35 panelis agak terlatih dengan 2 kali pengulangan. Hasil uji kesukaan terhadap rasa kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 74,28% panelis yang mengatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap warna kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 80% panelis menyatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap aroma kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 70% panelis menyatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap tekstur kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 84,29% panelis menyatakan suka

    Tortilla Subsitusi Kerang Hijau (Perna viridis L.)

    No full text
    ABSTRAK Sulianto, D.N. 2016. Tortilla Subsitusi Kerang Hijau (Perna viridis L.). Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Ir. Budi Wibowotomo, M.Si., Ph.D. (2) Aisyah Larasati, Ph.D. Kata Kunci: Tortilla, Kerang Hijau, Uji HedonikPemanfaatan kerang hijau selama ini terbatas pada berbagai jenis olahan hidangan. Upaya yang dilakukan untuk menambah nilai ekonomis dari kerang hijau segar supaya memiliki nilai jual salah satunya diolah menjadi tortilla. Sebagai variasi produk dan juga untuk menambah kandungan protein, kerang hijau dapat dipilih sebagai alternatif bahan subsitusi dari tortilla. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula tortilla kerang hijau yang tepat serta untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur. Uji coba resep dilakukan sebanyak 3 kali untuk menentukan formulasi yang tepat dan sesuai prosedur. Persentase subsitusi kerang hijau yang digunakan sebanyak 15%, 20%, dan 25%. Formulasi yang digunakan uji kesukaan adalah formulasi resep uji coba kedua dengan subsitusi kerang hijau sebanyak 20% atau 20 gram dari berat jagung pipil. Formulasi ini menghasilkan tortilla yang memiliki warna golden brown dan terdapat bintik-bintik coklat dari daging kerang hijau yang dicincang, rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang tidak amis. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji hedonik yaitu sebanyak 35 panelis agak terlatih dengan 2 kali pengulangan.Hasil uji hedonik terhadap warna tortilla subsitusi kerang hijau menunjukkan sebanyak 47,1% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap rasa tortilla subsitusi kerang hijau yaitu sebanyak 61,4% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap aroma tortilla subsitusi kerang hijau yaitu sebanyak 67,1% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap tekstur tortilla subsitusi kerang hijau yaitu sebanyak 54,3% panelis menyatakan suka. Peneliti selanjutnya diharapkan meneliti kandungan gizi produk tortilla subsitusi kerang hijau dan menggukur daya simpan produk tortilla subsitusi kerang hijau. Bagi masyarakat diharapkan pemanbahan tepung terigu agar tekstur tortilla tidak berongga, dan menggiling sampai lembut agar memudahkan dalam pencetakan.

    Uji Hedonik Bakso Berbahan Dasar Surimi Ikan Lele Dumbo (Clarius gariepinus)

    No full text
    ABSTRAK Saputro, Bagus Adi. 2017. Uji Hedonik Bakso Berbahan Dasar Surimi Ikan Lele Dumbo (Clarius gariepinus). Tugas Akhir. Jurusan Teknologi Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Aisyah Larasati, Ph.D. (2) Ir. Issutarti, M.P. Kata Kunci: Ikan Lele, Bakso, Surimi, Uji HedonikPembuatan surimi dari daging ikan lele dumbo bertujuan untuk mempersiapkan bahan agar lebih mudah untuk dilakukan pengolahan lebih lanjut. Bakso berbahan dasar surimi ikan lele dumbo miliki karakter organoleptik yang berbeda dari bakso daging tanpa melalui proses pembuatan surimi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa bakso surimi ikan lele dumbo.Uji coba resep pembuatan bakso surimi ikan lele dumbo dilakukan dua kali. Pengumpulan data menggunakan angket uji hedonik yang diisi oleh panelis agak terlatih dengan cara checklist. Jumlah panelis sebanyak 35 dengan dua kali pengulangan. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung persetase kesukaan.Hasil penelitian menunjukkan formulasi yang digunakan adalah formulasi dua yaitu: surimi ikan lele dumbo 300 gram, tapioka 20 gram, tepung terigu protein sedang 12 gram, bawang putih 7 gram, garam 5 gram, lada 0,5 gram, telur 60 gram, agar-agar 3 gram dan air es 60 gram. Tingkat kesukaan tertinggi terhadap warna adalah suka dengan persentase 82,86%. Tingkat kesukaan tertinggi terhadap aroma adalah suka dengan persentase 58,57%. Tingkat kesukaan tertinggi terhadap tekstur adalah suka dengan persentase 58,57%. Tingkat kesukaan tertinggi terhadap rasa adalah suka dengan persentase 58,57%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa bakso surimi ikan lele dumbo dapat diterima konsumen. Saran yang diberikan adalah bakso surimi dapat ditambahkan daging lain sesuai dengan rasa dan aroma yang diinginkan mengingat rasa surimi yang cenderung netral dan tidak berbau. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat kesukaan panelis terhadap aroma dan rasa pada produk yang berbahan dasar surimi

    Pembuatan Yoghurt Jambu Biji Merah Menggunakan Yoghurt Plain sebagai Starter

    No full text
    Jambu biji merah merupakan salah satu tanaman buah jenis perdu atau disebut dengan Psidium guajava L. Jambu biji merah merupakan salah satu jenis jambu biji yang cukup disukai karena kandungan vitamin A dan vitamin C yang tinggi serta kadar gulanya yang rendah.Salah satu cara pengolahan buah Jambu biji merah dibuat menjadi yoghurt dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus yang terkandung pada yoghurt plain. Tujuan penelitian mendapatkan formulasi yang disukai dalam pembuatan yoghurt, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna yoghurt, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur yoghurt, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa yoghurt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula resep untuk pembuatan yoghurt dengan menggunakan formulasi resep uji coba sesuai dengan diharapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil uji tingkat kesukaan panelis terhadap warna yoghurt jambu biji merah sebesar 41% panelis menyatakan agak suka dengan warna yoghurt jambu biji merah, uji tingkat kesukaan panelis terhadap rasa sebesar 47% panelis menyatakan agak suka dengan rasa yoghurt jambu biji merah, dan uji tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur sebesar 38% panelis menyatakan agak suka dengan tekstur yoghurt jambu biji merah

    Uji Hedonik Sirup Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium) dengan Penambahan Jumlah Jahe (Zingiber officinale) yang Berbeda.

    No full text
    ABSTRAK   Wulandari, Riske Ayu. 2017. Uji Hedonik Sirup Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium) dengan Penambahan Jumlah Jahe (Zingiber officinale) yang Berbeda. Tugas Akhir. Program Studi D3 Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Dra. Titi Mutiara Kiranawati, M.P (2) Dra. Teti Setiawati, M.Pd   Kata Kunci: Sirup, Daun Kumis Kucing, Jahe, Uji Hedonik Penelitian ini adalah penelitian eksperimen pembuatan sirup daun kumis kucing dengan penambahan jumlah jahe yang berbeda, merupakan sirup dengan bahan baku gula menggunakan bahan lain yaitu daun kumis kucing yang selanjutnya diberi penambahan jahe, sehingga dinamakan dengan sirup orthozing (orthosiphonis dan zingiber). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula sirup orthozing, untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap rasa, warna dan aroma sirup orthozing dan mengetahui harga jual sirup orthozing. Panelis yang digunakan adalah panelis agak terlatih dengan jumlah panelis 70 orang. Analisis data berupa analisis deskriptif  dengan beberapa kali uji coba untuk mengetahui formula resep sirup orthozing, untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna dan aroma sirup orthozing menggunakan persentil sedangkan untuk  mengetahui harga jual dengan menggunakan rumus perhitungan harga jual.  Uji coba formula resep sirup orthozing dilakukan sebanyak tiga kali dengan penambahan jahe 50 gr, 100 gr dan 150 gr. Hasil formula pembuatan sirup orthozing yang optimal adalah formula II dengan penambahan jahe 100 gr. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa a) total asumsi yang menyukai rasa sirup orthozing adalah 88,6%, sedangkan b) total asumsi yang menyukai warna sirup  orthozing adalah 75,8% dan c) total asumsi yang menyukai aroma sirup orthozing adalah 80%. Hasil perhitungan harga jual sirup orthozing adalah Rp18.000/100 ml untuk setiap botolnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu  formula yang digunakan untuk membuat sirup orthozing adalah formula II dengan penambahan jahe 100 gr, uji hedonik dari penelitian ini yaitu a) tingkat kesukaan responden terhadap rasa sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai rasa sirup orthozing, sedangkan b) tingkat kesukaan responden terhadap warna sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai warna sirup orthozing dan c) tingkat kesukaan responden terhadap aroma sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai aroma sirup orthozing. Harga sirup orthozing dinilai lebih mahal dibandingkan sirup pada umumnya (sirup buah). Hal ini disebabkan harga daun kumis kucing dan kemasan botol yang mahal. Saran dalam penelitian ini adalah sari daun kumis kucing yang akan digunakan untuk membuat sirup orthozing sebaiknya segera dipakai, karena jika dibiarkan di ruang terbuka terlalu lama sari daun kumis kucing akan berubah warna menjadi hitam sehingga menghasilkan sirup dengan warna lebih gelap dan keruh.

    Uji Organoleptik Dendeng Ragi Ayam Dengan Penambahan Lengkuas Rimpang Merah (Alpinia purpurata K.Schum.)

    No full text
    ABSTRAK   Septiani, R.D. 2016. Uji Organoleptik Dendeng Ragi Ayam dengan Penambahan Lengkuas Rimpang Merah (Alpinia purpurata K.Schum.). Tugas Akhir, Program Studi D3 Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Aisyah Larasati, Ph.D. (2) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes.     Kata Kunci: Dendeng ragi ayam, lengkuas rimpang merah, uji hedonik Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula yang tepat dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah, serta untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap aroma, warna, tekstur, dan rasa. Uji coba dilakukan dengan penambahan lengkuas rimpang merah pada formulasi dendeng ragi ayam. Proses pembuatan dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah yaitu pengupasan kelapa, lengkuas, dan bumbu-bumbu, pemotongan ayam dan pencucian, penimbangan bahan, pemarutan kelapa dan lengkuas, penghalusan bumbu, penumisan bumbu halus, serai, dan daun salam, pemasakan ayam bersama bumbu yang telah ditumis, dan pengemasan. Uji coba resep dilakukan sebanyak 3 kali untuk menentukan formulasi yang tepat dari persentase penambahan lengkuas rimpang merah sebanyak 30%, 25%, dan 20%. Formulasi yang digunakan dalam pembuatan dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah adalah formulasi resep uji coba ketiga dengan penambahan lengkuas rimpang merah sebanyak 20% atau 37,5 g dan gula merah sebanyak 20 g. Formulasi ini menghasilkan dendeng ragi yang memiliki warna golden brown, rasa gurih, tekstur berserat halus, dan aroma lengkuas yang tidak terlalu kuat. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji hedonik yaitu sebanyak 30 panelis agak terlatih dengan 3 kali pengulangan. Hasil uji hedonik terhadap warna dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah yaitu sebanyak 48% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap rasa dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah yaitu sebanyak 72% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap tekstur dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah yaitu sebanyak 47% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik terhadap aroma dendeng ragi ayam dengan penambahan lengkuas rimpang merah yaitu sebanyak 38% panelis menyatakan suka

    Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloevera) Pada Pembuatan Marmalade

    No full text
    ABSTRAK   Irawan, Rizky Hana. 2016. Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloevera) Pada Pembuatan Marmalade. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dra. Wiwik Wahyuni, M.Pd. (II) Lismi Animatul Chisbiyah, S. Pd., M.Pd.   Kata Kunci: Marmalade , Lidah Buaya, Uji Hedonik Marmalade merupakan produk yang menyerupai selai dibuat dari sari buah dengan gula. Sama seperti halnya selai, campuran daging buah, gula dan pektin ini dikentalkan hingga membentuk struktur gel, dengan standar yang sama. Lidah buaya yang sangat bermanfaat adalah daging daun yang memiliki lendir atau gel, dengan adanya kandungan gel lidah buaya dapat diolah sebagai bahan marmalade. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula pada pembuatan marmalade lidah buaya, dan mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, serta konsistensi pada marmalade lidah buaya. Uji coba formulasi resep dilakukan sebanyak 2 kali. Formula I menghasilkan marmalade lidah buaya dengan warna agak coklat dan sedikit keruh, konsistensi terlalu kental, dan rasa  terlalu manis. Formulasi II, dengan mengurangi gula pasir dari 500 gr menjadi 400 gr, hasil yang didapatkan yaitu marmalade lidah buaya  dengan warna coklat muda, konsistensi menjadi semi liquid dan rasa manis. Berdasarkan hasil uji coba formulasi marmalade lidah buaya, formula ke II dipilih sebagai formulasi yang digunakan untuk uji hedonik. Panelis yang digunakan terdiri dari 35 panelis dengan dua kali pengulangan. Uji hedonik terhadap Marmalade Lidah Buaya  dilakukan dengan cara memberi sampel produk dan dilanjutkan mengisi angket uji kesukaan.  Hasil yang diperoleh dari uji hedonik yang dilakukan adalah sebanyak 72,86% panelis menyatakan suka terhadap warna marmalade lidah buaya. Sebanyak 68,57% panelis menyatakan suka terhadap rasa marmalade lidah buaya. Sebanyak 67,14% panelis menyatakan suka terhadap konsistensi marmalade lidah buaya

    Uji Hedonik Sus Kering Substitusi Tpung Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium)

    No full text
    ABSTRAK   Safitri, Ely. 2016. Uji Hedonik Sus Kering Substitusi Tepung Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium). Tugas Akhir. Program Studi D3 Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Rina Rifqie Mariana M.P (2) Dra. Teti Setiawati, M.Pd.   Kata Kunci: Kumis kucing, Sus kering, Uji hedonik, Harga jual Tanaman kumis kucing merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Bagian tanaman kumis kucing yang dimanfaatkan adalah daunnya dengan diproses menjadi tepung. Hasil dari proses penepungan daun kumis kucing diaplikasikan pada pembuatan sus kering dengan sistem substitusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formula yang disukai dalam pembuatan sus kering substitusi tepung daun kumis kucing, dan mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, aroma, tekstur serta mengetahui harga jual. Uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji hedonik rasa, warna, aroma dan tekstur. Panelis dalam penelitian ini adalah mahasiswa D3 Tata Boga Angkatan 2013 dan 2014. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan formula yang disukai dalam pembuatan sus kering substitusi tepung daun kumis kucing adalah formula resep yang ketiga dengan substitusi tepung daun kumis kucing sebanyak 10%. Hasil uji hedonik terhadap rasa menunjukkan sebanyak 31,42% panelis menyatakan agak suka, sebanyak 40% panelis menyatakan suka terhadap warna, sebanyak 31,42% panelis menyatakan suka terhadap aroma, dan 34,28% panelis menyatakan suka terhadap tekstur sus kering substitusi tepung daun kumis kucing. Harga jual sus kering substitusi tepung daun kumis kucing Rp 21.000/kemasan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah pemakaian tepung daun kumis kucing perlu diayak agar tepung tidak menggumpal dan penyimpanan harus kedap udara agar tidak berjamur, perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui masa simpan tepung daun kumis kucing, bagi lembaga yaitu menambah referensi sus kering berbahan tanaman herbal, bagi masyarakat adalah produk sus kering substitusi tepung daun kumis kucing dapat dijadikan varian baru yang memiliki manfaat untuk kesehatan dan budidaya tanaman kumis kucing dilakukan oleh masyarakat sehingga harga jual dapat lebih murah

    Uji Hedonik Produk Mi Kering Dengan Penambahan Tepung Daun Alpukat

    No full text
    ABSTRAK Hardianto, 2017.  Uji Hedonik Produk Mi Kering Dengan Penambahan  TepungDaun Alpukat. Tugas Akhir, Program Studi D III Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing : (I) Dr. Dra. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Dra. Teti Setiawati, M.Pd Kata Kunci : Daun Alpukat, Mi, Uji HedoniAlpukat (Persea americana mill) terkenal dengan buahnya yang memiliki daging tebal serta memiliki rasa yang gurih. Akan tetapi selain buahnya yang gurih juga memiliki daun yang bermanfaat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui formula mi yang ditambahkan tepung daun alpukat, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, warna, tekstur, dan harga jual produk mi kering daun alpukat.Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Eksperimen pembuatan tepung daun alpukat adalah pengukusan dan pengeringan. Hasil dari proses pengukusan dan pengeringan pada daun alpukat menghasilkan warna yang hijau cerah dan tekstur pada tepung lebih halus.Uji coba  formula resep mi kering daun alpukat dilakukan sebanyak tiga kali. Hasil formula yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan tepung  daun alpukat 9,4 gr, dan tepung terigu 100 gr dihasilkan mi daun alpukat dengan warna hijau cerah. Mi yang dihasilkan lebih elastis dibandingkan uji coba resep I dan II. Dari uji coba tersebut dipilihlah formula III karena memiliki hasil yang lebih bagus untuk diujikan kepada panelis. Setelah dilakukan uji hedonik (kesukaan) pada warna, rasa, aroma, dan tekstur, hasil yang diperoleh cukup suka. Tingkat kesukaan terhadap panelis menyatakan cukup suka pada rasa pada mi (81,43%), aroma (77,14%), warna (88,57%), tekstur (75,72%) dan harga jual mi daun alpukat adalah Rp1600/19,17 gr.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formula resep mi kering daun alpukat yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan 9,4% tepung daun alpukat. Panelis menyatakan cukup suka terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur. Harga jual mi kering daun alpukat lebih mahal dibandingkan mi pada umumnya. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu untuk menghitung berapa gram daun alpukat yang dibutuhkan penderita diabet dan menurunkan tekanan darah tinggi.ABSTRAK    Hardianto, 2017.  Uji Hedonik Produk Mi Kering Dengan Penambahan  Tepung Daun Alpukat. Tugas Akhir, Program Studi D III Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing : (I) Dr. Dra. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Dra. Teti Setiawati, M.Pd   Kata Kunci : Daun Alpukat, Mi, Uji Hedoni Alpukat (Persea americana mill) terkenal dengan buahnya yang memiliki daging tebal serta memiliki rasa yang gurih. Akan tetapi selain buahnya yang gurih juga memiliki daun yang bermanfaat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui formula mi yang ditambahkan tepung daun alpukat, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, warna, tekstur, dan harga jual produk mi kering daun alpukat. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Eksperimen pembuatan tepung daun alpukat adalah pengukusan dan pengeringan. Hasil dari proses pengukusan dan pengeringan pada daun alpukat menghasilkan warna yang hijau cerah dan tekstur pada tepung lebih halus. Uji coba  formula resep mi kering daun alpukat dilakukan sebanyak tiga kali. Hasil formula yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan tepung  daun alpukat 9,4 gr, dan tepung terigu 100 gr dihasilkan mi daun alpukat dengan warna hijau cerah. Mi yang dihasilkan lebih elastis dibandingkan uji coba resep I dan II. Dari uji coba tersebut dipilihlah formula III karena memiliki hasil yang lebih bagus untuk diujikan kepada panelis. Setelah dilakukan uji hedonik (kesukaan) pada warna, rasa, aroma, dan tekstur, hasil yang diperoleh cukup suka. Tingkat kesukaan terhadap panelis menyatakan cukup suka pada rasa pada mi (81,43%), aroma (77,14%), warna (88,57%), tekstur (75,72%) dan harga jual mi daun alpukat adalah Rp1600/19,17 gr. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formula resep mi kering daun alpukat yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan 9,4% tepung daun alpukat. Panelis menyatakan cukup suka terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur. Harga jual mi kering daun alpukat lebih mahal dibandingkan mi pada umumnya. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu untuk menghitung berapa gram daun alpukat yang dibutuhkan penderita diabet dan menurunkan tekanan darah tinggi

    Uji Hedonik Produk Mie dengan Penambahan Kupang Putih (Corbula faba Hinds)

    No full text
    ABSTRAK Apristia, A.H. 2017. Uji Hedonik Produk Mie dengan Penambahan Kupang Putih (Corbula faba Hinds). Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Aisyah Larasati, Ph.D. (2) Dra. Wiwik Wahyuni, M.Pd. Kata Kunci: Mie, kupang putih, uji hedonikKupang putih merupakan hasil tangkapan laut yang hasil pengolahannya masih kurang bervariasi, sehingga mie dengan penambahan kupang putih merupakan produk inovasi mie yang dapat meningkatkan nilai ekonomis kupang putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang tepat produk mie dengan penambahan kupang putih dan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur.Mie dengan penambahan kupang putih melalui dua kali uji coba. Jumlah penambahan kupang pada kedua uji coba sebanyak 20% dari berat tepung yang digunakan. Formulasi yang digunakan untuk uji hedonik adalah formulasi resep uji coba yang kedua yang menggunakan pengurangan jumlah terigu, penambahan jumlah tepung tapioka, penambahan jumlah air, penambahan penggunaan minyak goreng dan penambahan penggunaan air khi. Mie yang dihasilkan dari uji coba kedua berwarna kuning kecokelatan dengan bintik-bintik kehitaman yang berasal dari kupang putih, rasa gurih dengan sedikit flavour kupang, aroma khas kupang, dan tekstur kenyal. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang mengikuti uji hedonik adalah 35 orang dengan dua kali pengulangan. Hasil uji hedonik warna produk mie dengan penambahan kupang putih menunjukkan bahwa 57,1% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik aroma produk mie dengan penambahan kupang putih menunjukkan bahwa 44,3% panelis menyatakan suka. Hasil uji hedonik rasa produk mie dengan penambahan kupang putih menunjukkan bahwa 42,9% panelis menyatakan agak suka. Hasil uji hedonik tekstur produk mie dengan penambahan kupang putih menunjukkan bahwa adalah 55,7% panelis menyatakan suka

    0

    full texts

    221

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇