Tugas Akhir Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
221 research outputs found
Sort by
Uji Hedonik Sus Kering Substitusi Tepung Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium)
ABSTRAK Safitri, Ely. 2016. Uji Hedonik Sus Kering Substitusi Tepung Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium). Tugas Akhir. Program Studi D3 Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Rina Rifqie Mariana M.P (2) Dra. Teti Setiawati, M.Pd. Kata Kunci: Kumis kucing, Sus kering, Uji hedonik, Harga jual Tanaman kumis kucing merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Bagian tanaman kumis kucing yang dimanfaatkan adalah daunnya dengan diproses menjadi tepung. Hasil dari proses penepungan daun kumis kucing diaplikasikan pada pembuatan sus kering dengan sistem substitusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formula yang disukai dalam pembuatan sus kering substitusi tepung daun kumis kucing, dan mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, aroma, tekstur serta mengetahui harga jual. Uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji hedonik rasa, warna, aroma dan tekstur. Panelis dalam penelitian ini adalah mahasiswa D3 Tata Boga Angkatan 2013 dan 2014. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan formula yang disukai dalam pembuatan sus kering substitusi tepung daun kumis kucing adalah formula resep yang ketiga dengan substitusi tepung daun kumis kucing sebanyak 10%. Hasil uji hedonik terhadap rasa menunjukkan sebanyak 31,42% panelis menyatakan agak suka, sebanyak 40% panelis menyatakan suka terhadap warna, sebanyak 31,42% panelis menyatakan suka terhadap aroma, dan 34,28% panelis menyatakan suka terhadap tekstur sus kering substitusi tepung daun kumis kucing. Harga jual sus kering substitusi tepung daun kumis kucing Rp 21.000/kemasan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah pemakaian tepung daun kumis kucing perlu diayak agar tepung tidak menggumpal dan penyimpanan harus kedap udara agar tidak berjamur, perlu adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui masa simpan tepung daun kumis kucing, bagi lembaga yaitu menambah referensi sus kering berbahan tanaman herbal, bagi masyarakat adalah produk sus kering substitusi tepung daun kumis kucing dapat dijadikan varian baru yang memiliki manfaat untuk kesehatan dan budidaya tanaman kumis kucing dilakukan oleh masyarakat sehingga harga jual dapat lebih murah
Penggunaan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Bahan Dasar Pembuatan Jelly Drink
ABSTRAK Najmah, Fairuz. 2017. Penggunaan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Bahan Dasar Pembuatan Jelly Drink. Tugas Akhir, Program Studi D3 Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Teti Setiawati, M.Pd. (2) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes. Kata Kunci: Jelly drink, kulit buah naga merah, uji hedonik Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula yang tepat dalam pembuatan jelly drink dengan bahan dasar kulit buah naga merah, serta untuk mengetahui tingkat kesukaan warna, tekstur, dan flavor produk jelly drink kulit buah naga merah, selanjutnya mengetahui harga jual jelly drink kulit buah naga merah. Uji coba dilakukan dengan pengolahan kulit buah naga merah menjadi bahan dasar pembuatan jelly drink. Metode perhitungan hasil uji hedonik yang digunakan adalah perhitungan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji hedonik sebanyak 35 orang. Uji hedonik dilakukan dengan dua kali pengulangan. Uji coba resep ini dilakukan sebanyak sebelas kali dan diringkas menjadi dua formula yaitu untuk memperoleh jumlah karagenan yang tepat serta memperoleh jumlah asam sitrat yang tepat sehingga dapat menghasilkan formulasi yang tepat. Formula yang digunakan dalam pembuatan jelly dink kulit buah naga merah yaitu fomula kedua dengan bahan dasar kulit buah naga merah sebanyak 100 ml, karagenan sebanyak 0,2 g dan asam sitrat sebanyak 0,4 g. Formula ini menghasilkan warna merah keunguan, tekstur semipadat, dan flavor tidak langu. Hasil tingkat kesukaan terhadap warna jelly drink kulit buah naga merah yaitu sebanyak 72,85% panelis menyatakan suka. Hasil tingkat kesukaan terhadap tekstur jelly drink kulit buah naga merah yaitu sebanyak 40% panelis menyatakan suka. Hasil tingkat kesukaan terhadap flavor jelly drink kulit buah naga merah yaitu sebanyak 40% panelis menyatakan agak suka. Harga jual jelly drink kulit buah naga merah adalah Rp 700,00. Kesimpulan dari penelitian ini adalah warna jelly drink kulit buah naga merah disukai oleh panelis, tekstur jelly drink kulit buah naga merah kurang disukai oleh panelis, flavor jelly drink kulit buah naga merah disukai oleh panelis, dan harga jual jelly drink kulit buah naga merah lebih murah dibanding jelly drink di pasaran. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menganalisa kandungan gizi pada jelly drink untuk dapat dijadikan minuman fungsional. Kulit buah naga merah yang memiliki pektin berpotensi untuk digunakan pada produk lain yang mengandung gel. Kulit buah naga berpotensi dijadikan pewarna alami yang aman untuk makanan dan minuman
Pengolahan Buah Salak Jawa (Salacca Zalacca(Gaert.) Voss) sebagai Bahan Dasar Pembuatan Nata de Salak
Buah Salak Jawa (salacca zalacca (Gaert.) Voss), buah yang populer dimasyarakat Indonesia dan cukup banyak pula varietasnya. Buah salak sangat berpotensi untuk dijadikan makanan fungsional. Salah satu upaya untuk mengembangkan pemanfaatan buah salak jawa adalah sebagai bahan dasar pembuatan nata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi Nata de Salak yang tepat, tingkat kesukaan (warna, rasa, tekstur dan kenampakan (trasparansi), dan mengetahui harga jual Nata de Salak. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen pembuatan nata de salak dengan menggunakan buah salak sebagai bahan utama. Tahap yang dilakukan dalam menciptakan produk ada beberapa tahap. Diagram alir studi pendahuluan, uji coba dan uji kesukaan. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Data hasil uji kesukaan dianalisis menggunakan rumus perhitungan persentase. Hasil uji coba lama fermentasi menunjukkan bahwa uji coba resep Nata de Salak yang digunakan sari buah salak sebanyak 1000 ml dengan lama fermentasi 14hari.Tingkat kesukaan panelis terhadap warna Nata de Salak yaitu disukai.Tingkat kesukaan panelis terhadap rasa Nata de Salak yaitu disukai.Tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur Nata de Salak pada yaitu disukai.Tingkat kesukaan panelis terhadap Nata de Salak pada kenampakan (transparansi) yaitu disukai. Harga jual Nata de Salak sedikit lebih murah dibandingkan dengan Nata de Coco
Uji Organoleptik Kerupuk Ikan Wader
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi yang tepat pada pembuatan kerupuk ikan waderserta mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur kerupuk ikan wader.Uji coba pembuatan kerupuk ikan waderdilakukan sebanyak 2 kali.Ujicobapertamamenggunakan225 gram tepungtapioka dan 125 gram ikan wader dengan hasiltekstur kurangpadat dan warna pucat.Uji coba kedua dilakukan dengan menggunakan 225 gram tepungtapioka dan 250 gram ikan wader. Formulasi yang digunakan dalam pembuatan kerupuk ikan wader adalah formulasi kedua dengan penambahan 225 gram tepung tapioka dan 250 gram ikan wader. Formulasi ini menghasilkan kerupuk ikan wader yang memiliki rasa gurih, tekstur padat dan warnakecoklatan.Metode perhitungan hasil uji organoleptik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji organoleptik yaitu sebanyak 35 panelis agak terlatih dengan 2 kali pengulangan. Hasil uji organoleptik terhadap rasa kerupuk ikan wader yaitu sebanyak 52,9% panelis yang mengatakan suka. Hasil uji organoleptik terhadap warna kerupuk ikan wader yaitu sebanyak 52,9% panelis menyatakan suka. Hasil uji organoleptik terhadap tekstur kerupuk ikan wader yaitu sebanyak 62,9% panelis menyatakan suka
Uji Hedonik Produk Mi Kering Dengan Penambahan Tepung Daun Alpukat
ABSTRAK Hardianto, 2017. Uji Hedonik Produk Mi Kering Dengan Penambahan Tepung Daun Alpukat. Tugas Akhir, Program Studi D III Tata Boga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing : (I) Dr. Dra. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Dra. Teti Setiawati, M.Pd Kata Kunci : Daun Alpukat, Mi, Uji HedonikAlpukat (Persea americana mill) terkenal dengan buahnya yang memiliki daging tebal serta memiliki rasa yang gurih. Akan tetapi selain buahnya yang gurih juga memiliki daun yang bermanfaat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui formula mi yang ditambahkan tepung daun alpukat, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, warna, tekstur, dan harga jual produk mi kering daun alpukat.Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Eksperimen pembuatan tepung daun alpukat adalah pengukusan dan pengeringan. Hasil dari proses pengukusan dan pengeringan pada daun alpukat menghasilkan warna yang hijau cerah dan tekstur pada tepung lebih halus.Uji coba formula resep mi kering daun alpukat dilakukan sebanyak tiga kali. Hasil formula yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan tepung daun alpukat 9,4 gr, dan tepung terigu 100 gr dihasilkan mi daun alpukat dengan warna hijau cerah. Mi yang dihasilkan lebih elastis dibandingkan uji coba resep I dan II. Dari uji coba tersebut dipilihlah formula III karena memiliki hasil yang lebih bagus untuk diujikan kepada panelis. Setelah dilakukan uji hedonik (kesukaan) pada warna, rasa, aroma, dan tekstur, hasil yang diperoleh cukup suka. Tingkat kesukaan terhadap panelis menyatakan cukup suka pada rasa pada mi (81,43%), aroma (77,14%), warna (88,57%), tekstur (75,72%) dan harga jual mi daun alpukat adalah Rp1600/19,17 gr.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formula resep mi kering daun alpukat yang digunakan adalah formula ketiga dengan penambahan 9,4% tepung daun alpukat. Panelis menyatakan cukup suka terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur. Harga jual mi kering daun alpukat lebih mahal dibandingkan mi pada umumnya. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu untuk menghitung berapa gram daun alpukat yang dibutuhkan penderita diabet dan menurunkan tekanan darah tingg
Uji Hedonik Nugget Ikan Ayam-Ayam
ABSTRAK Rahmawati, Y. 2017. Uji Hedonik Nugget Ikan Ayam-Ayam. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik . Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Wiwik Wahyuni, M.Pd., (II) Aisyah Larasati, S. T., M.T., MIM., Ph.D. Kata Kunci : Nugget, Ikan Ayam-ayamNugget ikan ayam-ayam merupakan salah satu produk olahan ikan yang berbahan dasar ikan ayam-ayam dengan penambahan bahan isi wortel dan bawang bombay. Pengolahan nugget ikan ayam-ayam mampu untuk meningkatkan nilai ekonomis, nilai gizi dan pemanfaatannya sebagai diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh fomulasi nugget ikan ayam-ayam yang tepat dan mendapatkan informasi tentang tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, warna, tekstur pada produk nugget ikan ayam-ayam.Uji coba resep dilakukan sebanyak dua kali. Formulasi resep pertama dengan daging ikan ayam-ayam sebanyak 200 gram, tepung sagu sebanyak 50 gram, wortel yang di potong kecil-kecil. Formula resep kedua dengan penambahan daging ikan ayam-ayam sebanyak 400 gram, tepung sagu sebanyak 120 gram, wortel dan bawang bombay. Formulasi yang tepat dihasilkan dari resep kedua. Nugget ikan ayam-ayam yang dihasilkan dari uji coba kedua berwarna golden brown, rasa gurih karena protein ikan ayam-ayam, aroma khas ikan ayam-ayam dan tekstur juiciness dan empuk. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu menggunakan persentase. Jumlah panelis yang mengikuti uji hedonik adalah 35 orang dengan dua kali pengulangan. Hasil dari uji tingkat kesukaan adalah sebanyak 41,1% panelis menyatakan suka dengan warna nugget ikan ayam-ayam, 48,5% panelis menyatakan suka terhadap tekstur nugget ikan ayam-ayam, 68,5 % panelis menyatakan suka terhadap rasa terhadap nugget ikan ayam-ayam dan 50% panelis menyatakan suka terhadap aroma terhadap nugget ikan ayam-ayam.
Uji Kesukaan Kue Kembang Goyang dengan Penambahan Ikan Teri Nasi
ABSTRAK Andryaningrum, Aswinda Nurika. 2017. Uji Kesukaan Kue Kembang Goyang dengan Penambahan Ikan Teri Nasi. Tugas Akhir. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P. (II) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd,. M.Pd. Kata Kunci: Kembang Goyang, Teri Nasi, Uji KesukaanTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formulasi yang sesuai pada pembuatan kue kembang goyang dengan penambahan teri nasi serta mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur kue kembang goyang teri nasi.Uji coba penelitian dilakukan sebanyak 3 kali untuk menentukan formulasi yang sesuai prosedur. Persentase penambahan teri nasi yang digunakan sebanyak 5 gram, 10 gram, dan 15 gram. Formulasi yang digunakan uji kesukaan adalah formulasi resep uji coba kedua dengan penambahan ikan teri nasi sebanyak 10 gram. Formulasi ini menghasilkan kue kembang goyang yang memiliki warna golden brown dan terdapat bintik-bintik coklat dari ikan teri nasi yang dicincang, rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma yang tidak amis. Metode perhitungan hasil uji hedonik yaitu dengan menggunakan persentase. Jumlah panelis yang melakukan uji hedonik yaitu sebanyak 35 panelis agak terlatih dengan 2 kali pengulangan. Hasil uji kesukaan terhadap rasa kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 74,28% panelis yang mengatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap warna kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 80% panelis menyatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap aroma kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 70% panelis menyatakan suka. Hasil uji kesukaan terhadap tekstur kue kembang goyang teri nasi yaitu sebanyak 84,29% panelis menyatakan suka
Uji Hedonik Sirup Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium) dengan Penambahan Jumlah Jahe (Zingiber officinale) yang Berbeda.
ABSTRAK Wulandari, Riske Ayu. 2017. Uji Hedonik Sirup Daun Kumis Kucing (Orthosiphonis folium) dengan Penambahan Jumlah Jahe (Zingiber officinale) yang Berbeda. Tugas Akhir. Program Studi D3 Tata Boga. Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Dra. Titi Mutiara Kiranawati, M.P (2) Dra. Teti Setiawati, M.Pd. Kata Kunci: Sirup, Daun Kumis Kucing, Jahe, Uji Hedonik Penelitian ini adalah penelitian eksperimen pembuatan sirup daun kumis kucing dengan penambahan jumlah jahe yang berbeda, merupakan sirup dengan bahan baku gula menggunakan bahan lain yaitu daun kumis kucing yang selanjutnya diberi penambahan jahe, sehingga dinamakan dengan sirup orthozing (orthosiphonis dan zingiber). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula sirup orthozing, untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap rasa, warna dan aroma sirup orthozing dan mengetahui harga jual sirup orthozing. Panelis yang digunakan adalah panelis agak terlatih dengan jumlah panelis 70 orang. Analisis data berupa analisis deskriptif dengan beberapa kali uji coba untuk mengetahui formula resep sirup orthozing, untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna dan aroma sirup orthozing menggunakan persentil sedangkan untuk mengetahui harga jual dengan menggunakan rumus perhitungan harga jual. Uji coba formula resep sirup orthozing dilakukan sebanyak tiga kali dengan penambahan jahe 50 gr, 100 gr dan 150 gr. Hasil formula pembuatan sirup orthozing yang optimal adalah formula II dengan penambahan jahe 100 gr. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa a) total asumsi yang menyukai rasa sirup orthozing adalah 88,6%, sedangkan b) total asumsi yang menyukai warna sirup orthozing adalah 75,8% dan c) total asumsi yang menyukai aroma sirup orthozing adalah 80%. Hasil perhitungan harga jual sirup orthozing adalah Rp18.000/100 ml untuk setiap botolnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formula yang digunakan untuk membuat sirup orthozing adalah formula II dengan penambahan jahe 100 gr, uji hedonik dari penelitian ini yaitu a) tingkat kesukaan responden terhadap rasa sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai rasa sirup orthozing, sedangkan b) tingkat kesukaan responden terhadap warna sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai warna sirup orthozing dan c) tingkat kesukaan responden terhadap aroma sirup orthozing adalah sebagian besar responden menyukai aroma sirup orthozing. Harga sirup orthozing dinilai lebih mahal dibandingkan sirup pada umumnya (sirup buah). Hal ini disebabkan harga daun kumis kucing dan kemasan botol yang mahal. Saran dalam penelitian ini adalah sari daun kumis kucing yang akan digunakan untuk membuat sirup orthozing sebaiknya segera dipakai, karena jika dibiarkan di ruang terbuka terlalu lama sari daun kumis kucing akan berubah warna menjadi hitam sehingga menghasilkan sirup dengan warna lebih gelap dan keruh
Uji Hedonik Kecap Ikan Wader dengan Proses Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Sari Buah Nanas.
ABSTRAK Ansyari, Muhamad. 2016. Uji Hedonik Kecap Ikan Wader dengan Proses Hidrolisis Enzimatis Menggunakan Sari Buah Nanas. Tugas Akhir, Program studI D3 Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ir. Budi Wibowoto, M.Si., Ph.D. (II) Dr. Dra Mazarina Devi, M.Si. Kata kunci: Ikan Wader, Kecap Ikan, Hidrolisis Enzimatis, Enzim BromelinIkan wader (Rasbora Lateristriata) merupakan salah satu komoditas baru akuakultur yang murah, tetapi jika diolah dengan benar dapat menaikan harga jual. Ikan wader adalah ikan air tawar, yang hidup di alam liar seperti sungai atau sawah. Varian oalahan ikan wader di masyarakat hanya terbatas pada ikan wader goreng dan sambel ikan wader.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula yang tepat untuk pembuatan kecap ikan wader dengan proses hidrolisis enzimatis menggunakan sari buah nanas, mendapatkan tingkat kesukaan warna, rasa, aroma dan juga harga jual.Uji coba dilakukan sebanyak 3 kali yaitu dengan mendapatkan perbandingan ikan wader, garam dan sari nanas. Formulasi terbaik yang digunakan yaitu resep uji coba ke III dengan perbandingan ikan wader sebanyak 750 gram, garam sebanyak 112,5 g, dan sari nanas sebanyak 112,5 g. Karekteristik dari uji coba formula III yaitu menghasilkan warna yang coklat jernih, rasa asin dan tidak pahit dan aroma amis khas ikan wader, formula III kemudian dilakukan uji hedonik terhadap panelis dengan jumlah panelis untuk uji hedonik sebanyak 35 dengan pengulangan 2 kali. Hasil dari penelitian ini lama waktu penyimpanan adalah selama 1 minggu dan penambahan bahan seperti jahe, lengkuas, bawang putih, serai, cengkeh dan gula aren berfungsi untuk memberi aroma tambahan. Tingkat kesukaan panelis terhadap warna kecap ikan wader dengan proses hidrolisis enzimatis menggunakan sari buah nanas persentase tertinggi adalah 57,1% menyatakan suka, tingkat kesukaan panelis terhapat rasa yaitu 47,1% menyatakan agak suka, dan tingkat kesukaan panelis terhadap aroma yaitu 31,42% menyatakan agak suka. Harga jual kecap ikan wader dengan proses hidrolisis enzimatis menggunakan sari buah nanas adalah Rp 25.500.
Uji Hedonik Dendeng Ikan Barakuda dengan Penambahan Tepung Tapioka
ABSTRAK Heruatmaja, Benz Bagus. 2017. Uji Hedonik Dendeng Ikan Barakuda dengan Penambahan Tepung Tapioka. Tugas Akhir, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dra Mazarina Devi, M.Si. (II) Ir. Issutarti, M.P Kata kunci: Ikan Barakuda, Dendeng, PersentaseIkan barakuda (Sphyreaena qenie) merupakan salah satu jenis ikan yang terdapat di perairan Indonesia yang pada umumnya kaya akan kandungan protein dan omega 3. Dendeng adalah salah satu produk hasil pengolahan ikan. Dendeng merupakan bentuk makanan semi basah yang biasanya terbuat dari daging atau ikan, berbentuk tipis dan lebar, dibumbui dan dikeringkanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formula yang tepat untuk pembuatan dendeng ikan barakuda dengan penambahan tepung tapioka, mendapatkan tingkat kesukaan warna, rasa, aroma dan juga harga jual.Uji coba dilakukan sebanyak 3 kali yaitu dengan mendapatkan perbandingan ikan barakuda dan tepung tapioka. Formulasi yang tepat dan digunakan yaitu resep uji coba ke III dengan perbandingan ikan barakuda sebanyak 1000 gram dan tepung tapioka sebanyak 3 % dari berat daging ikan. Hasil dari uji coba formula III yaitu menghasilkan warna yang coklat tua, rasa gurih, aroma harum bumbu ketumbar, dan tekstur empuk. Jumlah panelis untuk uji hedonik sebanyak 35 dengan pengulangan 2 kali. Data dianalisis dengan persentase. Hasil tingkat kesukaan panelis terhadap warna dendeng ikan barakuda dengan penambahan tepung tapioka, persentase tertinggi adalah 54,3% menyatakan suka, tingkat kesukaan panelis terhadap rasa yaitu 65,7% menyatakan suka, tingkat kesukaan panelis terhadap aroma yaitu 60% menyatakan suka. dan tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur yaitu 57,1% menyatakan suka Harga jual dendeng ikan barakuda dengan penambahan tepung tapioka adalah Rp 99.375/1000gr