Jurnal Pendidikan Fisika
Not a member yet
103 research outputs found
Sort by
Analisis Perkuliahan Daring Program Studi Pendidika Fisika di Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survey online menggunakan aplikasi SurveyHeart Forms-App. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan kuliah daring Program Studi Pendidikan Fisika (PSPF) di masa pandemic Covid-19. Survey dilakukan terhadap 14 mata kuliah keahlian PSPFyang tersebar di semester 1 3 dan 5. Responden adalah mahasiswa aktif di semester 1, 3 dan 5. Analisis data dilakukan secara deskripti. Dari hasil penelitian diperoleh pelaksanaan kuliah daring semester ganjil 2020/2021 berjalan dengan baik dan lancar, dengan rincian kompetensi penguasan materi 82% (sangat baik), pelayanan akademik perkuliahan 77,46% (baik) dan kepuasan mahasiswa 79,33% (baik). Perlu dilakukan monitoring keterlaksanaan perkuliahan daring untuk memastikan terpenuhinya jumlah pertemuan kuliah sebanyak 16 kali. Tools yang paling banyak digunakan untuk pelaksanaan kuliah daring di PSPF adalah WhatsApp, Google Classroom, dan Zoom Cloud Meeting. Penugasan yang diberikan sudah memenuhi kriteria pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan sesuai dengan karakteristik pemebelajaran perguruan tinggi
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Guided Discovery untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Materi Sifat Elastisitas Bahan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis guided discovery yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap pemahaman konsep peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Rowntree yang dimodifikasi dengan evaluasi formatif. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA 2 SMA Pembina Palembang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil rata-rata validitas untuk aspek materi sebesar 89%, aspek desain pembelajaran guided discovery sebesar 87%, dan aspek bahasa sebesar 95% dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan LKPD ditinjau dari pengisian angket yang dilakukan oleh lima peserta didik pada tahap one to one dan memperoleh nilai rata-rata sebesar 83% dengan kategori sangat praktis. Pada tahap small group ditinjau dari pengisian angket yang dilakukan oleh delapan peserta didik dan memperoleh nilai rata-rata sebesar 83,2%. Tahap field test memperoleh nilai rata-rata N-gain sebesar 0,5 dan dikategorikan sedang
PERBANDINGAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM DAN AIR KELAPA TERHADAP NILAI KONDUKTIVITAS LISTRIK
Penelitian tentang Perbandingan Konsentrasi Larutan Garam dan Air Kelapa Terhadap Nilai Konduktivitas Listrik bertujuan untuk menganalisis perbandingan konsentrasi larutan garam dan air kelapa terhadap nilai konduktivitas listrik. Pemilihan kedua jenis zat cair ini berdasarkan pada jenis zat cair yang dapat menghantarkan arus listrik dan dapat dijadikan sebagai energi alternatif media sumber energi listrik. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Adapun hasil data penelitian diperoleh dari pengambilan data variasi konsentrasi jenis larutan elektrolit yaitu air kelapa muda, air kelapa tua, larutan garam serta konsentrasi air sumur dengan perbedaan jumlah perbandingan volume zat cair namun menggunakan daya yang sama yaitu sebesar 3 Volt kemudian jarak antar dua elektroda yang dibuat tetap yaitu 6 cm dan diameter batang elektroda yang digunakan yaitu 0,5 mm. Hasil data yang diperoleh pada data tabel maupun data grafik menunjukkan bahwa rerata larutan yang memiliki kemampuan elektrolit terbesar adalah larutan air garam dibandingkan dengan air kelapa, kemudian kadar kematangan air di dalam kelapa juga berpengaruh, hasilnya menunjukkan bahwa air kelapa tua memiliki nilai konduktivitas yang lebih besar dibandingkan dengan nilani konduktivitas air kelapa muda. Sehingga, perbandingan nilai konduktivitas listrik diurutkan dari yang terbesar yaitu larutan garam, air kelapa tua dan selanjutnya air kelapa muda. Maka larutan garam memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik yang lebih baik dibandingkan dengan air kelapa
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Fisika Digital Berbasis Line Webtoon Pada Pokok Bahasan Tekanan
Penelitian ini didasarkan pada kurangnya media pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran komik fisika digital berbasis line webtoon dengan pokok bahasan tekanan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Penelitian pengembangan model ADDIE dilakukan hanya sampai tahap Development (pengembangan), karena tujuan penelitian ini hanya sebatas mengembangkan dan menghasilkan suatu komik fisika digital sebagai media pembelajaran yang layak untuk diimplementasikan berdasarkan penilaian validator. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket melalui Google Form, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket kebutuhan peserta didik yang terdiri dari 50 siswa SMP Kelas VIII secara acak mewakili satu Provinsi yaitu Jawa Tengah dan lembar validasi yang terdiri dari ahli materi dan lembar validasi ahli media yang diberikan kepada 6 (enam) orang validator yaitu 2 (dua) ahli materi, 2 (dua) ahli media dan 2 (dua) ahli bahasa. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa diperoleh nilai indikator sebesar 3,74 dan nilai persentase rata-rata penilaian sebesar 93,81% dengan klasifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil peneltian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa komik fisika digital berbasis line webtoon sudah layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran fisika. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Komik Digital, Line Webtoon, Fisika, Tekana
PENGEMBANGAN LKPD MATERI GERAK LURUS BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN SOFTWARE TRACKER UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap pemahaman konsep peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Rowntree dimodifikasi dengan evaluasi formatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas X SMA Sriguna Palembang. Berdasarkan analisis data ini dinyatakan valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap pemahaman konsep peserta didik. Adapun hasil yang diperoleh 1) Tahap expert review memperoleh dengan nilai rata-rata dari ketiga validator sebesar 82% dikategorikan sangat valid; 2) Tahap one to one memperoleh dengan nilai rata-rata sebesar 91% dikategorikan sangat praktis; 3) Tahap small group memperoleh dengan nilai rata-rata sebesar 88% dikategorikan sangat praktis; 4) Tahap field test memperoleh dengan nilai rata-rata pre test sebesar 35,29 sedangkan post test sebesar 78,52 dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,72 dengan dikategorikan tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker yang dikategorikan sangat valid, sangat praktis, dan memiliki efek potensial terhadap pemahaman konsep peserta didik. Oleh karena itu, LKPD berbasis discovery learning berbantuan software tracker ini layak digunakan dalam proses belajar mengajar
Pengaruh Metode Pembelajaran dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Fisika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran konvensional dengan pendekatan inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah desain faktorial 2x3. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Raha Sulawesi Tenggara dengan topikfluida statis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel terpilih adalah siswa kelas XI IPA1 dan siswa kelas XI IPA2. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferential. Analisis deskriptif berupa deskripsi data penelitan dalam bentuk mean (rata-rata), standar deviasi dan persentase yang diperoleh dari penentuan hasil belajar siswa. Sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis melalui uji analisis varians berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis (uji-t). Temuan menjukkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran dengan pendekatan inkuiriterbimbing terhadap pemahaman konsep siswa dan motivasi belajar
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Video pada Pembelajaran Fisika
Penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan (library research) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis video untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep fisika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi teori yang dikumpulkan (content analysis). Analisis ini digunakan untuk mendapatkan inferensi yang valid dan dapat diteliti ulang berdasarkan konteksnya. Analisis ini akan dilakuakan proses memilih, membandingkan, menggabungkan dan memilih berbagai pengertian hingga ditemukan yang relevan. Dari Hasil analisis artikel maka diperoleh hasil penelitian yaitu media pembelajaran berbasis video sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan media pembelajaran berbasis video juga sangat diminati peserta didik serta media pembelajaran berbasis video dapat mempengaruhi aktifitas pembelajaran peserta didik
Analisis Konsep Fisika Energi Mekanik Pada Permainan Tradisional Egrang Sebagai Bahan Pembelajaran Fisika
Indonesia merupakan negara yang kaya akan kearifan lokal, namun mulai pudar seiring dengan perkembangan teknologi. Pelestarian kearifan lokal sangat diperlukan salah satunya dengan mengintegrasikan ke dalam pembelajaran fisika. Salah satu kearifan lokal yang terdapat konsep fisika adalah permainan tradisional Egrang. Tujuan penelitian yaitu menganalisis konsep fisika energi mekanik pada permainan tradisional Egrang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung di lapangan. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa dalam permainan tradisional Egrang terdapat konsep fisika energi mekanik yang dapat menghubungkan antara sains modern dengan etnosains. Energi mekanik merupakan penjumlahan energi kinetik dan energi potensial suatu benda untuk melakukan kerja. Konsep energi kinetik terdapat pada gerak Egrang, sedangkan energi potensial terdapat pada ketinggian pijakan dan posisi terangkatnya Egrang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan etnosains pada permainan tradisional Egrang dan bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran fisika.
Model Pembelajaran Perpaduan Sistem Daring dan Praktikum untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Psikomotor
Pandemi covid 19 memaksa penggunaan pembelajaran daring sebagai alternatif dalam proses pendidikan, dan kemungkinan akan menjadi kelaziman baru pada era Revolusi Industri 4.0 saat ini. Pembelajaran daring cukup potensial untuk meningkatkan kemampuan aspek kognitif, namun untuk mengembangkan aspek psikomotor rasanya cukup sulit jika menggunakan pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah pengambangan model pembelajaran daring yang dipadukan dengan praktikum untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitataif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengolah data hasil belajar kognitif dan psikomotor sebagai efek penggunaan model yang dikembangkan, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengungkap kelebihan dan kelemahan model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran perpaduan sistem daring dan praktikum memberikan pengaruh yang signifikan dan efektif dalam meningkatkan kemampuan aspek kognitif (N-Gain=56,4%), maupun aspek psikomotor (N-Gain=81,77%). Sesuai hasil penelitian, maka model pembelajaran daring dipadu dengan praktikum dapat digunakan dalam situasi pandemi covid-19. Pelaksanaan praktikum hendaknya terjadwal dan dilaksanakan secara kelompok dengan memperhatikan lokasi kedekatan peserta didik
Analisis Respon Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Menggunakan Media Pembelajaran Google Classroom
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran respon mahasiswa terhadap pembelajaran daring menggunakan google classroom. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika semester VI angkatan 2018 Program Studi Pendidikan Fisika pada mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal sebanyak 12 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan dan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner melalui google form. Kuesioner Respon Mahasiswa dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan diagram diambil langsung pada google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merespon positif pembelajaran daring menggunakan media google classroom yang digunakan pada mata kuliah pengembangan bahan ajar fisika berbasis kearifan lokal dengan persentase 74% pada aspek efektif dan efisensi pembelajaran daring dan 24% pada aspek aspek tanggung jawab dalam pembelajaran daring