Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Not a member yet
226 research outputs found
Sort by
PENGETAHUAN (TEKNOLOGI, PEDAGOGIK DAN KONTEN) PEMBELAJARAN DITINJAU DARI FAKTOR GAMESECAF GURU
This study aims to produce a valid and reliable instrument of Knowledge (technology, pedagogic and content), to analyze the relationship between variable values of Knowledge (technology, pedagogic and content) of teachers in learning, to analyze Knowledge (technology, pedagogic and content) of teachers in learning based on GAMESECAF factors. This research uses Survey research with Cross Sectional Survey technique. This research was conducted at 7 Madrasah Aliyah in Gorontalo city. A population of 185 teachers was taken as a sample of 127 respondents. Data collection techniques in the form of questionnaires and the results of the questionnaire analyzed the validity and reliability of the instrument using the Rasch Model. Analysis of the relationship between variables is described from the results of the SPSS formulation. The results of the study are (1) All questionnaire items meet the valid and reliable requirements. (2) The correlation between TPACK dimensions is in the moderately strong (5 correlations) and strong (16 correlations) categories. (3) The average percentage values are all above 80%, which proves that the respondent teachers of Madrasah Aliyah in Gorontalo city have TPACK skills in the good and very good categoriesPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrument Pengetahuan (teknologi, pedagogic dan konten) yang valid dan reliabel, ntuk menganalisis hubungan antar nilai variabel Pengetahuan (teknologi, pedagogic dan konten) guru dalam pembelajaran, untuk menganalisis Pengetahuan (teknologi, pedagogic dan konten) guru dalam pembelajaran berdasarkan faktor GAMESECAF. Penelitian ini menggunakan penelitian Survei dengan teknik Cross Sectional Survey. Penelitian ini dilaksanakan pada 7 Madrasah Aliyah se-kota Gorontalo. Populasi sebanyak 185 orang guru diambil sampel sebanyak 127 orang reponden. Teknik Pengumpulan Data berupa Kuesioner dan hasil dari kuesioner dianalisis validitas dan reliabilitas instrument menggunakan Rasch Model. Analisis hubungan antar variabel dideskripsikan dari hasil formulasi SPSS. Hasil penelitian yakni (1) Seluruh item kuesioner memenuhi syarat valid dan reliabel. (2) Korelasi antar dimensi TPACK berada pada kategori cukup kuat (5 korelasi) dan kuat (16 korelasi). (3) Nilai rata-rata persentase semua berada di atas 80% yang membuktikan bahwa responden guru Madrasah Aliyah se-kota Gorontalo memiliki kemampuan TPACK pada kategori baik dan sangat bai
POTRET MODEL MANAJEMEN SATUAN PENDIDIKAN BERBASIS BOARDING SCHOOL DI SMA ISLAM TERPADU AL QALAM GOWA
Penelitian ini mengkaji implementasi sistem boarding school di SMA Islam Terpadu Al Qalam Gowa Boarding School yang berlokasi di Jl. Tamanyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan baru di dirikan pada tahun 2023. Dengan fokus pada pertanyaan penelitian tentang model Boarding School yang diterapkan di SMAIT Al Qalam Gowa, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah dan wakil kesiswaan serta observasi lapangan selama dua hari pada Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Islam Terpadu Al Qalam Gowa dengan model Boarding School yang mengimplementasikan delapan program unggulan yang mengintegrasikan pendidikan akademik dengan nilai-nilai Islam, yang diantaranya meliputi Leadership Development Program, Islamic Studies & Dormitory Program, Computer Based Learning, Enterpreneusihip, Research Culture, Study Tour, Bilingual, dan Hifdzul Mutun Class Of Nabawi Al Munawarrah. Sistem ini didukung oleh struktur organisasi yang komprehensif dan tenaga pendidik berkualifikasi minimal S1. Penelitian ini memberikan wawasan tentang model Boarding School yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan sekolah berasrama serupa
PENDEKATAN INOVATIF DALAM MENINGKATKAN MANAJEMEN MUTU BERBASIS SEKOLAH
The main objective of this research is to analyze and evaluate the innovative approaches applied in improving school-based quality management at SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak. This research uses a qualitative approach with a case study method to explore in depth the application of innovative approaches in improving school-based quality management at SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak. The case study was chosen to contextually understand the specific dynamics that occur in this school, focusing on innovative management practices. The results of this study show that SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak implements an innovative and adaptive school-based quality management model by involving all stakeholders in decision-making. Although the use of technology in learning provides benefits, challenges such as limited infrastructure and teacher skills still exist. The principal\u27s visionary leadership and community support are supporting factors while resistance to change and limited resources are barriers. The school creates a conducive educational environment through transparency and teacher training, but for sustainability, more investment in technology infrastructure and collaboration with external parties is needed
TRANSFORMASI DIGITAL ADMINISTRASI SEKOLAH: STRATEGI INOVATIF DALAM MENINGKATKAN EXCELLENT SERVICE
Transformasi digital dalam administrasi sekolah telah menjadi suatu kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pendidikan. Artikel ini membahas penerapan strategi inovatif dalam digitalisasi sistem administrasi sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan excellent service kepada siswa, orang tua, dan staf. Melalui pemanfaatan teknologi digital sekolah dapat mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses informasi bagi seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi digitalisasi, termasuk kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur, Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitasnya, memberikan pengalaman layanan yang lebih baik, dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan dalam merancang strategi digital yang dapat meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi harapan pengguna di era digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dari penelitian ini yakni kepala sekolah, operator, komite sekolah, tenaga administrasi dan bendahara lembaga. dalam penelitian ini memberikan hasil bahwa dengan adanya inovasi digital dapat meningkatkan layanan prima yang ada disekolah dan sjuga dapat memberikan citra yang baik terhadap sekola
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN MARISA
This research aims to develop and implement digital-based interactive media that can improve the gross motor skills of early childhood in Marisa District Kindergarten. The method used is Research and Development (R&D) with a mix-method approach, which is a combination of qualitative and quantitative approaches. The research stages include needs analysis, media design, validation by experts, limited trials, and field trials. The research subjects consisted of teachers and kindergarten children involved in the media implementation process. The results of the study show that the interactive media developed is very feasible to use, based on the validation of media and PAUD experts with a feasibility score of more than 85%. Field trials showed a significant improvement in children\u27s gross motor skills, from pretest results to posttest, with a significance value (p) < 0.05. Qualitatively, children look more active, enthusiastic, and motivated during the learning process. This media also received a positive response from teachers because it was easy to use and able to create an interesting learning atmosphere. In conclusion, this digital interactive media is effective in improving early childhood gross motor and can be used as an innovative alternative in technology-based learning in early childhood education.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan media interaktif berbasis digital yang dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK Kecamatan Marisa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan mix-method, yakni gabungan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian terdiri dari guru dan anak-anak TK yang terlibat dalam proses implementasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif yang dikembangkan sangat layak digunakan, berdasarkan validasi ahli media dan PAUD dengan skor kelayakan lebih dari 85%. Uji coba lapangan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik kasar anak, dari hasil pretest ke posttest, dengan nilai signifikansi (p) < 0,05. Secara kualitatif, anak-anak terlihat lebih aktif, antusias, dan termotivasi selama proses pembelajaran berlangsung. Media ini juga mendapat respon positif dari guru karena mudah digunakan dan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menarik. Kesimpulannya, media interaktif digital ini efektif dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini dan dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran berbasis teknologi di PAUD
RELEVANSI PAI DALAM KEHIDUPAN MODERN DI SMA PLUS PARIWISATA BANDUNG
This study aims to examine the application of the relevance of Islamic Religious Education (PAI) in the modern lives of students at Bandung Tourism High School. In the era of globalization and technological advancement, the younger generation faces significant challenges in maintaining religious values amidst the currents of modernization, especially in a tourism education environment that is open to cultural and lifestyle diversity. This study uses a descriptive qualitative approach. This approach was chosen because it is appropriate for exploring and understanding the meaning, experiences, and interpretations of informants regarding the application of Islamic Religious Education (PAI) in the context of modern life in a tourism-based high school environment. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation of PAI teachers, students, and school officials. The results of the study indicate that PAI teachers have a contextual understanding of the challenges of modern life. Teachers not only teach PAI normatively, but also align the material with contemporary issues relevant to the students\u27 world, such as technology, adolescent lifestyles, and ethics in the tourism workplace. This builds students\u27 understanding that Islamic teachings remain relevant and necessary in facing the challenges of the modern era. Students respond positively to the application of Islamic values in the context of modern life. Most students found it helpful to understand religious values through a contextual approach. They stated that Islamic Religious Education is not just a theory, but a guide to lifePenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan relevansi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam kehidupan modern siswa di SMA Plus Pariwisata Bandung. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah arus modernisasi, terutama di lingkungan pendidikan kepariwisataan yang terbuka terhadap keberagaman budaya dan gaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena sesuai untuk mengeksplorasi dan memahami makna, pengalaman, serta interpretasi para informan terhadap penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks kehidupan modern di lingkungan sekolah menengah atas berbasis kepariwisataan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, siswa, serta pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki pemahaman yang kontekstual terhadap tantangan kehidupan modern. Guru tidak hanya mengajarkan PAI secara normatif, tetapi juga menyelaraskan materi dengan isu-isu kontemporer yang relevan dengan dunia siswa, seperti teknologi, gaya hidup remaja, hingga etika di dunia kerja pariwisata. Hal ini membangun pemahaman siswa bahwa ajaran Islam tetap relevan dan dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman modern. Siswa merespons positif penerapan nilai-nilai Islam dalam konteks kehidupan modern. Sebagian besar siswa merasa terbantu memahami nilai-nilai agama melalui pendekatan kontekstual. Mereka menyatakan bahwa PAI bukan hanya teori, melainkan panduan hidup
STRATEGI MEMBANGUN KESADARAN MEREK UNTUK MENCIPTAKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP SEKOLAH DI LAJNAH PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN (LPP) AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH PURWOKERTO
Brand awareness is the primary foundation for building public trust in educational institutions. Despite being a crucial asset, not all schools have successfully built strong brand awareness like LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. This study aims to describe LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto strategy in building brand awareness to foster public trust. Using a qualitative case study method through interviews, observation, and documentation, this study shows that LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto applies a structured Hierarchy of Effects model. At the cognitive stage, awareness is built through centralized digital and traditional marketing and strategic networking to instill brand knowledge. The affective stage is achieved by creating differentiation through the international curriculum (IB), engaging alumni, and building a positive narrative to foster liking and preference. Finally, the conative stage is realized through a pre-order system to manage high demand and measurable evaluations to encourage enrollment. As a result, this integrated strategy has proven effective in building brand awareness, leading to the formation of public trust in the school.Kesadaran merek (brand awareness) merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Meskipun menjadi aset krusial, tidak semua sekolah berhasil membangun kesadaran merek yang kuat seperti LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto dalam membangun kesadaran merek guna menumbuhkan kepercayaan publik. Menggunakan metode studi kasus kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menunjukan bahwa LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto menerapkan model Hirarki Efek yang terstruktur. Pada tahap kognitif, kesadaran dibangun melalui pemasaran digital dan tradisional yang terpusat serta jejaring strategis untuk menanamkan pengetahuan merek. Tahap afektif dicapai dengan menciptakan diferensiasi melalui kurikulum internasional (IB), melibatkan alumni, serta membangun narasi positif untuk menumbuhkan kesukaan dan preferensi. Terakhir, tahap konatif diwujudkan melalui sistem inden untuk mengelola permintaan tinggi dan evaluasi terukur untuk mendorong tindakan pendaftaran. Hasilnya, strategi yang terintegrasi ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran merek yang berujung pada terbentuknya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah
INOVASI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI MELALUI INTEGRASI LITERASI MULTIBAHASA DAN KEARIFAN LOKAL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inovasi pembelajaran Islam anak usia dini yang diterapkan di PPIT Lukmanul Hakim Kabupaten Gorontalo, dengan mengintegrasikan literasi multibahasa dan kearifan lokal dalam pembelajaran hafalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif, yang bertujuan untuk menelaah secara mendalam model integrasi literasi multibahasa dan kearifan lokal dalam pembelajaran hafalan di PPIT Lukmanul Hakim Gorontalo, sebagai inovasi pedagogis yang memperkuat literasi dini, nilai religius, serta identitas budaya anak dalam kerangka pendidikan Islam kontekstual. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria peran dan keterlibatannya dalam implementasi literasi multibahasa dan kearifan lokal, sebanyak 10 orang terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua, dan tokoh agama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi pada modul ajar, teks hafalan; ayat pendek dan asmaul husna serta teks tuja’i, kemudian dianalisis berdasarkan bahasa yang digunakan , integrasi nilai kearifan lokal, strategi guru, respon siswa , interaksi sosial budaya, lingkungan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi empat bahasa (Arab, Indonesia, Inggris, dan Gorontalo) dan kearifan lokal seperti perapalan teks Tuja’i mampu membentuk kesadaran fonologis, pemahaman makna religius, dan nilai moral anak pada teks yang dihafalkan. Guru berperan sebagai fasilitator budaya melalui strategi translanguaging, gerak-lagu, dan storytelling. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap pengembangan model pembelajaran Islam berbasis budaya lokal serta secara praktis memberi dasar bagi kebijakan PAUD kontekstual berbasis bahasa ibu dan kearifan lokal
LITERASI DIGITAL DALAM ETIKA KOMUNIKASI MEDIA SOSIAL DI ERA POST-TRUTH PADA GURU MA SEKABUPATEN GORONTALO UTARA
This study aims to analyze the level of digital literacy and communication ethics on social media among Madrasah Aliyah (MA) teachers in North Gorontalo Regency in the post-truth era. Using a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, observations, and analysis of related documents. The results show that although the term "digital literacy" is less familiar, teachers have understood the concept and importance of digital literacy in managing information. They demonstrate the ability to identify valid information and double-check it before disseminating it on social media. In addition, teachers\u27 communication ethics are well considered, including accuracy and responsibility in sharing information. However, the study also found challenges related to the lack of formal training and supportive policies. Therefore, it is necessary to increase training programs and awareness of the importance of digital literacy and communication ethics to strengthen the role of teachers as role models in managing information in the digital era. The conclusion of this study emphasizes that with the right support, digital literacy and communication ethics can be an important foundation in facing information challenges in societyPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital dan etika komunikasi di media sosial di kalangan guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Gorontalo Utara di era post-truth. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun istilah "literasi digital" kurang familiar, guru-guru telah memahami konsep dan pentingnya literasi digital dalam mengelola informasi. Mereka menunjukkan kemampuan untuk mengidentifikasi informasi yang valid dan melakukan pemeriksaan ulang sebelum menyebarkannya di media sosial. Selain itu, etika komunikasi guru diperhatikan dengan baik, mencakup akurasi dan tanggung jawab dalam membagikan informasi. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan terkait kurangnya pelatihan formal dan kebijakan yang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan program pelatihan dan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan etika komunikasi untuk memperkuat peran guru sebagai teladan dalam mengelola informasi di era digital. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa dengan dukungan yang tepat, literasi digital dan etika komunikasi dapat menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan informasi di masyarakat
PENGARUH PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PEMENUHAN HAK ANAK DI SMA NEGERI 5 BUKITTINGGI
Program Sekolah Ramah Anak di SMA Negeri 5 Bukittinggi menghadapi beberapa permasalahan yang menghambat efektivitas pelaksanaannya. Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya pemahaman dan komitmen dari seluruh pihak sekolah, termasuk guru, siswa, dan staf administrasi, terhadap konsep dan implementasi sekolah ramah anak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Program Sekolah Ramah Anak dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Pemenuhan Hak Anak di SMAN 5 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui angket. Berdasarkan hasil uji simultan melalui model ANOVA menunjukkan nilai F hitung sebesar 24,654 dengan signifikansi 0,000 lebih besar dari F tabel 3,10, mengindikasikan bahwa Program Sekolah Ramah Anak dan Kepemimpinan Kepala Sekolah secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pemenuhan Hak Anak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,971 menunjukkan bahwa 97,1% variasi dalam Pemenuhan Hak Anak dapat dijelaskan oleh Program Sekolah Ramah Anak dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, sedangkan 2,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini