Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Not a member yet
    226 research outputs found

    THE INFLUENCE OF SPIRITUAL COMPETENCE AND LEADERSHIP ON THE RELIGIOUS CULTURE OF STUDENTS IN PAI-BP LEARNING IN GRADE VIII SMP NEGERI 2 TAKALAR

    No full text
    The declining religious character among students today is a concern that calls for serious attention from educational institutions. Teachers of Islamic Religious Education and Character Development (PAI and BP) are expected not only to deliver subject content but also to become role models with strong spiritual awareness and leadership. Unfortunately, these two essential competencies are still not fully reflected in daily school practices. This study aims to examine how the spiritual competence and leadership competence of PAI and BP teachers influence the religious culture of eighth-grade students at SMP Negeri 2 Takalar. A quantitative approach was employed using an ex post facto design. Data were gathered through Likert-scale questionnaires and documentation from 171 student respondents and analyzed using descriptive and inferential statistics, including simple and multiple linear regression. Findings reveal that both the spiritual and leadership competencies of teachers are perceived as low by the majority of students. Likewise, the students\u27 religious culture is also categorized as low. Statistically, spiritual competence contributes 23.2%, leadership competence 32.5%, and both combined contribute 34.5% to students\u27 religious culture. The study concludes that teachers play a vital role in shaping students\u27 religious character. Therefore, strategic efforts are needed to strengthen these competencies through teacher training and school-based development programs.Fenomena menurunnya karakter religius di kalangan peserta didik saat ini menjadi keprihatinan bersama dan memerlukan perhatian khusus dari dunia pendidikan. Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI dan BP) diharapkan tidak hanya sekadar menyampaikan materi ajar, tetapi juga mampu menjadi teladan spiritual dan pemimpin moral yang hidup di lingkungan sekolah. Sayangnya, hasil observasi awal menunjukkan bahwa kompetensi spiritual dan kepemimpinan guru belum sepenuhnya tercermin dalam praktik sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi spiritual dan kepemimpinan guru PAI dan BP terhadap budaya religius peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Takalar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto, data diperoleh melalui angket skala Likert dan dokumentasi dari 171 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kompetensi guru dinilai rendah oleh mayoritas siswa, dan budaya religius peserta didik juga tergolong rendah. Secara statistik, kompetensi spiritual menyumbang 23,2%, kepemimpinan guru 32,5%, dan secara simultan keduanya berkontribusi 34,5% terhadap budaya religius siswa. Kesimpulannya, peran guru sangat krusial dalam membentuk karakter religius peserta didik. Oleh karena itu, penguatan spiritualitas dan kepemimpinan guru perlu menjadi prioritas dalam pengembangan profesi guru PAI dan BP

    SOROTAN DAN KRITIK PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH DAN PERGURUAN TINGGI

    Full text link
    Kurikulum PAI di berbagai jenjang pendidikan sering kali dikritik karena kurang menekankan pada aspek yang relevan dengan kehidupan kontemporer. Pada jenjang Sekolah Dasar dan Menengah, kurikulum lebih fokus pada hafalan materi-materi keagamaan dan ritual, sementara kurang menekankan pada pemahaman nilai-nilai universal Islam seperti toleransi, etika sosial, dan isu-isu global. Di Perguruan Tinggi, PAI terkadang dianggap terlalu teoretis dan kurang aplikatif dalam menghadapi problematika kehidupan mahasiswa di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sorotan dan kritik Pengelolaan Pembelajaran PAI di Sekolah dan Perguruan Tinggi beserta Alternatif solusinya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif dalam bentuk kajian pustaka. Sorotan dan kritik terhadap pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam ialah mengacu pada pendekatan pembelajaran yang masih menerapkan pendidikan konvensional dimana pembelajaran masih klasikal, kurangnya kemajuan teknologi dalam pembelajaran dan kompetensi tenaga pendidik yang rendah. Alternatif solusi yang ditawarkan adalah melalui penerapan CTL (Contextual Teaching and Learning) dalam pembelajaran PAI, penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI dan peningkatan kompetensi Guru PAI

    inggris

    No full text
    This study was conducted to find concrete innovations in the leadership of the madrasah principal in improving the quality of education at MTs N 9 Bantul. The quality of education is the main part that is applied in Islamic educational institutions in order to achieve good quality education. The madrasah principal is the main driver in the madrasah in achieving the goal of quality education. This study uses a descriptive qualitative research type. Data collected through in-depth interviews, observations, and documentation with the Madrasah Principal and the Deputy Madrasah Principal for student affairs. The results of this study indicate that the innovation of the madrasah principal\u27s leadership in improving the quality of education in the 5.0 era can be found in the implementation of nine (9) superior programs, namely (1) Madrasah Achievement Activities (GSM) (2) Masamba Literacy Movement (GLM) (3) Sadam (Sadar Adiwijaya Masamba), (4) ODOT (One Day One Thousand), (5) PUTIH (Publication Tiada Henti) (6) Saturday Masemba Dhikr (SMB) (7) JUMARIA (Cheerful Friday) (8) FORSIMBA ( Synergy Forum) Committee , Community, and Masemba ) (9) Parent, Teacher and Student Study Group (PGS) . Furthermore, the second finding is the existence of partnerships and collaborations that will facilitate cooperation both within the internal and external scope of the organization to support the ongoing running of the madrasah program. Then, the third finding is the empowerment of educators and education personnel so that students will find it easier to understand the material given by students.Penelitian ini dilakukan untuk ditemukan secara konkrit inovasi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTs N 9 Bantul. Mutu pendidikan menjadi bagian yang utama yang diterapkan dalam lembaga pendidikan islam agar bisa kualitas pendidikan yang baik. Kepala madrasah sebagai penggerak utama dalam madrasah mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi bersama Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Madrasah bagian kesiswaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di era 5.0 dapat ditemukan dengan terselenggaranya sembilan (9) program unggulan  yaitu (1) Giat Prestasi Madrasah (GSM) (2) Gerakan Literasi Masamba  (GLM) (3) Sadam (Sadar Adiwijaya Masamba), (4)  ODOT (One Day One Thousand), (5) PUTIH (Publikasi Tiada Henti)  (6) Sabtu Masemba Berdzikir (SMB) (7) JUMARIA (Jumat Ceria) (8) FORSIMBA (Forum Sinergi Komite, Masyarakat, dan Masemba) (9)  Pengajian Orang Tua, Guru dan Siswa (PGS). Selanjutnya temuan kedua yaitu adanya kemitraan dan kolaborasi yang akan mempermudah kerjasama baik dalam lingkup internal maupun eksternal organisasi untuk mendukung jalannya keberlangsungan program madrasah. Kemudian untuk temuan ketiga yaitu pemberdayaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sehingga peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh peserta didik

    MANAJEMEN PROGRAM TALENTA DALAM MENINGKATKAN POTENSI PESERTA DIDIK DI MTSN 2 MEDAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen Program Talenta di MTsN 2 Medan sebagai upaya pengembangan potensi peserta didik di luar aspek akademik. Program Talenta dirancang untuk menampung dan mengembangkan minat serta bakat siswa melalui kegiatan non-akademik yang bersifat kreatif dan kolaboratif, seperti musikalisasi puisi, seni pertunjukan, dan demonstrasi keterampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program dilakukan melalui lima fungsi manajemen, diantaranya: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan, dengan keterlibatan aktif kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, wali kelas, dan peserta didik. Program ini terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, serta keterampilan sosial siswa, sekaligus memperkuat nilai karakter dan soft skills. Keberhasilan Program Talenta dipengaruhi oleh penerapan manajemen yang sistematis, kolaboratif, serta berbasis nilai-nilai keagamaan dan pendekatan humanis. Oleh karena itu, program ini menjadi strategi efektif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik, inklusif, dan berdaya saing

    STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MUTU, BRAND IMAGE, DAN DAYA SAING PERGURUAN TINGGI ISLAM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemasaran jasa pendidikan Islam di perguruan tinggi Islam guna meningkatkan mutu, brand image, dan daya saing kelembagaan. Dalam konteks persaingan global dan tuntutan masyarakat terhadap pendidikan berkualitas, perguruan tinggi Islam dituntut untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah yang relevan dari Google Scholar, dengan rentang publikasi antara tahun 2020 hingga 2025. Seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan untuk menjamin kualitas dan relevansi data. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi bauran pemasaran jasa (7P) yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik, menjadi pendekatan dominan yang digunakan oleh perguruan tinggi Islam. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan jumlah pendaftar, memperkuat citra lembaga, dan membangun daya saing di tengah persaingan antar perguruan tinggi. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital, media sosial, serta sinergi antara tim pemasaran internal dan eksternal menjadi faktor kunci keberhasilan strategi promosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar dapat memperkuat posisi lembaga pendidikan Islam sebagai penyedia layanan pendidikan berkualitas. Rekomendasi penelitian ini mencakup perlunya inovasi berkelanjutan, evaluasi strategi secara berkala, dan kolaborasi lintas unit dalam pelaksanaan promosi pendidikan. Kata kunci : strategi pemasaran ; jasa Pendidikan islam ; mutu ; brand image ; daya sain

    PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PEMBERDAYAAN TENAGA PENDIDIK

    Full text link
    Education in the digital era demands professional, adaptive, and innovative educators. Empowering educators has become a crucial strategy for improving the quality of national education. This study aims to analyze the central role of leadership in the process of empowering educators in educational institutions. The method used is a library research with a descriptive qualitative approach. Data were collected from various scientific journals, books, and relevant literature sources which were then analyzed in depth. The results show that leadership, especially transformational leadership, plays a vital role as a motivator, facilitator, and visionary. An effective leader is able to create a conducive work climate, encourage competency development, provide autonomy, and build a collaborative culture. Effective empowerment strategies identified include continuous training, delegation of trust and responsibility, and the implementation of constructive appreciation and feedback systems. Successful empowerment has a direct impact on increasing the competence, motivation, and professionalism of educators, which in turn contributes to improving the quality of student learning. Keywords: leadership; empowerment; educators; transformational leadershipPendidikan di era digital dan Society 5.0 menuntut tenaga pendidik yang profesional, adaptif, dan inovatif. Pemberdayaan tenaga pendidik menjadi strategi krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, karena guru adalah agen sentral transformasi yang menghadapi tantangan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sentral kepemimpinan dalam proses pemberdayaan tenaga pendidik di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber literatur relevan yang kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, khususnya kepemimpinan transformasional, memegang peran vital sebagai motivator, fasilitator, dan visioner, melampaui sekadar fungsi manajerial. Seorang pemimpin yang efektif mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif, mendorong pengembangan kompetensi, memberikan otonomi yang bertanggung jawab, serta membangun budaya kolaboratif. Strategi pemberdayaan yang efektif teridentifikasi meliputi pelatihan berkelanjutan, pemberian kepercayaan dan tanggung jawab, pelibatan dalam pengambilan keputusan, serta penerapan sistem apresiasi dan umpan balik yang konstruktif. Pemberdayaan yang berhasil berdampak langsung pada peningkatan kompetensi, motivasi, dan profesionalisme tenaga pendidik. Implikasinya, lembaga pendidikan yang memberdayakan pendidiknya akan lebih siap berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran siswa secara berkelanjutan. Kata kunci : kepemimpinan; pemberdayaan; tenaga pendidik; kepemimpinan transformasiona

    ACADEMIC EXTRACURRICULAR PROGRAM MANAGEMENT IN A MADRASAH: A STUDY AT MIT AL ISHLAH GORONTALO

    No full text
    This study aims to describe the implementation, innovative value, and benefits of academic extracurricular programs at MIT Al Ishlah Gorontalo, covering supplementary classes in Mathematics, Languages, Qur’anic Studies, and Digital Literacy. A descriptive approach was employed, with data collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that all aspects of the activities from planning and implementation to evaluation, were carried out very effectively. Innovation is evident in the use of digital media (interactive videos, Qur’anic recitation murottal applications, and online quizzes) and the adoption of student-centered active learning methods. The novelty of this study lies in the integration of digital literacy and Islamic education within academic extracurricular activities in a madrasah ibtidaiyah. Practically, the program can serve as an integrated instructional model that strengthens students’ academic, spiritual, and technological competencies. Theoretically, the study contributes to broadening the understanding of contextual pedagogical innovation at the primary level and provides a foundation for developing madrasah curricula grounded in digital integration and Islamic character

    OPTIMALISASI PERAN HUMAS INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SMP NEGERI KABUPATEN KEPAHIANG

    Full text link
    Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peranan strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas internal dan eksternal di SMP Negeri di Kabupaten Kepahiang dan memberikan rekomendasi strategi optimalisasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa sekolah memanfaatkan media sosial dan menjalin hubungan eksternal, pengelolaan humas belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi setempat, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum rutin, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan.Hubungan Masyarakat (Humas) di lembaga pendidikan memegang peran strategis dalam membangun citra positif dan mendukung keberhasilan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manusia internal dan eksternal di SMP Negeri Kabupaten Kepahiang serta memberikan rekomendasi optimalisasi strategi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen di lima SMP Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian sekolah telah memanfaatkan media sosial dan membangun hubungan eksternal, pengelolaan manusia belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya strategi komunikasi, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi berbasis lokal, seperti penguatan komunikasi internal melalui forum diskusi, optimalisasi media sosial, dan peningkatan kapasitas staf humas. Dampak dari penerapan strategi ini diharapkan dapat memperkuat citra positif sekolah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung tujuan pendidikan yang berkelanjutan

    PEMBINAAN KEPEMIMPINAN MELALUI ORGANISASI KESISWAAN DI MADRASAH

    Full text link
    Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pembinaan kepemimpinan melalui organisasi kesiswaan di Madrasah Aliyah Al Amiriyah terhadap pengembangan keterampilan kepemimpinan dan nilai-nilai moral siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara terstruktur kepada siswa yang aktif dalam OSIS dan klub kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam organisasi kesiswaan signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui pengembangan keterampilan memimpin, berkomunikasi, dan mengelola proyek. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong penyelarasan dengan nilai-nilai sekolah, seperti integritas, kerja keras, dan penghargaan terhadap keberagaman, yang menjadi bagian integral dari kurikulum madrasah. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan untuk membentuk siswa yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan keyakinan, moral yang kuat, dan keterampilan yang relevan untuk sukses dalam kehidupan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang peran organisasi kesiswaan dalam pembentukan karakter dan persiapan siswa untuk menghadapi kompleksitas dunia modern dengan kesiapan yang optimal. Kata kunci : Pembinaan, Kepemimpinan, Organisasi Kesiswaa

    PEMAHAMAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENERAPANNYA DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN

    Full text link
    Manajemen pendidikan mengacu pada serangkaian proses yang sistematis dan terstruktur, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi seluruh kegiatan dalam lembaga pendidikan. Dalam rangka menjaga kualitas pendidikan Islam dan mengatasi tantangan-tantangan tersebut, penting bagi para pemangku kepentingan pendidikan, seperti pengelola lembaga pendidikan, guru, dan masyarakat, untuk memahami dan menerapkan manajemen pendidikan Islam secara tepat. diabaikan dalam konteks pengelolaan SDM pendidikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip utama dalam penerapan manajemen Islam dalam lembaga pendidikan dan menganalisis konsep dan defenisi manajemen pendidikan islam. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan jenis, desain, atau rancangan penelitian yang biasa digunakan untuk meneliti objek penelitian yang alamiah atau dalam kondisi riil dan tidak disetting seperti pada eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Manajemen pendidikan Islam, dengan fokus pada pengelolaan yang Islami, memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam membangun peradaban umat yang berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing global.upaya berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas manajemen pendidikan Islam agar dapat menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga relevansi dan kedalaman nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari

    204

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇