Polyglot: Jurnal Ilmiah
Not a member yet
192 research outputs found
Sort by
Code Switching in BIPA Classes: Teachers' and Students’ Attitudes
The controversy of using L1 or L2 only in second language classes has been widely discussed in many studies. Some teachers, however, opt for the middle ground by employing the bilingual approach; they practice code switching to some extent to facilitate teaching learning process. In the context of BIPA teaching and learning this issue has not been sufficiently addressed. Therefore, this study seeks to explore the teachers as well as the students’ attitude towards the practice of code-switching in BIPA classes, specifically in the basic level classes. The factors behind its practice will also be discussed in the light of its benefit and hindrance for teaching learning process. This study employed a quantitative research design by conducting a survey and a qualitative research design by interpreting the result of the interview with the teachers and students. In general the study indicates the need of code-switching to support teaching and learning process, especially for the beginner level classes.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Kontroversi penggunaan hanya bahasa pertama atau bahasa kedua dalam kelas bahasa kedua telah banyak dibahas dalam banyak penelitian. Meskipun demikian, sebagian pengajar memilih jalan tengah dengan menggunakan pendekatan dwi-bahasa; mereka menggunakan alih kode sampai kadar tertentu untuk memudahkan proses belajar mengajar. Dalam konteks belajar mengajar BIPA isu ini kurang banyak dibahas. Karena itu, studi ini ingin mengkaji sikap para pengajar maupun pelajar terhadap praktek alih kode di kelas BIPA, khususnya di kelas tingkat dasar. Faktor-faktor di balik praktek tsb juga akan dibahas dalam perspektif kelebihan dan kekurangannya untuk proses belajar mengajar. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengadakan survei dan juga kualitatif dengan melakukan intepretasi terhadap hasil wawancara dengan pengajar dan pelajarnya. Secara umum, studi ini mengindikasikan perlunya alih kode untuk mendukung proses belajar mengajar, khusunya untuk kelas tingkat dasar
Karakteristik Pendidikan yang Menebus di Suatu Sekolah Kristen [The Characteristics of Redemptive Education In a Christian School]
The vision and mission of a Christian School are to implement redemptive education in the school that includes learning processes and other school components. The purpose of this research is to determine the understanding of leaders and teachers about redemptive education. The research constitutes theory-grounded qualitative research. The instruments were interview guideline, documents, and observation. The subjects were 13 teachers and leaders of the school. The data processing was conducted by means of analyzing open coding, axial coding and selective coding. The research revealed 5 characteristics of redemptive education in the school, namely education that is consciousness of sin, Christ-centered education, education that has eternal perspective, education with holistic subjects, and discipleship education.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Visi dan misi dari suatu sekolah Kristen adalah untuk menerapkan pendidikan yang menebus di dalam sekolah yang meliputi proses pembelajaran dan komponen sekolah lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman pimpinan dan guru tentang pendidikan yang menebus di sekolah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif grounded theory. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, dokumen, dan observasi. Subjek penelitian adalah 13 guru dan pimpinan dari Sekolah Kristen tersebut. Pengolahan data yang dilakukan adalah dengan analisis kode terbuka, kode aksial, kode selektif. Penelitian ini mengungkap 5 karakteristik pendidikan yang menebus pada sekolah tersebut, yaitu pendidikan yang memiliki kesadaran akan dosa, pendidikan yang berpusat kepada Kristus, pendidikan yang memiliki perspektif kekekalan, pendidikan dengan holistik subjek dan pendidikan yang memuridkan
Analisis Cerpen Godlob Karya Danarto Dengan Pendekatan Semiotik dalam Perspektif Kristen [A Semiotic Analysis from a Christian Perspective of Godlob, a Short Story by Danarto]
Language in a literary work facilitates authors conveying motives in their works. Through language, the authors send messages to the readers. Therefore, a literary discourse analysis with limitless meanings could reveal the author’s motives. This analysis used a semiotic approach which focuses on literacy analysis through language as a symbol. A short story called Godlob by Danarto has a dimension of a communal language that is immediately digestible. But it does not mean that the author’s motives can be easily grasped by the readers. This might happen because the implicit purposes lie within the uncommon language used in this short story. With that, the story contains a logical path that needs to be analyzed which prioritizes language as a symbol with certain meanings. Based on a semiotics approach, Goldlob addresses critical issues relating to a Christian faith -- how Jesus was killed and nailed on the cross was God’s way to cleanse the sin of man. This issue is a way to explain and share the history of Jesus’ death to save the world and becomes the truth and a Christian doctrine. A Christian literacy teaching sustains a Christian faith. BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Bahasa dalam karya sastra merupakan sarana pengarang untuk menyampaikan motif dalam karya-karyanya. Melalui bahasa, pengarang menyampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Dengan itu, pengkajian sastra sebagai tanda (sign) yang memiliki kekayaan makna tersebut menjadi penting dilakukan untuk menyingkap maksud pengarang. Analisis ini menggunakan pendekatan semiotika yaitu pendekatan yang memfokuskan analisis sastra melalui bahasa sebagai tanda. Cerita pendek berjudul Godlob karya Danarto memiliki dimensi bahasa komunal yang dapat dicerna sesekemudian mungkin. Namun bukan berarti bahwa maksud pengarang juga sedemikian cepat ditangkap oleh pembaca. Hal itu dimungkinkan karena cerita ini memiliki maksud yang tersirat dengan penggunaan bahasa tak lazim seperti yang tertuang dalam judul cerita pendek ini. Dengan itu, jalinan kisah cerita ini juga mengandung logika yang harus dikaji secara semiotika dengan mengutamakan bahasa sebagai tanda yang memiliki maksud-maksud tertentu. Berdasarkan pendekatan semiotika isi cerpen Godlob mengarahkan kepada pertanyaan kritis pokok iman Kristen yaitu apakah Yesus yang dibunuh dan disalibkan adalah cara Tuhan menebus dosa manusia. Pertanyaan ini menjadi sarana untuk menjelaskan dan mewartakan sebuah sejarah kematian Yesus untuk menyelamatkan dosa manusia yang telah menjadi kebenaran dan dogma Kristen. Pengajaran sastra secara Kristen dapat memperkokoh iman kristiani
Peran Strategis Guru Mentor Dalam Program Pengalaman Lapangan [The Strategic Role of the Teacher Mentor in a Field Experience Program]
The field experience is an important aspect of a student's academic program in improving the quality of a graduate of a teacher education program. The mentor teacher has a strategic role in developing students' competence to be a professional teacher. To know the mentor teacher's role and the process of guidance during the field experience program, student teachers need to observe, interview and make a portfolio. The results of the study indicates that there are obstacles in the field supervision process such as the limited opportunities for guidance because of the many duties that must be done by the mentor teachers. It is hoped that this article will provide advice to the Teachers College as the organizer of the field experience program to improve the socialization of the role of mentor teachers in schools where field experience programs are held, so that such programs will be more effective in achieving the expected goals.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Program pengalaman lapangan (PPL) adalah salah satu program mata kuliah yang berorientasi pada pengalaman mengajar di lapangan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu seorang lulusan fakultas ilmu pendidikan. Guru mentor mempunyai peran strategis dalam mengembangkan kemampuan kompetensi mahasiswa guru untuk siap menjadi seorang guru yang profesional. Untuk mengetahui peran dan proses pembimbingan selama program pengalaman lapangan dilakukan penelitian deskriptif melalui observasi dan wawancara serta menggunakan dokumen portofolio mahasiswa PPL. Hasil observasi menunjukkan ditemukan kendala-kendala dalam proses pembimbingan di lapangan seperti terbatasnya kesempatan bimbingan oleh karena tugas dan kewajiban yang lain yang harus dikerjakan para guru mentor. Diharapkan melalui artikel ini Teachers College sebagai penyelenggara program pengalaman lapangan lebih meningkatkan sosialisasi peran guru mentor di sekolah-sekolah tempat diadakannya program pengalaman lapangan, sehingga semakin efektif untuk mencapai tujuan yang diharapkan
Fenomena Makanan Favorit dan Tubuh Sebagai Bait Allah pada Mahasiswa UPH-TC Jurusan Matematika dan Ekonomi Angkatan 2015 [Favorite Food Phenomenon and the Body as the Temple of God of Students in the Department of Mathematics and Economics of UPH-TC Cohort 2015]
This article is the result of a qualitative investigation into the consumptions of snacks and ideas about the body being the temple of God. The subjects of the study were 93 Mathematics and Economics Education Cohort 2015 students at Teachers College. The study used simple statistical calculations from data obtained through questionnaires. The data were analyzed descriptively. The results of the study revealed that these students ate snacks even though they were not very healthy because according to them the snacks were cheap and tasty. They ate the snacks despite having adequate knowledge that they should keep their bodies healthy as the temple of God. BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Peneliti tertarik kepada fenomena makanan favorit dan pengetahuan akan tubuh sebagai bait Allah dari 93 mahasiswa UPH-TC dari prodi pendidikan Matematika dan Pendidikan Ekonomi angkatan 2015 di Fakultas Ilmu Pendidikan sebagai responden. Metodologi yang digunakan yaitu kualitatif dengan perhitungan statistik sederhana yang di analisa secara deskriptif dan datanya didapat dari kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah fenomena makanan favorit yang disukai adalah berupa makanan ringan, walaupun ini tidak sehat namun tetap responden sukai karena rasanya enak, murah. Dilain itu responden memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai tubuh sebagai bait Allah, maka seharusnya dengan pengetahuan seperti itu responden menjaga kesehatannya dengan mengurangi makan makanan favoritnya.
Fenomena Haters Sebagai Dampak Negatif Perkembangan Media Sosial Di Indonesia [The Phenomena of Haters and the Negative Impact of Social Media Development in Indonesia]
The evolution of technology has made communication much easier. The existence of recent sophisticated platforms, operating systems, and apps has changed the way people communicate. This is supported by McLuhan’s statement about the determinism theory of technology which in his 1962 book ”˜The Guttenberg Galaxy: The Making of Thypographic Man’ declared that technology affects the way people communicate (Straubhaar, Larose, & Davenport, 2010). In this modern era, the evolution of technology has brought the communication amongs celebrities, fans, and haters to the next level. Through social media programs such as Instagram, a celebrity just need post a picture or a video to give an update about their activities for the followers. However, their followers are not just their lovers or fans but their haters as well. Instagram as a social media platform offers a cyber space which enables cyber societies to interact freely. However, this cyber space also allows haters to exist on social media.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Kemajuan teknologi mempermudah komunikasi antar manusia. Dapat dikatakan dengan semakin canggihnya platform, sistem operasi dan aplikasi yang merupakan bagian dari teknologi mempengaruhi cara komunikasi masyarakat sebagaimana yang dikatakan McLuhan pada teori determinasi teknologi di tahun 1962 tertulis dalam bukunya yang berjudul The Guttenberg Galaxy: The Making of Thypographic Man (Straubhaar, Larose, & Davenport, 2010) yaitu bahwa teknologi mempengaruhi cara berkomunikasi manusia satu dengan lainnya. Pada era modern ini kemajuan teknologi mempermudah komunikasi antar selebriti dan fans melalui media sosial, khususnya Instagram. Dimana melalui Instagram seorang idola atau selebriti cukup memposting sebuah foto atau video di Instagram untuk bertegur sapa dengan para penggemarnya. Namun pada kenyataanya tidak hanya komentar positif yang didapat oleh seorang idola namun juga kritikan pedas dari para haters. Dengan mudahnya akses komunikasi dan Instagram sebagai cyber space yang menjadi ruang berinteraksi antar individu secara bebas pada modern ini melahirkan dampak negatif bagi para selebriti yaitu dengan lahirnya akun-akun haters di media sosial
Student Teacher's Language Ability and Its Effects toward Teaching and Learning Process
This paper attempts to explain how a student teacher’s language ability influences the process of teaching and learning in the classroom. Data was in the form of sentences taken from written reflections written by a student teacher. The reflections were written during the student teacher's four-month practicum in a school of the Pelita Harapan Foundation. The approach used in this paper is qualitative descriptive in which data was gathered, analyzed and presented using words. The results show that there are 6 forms of language that show the student teacher’s low language ability: phoneme, prefix, insertion, diction, indirect sentence, and repetition. Besides that, the effects of low language ability toward the teaching and learning process is in instruction and as a result, in classroom management.BAHASA INDONESIA ABSTRAK:Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan kemampuan berbahasa mahasiswa guru yang mempengaruhi proses belajar mengajar di dalam kelas. Data yang dianalisis berupa kalimat-kalimat yang diambil dari refleksi tertulis mahasiswa guru yang ditulis selama empat bulan praktek mengajar kelas tiga di salah satu sekolah YPPH. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah kualitatif deskriptif dimana data dikumpulkan, dianalisis serta dipaparkan menggunakan kata-kata. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat enam bentuk bahasa yang menunjukkan rendahnya kemampuan berbahasa mahasiswa guru yaitu fonem, prefiks, sisipan, diksi, kalimat tidak langsung serta pengulangan. Selain itu, pengaruh kemampuan berbahasa yang rendah dapat dilihat pada instruksi mahasiswa guru yang pada akhirnya juga mempengaruhi manajemen kelas
Analisis Film Denias dengan Pendekatan Pragmatik [Analysis of the Film Denias Using a Pragmatic Approach]
This film as a work of art expresses the creator’s vision about society. The message is expected to be useful and arouse a response from society. The setting of Denias’ film is the interior of Papua and shows the problems encountered by people who live there and has implications for the wider society. To review the usefulness of the work of this film, the author uses a pragmatic approach which focuses on the benefits of artwork in society. The film is also analyzed structurally because artwork is a structure that is formed by the relationships among various elements. Based on the pragmatic study, the artist conveys the benefits for other societies. These benefits are shown by the unyielding spirit by Denias who is finally able to make his dream of an education a reality. All of the challenges of the demographics of the interior of Papua, the mindset of parents, and public figures do not deter him from trying to obtain the best education. His fate is largely influenced by education. That is the main message of the film. It motivates viewers to pay more attention to interior people, especially in Papua which still lags behind the rest of society.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Film Denias adalah sebuah karya seni yang memiliki visi penulis. Dengan visinya, penulis ingin menyampaikan pesan khusus terhadap masyarakat. Pesan ini diharapkan dapat berguna dan membangkitkan respons masyarakat. Film Denias dengan latar belakang masyarakat pedalaman Papua dengan berbagai masalah yang dihadapi memiliki pesan khusus yang penting bagi masyarakat. Untuk meninjau kegunaan karya film ini, penulis menggunakan pendekatan pragmatik. Pendekatan pragmatik adalah sebuah pendekatan karya sastra yang memfokuskan diri pada kegunaan karya seni bagi pembaca / masyarakat. Studi tentang film ini juga menggunakan metode struktural karena karya seni adalah struktur yang dibangun oleh unsur-unsur pembentuknya. Berdasarkan studi pragmatik, penulis memperoleh gambaran manfaat bagi masyarakat. Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Denias, sehingga dia mampu mewujudkan impiannya untuk mengenyam pendidikan. Semua tantangan bahkan demografis pedalaman Papua, pola pikir dari orang tua, dan tokoh masyarakat tidak menghalangi usahanya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik. Perubahan nasib sangat ditentukan oleh pendidikan. Itulah pesan yang ingin disampaikan penulis. Hal ini membangkitkan semua pihak untuk memberikan respons dalam meningkatkan masyarakat pedalaman, khususnya daerah pedalaman Papua yang masih tertinggal
Konflik dalam Tim Mahasiswa Guru Internship [Conflict Within a Team During Their Student Teaching Internship]
Conflict within a team of student teachers during their internship is one problem that needs to be managed and overcome in order to make their performance better. Student teachers are expected to establish good communication and resolve conflicts wisely. The subjects of this study were six student teachers who had internships in a YSKI school in Semarang from July to November 2016. This study used a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews and documentation. The results are presented in descriptive narration to explain the conflict and how it was resolved.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Konflik dalam tim mahasiswa guru internship merupakan salah satu masalah yang dapat harus dikelola dan diatasi agar tidak meluas dan mengganggu kinerja mereka dalam praktek mengajar di sekolah. Mahasiswa guru diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dan menyelesaikan konflik dengan bijaksana. Subyek penelitian ini adalah enam mahasiswa guru yang melakukan internship di sekolah YSKI Semarang periode Juli-November 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasilnya disajikan secara deskriptif narasi menjelaskan terjadinya konflik dan mengatasinya.
Kepemimpinan yang Menebus di Sekolah Lentera Harapan Curug [Redemptive Leadership at Sekolah Lentera Harapan Curug]
The Lentera Harapan Christian School in Curug has a vision and mission to proclaim the preeminence of Christ and to be actively involved in the redemptive restoration of all things through Him using holistic education. In leadership, the school has implemented redemptive leadership that is in line with the vision and mission of the school. The purpose of this research was to determine the understanding of the school's leaders of redemptive leadership characteristics. The study used a grounded theory of qualitative research. The instruments were interviews, documents, and open ended questionares. The data was collected from ten leaders and analyzed by open coding, axial coding, and selective coding. The research revealed four characteristics of redemptive leadership at the school: leadership that develops sin awareness, Christ-centered leadership, leadership that glorifies God, and leadership aimed at discipleship.BAHASA INDONESIA ABSTRAK:Sekolah Kristen Lentera Harapan Curug memiliki visi dan misi untuk menyatakan keutamaan Kristus dan terlibat aktif dalam pemulihan yang bersifat menebus segala sesuatu di dalam Dia melalui pendidikan Holistis. Dalam hal kepemimpinan, sekolah ini menerapkan kepemimpinan yang menebus yang sejalan dengan visi dan misi sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman leaders mengenai gambaran kepemimpinan yang menebus. Penelitian ini menggunakan grounded theory yang merupakan bagian dari penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil wawancara sepuluh leaders dan diolah dengan analisis koding terbuka, koding aksial, dan koding selektif. Hasil penelitian menngungkap 4 gambaran mengenai kepemimpinan yang menebus dalam penerapannya di sekolah tersebut yaitu kepemimpinan yang menyadarkan keberdosaan, kepemimpinan yang berpusat pada Kristus, kepemimpinan yang memuliakan Tuhan, dan kepemimpinan yang bertujuan untuk pemuridan