JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
Not a member yet
    304 research outputs found

    Keadaan Sosial Ekonomi Transmigran Asal Cilacap di Desa Karang Sari, Lampung Selatan 2018

    Full text link
    This study analyzed the social and economic conditions of transmigrants in Karang Sari Village, South Lampung Regency in 2018. The population in this study were 21 head of household. This research used descriptive method. Data collection techniques using observation, questionnaire, structured interviews, and documentation techniques. Data analysis using percentage and spatial analysis. The results of the study show that 1) The area of  land owned on average has an area of 1,05 ha. 2). 61,09% of transmigrants have children> 2, meaning they have many children. 3). The education level of transmigrant children as much as 60,75% reached the level of primary education (up to junior high school). 4). The average income level is Rp. 1.671.571,00 and 61,90% of transmigrants had below-average income. 5). The welfare level of transmigrants is mostly in sufficient welfare category of 38,10% and 28,57% in prosperous category, with the average transmigrant expenditure being 39 kg of rice per month.Penelitian menganalisis keadaan sosial dan ekonomi transmigran di Desa Karang Sari, Kabupaten Lampung Selatan tahun 2018. Populasi penelitian ini adalah 21 kepala keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data  menggunakan analisis persentase dan keruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Luas lahan yang dimiliki rata-rata memiliki lahan seluas 1,05 ha. 2). Transmigran sebanyak 61,09% memiliki anak >2, artinya mereka memiliki jumlah anak banyak. 3). Tingkat pendidikan anak-anak transmigran sebanyak 60,75% mencapai tingkat pendidikan dasar (sampai sekolah menengah pertama). 4). Tingkat pendapatan rata-rata adalah Rp. 1.671.571,00 dan 61,90% transmigran memiliki pendapatan di bawah rata-rata. 5). Tingkat kesejahteraan transmigran sebagian besar berada pada kategori cukup sejahtera sebesar 38,10% dan 28,57% dalam kategori  sejahtera, dengan rata-rata pengeluaran transmigran 39 kg beras per bulan.Kata kunci: keadaan ekonomi, keadaan social, transmigra

    Deskripsi Motivasi Wisatawan Yang Berkunjung Ke Objek Wisata Camp 91

    Full text link
    This study aims to assess the motivation of tourists visiting Camp 91 Tourism Objects in Kedaung Village, Kemiling Subdistrict, Bandar Lampung City. This research uses a descriptive method. The population in this study were all tourists who visited Camp 91. The sampling method was accidental sampling with quota sampling technique of 50 respondents. Data collection was carried out by observation, documentation, interviews and questionnaires. Data analysis uses tables and percentages as a basis for interpretation and description in giving meaning to the data for this research report. The results of this study indicate that the motivation of tourists visiting Camp 91 Attractions: (1) tourist motivation for recreation of 48 tourists (96%), (2) tourist motivation for relaxation of 19 tourists (38%), (3) tourist motivation for the distribution of hobbies of 36 tourists (72%), (4) the motivation of tourists to service a number of 5 tourists (10%).Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang motivasi wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Camp 91 di Desa Kedaung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wisatawan yang berkunjung ke Camp 91. metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling, teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah quota sampling sebanyak 50 responden. Pengumpulan data dilakukan teknik observasi, dokumentasi, wawancara dan kuesioner. Analisa data menggunakan tabel dan presentase sebagai dasar untuk interpretasi dan deskripsi dalam memberikan arti data tersebut guna laporan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi wisatawan yang berkunjung di Objek Wisata Camp 91: (1) motivasi wisatawan untuk rekreasi sejumlah 48 wisatawan (96%), (2) motivasi wisatawan untuk relaksasi sejumlah 19 wisatawan (38%), (3) motivasi wisatawan untuk penyaluran hobi sejumlah 36 wisatawan (72%), (4) motivasi wisatawan untuk dinas sejumlah 5 wisatawan (10%).Kata Kunci: motivasi, objek wisata Camp 91, wisatawa

    Karakteristik Sosial Ekonomi Keluarga Buruh CV Bumi Indah Kelurahan Garuntang 2018

    Full text link
    This study aims to examine the social-economic characteristics of workers in CV Bumi Indah Koala Ketapang in 2018. The objects of this research are education, income, fulfillment of basic family needs, living conditions, number of dependents, children's education level, and workside. The method used in this research is a descriptive method with 42 population workers. Based on secondary data gathered, conducted by survey, questioner and documentation, and analyzed use the frequency table. The result showed that (1) education of workers mostly at basic education as much as 56.6%. (2) 36.9% of the workers income is above the UMK (City Minimum Wages). (3) 89.2% of workers are able to complete their minimum basic necessaries (4) 45.6% of workers have their semi-permanent house. (5) Most family heads have a large number of dependents with 57.2%. (6) Children's education is in the category of elementary school. (7) 19.1% workers have jobs as a marketer.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik sosial ekonomi buruh CV. Bumi Indah Koala Ketapang tahun 2018. Kajian Penelitian pada pendidikan, pendapatan, pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, kondisi tempat tinggal, jumlah tanggungan, jenjang pendidikan anak, dan pekerjaan sampingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan jumlah populasi penelitian 42 buruh. Data sekunder dikumpulkan dengan angket atau kuesioner dan studi dokumentasi, dan dianalisis dengan tabel frekuensi persentase, hasil yang didapat bahwa: (1) Pendidikan buruh berada pada tingkat pendidikan dasar 56,6%. (2) Sebanyak 36,9% buruh berpendapatan di atas UMK (Upah Minimum Kota ). (3) Terdapat 89,2% kebutuhan pokok minimum keluarga buruh  dapat terpenuhi. (4) Sebanyak 45,6 % buruh memiliki tempat tinggal semi permanen. (5) Sebagian besar kepala keluarga memiliki jumlah tanggungan besar yakni 57,2%. (6) Jenjang pendidikan anak termasuk kategori sekolah  dasar (7) 19,1% buruh  memiliki pekerjaan sebagai pedagang.Kata Kunci: sosial,ekonomi,keluarga buru

    Pemanfaatan Bantuan PKH Pada Keluarga Miskin di Desa Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara

    Full text link
    This study aims to describe the use of family planning program assistance in poor families in Negara Ratu Village, Sungkai UtaraSub-District, Lampung Utara District. This study uses a descriptive method with a sample of 68 techniques of data collection using structured questionnaire interview, observation and documentation techniques. The results of the study found that (1) health PKH assistance was used to check for complete immunization by 16, only 3 health examinations as many as 42 and 10 followed only 2 health examinations. (2) education PKH assistance is used to buy books, stationery and spp as much as 100%, uniform as much as 79.41% and transportation costs 29.41%.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan bantuan program keluarga harapan pada keluarga miskin di Desa Negara Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. Penelitian  ini menggunakan  metode deskriptif dengan sampel sebanyak 68 Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) bantuan PKH kesehatan digunakan untuk memeriksakan imunisasi lengkap sebanyak 16, hanya 3 pemeriksaan kesehatan sebanyak 42 dan 10 mengikuti hanya 2 pemeriksaaan kesehatan. (2) bantuan PKH pendidikan digunakan untuk membeli buku, alat tulis serta spp sebanyak 100%, seragam sebanyak 79,41% dan biaya transportasi 29,41%.Kata kunci: kesehatan, pendidikan, pemanfaatan bantuan PK

    Pemahaman Guru Terhadap Penilaian Hasil Belajar Berdasarkan Kurikulum 2013 di Kota Bandar Lampung

    Full text link
    This research aims to investigate is there any significant difference the level of the teachers’ understanding of learning outcome evaluation based on Curriculum 2013 with ages, educational levels, and service terms. This research used the quantitative approach. The research population comprised geography teachers at Senior High Schools in Bandar Lampung. The data were collected through a knowledge test. The data were analyzed by means of descriptive statistics using cross tabulation and chi square test. The results shows: (1) There is no significant difference between ages and the level of the teachers’ understanding of learning outcome evaluation based on Curriculum 2013, (2) There is significant difference between educational levels and the level of the teachers’ understanding of learning outcome evaluation based on Curriculum 2013, (3) There is no significant difference between service terms and the level of the teachers’ understanding of learning outcome evaluation based on Curriculum 2013.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara tingkat pemahaman guru terhadap penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 dengan umur, tingkat pendidikan, dan masa kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru geografi SMA di Kota Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pengetahuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik-deskriptif dalam bentuk tabulasi silang dan chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap pemahaman terhadap penilaian hasil belajar berdasarkan Kurikulum 2013 dilihat dari usia, (2) Terdapat perbedaan signifikan terhadap pemahaman terhadap penilaian hasil belajar berdasarkan Kurikulum 2013 dilihat dari tingkat pendidikan, (3) Tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap pemahaman terhadap penilaian hasil belajar berdasarkan Kurikulum 2013 dilihat dari masa kerja.Kata kunci : kurikulum 2013, guru geografi, penilaian hasil belaja

    Hubungan Antara Pemanfaatan Internet Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Negeri 1 Negeri Besar

    Full text link
    The purpose of this research was to find out the use of the internet towards geography learning result of the students at SMAN 1 Negeri Besar. Ex post facto design  was used of in research. The population of this research was students at SMAN 1 Negeri Besar and the sample of this research was 79 students. Random sampling was used as technique in this research. Questionnare and observation sheet were used as instruments. This research used correlation product moment to analyze data. The result showed that there were three point of this research. First, there was a correlation between students’result in learning geography towards the use of the interenet (0,236). Second, there was not enough evidence to indicate a positive correlation and there was no significant improvement of students’ result in learning geography by using the ease of internet information (0,071). Third, there was not enough evidence to confirm a positive and significant relationship between internet access and result of students’ geography learning (0,064).Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemanfaatan internet terhadap hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 1 Negeri Besar. Metode penelitian yang digunakan ex post facto dengan populasi seluruh siswa dan sampel yang digunakan sebanyak 79 siswa menggunakan teknik Proforsional Random Sampling. Pengumpulan data yang digunakan kuisioner dan observasi. Analisis data yang digunakan rumus Korelasi Product Moment. Hasil menunjukkan: 1) Terdapat hubungan intensitas penggunaan internet terhadap hasil belajar geografi siswa ditunjukkan dari nilai (0,236). 2) Tidak terdapat bukti cukup untuk menyatakan ada hubungan positif dan signifikan kemudahan informasi internet terhadap hasil belajar geografi siswa ditunjukkan dari nilai (0,071). 3) Tidak terdapat bukti cukup untuk menyatakan ada hubungan positif dan signifikan kerelevansian akses internet terhadap hasil belajar geografi siswa ditunjukkan dari nilai (0,064).Kata kunci :geografi, hasil belajar, pemanfaatan interne

    Pengaruh Belajar Kelompok Melalui Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Kelas XI SMAN 13 Bandar Lampung

    Full text link
    The object of this research is to find out and analyze (1) the differences between the students who used cooperative learning inquiry as a learning model and used conventional model as a learning model. (2) the influence of using inquiry learning model to the students learning result in geography subject. This research used quasy experimental method which compared the learning results before and after the learning model was being applied. The data of this research were analyzed by using t-test and simple linear regression. The result of this research proved that the experiment class had a higher score then the control class, and inquiry learning method was affected the results.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional (2) pengaruh aktivitas belajar melalui model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu yaitu metode yang membandingkan hasil belajar dengan pemberian perlakuan pada suatu objek. Data dianalisis menggunakan uji t-tes dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian membuktikan bahwa dimana kelas eksperimen lebih tinggi rata-rata hasil belajarnya dari kelas kontrol, dan ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi.Kata kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, model inkuir

    Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Pedagogik Guru Geografi Dengan Prestasi Belajar Siswa

    Full text link
    This study aims to analyze the relationship between students' perceptions of geography teacher's pedagogical competencies and the geography learning achievement of tenth grade of social science grade students at  SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung academic year 2017/2018. The method used is the correlation method with a sample of 30 students. The method of the data was done by using questionnaire techniques, interviews and documentation. It was analyzed by frequency table and inferential statistical analysis method product Pearson correlation method. The results obtained include: (1) a total of 29 respondents (96.67%) stated that the geography teacher's pedagogical competence was in the medium category. (2) Geography learning achievement as many as 22 students (73.33%) included in the Completed category and 8 (26.67%) did not complete. (3) There is a positive and significant relationship between the geography teacher's pedagogical competence and the student's geography learning achievement.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru geografi dengan prestasi belajar geografi siswa kelas X IPS SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan adalah metode korelasi dengan sampel sebanyak 30 siswa. Metode pengumpulan data dengan teknik kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Dianalisis dengan tabel frekuensi presentase dan metode analisis statistik inferensial korelasi product moment pearson. Hasil yang diperoleh antara lain : (1) Sebanyak 29 responden (96,67%) menyatakan bahwa kompetensi pedagogik guru geografi termasuk dalam kategori sedang. (2) Prestasi belajar geografi sebanyak 22 siswa (73,33%) termasuk dalam kategori Tuntas dan 8 (26,67%) siswa yang Tidak Tuntas. (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik guru geografi dengan prestasi belajar geografi siswa.Kata kunci : kompetensi pedagogik, persepsi siswa, prestasi belaja

    Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Petani Padi di Desa Kresnowidodo Tahun 2018

    Full text link
    The purpose of this research was to find out information about social economic condition of rice farming   in the  Kresnowidodo village at 2018. This research used descriptive method. The total population is 617 head of rice farming families, data was taken 10% (62 KK). The data were collected through observation techniques, interviews, questionnaires, and documentation. The data were analyzed by using presentage descriptive. The result of the research showed: 1) most of rice farmers have narrow rice field (<0.5 ha). 2) Most of rice farmers did not manage their rice field. 3) Most of rice farmers have an income below the average. (IDR.14,532,000,-) 4) Most of rice farmers  have job outside of agriculture’s job as laborers, contruction workers, rice mills, wood craftsman, and trader. 5) The average children of rice farmers took basic education level. 6) The average poverty level of rice farmers were in the category of almost poor.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui informasi tentang kondisi sosial ekonomi keluarga petani padi  di Desa Kresnowidodo tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jumlah populasi adalah 617 kepala keluarga petani padi, sampel diambil 10% (62 KK). Data dukumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan  menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan: 1) sebagian besar petani padi memiliki lahan sempit (<0,5 ha). 2) Sebagian besar petani padi tidak mengelola lahannya setelah panen. 3) Sebagian besar  petani padi memperoleh pendapatan di bawah rata-rata (Rp.14.352.000,-). 4) Sebagian besar petani padi memiliki pekerjaan di luar usaha tani sebagai buruh, kuli bangunan, penggiling padi, pengrajin kayu dan pedagang. 5) Rata-rata  anak dari petani padi menempuh tingkat pendidikan dasar. 6) Rata-rata tingkat kemiskinan petani padi berada pada kategori nyaris miskin.Kata kunci: ekonomi, petani padi, sosia

    Proses Bermigrasi Dan Kondisi Sosial Ekonomi Migran Suku Banten di Kelurahan Kaliawi Bandar Lampung

    Full text link
    This study aims to find out the process of migrating and the socio-economic condition of Bantenese migrants in Kaliawi Village Bandar Lampung City. The method used was descriptive quantitative analysis. The 110 families were selected through propotional random sampling technique. The data collection technique was done through interview, documentation and questionnaire. Data analysis used percentage and scoring. The results of this study were: 1. The migration process was easy due to several reason the lack of job opportunities in the place of origin (80.78%). Travel migrating Banten tribes to Kaliawi Village was easy (69.23%). The purpose of migrating improved the standard of living (69.23%). The source of information migrating was information from friends (82.7%). 2. Socio-economic conditions was low (61.54%). The education level of the heads of migrant was low (90.38%). The type of migrants job was trader (63.46%), Migrant income was low (69.23%). Ownership of valuables owned by migrants was low ( 61.54%).Penelitian ini bertujuan mengetahui proses bermigrasi dan kondisi sosial ekonomi migran Suku Banten di Kelurahan Kaliawi Bandar Lampung. Metode yang digunakan deskriptif analisis kuantitaif. Populasi 110 KK dengan teknik propotional random sampling Pengambilan data dengan wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Analisis data menggunakan presentase dan scoring. Hasil penelitian ini : 1. Proses bermigrasi mudah meliputi: Alasan Suku Banten migrasi ke Provinsi Lampung kurangnya kesempatan kerja di daerah asal (80,78%). Perjalanan bermigrasi Suku Banten ke Kelurahan Kaliawi mudah (69,23%). Tujuan bermigrasi memperbaiki taraf hidup (69,23%). Sumber informasi bermigrasi adalah informasi dari teman (82,7%). 2. Kondisi Sosial ekonomi rendah (61,54%) meliputi tingkat pendidikan kepala keluarga migran rendah (90,38%). Jenis pekerjaan migran pedagang (63,46%). Pendapatan migran rendah (69,23%). Kepemilikan barang berharga yang dimiliki migran rendah (61,54%).Kata kunci: migran, migrasi, sosial-ekonom

    293

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇