JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
Not a member yet
304 research outputs found
Sort by
Pekerja Wanita Pengolah Ikan Teri di Pulau Pasaran Kelurahan Kota Karang Bandar Lampung
This research was aimed to describe the processing of anchovy carried out by female workers in Pulau Pasaran Bandar Lampung City. The result showed that (1) there were two kinds of job of the female workers in processing anchovy in Pulau Pasaran, Kota Karang : anchovy sorters and anchovy splitters, (2) the instrument in producing the anchovy were both owned and not owned by the workers, (3) most of the female workers in this field in Pulau Pasaran were more than 5 years, (4) all female workers had different working hours, high or low, (5) workers were paid from how long they worked in a day, (6) and all of the female workers there had income under the average. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengolahan ikan teri yang dikerjakan pekerja wanita pengolah ikan teri di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian ditemukan bahwa (1) terdapat dua jenis kegiatan dari pekerja wanita pengolah ikan teri di Pulau Pasaran yakni penyortir ikan teri dan pembelah ikan teri (2) peralatan yang digunakan adalah milik sendiri dan bukan milik sendiri (3) lama masa bekerja pekerja wanita adalah lebih dari 5 tahun (4) Pekerja mempunyai curahan jam kerja tinggi dan rendah (5) Pekerja wanita mendapatkan sistem pembagian upah berdasarkan waktu yang diberikan secara harian.(6) semua pekerja wanita berpendapatan dibawah rata-rata.Kata kunci: pekerja wanita, pengolah ikan teri, pulau pasara
Analisis Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Pasar Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2018
The objective of this research is to examine the factors that cause an environmental damaging in Bandar Jaya Market in Central Lampung Regency. The focus of this research was the factors caused the environmental damage in Bandar Jaya Market in Central Lampung Regency. The method of this research was descriptive with the sample of 21 people. The data collection method of this research were observation, interview 21 people, and documentation. The data of this research were analyzed by interactive analyzing data method by Miles and Huberman. The result of this research were (1) Based on 12 informants the market environmental was damaged. (2) Based on 21 informants the factor caused environmental damage was trash, 17 informants mentioned the lacking of waste and environmental management system, and 11 informants mentioned a lack of awareness for cleanliness.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab kerusakan lingkungan Pasar Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah. Fokus kajianya adalah kondisi kerusakan lingkungan pasar dan faktor penyebab kerusakan lingkungan pasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 21 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dengan 21 orang sebagai informan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman.Hasil dari penelitian menunjukkan (l) Menurut 12 informan lingkungan pasar mengalami kerusakan. (2) Menurut 21 informan faktor pernyebab kerusakan lingkungan pasar adalah sampah, 17 informan menyebutkan buruknya sistem pengelolaan sampah dan lingkungan, dan 11 informan menyebutkan kurangnya kesadaran akan kebersihan.Kata kunci: faktor, kerusakan lingkungan, pasa
Migrasi Penduduk Indramayu ke Pulau Pasaran Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur
The object of this research is the process of migration and the socio-economic conditions of migrants from Indramayu. The formed migration is chain migration, with the socio-economic conditions of migrant family heads in the destination area classified as being medium criteria. The results of this study are: 1) the main reasons that encourage displacement are economic factors because the wage level is relatively low in the area of origin, 2) the displacement that occurs is triggered by information that leaves the family or friends, 3) most migrant family heads have unmarried status at the time of migration, 4) transfers made used public transportation, 5) costs used to migrate derived from personal costs obtained by means of saving, 6) education of migrant family heads is relatively low, 7) most of the income of migrant family heads is high and 8) ownership of valuables of migrant family heads is classified as moderate.Objek penelitian ini adalah proses migrasi dan kondisi sosial ekonomi migran dari Indramayu. Migrasi yang terbentuk adalah migrasi berantai, dengan kondisi sosial ekonomi kepala keluarga migran di daerah tujuan tergolong pada kriteria sedang. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) alasan utama yang mendorong perpindahan adalah faktor ekonomi karena tingkat upah yang relatif rendah di daerah asal, 2) perpindahan yang terjadi dipicu oleh adanya informasi yang megalir dari keluarga maupun teman, 3) sebagian besar kepala keluarga migran berstatus belum kawin pada saat bermigrasi 4) perpindahan yang dilakukan menggunakan kendaraan umum, 5) biaya yang digunakan untuk bermigrasi bersumber dari biaya pribadi yang didapatkan dengan cara menabung, 6) pendidikan kepala keluarga migran tergolong rendah, 7) sebagian besar pendapatan kepala keluarga migran tegolong tinggi, dan 8) kepemilikan barang berharga kepala keluarga migran tergolong dalam keadaan sedang.Kata kunci: kondisi sosial ekonomi, migrasi berantai, proses migras
Karakteristik Industri Kecil Lapis Legit di Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan
The purpose of this research is to find out the characteristics a small industry of lapis legit –a traditional layer cake of Lampung – in the village of Merak Batin. The method used in this research is descriptive analysis with 3 industry as the population subjects. The result of the research showed that: (1) The origin of capital all industry lapis legit comes from private capital. (2) The origin of the raw material on all industry coming from Bandar Lampung. (3) 30 labor industry lapis legit in village of Merak batin (4) The number of produced lapis legit on 3 average industry can generate 400 Pack lapis legit in one day. (5) Marketing all small lapis legit year 2017 smoothly.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik industri kecil lapis legit di Desa Merak Batin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi penelitian sebanyak 3 industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Asal modal pada seluruh industri lapis legit berasal dari modal pribadi. (2) Asal Bahan baku seluruh industri berasal dari Bandar Lampung. (3) 30 tenaga kerja pada industri berasal dari Desa Merak Batin (4) Jumlah hasil produksi lapis legit pada 3 industri rata-rata menghasilkan 280 pak dalam satu hari. (5) Pemasaran pada seluruh industri kecil lapis legit Tahun 2017 lancar.Kata kunci: industri kecil, karakteristik industri, lapis legi
Pelaksanaan Pembelajaran Geografi Berdasarkan Standar Proses Pada SMA Di Kota Bandar Lampung
This study aims to examine the suitability of geography teachers in implementing 2013 curriculum geography learning at high schools in Bandar Lampung City. This type of research is descriptive research. The population in this study were 66 geography teachers at Pu High Schools in Bandar Lampung City, and the sample of this study was taken by purposive sampling technique. Data collection techniques using interview and documentation and data analysis techniques used are descriptive percentages.The results of this study indicate that the suitability of geography teachers in implementing learning based on Minister of Education and Culture No. 22 of 2016 concerning Education Process Standards is included in the appropriate category. This means that geography teachers at Public and Private High Schools in Bandar Lampung City have been able to carry out learning based on process standards.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian guru geografi dalam melaksanakan pembelajaran geografi kurikulum 2013 pada SMA Di Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 66 guru geografi pada SMA di Kota Bandar Lampung, dan sampel penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian guru geografi dalam melaksanakan pembelajaran berdasarkan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan termasuk dalam kategori sesuai. Hal ini berarti guru geografi pada SMA Negeri dan Swasta di Kota Bandar Lampung sudah mampu melaksanakan pembelajaran berdasarkan standar proses.Kata Kunci: Pelaksanaan Pembelajaran, Pembelajaran Geografi, Standar Prose
Perilaku Kepala Keluarga dalam Memanfaatkan Air Sungai Way Galih di Desa Way Galih
This study aims to determine the behavior of the head of the family in utilizing Way Galih River water in Way Galih Village, Tanjung Bintang District. This study used descriptive quantitative method with a sample of 34 family heads who used Way Galih River water spread on IA, IB, VB and VIB villages. The sampling technique in this study is purposive sampling with a total sample of 34 family heads. Data collection techniques are observation, documentation, and questionnaire. Data analysis in this study is quantitative data analysis with a likert scale. The results showed that the knowledge of the head of the family about the river considered as quite good category, the attitude of the head of the family in utilizing river water considered as quite quite agreeable category and the actions of the head of the family in preserving the river considered as quite quite good category.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku kepala keluarga dalam memanfaatkan air Sungai Way Galih di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 34 KK yang menggunakan air Sungai Way Galih yang tersebar di Dusun IA, IB, VA dan VIB. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 KK. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan sekala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kepala keluarga tentang sungai masuk ke dalam kategori cukup baik, sikap kepala keluarga dalam memanfaatkan air sungai masuk ke dalam kategori cukup setuju dan tindakan kepala keluarga dalam melestarikan air sungai masuk ke dalam katogori cukup baik.Kata kunci: pemanfaatan air, perilaku kepala keluarga, sungai way gali
Persepsi Wisatawan Terhadap Objek Wisata Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas
This study aims to obtain information about the perception of tourists to elephants training center object Way Kambas National Park East Lampung Year 2018. This research used survey research method. The population in this research is all the tourists who visit the elephant training center Way Kambas National Park.sampling method in this research that is with quota sampling counted 50 respondents. Data collection techniques were conducted with obsevation, structured interviews, and documentation. Data analysis technique using percentage analysis. The results showed that the attraction, accessibility, infrastructure, facilities, security, promotion and information available at tourist attractions Elephant Training Center Way Kambas National Park was very adequate and well managed but regarding promotion and information Tourism Objects Elephant training center is still rarely done.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai persepsi wisatawan terhadap Objek Wisata Pusat Pelatihan Gajah Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Pusat Pelatihan Gajah Taman Nasional Way Kambas. Metode penentuan sampel dengan quota sampling sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan obsevasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik, aksesibilitas, infrastruktur, fasilitas, keamanan, promosi dan informasi yang ada di objek wisata Pusat latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas sudah sangat memadai dan dikelola dengan baik namun mengenai promosi dan informasi Objek Wisata Pusat latihan Gajah masih jarang dilakukan.Kata kunci : persepsi, pusat latihan gajah, wisatawa
Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Tahun 2018
This study aims to describe the location, extent of parameters, level of vulnerability, and flood factors. The research method uses surveys. Data collection technique are observation and documentation. Data analysis using overlay and scoring. The results of the study were: (1) Flood locations in Kelurahan/Pekon Sidoharjo, East Pringsewu, South Pringsewu, North Pringsewu, Pringsewu Barat, Podomoro, Pajaresuk. (2) Extent of rainfall parameters <5mm/day (3.209.91ha), slopes 0-8% (4.377.77ha), Red Yellow Podsolic soil types (3.005.80ha), Settlement land use (2.157.72ha). (3) Flood-prone levels: not vulnerable, vulnerable, and very vulnerable. (4) Flood factors due to flat slopes and land conversion.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lokasi, luasan parameter, tingkat rawan, dan faktor banjir. Metode penelitian menggunakan survei. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik overlay dan skoring. Hasil penelitian: (1) Lokasi banjir di Kelurahan/Pekon Sidoharjo, Pringsewu Timur, Pringsewu Selatan, Pringsewu Utara, Pringsewu Barat, Podomoro, Pajaresuk. (2) Luasan parameter curah hujan <5mm/hari (3.209,91 ha), lereng 0-8% (4.377,77 ha), jenis tanah Podsolik Merah Kuning (3.005,80 ha), penggunaan lahan Permukiman (2.157,72 ha). (3) Tingkat rawan banjir: tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. (4) Faktor banjir karena lereng datar dan alih fungsi lahan.Kata kunci: daerah, pemetaan, rawan banji
Pengrajin Gerabah di Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu
This study aims to describe the factors that support the continuity of earthenware crafts in Podomoro Village, Pringsewu Sub-district, Pringsewu Distric. This study uses descriptive methods. The population in this study were 30 earthenware craftsmen. Data collection techniques used are interview, questionnaires and documentation. The data were analized by using tables and percentages. The results of the study show that: (1) as much as (93.33%) craftsmen declare that capital facilities were a supporting factor of the earthenware crafts continuity. (2) All craftsmen declare the convenience of raw materials as a supporting factor for earthenware crafts. (3) All craftsmen declare the convenience of labor as a supporting factor for the continuity of earthenware crafts. (4) All craftsmen declare the convenience of transportation facilities as a supporting factor for earthenware crafts. (5) All craftsmen declare that marketing facilities are a supporting factor for earthenware crafts business. (6) There are other reasons as the supporting factor of the continuity of pottery craft which is consumer.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung kelangsungan kerajinan Gerabah di Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengrajin gerabah sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah tabel dan persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Sebanyak (93,33%) pengrajin menyatakan kemudahan modal sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (2) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan bahan baku sebagai faktor pendukung kerajinan gerabah, (3) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan tenaga kerja sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (4) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan sarana transportasi sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah, (5) Seluruh pengrajin menyatakan kemudahan pemasaran sebagai faktor pendukung kelangsungan usaha gerabah, (6) Terdapat alasan lain sebagai faktor pendukung kelangsungan kerajinan gerabah yaitu konsumen.Kata kunci: faktor pendukung, gerabah, kerajina
Pemetaan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Berbasis Spasial di Kota Bandar Lampung Tahun 2018
The aim of this research is (1) to make map and database and to know the location of spreading of crime area of motor vehicle, (2) to know the area having criminal crime stolen high motor vehicle, and (3) to find out the factors causing prone crime of motor vehicle in Bandar Lampung City.This research belongs to survey research. Data collection using observation and documentation methods. Data analysis uses descriptive based on mapping units with a spatial approach.The results showed that: (1) Maps and databases can be used to provide information and process data on the distribution of points of crime locations motor vehicle in the city of Bandar Lampung, (2) Territories that have criminal acts of high vehicle vehicle ceremony in Kedaton Subdistrict as many as 57 location points and Rajabasa District 63 location points, (3) personal factor and situational factor.Penelitian ini bertujuan (1) untuk membuat peta, basisdata serta mengetahui lokasi persebaran wilayah tindak kriminalitas curanmor,(2) untuk mengetahui wilayah yang memiliki tindak kriminalitas curanmor yang tinggi, dan (3) untuk mengetahui faktor yang mengakibatkan rawan tindak kriminalitas curanmor di Kota Bandar Lampung.Penelitian ini tergolong dalam penelitian survei. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif berdasarkan unit pemetaan dengan pendekatan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peta dan basis data dapat digunakan untuk menyediakan informasi serta mengolah data lokasi persebaran wilayah tindak kriminalitas curanmor di Kota Bandar Lampung. (2) Wilayah yang memiliki tindak kriminalitas curanmor tinggi yakni di Kecamatan Kedaton sebanyak 57 titik lokasi dan Kecamatan Rajabasa 63 titik lokasi, (3) faktor personal dan faktor situasional.Kata kunci: curian kendaraan bermotor, pemetaan, tindak pidan