JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
Not a member yet
    304 research outputs found

    Kondisi Sosial Ekonomi Wanita Pekerja Industri Batu Bata di Kelurahan Waluyojati

    Get PDF
    This research is to examine the social economy condition of female brick industry in the area of Waluyojati Village. This research used descriptive method. The population consist of 680 female workers, the number of samples taken 10% from the population as much as 68 female workers. Data collection technique such as, observation, interview and documentation. Technique of data analysis with tabulation percentage. The result showed: (1) Most of their education was Junior Highschool/equal as much as 32 (47,10%). (2) The number of dependents owned by female brick industry workers have dependent burden of ≤ 5 persons as much as 61 (89,70%). (3) Most of female brick industry workers don’t have a side job as much as 38 (55,88%). (4) A total of 50 (73,52%) < Rp. 1.908.447 or below UMR (Regional Minimum Wage). (5) As many as 57 (83,83%) female workers have permanent residence.Penelitian ini mengkaji tentang kondisi sosial ekonomi wanita pekerja industri batu bata di wilayah Kelurahan Waluyojati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi 680 wanita pekerja, jumlah sampel diambil 10% dari populasi yaitu sebanyak 68 wanita pekerja. Teknik pengumpulan data berupa, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tabulasi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar berpendidikan SMP/ Sederajat sebanyak 32 (47,10%). (2) Jumlah tanggungan yang dimiliki oleh wanita pekerja industri batu bata yaitu memiliki beban tanggungan ≤ 5 orang sebanyak 61 (89,70%). (3) Sebagian besar wanita pekerja industri batu bata tidak memiliki pekerjaan sampingan yaitu sebanyak 38 (55,88%). (4) Sebanyak 50 (73,52%) < Rp. 1.908.447 atau dibawah UMR (Upah minimum Regional). (5) Sebanyak 57 (83,83%) wanita pekerja memiliki tempat tinggal permanen.Kata kunci: industri batu bata, sosial ekonomi, wanita pekerja

    Pengaruh Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa

    Get PDF
    This aims to determine (1) Avarage posttest result of study of IPS Integrated in class which will be given method of environmental utilization as model of learning is higher than in class given method of lecture, (2) Method of environmental utilization is more effective than method of lecture in Integrated IPS subjects class VIII in Public Junior High School 2 Liwa. This research is using quasi-experimental methods with Pretest-Posttest Control Group Design. Research result show that (1) The average value of IPS Integrated learning outcomes in the class given methods as environmental is utilization higher than in class given lecture methods. (2) Learning that using the environment as a learning resource is more effective than lecture methods on the subjects of Integrated IPS class VIII in Public Junior High School 2 Liwa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Rata-rata postes hasil belajar IPS Terpadu pada kelas yang akan diberikan metode pemanfaatan lingkungan sebagai model pembelajaran lebih tinggi dibandingkan pada kelas yang diberi metode ceramah, (2) Metode pemanfaatan lingkungan lebih efektif dibandingkan metode ceramah pada mata pelajaran IPS  Terpadu kelas VII di SMP Negeri 2 Liwa. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Grup Desaign. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nilai rata-rata postes hasil belajar IPS Terpadu pada kelas yang diberikan metode pemanfaatan lingkungan sebagai model pembelajaran lebih tinggi dibandingkan pada kelas yang diberi metode ceramah, (2) Pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar lebih efektif dibandingkan metode ceramah pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII di SMP Negeri 2 Liwa.Kata kunci: hasil belajar IPS terpadu, pemanfaatan lingkungan, sumber belaja

    Analisis Sebaran Lokasi SD Negeri Di Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara Tahun 2016

    Get PDF
    The reserch aimed to analyze distribution, distance, adequate level of the road network and elementry schools, using survey method with map analysis. The research object covers the pattern of distribution, distance, road condition, and level of adequacy. Data collection using observation and documentation techniques. The results showed: (1) school pattern to scatter evenly. (2) Distance to settlement 25 near, and 3 far. (3) the condition a connecting entrance, 8 asphalt roads, 11 hardened, and 9 dirt. (4) elementary school there had been sufficient.Penelitian bertujuan menganalisis sebaran, jarak, jaringan jalan serta tingkat kecukupan SD Negeri, menggunakan metode survei dengan analisis peta. Objek penelitian mencangkup pola sebaran, jarak, kondisi jalan, serta tingkat kecukupan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan : (1) pola sebaran sekolah merata. (2) Jarak dengan permukiman 25 dekat, dan 3 jauh. (3) kondisi jalan penghubung, 8 jalan aspal, 11 diperkeras, dan 9 tanah. (4) Sekolah dasar yang ada telah cukup.Kata Kunci: Analisis Sebaran, Sekolah Dasar Neger

    Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Persawahan di Kota Metro Antara Tahun 2000-2015

    Get PDF
    This research examined in the physical aspects, which is widely rice fields in  metro city that changed. It can be seen through descriptive method, to technique data collection the observation, documentation  and analysis technique based on the simple frequency table. Research results: 1.Broad rice fields in metro city in the past 15 years between 2000-2015 of 891 ha which had been changed. Altered form be a residential, trading facilities and public facilities that is office building, school buildings , worship facilities , health facilities , sports and facilities land is not woke up like a field , park , the way , sports facilities.Penelitian ini dikaji dalam aspek fisik, yaitu luas lahan sawah di Kota Metro yang mengalami perubahan. Diketahui melalui metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan teknik analisa data tabel persentase berdasarkan frekuensi sederhana. Hasil Penelitian : 1. Luas lahan persawahan di Kota Metro yang mengalami perubahan dalam kurun waktu 15 tahun antara tahun 2000-2015 seluas 891 Ha. 2. Bentuk perubahan berupa lahan terbangun dan lahan tidak terbangun meliputi kawasan perumahan, fasilitas perdagangan, dan fasilitas umum yang meliputi perkantoran, gedung sekolah, fasilitas peribadatan, fasilitas kesehatan, fasilitas olah raga dan lahan tidak terbangun seperti lapangan, taman, jalan, fasilitas olahraga.Kata Kunci : bentuk perubahan, penggunaan lahan, sawah

    Metode Mind Mapping dalam Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa SMP Xaverius

    Get PDF
    This study aims to improve students' activities and learning outcomes on Integrated Social Studies through the use of mind mapping learning method. The method used is classroom action research. The subjects of the study consisted of students of grade VII JHS Xaverius Gunung Batin Terusan Nunyai Central Lampung Regency. This study was conducted with three cycles, each cycle consisted of one meeting. The object of the research is mind mapping method to improve students' learning activities and learning outcomes.The data analysis was done using desribe. The results concluded that mind mapping method could improve students' activities and learning outcomes on integrated social studies, that teachers and prospective teachers of social studies in particular, for once in a while implementing mind mapping the class.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS Terpadu siswa melalui penggunaan metode pembelajaran mind mapping. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII SMP Xaverius Gunung Batin Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari satu pertemuan. Objek penelitian adalah metode mind mapping untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode mind mapping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS Terpadu siswa, disarankan kepada guru dan calon guru IPS untuk sesekali menerapkan metode mind mapping di kelas.Kata Kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, dan mind mappin

    Studi Permukiman Penduduk di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung

    Get PDF
    The study aims to examine: Condition of residential settlements and morphology of slum settlements in TanjungKarang Sub-district. This research method using descriptive method. Research population 7 sub-district in TanjungKarang Center, sampling technique using purposive sample. Technique of taking data used observation, and documentation. Data analysis used descriptive analysis. The results showed: (1) Population settlements in district TanjungKarang Center divided into densely populated settlements and low population settlements, (2) Morphology Slum Area located in TanjungKarang district centerPenelitian bertujuan untuk mengkaji : Kondisi permukiman penduduk dan Morfologi permukiman kumuh di Kecamatan TanjungKarang Pusat. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian 7 Kelurahan di Kecamatan TanjungKarang Pusat, teknik pengambilan sampel menggunakanpurposive sample. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Permukiman penduduk di Kecamatan TanjungKarang Pusat dibagi menjadi permukiman penduduk padat dan permukiman penduduk rendah, (2) MorfologiSlum Areaterdapat di Kecamatan TanjungKarang pusatKata Kunci: kumuh, penduduk, permukima

    Profil Kepala Keluarga Pengrajin Bata Merah Di Desa Kalirejo Tahun 2016

    Get PDF
    This research aims to describe profile of brick craftsman’s head of household in Kalirejo Village. This research is using descriptive method. Data retrieval technique is using observation and interview, documentation, and filling out the questionnaire. The results showed: (1) 21 brick craftsman’s family burden is small.(2) 24 brick craftsmen expensed small working capital that for once production process.(3) Brick kiln ownership status of 32 brick craftsmen is self-owned.(4) 15 craftsmen produced bricks is small.(5) Brick craftsmen’s raw material convenience is totally easy to get.(6) Brick craftsmen’s fuel material convenience is totally easy to get. (7) 21 craftsmen have one labor.(8) Transportation convenience of 24 craftsmen is medium easy to access.(9) Bricks marketing convenience is easy. (10) 20 craftsmen have a high income.Penelitian ini bertujuan mengkaji profil kepala keluarga pengrajin bata merah di Desa Kalirejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data yaitu observasi dan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: (1) 21 pengrajin bata merah memiliki jumlah tanggungan kecil (2) 24 pengrajin mengeluarkan modal kecil untuk satu kali produksi (3) Status kepemilikan tobong sebanyak 32 pengrajin adalah milik sendiri (4) 15 pengrajin menghasilkan bata merah sedikit (5) Kemudahan bahan baku seluruh pengrajin adalah mudah (6) Kemudahan bahan bakar seluruh pengrajin adalah mudah (7)21 pengrajin memiliki 1 tenaga kerja (8) Kemudahan transportasi 24 pengrajn sedang (9) Kemudahan pemasaran seluruh pengrajin adalah mudah (10) 20 pengrajin memperoleh pendapatan tinggi.Kata Kunci : bata merah, pengrajin, profi

    Penerapan Model Course Review Horay Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa

    Get PDF
    This research aimed to improve the activity and learning outcome of student by applying cooperative learning model type Course Review Horay on the subject of hydrosphere in geography. This research used Classroom Action Research (CAR) method conducted in 3 cycles. The subjects of the research were the students of grade X 3 SMA Gajah Mada Bandar Lampung in the academic year 2016/2017. The object of research is cooperative learning model of Course Review Horay type, activity, and learning result. Data analysis using percentage. The data taken was the result of final test cycle and observation result. The results showed that the students 'learning activity in cycle I was 65% and then increased in cycle II to 75% and in cycle III had reached 90%, while for the students' learning outcomes in cycle I of students who passed was 37.50%, increased in cycle II to 51.51%, and increased again in cycle III to 82.86%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay pada pokok bahasan hidrosfer mata pelajaran geografi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X 3 SMA Gajah Mada Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Objek penelitian adalah model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay, aktivitas, dan hasil belajar. Analisis data menggunakan persentase. Data yang diambil berupa hasil tes akhir siklus dan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah sebesar 65% lalu meningkat pada siklus II menjadi 75% dan pada siklus III sudah mencapai 90%, sedangkan untuk hasil belajar siswa pada siklus I siswa yang tuntas yaitu 37,50%, meningkat di siklus II menjadi 51,51%, dan meningkat kembali di siklus III menjadi 82,86%.Kata kunci: aktivitas, course review horay, hasil belajar, pembelajaran kooperati

    Pemetaan Potensi Objek Wisata Alam di Kabupaten Way Kanan Tahun 2017

    Get PDF
    This study aims to examine the potential of natural tourism in Way Kanan District. This research uses survey method, that is intended to know the potential of nature tourism in Way Kanan Regency by looking at the location, attraction, accessibility, and tourism object facilities. Data analysis technique used is descriptive analysis technique with spatial approach, and Scorring. The results of this study show that of all these objects, each object has a different attraction, facilities, and accessibility. (1) The conclusion of the attraction to the 12 natural attractions in Way Kanan District can be seen that 65% in say interesting and 35% of them in saying very interesting. (2) Accessibility to natural attractions in Way Kanan. District 65% of tourist objects can be difficult to reach while the object that is easy to reach only 30%, and the remaining 5% said to be. (3) Meanwhile, the facility can be seen that 65% in say is incomplete and 35% of them say completed.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor penyebab anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar di Kecamatan Ambarawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengukuran data yang digunakan adalah teknik analisis persentase. Populasi penelitian ini adalah 70 anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar. Sampel penelitian ini adalah 41 anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar beserta orang tua anak putus sekolah jenjang pendidikan dasar yang berjumlah 41 jiwa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat pendapatan orang tua anak putus sekolah rendah. (2) Persepsi orang tua anak putus sekolah tentang pendidikan formal rendah. (3) Minat belajar anak putus sekolah rendah. (3) Tingkat pendidikan formal orang tua anak putus sekolah rendah. (4) Jarak tempat tinggal anak putus sekolah dengan sekolah jauh.Kata kunci : aksesbilitas, daya tarik, fasilitas pemetaan, potensi wisata ala

    Kondisi Sosial Ekonomi Petani Karet di Desa Simpang Mesuji Kecamatan Simpang Pematang

    Get PDF
    This study aimed to Describe Of Social Economic Condition Of Rubber Farmers In Simpang Mesuji Village Simpang Pematang District, with the point of study on age, education, number of children, land area, production, income, and fulfillment of minimum basic needs. This research method wos descriptive, population of 213 head of family then the sample is taken as many as 15% (32 head of family). Collection data used observation, questionnaires, and documentation. Data analysis using percentage table. The results showed that: 1. Most of the rubber farmer productive age economical, 2. Most of the rubber farmer basic education, 3. Most of the rubber farmer have little children, 4. average land area of rubber farmer 1,39 ha/head of family, 5. average production of rubber latex per head of family 267,94 kg/month, 6. average income Rp1.360.502,00/month/head of family, 7. Most of the rubber farmer not worth living.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi petani karet di Desa Simpang Mesuji Kecamatan Simpang Pematang, dengan titik kajian pada umur, pendidikan, jumlah anak, luas lahan, produksi, pendapatan, dan pememenuhan kebutuhan pokok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, populasi sebanyak 213 KK kemudian sampel diambil sebanyak 15% (32 KK). Pengumpulan data dengan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Sebagian besar petani karet berusia produktif ekonomis, 2. Sebagian besar petani karet berpendidikan dasar, 3. Sebagian besar petani karet memiliki anak sedikit, 4. Rata-rata luas lahan petani karet 1,39 ha/KK, 5. Rata-rata produksi getah karet per KK 267,94 kg/bulan, 6. Rata-rata pendapatan Rp1.360.502,00 per bulan/KK, 7. sebagian besar petani karet tidak hidup layak.Kata Kunci: ekonomi, petani karet, sosia

    293

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇