JPG (Jurnal Penelitian Geografi)
Not a member yet
304 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan KIP Oleh Keluarga Miskin di Kelurahan Labuhan Ratu Raya Bandar Lampung
This study aims to examine the utilization of Smart Card Indonesia by poor families in Labuhan Ratu Raya Bandar Lampung Urban Village in 2016/2017, with the point of studying the smoothing of Smart Card Indonesia, the effectiveness of Smart Card Indonesia, and the use of Smart Card Indonesia efficiency. The medhod used is descriptiv sample research as much as 30%. Data collection is observation, structured interview, and documentation. Data analysis using frequency tables and percentages. The results of research indicate: (1) smart card assistance used 100% to buy book and school stationery, while 100% not used for monthly dues and guidance. (2) 5,9% are effective, while 64,7% are less effective and 29,4% are in effective. (3) Indonesian smart card rocks have been efficient not buying unused ones such as belts 20,6% and 50% pencil case, while less efficient use of less than the soch as much as 38,2%.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Kartu Indonesia Pintar oleh keluarga miskin di Kelurahan Labuhan Ratu Raya Bandar Lampung, dengan titik kajinya pemanfataan Kartu Indonesia Pintar, penggunaan efektifitas, dan penggunaan efisiensi Kartu Indonesia Pintar. Metode yang digunakan yaitu deskriptif, sampel penelitian sebanyak 30% (34 KK). Pengambilan data yaitu observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukan: (1) Bantuan Kartu Indonesia Pintar dimanfaatkan 100% untuk membeli buku tulis dan alat tulis sekolah, sedangkan 100% tidak dimanfaatkan untuk iuran bulanan dan les (bimbingan belajar). (2) 5,9% sudah efektif, sedangkan 64,7% kurang efektif dan 29,4% tidak efektif. (3) Bantuan Kartu Indonesia Pintar sudah efisien yaitu tidak membeli yang tidak digunakan seperti ikat pinggang 20,6% dan kotak pensil 50%, sedangkan penggunaan yang kurang efisien kurang dari persemester yaitu kaos kaki sebanyak 38,2%.Kata Kunci: efektifitas, efisiensi, pemanfaatan kartu pinta
Karakteristik Keadaan Sosial Ekonomi Petani Kopi di Kabupaten Lampung Barat
The research was purposed to describe the socio-economic conditions of coffees farmer family in Balik Bukit District. The research used descriptive method. Population were 4.912 families, samples from 149 families. Data collected through observation, questionnaires, documentation and analyzed by percentage table. The result showed: (1) Formal education level of 79 KK are SD and SMP, (2) The number of family responsibility of 106 KK are > 3, (3) 122 families own land of 0,5-2 ha, (4) Production cost of 140 KK spent money below Rp 3.747.203,00, (5) Production is below 1,18 tons in a year, (6) Coffee farmers sell the product to sales agent in the local area of 147 families, (7) Farmers income is under UMK Rp1.908.447,00,- per month.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan sosial ekonomi petani kopi di Kecamatan Balik Bukit. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Populasi berjumlah 4.912 Kepala Keluarga, sampel sebanyak 149 KK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner, dokumentasi, dan dianalisis dengan tabel persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tingkat pendidikan formal dengan jumlah 79 KK berpendidikan SD dan SMP, (2) Jumlah tanggungan keluarga > 3 sebanyak 106 KK, (3) Luas lahan sebesar 0,5-2 ha dimiliki oleh 122 KK, (4) Biaya produksi yang dikeluarkan di bawah Rp 3.747.203,00,-, terdapat 140 KK (5) Produksi yang dihasilkan di bawah 1,18 ton, (6) Petani kopi menjual hasil produksi kepada agen penjualan di dalam daerah sebanyak 147 KK, (7) Pendapatan petani di bawah UMK yakni Rp 1.908.447,00,- per bulan.Kata Kunci: petani kopi,sosial ekonom
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Hasil Belajar Geografi
This research aims to analyze the differentiate between two learning outcomes that came from two different class with two different method. The first method that has been used is make a match and the second one is conventional method. In this research we use a method that called an quasi experiment. The population that we used in this research are the student that include in two classes XI A and XI B. The data collection technically have been done by doing some test, documentation and observation. The result of data collection will be analyze by T-test. Lastly, the result of this research conclude that there is a differentiate between make and match method that applied in class XI A and the conventional method that applied in class XI B.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pmbelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI A dan siswa kelas XI B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pembelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar geografi, model make a matc
Faktor Produksi Pada Usahatani Kopi di Desa Sukapura Kecamatan Sumberjaya Tahun 2016
This research aims to get information about coffee production factors. This research is a descriptive research. The population numbered 830 farmers. Sampling using Purposive Sampling technique and got 89 coffee farmers. Methods of data collection using observation, measurement, documentation, and questionnaires. Analytical technique using descriptive method. The results of the research show that: (1) Coffee production is still less successful. (2) The altitude criteria are appropriate. (3) The slope of the slope is quite appropriate with the criteria. (4) The intensity of rainfall is not suitable. (5) Agricultural techniques applied, making old coffee, can be productive again. (6) Farmers are less aware of financial management in coffee farming. (7) Farmers rely more on labor from within the family.Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai faktor faktor produksi kopi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi berjumlah 830 petani. Penarikan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dan didapatkan 89 petani kopi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, pengukuran, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) Produksi kopi masih kurang berhasil. (2) Kriteria ketinggian tempat sudah sesuai. (3) Kemiringan lereng cukup sesuai dengan kriteria. (4) Intensitas curah hujan tidak sesuai. (5) Teknik pertanian yang diterapkan, membuat kopi yang sudah tua, bisa produktif kembali. (6) Petani kurang paham tentang pengelolaan keuangan pada usahatani kopi. (7) Petani lebih mengandalkan tenaga kerja dari dalam keluarga.Kata Kunci: desa sukapura, faktor produksi, usahatani kop
Aksesibilitas Objek Wisata Air Terjun Sinar Tiga di Desa Harapan Jaya Tahun 2018
This study aims to describe alternative roads, road conditions, mileage, travel time, means of transportation, and the cost of tourist visits at the attraction Sinar Tiga Waterfall, Harapan Jaya Village, Way Ratai District, Regency of Pesawaran. This research uses a descriptive method. Data collection uses observation, documentation and structured interviews. Data analysis using spatial analysis with scoring technique. The result of the research shows that there are 4 alternative roads and 30 respondents (100%) good. Road conditions, assessment of 20 respondents (66.67%) and 10 respondents (33.33%) close. Time taken, assessment of 20 respondents (66.67%) and 10 respondents (33.33%) fast. Transportation tool, assessment of 30 respondents (100%) is. The cost of tourist visit, assessment of 30 respondents (100%) is. The result of the score recapitulation between 17-19 shows the accessibility of Sinar Tiga Waterfall object included into the support accessibility.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alternatif jalan, kondisi jalan, jarak tempuh, waktu tempuh, alat transportasi, dan biaya kunjungan wisata pada objek wisata Air Terjun Sinar Tiga, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara terstruktur. Analisis data menggunakan analisis spasial dengan teknik skoring. Hasil penelitian menunjukkan alternatif jalan terdapat 4 pilihan jalan dan penilaian 30 responden (100%) baik. Kondisi jalan, penilaian 20 responden (66,67%) dan 10 responden (33,33%) dekat. Waktu tempuh, penilaian 20 responden (66,67%) sedang dan 10 responden (33,33%) cepat. Alat Transportasi, penilaian 30 responden (100%) sedang. Biaya kunjungan wisata, penilaian 30 responden (100%) sedang. Hasil rekapitulasi skor antara 17-19 menunjukkan aksesibilitas objek wisata Air Terjun Sinar Tiga termasuk kedalam aksesibilitas mendukung.Kata kunci: air terjun sinar tiga, aksesibilitas, objek wisat
Pengaruh Aktivitas Belajar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar
The purpose of this research is to find out and analyze (1) the difference of students' achievement between those who are taught by applying cooperative learning model of the STAD type and those students in class who are taught by using conventional teaching model (2) the influence of students' learning activities through cooperative learning model of the STAD type towards the students' learning achievement class in the subject of Social Science. The method of this research is quasi experiment which compares the result of the learning process by giving a treatment to the certain objects. The data analysis used was t-test and a simple linear regression. The research showed that where the experimental class has a higher rate of learning result or achievement compared to the control class, and also there is an influence of cooperative learning model of STAD type towards the students learning achievement in the subject of Social Science.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (2) pengaruh aktivitas belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu yaitu metode yang membandingkan hasil belajar dengan pemberian perlakuan pada suatu objek. Analisis data yang digunakan adalah uji t-tes dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimana kelas eksperimen lebih tinggi rata-rata hasil belajarnya dari kelas kontrol, dan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu.Kata Kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, dan STA
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Snowball Throwing dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI
This study subject to analyze the use of cooperative models snowball throwing to increase activity and learning outcomes geography class XI social Sciences at senior high school Mathla'ul Sindangsari Anwar. The research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: preparation, action, observation, and reflection. Data taken form the final test results and observations from the cycle. The results showed that an increase in the percentage of students learning activity geography of the material composition of the population, factors of attraction and the urbanization booster in each cycle. Based on analysis of the data shows that the use of cooperative learning throwing snowball can increase the activity of learning and student learning outcomes and suggested to the subject teachers of geography in order to apply this approach to the material subsequent geography.Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Mathla’ul Anwar Sindangsari. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diambil berupa hasil tes akhir siklus dan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prosentase aktivitas belajar geografi siswa materi komposis penduduk, faktor penarik dan pendorong urbanisasi pada tiap siklusnya. Hasil analisa data menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa, dan disarankan kepada guru mata pelajaran geografi agar menerapkan pendekatan ini pada materi geografi selanjutnya.Kata kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, snowball throwin
Karakteristik Sosial Ekonomi Kepala Keluarga Yang Menyewakan Kapal Penumpang Di Desa Batu Menyan
This research aims to describe the characteristic of social economy of patriarch who rent the ship in Batu Menyan Village. Using the descriptive method, with a population of 145. The sample was took 20% of population, it is using technic probability sampling. Data collection using observation techniques, questionnaire, structured interviews, documentation, and the analyzed use the percentage table. The result showed that: (1) The age of classified productive. (2) As much 74,07% educated basic. (3) Most of the respondents included in the extended family. (4) There are two types of capital that is capital investment and working capital, based on the source most of the respondents capitalize loan capital. (5) Have a high number of hours. (6) As many 59,25% respondents have side jobs, 50% work as a ship taxi. (7) Revenue is low with average monthly income Rp.2.202.000,-. (8) There are 59,25% of respondents can meet the basic needs of the family.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sosial ekonomi kepala keluarga yang menyewakan kapal penumpang di Desa Batu Menyan. Menggunakan metode deskriptif, dengan jumlah populasi 145. Sempel diambil 20% dari jumlah populasi menggunakan teknik probability sampling. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara terstruktur, kuesioner, dokumentasi dan dianalilis menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Umur tergolong usia produktif. (2) Sebanyak 74,07% berpendidikan dasar. 3) Sebagian besar responden termasuk kedalam keluarga besar. (4) Terdapat 2 jenis modal yaitu modal investasi dan modal kerja, berdasarkan sumbernya sebagian besar responden bermodalkan modal pinjaman. (5) Memiliki jumlah jam kerja tinggi. (6) Sebanyak 59,25% responden memiliki pekerjaan sampingan, 50% bekerja sebagai taksi kapal. (7) Pendapatan tergolong rendah dengan rata-rata pendapatan perbulan Rp.2.202.000,-. (8) Terdapat 59,25% responden dapat memenuhi kebutuhan pokok keluarga.Kata Kunci: kapal penumpang, karakteristik, sosial ekonomi
Hubungan Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Geografi SMA Taman Siswa Bandar Lampung
This study aims to determine the relationship of the use of the Internet as a source of learning geography on student geography learning achievement in Taman Siswa High School Bandar Lampung. The research method is yaitukorelasi with quantitative approach. Data collection is questionnaire and documentation. Data analysis method used descriptive percentage, and inferential statistical analysis with product moment pearson correlation. The results showed that there is a positive and significant relationship between the use of the Internet as a source of learning geography with learning achievement. This is indicated by the correlation coefficient obtained rhitung value of 0.4937, note that rhitung larger than rtabel (0.4937> 0.2609).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan internet sebagai +sumber belajar geografi terhadap prestasi belajar geografi siswa di SMA Taman Siswa Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yaitu korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan deskriptif presentase, dan analisis statistik inferensial dengan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar geografi dengan prestasi belajar. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi yang diperoleh nilai rhitung sebesar 0,4937, diketahui bahwa rhitung lebih besar dari rtabel (0,4937 > 0.2609).Kata Kunci: pemanfaatan internet, prestasi belajar, sumber belaja
Aktivitas Penerapan Media Visual Berbasis Teknologi Informasi di SMA Fransiskus Tahun 2017/2018
The problem in this study aims to determine and analyze (1)the differentiation of studied geography between communicative method and visual based on IT for students in grade XI social at Fransiskus Senior High School in year 2017/2018. (2) Te effect of learning activities that use visual media based on IT to the geography students in grade XI social at Fransiskus Senior High School in year 2017/2018. The research method used is Quasi Experimental Design.The result indicated (1) there is differentiation in the result of studied geography in used visual media based on IT and used communicative method. (2) Theres the influence of learning activities that use visual media based on IT to the geography students in grade XI social in Fansiskus Senior High School in year 2017/2018.Masalah dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media visual berbasis TI dengan yang menggunakan metode ceramah pada pelajaran Geografi kelas XI IPS SMA Fransiskus Tahun Ajaran 2017/2018. (2) Pengaruh aktivitas belajar yang menggunakan media visual berbasis TI terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMA Fransiskus Tahun Ajaran 2017/2018.Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media visual berbasis TI dengan yang menggunakan metode ceramah pada pelajaran Geografi pada kelas XI IPS di SMA Fransiskus Tahun Ajaran 2017/2018. (2) Ada pengaruh aktivitas belajar yang menggunakan media visual berbasis TI terhadap hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS di SMA Fransiskus Tahun Ajaran 2017/2018.Katakunci:ceramah, hasil belajar geografi, media visual berbasis teknologi informas