Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan
Not a member yet
164 research outputs found
Sort by
Pengaruh Space Diversity Terhadap Peningkatan Availability pada Jaringan Microwave Lintas Laut dan Lintas Pegunungan
Availability merupakan suatu parameter yang digunakan untuk mengetahui kehandalan sistem pada jaringan microwave. Namun ada kalanya availability yang dihasilkan dalam perancangan sistem tidak optimal, maka perlu dilakukan optimasi. Optimasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknik space diversity, di mana akan dilakukan penambahan antena diversity utuk melakukan optimasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan availability yang paling signifikan dari beberapa kondisi jaringan, yaitu berlokasi di atas laut dan daerah pegunungan. Jaringan yang berada di Laut menghasilkan peningkatan availability yang lebih tinggi dari pada jaringan yang berada di pegunungan. Peningkatan availability jaringan di laut yaitu 0,961446%, sedangkan peningkatan availability jaringan di pegunungan yaitu 0,060623475%. Hal tersebut dikarenakan pengaruh oleh terrain roughness, climatic factor dan C factor. Nilai terrain roughness jaringan laut yaitu 6,10 meter, sedangkan jaringan di pegunungan yaitu 32,10 meter. Kemudian climatic factor jaringan laut bernilai 2 sedangkan jaringan pegunungan bernilai 0,25. Semakin kecil nilai terrain roughness dan semakin besar nilai climatic factor mengakibatkan nilai C factor membesar. Nilai C factor jaringan laut yaitu 6,56 sedangkan jaringan di pegunungan yaitu 0,1.
 
RANCANG BANGUN DAN IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN RELAI
Sistem cadangan/backup catudaya mutlak diperlukan pada perangkat elektronika yang memerlukan energi listrik yang tidak terhenti. Cadangan catudaya digunakan untuk menggantikan sumber utama PLN. Pada penerapannya diperlukan sebuah perangkat pendukung berupa Automatic Transfer switch (ATS) untuk melakukan pensaklaran dari sumber utama ke cadangan catu daya atau sebaliknya. Pada paper ini, dibahas realisasi perangkat ATS berbasis mikrokontroler yang bekerja berdasarkan pembacaan arus dan tegangan. Sistem ini juga dilengkapi dengan komunikasi berbasis LAN untuk mengirim data monitoring. Setelah dilakukan pengujian, perangkat ATS dapat mengukur arus dan tegangan dengan rata-rata kesalahan 3,76% dan 0,21% pada pengukuran generator set dan sumber PLN. Pengujian lainnya, sistem relai dapat berfungsi untuk memindahkan sumber listrik dari sumber utama ke sumber cadangan atau sebaliknya
PERBANDINGAN UNJUK KERJA TRANSMISI JARINGAN FTTB MENGGUNAKAN GEPON DAN GPON
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perbandingan unjuk kerja transmisi teknologi GEPON dan GPON pada jaringan Fiber to the Building (FTTB). Pembahasan perbandingan menggunakan kedua teknologi PON tersebut untuk melihat performansi yang terbaik untuk di aplikasikan pada gedung bertingkat X menggunakan passive splitter dua tingkat dengan rasio perbandingan passive splitter maksimum 1:16. Unjuk kerja transmisi disimulasikan berdasarkan parameter link power budget, rise time budget serta nilai Bit Error Rate (BER) untuk kelayakan sistem jaringan. Perhitungan Unjuk jaringan dibagi menjadi bagian yaitu arah downstream dan arah upstream. Hasil perhitungan didapatkan pada arah downstream jarak terjauh, link GEPON menghasilkan nilai redaman sebesar 22.81 dB, BER sebesar 7x 10-29 dan nilai rise time sebesar 0,2506 ns. Pada link GPON memiliki redaman sebesar 25.94 dB, BER sebesar 3.62955 x 10-12 dan nilai rise time sebesar 0.25 ns. Pada arah upstream jarak terjauh, link GEPON menghasilkan nilai redaman sebesar 4.65 dB, dengan nilai BER ≈ 0 ,dan nilai rise time sebesar,2061 ns. Pada GPON memiliki redaman sebesar 4.65 dB, BER ≈ 0 dan nilai rise time sebesar 0,260 ns. Berdasarkan hasil unjuk kinerja kedua teknologi tersebut dapat disimpulkan bahwa unjuk kinerja teknologi GPON lebih baik dibandingkan teknologi GEPON untuk aplikasikan di jaringan optik gedung bertingkat
DETEKSI LOGAM PADA PENGGILINGAN BATU BERBASIS SMS GATEWAY DAN MIKROKONTROLER
Berdasarkan hasil survei di lapangan, seringkali kualitas batu yang dihasilkan oleh mesin penggilingan batu kurang memuaskan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya dikarenakan mesin penggiling yang bekerja kurang maksimal akibat banyak logam atau besi yang melalui mesin penggiling. Pada penelitian ini dibuat alat pendeteksi logam pada penggilingan. Sensor logam akan mendeteksi logam saat terjadi perubahan frekuensi melalui bantuan coil. Saat terjadi perubahan frekuensi tersebut maka Arduino akan mengirimkan perintah ke relay, alarm buzzer dan LED, serta modul GSM SIM900 secara bersamaan. Berdasarkan hasil pengujian, sensor akan mendeteksi saat benda logam berada pada jarak 0-2,1 cm. Selain itu sensor dapat mendeteksi berbagai jenis benda logam seperti gunting, paku, handphone, dan lain-lain. Akan tetapi sensor tidak dapat mendeteksi keberadaan induktansi pada benda berbahan logam mulia. Pada saat terdeteksi adanya logam, perangkat SMS gateway mengirimkan notifikasi kepada operator
APLIKASI SISTEM PEMANDU WISATA DI KOTA CIREBON BERBASIS ANDROID
Cirebon merupakan kota yang mempunyai potensi pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Cirebon sangat kental dengan budaya islam jawa dengan dibuktikan bahwa Cirebon mempunyai 3 Keraton yaitu keraton Kacirebonan, Keraton Kesepuhan dan Keraton kanoman. Budaya yang dimiliki Kota Cirebon ini memberikan daya tarik yang berbeda bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Cirebon. Bagi wisatawan yang baru mengenal wilayah Kota Cirebon dirasa sangat menyulitkan dengan mendapatkan informasi dan data mengenai lokasi-lokasi yang ingin dikunjungi. Pemandu wisata dapat menjadi solusi bagi para wisatawan yang baru mengenal wilayah Cirebon agar dapat memberikan informasi-informasi umum yang dibutuhkan wisatawan tersebut, tetapi peranan pemandu wisatawan belum tentu dapat memenuhi kebutuhan maupun keinginan wisatawan tersebut.Pada paper ini dirancang sebuah sistem aplikasi pemandu berbasis platform Android. Aplikasi ini dapat memberikan informasi dan menjadi penunjuk arah lokasi wisata yang ingin dituju. Aplikasi ini dapat berfungsi layaknya pemandu wisata dimana informasi-informasi yang diberikan mancakup data kuliner, tempat wisata, hotel, kesenian, tempat ibadah dan trasnportasi.Hasil Keluaran dari aplikasi pemandu wisata ini adalah informasi tempat wisata dan penunjuk arah dengan akurasi A-GPS minimal error jarak 3 meter dan maksimal error 30 meter. Kecepatan aplikasi dalam menentukan posisi pengguna bergantung pada kuat sinyal jaringan dan keadaan kondisi sekitar. Dengan demikian aplikasi ini sudah dapat diimplementasikan pada smartphone android
PEMBANGUNAN PROTO TYPE KULIAH ON-LINE MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ACTIVE OPTIKAL NETWORK
Transformasi ilmu pengetahuan merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Proses transformasi ilmu pengetahuan dapat dilakukan dengan berbagai cara.seperti yang diungkapkan oleh Tjutju Soendari [2]. Dengan adanya perkembangan teknologi jaringan computer dan adanya perkembangan dalam fiber optik sebagai media yang dapat mengantarkan informasi secara real time dengan kapasitas data yang besar dan dalam waktu yang singkat, telah mendukung berkembangnya sistem kuliah on-line. Hal ini dapat menunjang proses perkuliahan yang memiliki kelas paralel seperti halnya proses perkuliahan yang ada di Telkom apllied science school yang memiliki lebih dari dua kelas untuk setiap mata kuliahnya sehingga dengan adanya system ini memungkinkan jumlah dosen yang dibutuhkan untuk system perkuliahan ini berkurang. Sistem perkuliahan on-line membutuhkan transfer data yang bersifat real time dengan kualitas gambar yang baik. Sebuah prototype perkuliahan on-line yang dibangun untuk menghubungkan 3 buah client yang berada pada ruangan yang berbeda tetapi saling terhubung kedalam sebuah jaringan, menunjukkan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Active Optikal Network berbasis active splitter menunjukkan nilai delay 4,54 ms sedangkan delay untuk jaringan berbasis kabel UTP adalah 54,5 ms. Sehingga perbandingan nilai delay ini menunjukkan kuliah on-line lebih baik jika menggunakan jaringan serat optik
IMPLEMENTASI BLUM-BLUM-SHUB DAN CHAOTIC FUNCTION UNTUK MODIFIKASI KEY GENERATING PADA AES
Salah satu kriptografi yang masih tangguh menurut National Insitute of Standard and Technology (NIST) yakni Advanced Encryption Standard (AES). AES bekerja secara block cipher menyebabkan diperlukan waktu pemrosesan cukup tinggi. Terlebih, data yang akan diproses pada zaman sekarang membutuhkan space memory yang besar. Sehingga data yang akan diproses juga membutuhkan tambahan waktu. Oleh karena itu, dilakukan suatu penambahan modifikasi terhadap metode kriptografi dengan memasangkan metode Chaotic Function pada saat memproses pembangkitan kunci yang dihasilkan agar terjadi penurunan kebutuhan waktu proses saat mengenkripsi atau mendekripsi. Selain itu, juga ditambahkan fungsi pembangkit bilangan acak yang bekerja saat memproses pembangkitan kunci dengan metode random number Blum-Blum-Shub. Dari hasil penelitian, diperoleh hasil minimalisasi waktu pemrosesan sebesar 20.70% lebih cepat ketika dilakukan penambahan modifikasi dibandingkan tanpa modifikasi. Serta memory usage yang dibutuhkan saat proses kriptografi tetap sama yakni sebesar 15 kilo bytes
SISTEM DETEKSI GLAUKOMA PADA FOTO FUNDUS RESOLUSI TINGGI
Glaukoma adalah peradangan pada optic mata yang ditandai dengan kemunduran progresif dari kepala saraf optik dan luas pandang. Peradangan ini disebabkan oleh tidak seimbangnya proses produksi cairan dan pembuangannya pada bola mata sehingga menyebabkan tekanan cairan bola mata menjadi tinggi. Kemunduran progresif pada luas pandang bersifat permanen dan tidak dapat disembuhkan, sehingga pendeteksian dini sangat perlu dilakukan sebelum kerusakan menjadi semakin parah. Deteksi glaukoma dapat dilakukan dengan beragam cara, salah satunya adalah dengan melihat ukuran optik disk pada foto fundus digital. Namun, hasil identifikasi foto fundus secara manual dapat menghasilkan diagnosis yang kurang tepat. Pada penelitian ini dilakukan proses simulasi dan analisis suatu sistem yang dapat membantu praktisi kesehatan mendeteksi ukuran optik disk pada foto fundus sehingga dapat mendiagnosis dengan cepat dan akurat. Berdasarkan hasil dari simulasi, akurasi sistem mencapai 76% dengan waktu komputasi 1.5 detik
IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK PROTOTYPE SEBAGAI FIRE DETECTOR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Sistem wireless sensor network ini dibangun untuk mendeteksi kebakaran berupa api dan asap. Sistem mendeteksi api dan asap menggunakan sensor api dan asap yang dihubungkan ke mikrokontroler Arduino UNO. Hasil pendeteksian kemudian dikirimkan melalui SMS (Short Message Service) sebagai notifikasi ke dua user yaitu user 1 (pemadam kebakaran) dan user 2 (tim investigasi kebakaran). User 1 (pemadam kebakaran) menerima notifikasi berupa alarm kebakaran. User 2 (tim investigasi kebakaran) menerima notifikasi berupa posisi awal terjadinya kebakaran. Dari hasil penelitian didapat keberhasilan penerimaan notifikasi diatas 80 persen dengan waktu kurang dari 10 detik, sehingga dapat mempercepat respon tanggap dari dua user tersebut (pemadam kebakaran dan tim investigasi kebakaran) dibandingkan menunggu seseorang menyaksikan kebakaran dan melakukan panggilan telepon
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT VISIBLE LIGHT COMMUNICATION SEBAGAI TRANSCEIVER VIDEO
Saat ini lampu penerangan ruangan banyak menggunakan LED (Light Emiting Diode) sebagai komponen utamanya, dan diperkirakan untuk 10 tahun ke depan penggunaan lampu sebagai alat penerangan sudah seluruhnya menggunakan lampu jenis ini. Sementara itu lampu hanya digunakan sebagai alat penerangan ruangan saja. Secara teoritis cahaya dari lampu jenis LED bisa digunakan sebagai media transmisi kecepatan tinggi. Visible Light Communication adalah sistem komunikasi yang menggunakan cahaya tampak sebagai media transmisi menggunakan komponen LED.Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah perangkat VLC untuk mengirimkan sinyal video analog. Sinyal video dikirimkan melalui LED di blok transmitter. Kemudian diterima oleh blok penerima, dengan photodiode sebagai penerima informasi. Dalam proses pengirimannya, sinyal video dibagi menjadi dua bagian, yaitu sinyal suara dan video. Hasil penelitian ini, dapat diperlihatkan bahwa sinyal video dapat dikirimkan melalui perangkat VLC dengan jarak 75 cm