Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan
Not a member yet
164 research outputs found
Sort by
Perancangan Sistem Kontrol Pompa dan Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT dengan Penambahan Backup Suplay Daya
Mesin pompa air yang dioperasikan secara manual membutuhkan pengawasan dan intervensi manusia terus menerus, orang yang menggunakan pompa air dengan saklar manual sering lupa mematikan mesin, menyebabkan air meluap dan boros. Begitu juga dengan kualitas air di dalam tandon air, terkadang sulit untuk mengetahui apakah sudah keruh atau kapan harus dikuras, sehingga air yang akan dikonsumsi tetap baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang dapat mengendalikan pompa air secara otomatis, memantau kualitas air secara real-time, serta dilengkapi dengan cadangan daya (backup supply) guna menjaga kelangsungan operasional sistem berbasis Internet Of Thing (IoT). Sistem kontrol otomatis dan monitoring kualitas air berbasis IoT ini dilengkapi dengan cadangan daya untuk memastikan operasional tetap berjalan saat terjadi pemadaman listrik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pembacaan sensor akurat, sesuai dengan kondisi air dalam tandon, dan data dapat dikirim ke aplikasi smartphone Android dalam rentang waktu 1 hingga 25 detik. Selain itu, uji cadangan daya menunjukkan panel surya menghasilkan daya optimal antara pukul 09.00 hingga 15.00, dengan waktu peralihan suplai dari PLN ke backup kurang dari 1 detik, dan dari backup kembali ke PLN maksimal 6 detik, sesuai pengaturan timer.The purpose of this research is to develop a system controlling water pumps automatically, monitoring water quality in real-time, and having a backup power supply to maintain the continuity of system operations based on the Internet of Thing (IoT). It employs the Research and Development (R&D) method in the context of the research “Designing an IoT-Based Automatic Control and Water Quality Monitoring System with the Addition of Backup Power Supply”. The development is carried out by developing an IoT-based automatic control and water quality monitoring system equipped with a backup power supply. Based on the results of sensor testing done, it shows that the sensor readings are in line with the water condition seen in the reservoir with what is displayed in the application designed with the fastest time sending data from the sensor to the Android App Smartphone is 1 second and the longest time is 25 seconds. Based on this finding, it is concluded that this research has successfully provides real time information on the condition of the water in the reservoi
KLASIFIKASI PENYAKIT PERIODONTAL PADA CITRA GIGI BERWARNA MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Penyakit periodontal adalah masalah kesehatan gigi yang umum terjadi dan dapat menyebabkan kehilangan gigi jika tidak diobati dengan baik. Deteksi dini dan diagnosis yang akurat sangat penting untuk mengurangi dampak penyakit tersebut. Penelitian ini membandingkan dua model Convolutional Neural Network (CNN), yaitu ResNet-50 dan EfficientNet-B3, dalam melakukan klasifikasi penyakit periodontal berbasis data citra gigi berwarna. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa EfficientNet-B3 mencapai akurasi klasifikasi sebesar 84.09%, sementara ResNet-50 mencapai akurasi sebesar 75%. Precision dari model EfficientNet-B3 adalah 80% dibandingkan dengan 66.67% pada model ResNet. Recall dari model EfficientNet-B3 adalah 75%, sementara ResNet adalah 62.5%. F1-score dari EfficientNet-B3 adalah 77.42%, sedangkan ResNet adalah 64.52%. Perbedaan performansi ini menunjukkan keunggulan EfficientNet-B3 dalam mengklasifikasikan penyakit periodontal menggunakan citra gigi berwarna. Keunggulan dari model EfficientNet-B3 ini membuktikan adanya potensi besar dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi diagnosis otomatis penyakit periodontal. Penggunaan model CNN memungkinkan proses diagnosis dilakukan lebih cepat dan akurat. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem diagnostik berbasis AI di bidang kedokteran gigi, yang pada akhirnya dapat mengurangi beban kerja para profesional kesehatan gigi dan meningkatkan hasil klinis bagi pasien
Rancangan Bangun Sistem Keamanan Pintu Menggunakan Voice Command Berbasis Internet Of Things (IOT)
Indonesian National Police (POLRI), from January to April 2023 there were 20,043 cases of theft in empty houses. Traditionalphysical locks are vulnerable to robbery and difficult to control remotely, so a more effective solution is needed. This researchproposes a door security system that can be voice controlled and remotely operated using Wemos D1 microcontroller andIoT technology. The system is equipped with an infrared sensor to detect objects, a selenoid to open and close the door,and a buzzer as an alarm. Sensor data is sent in real-time through the Antares platform. The average delay for the unlockcommand is 8.256 seconds and lock 7.353 seconds with MIT App Inventor, while for voice command lock 7.886 secondsand unlock 4.848 seconds, successfully tested 15 times.Indonesian National Police (POLRI), from January to April 2023 there were 20,043 cases of theft in empty houses. Traditionalphysical locks are vulnerable to robbery and difficult to control remotely, so a more effective solution is needed. This researchproposes a door security system that can be voice controlled and remotely operated using Wemos D1 microcontroller andIoT technology. The system is equipped with an infrared sensor to detect objects, a selenoid to open and close the door,and a buzzer as an alarm. Sensor data is sent in real-time through the Antares platform. The average delay for the unlockcommand is 8.256 seconds and lock 7.353 seconds with MIT App Inventor, while for voice command lock 7.886 secondsand unlock 4.848 seconds, successfully tested 15 times
ANALISA KEGAGALAN PENGIRIMAN DATA RADAR PEKANBARU KE PERUM LPPNPI CABANG JATSC, MEDAN, TANJUNGPINANG DAN PALEMBANG DI PERUM LPPNPI CABANG PEKANBARU
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kegagalan pengiriman Data Radar Pekanbaru ke Perum LPPNPI Cabang JATSC, Medan, Tanjungpinang, dan Palembang.Hal ini berawal dari laporan Air Traffic Controller (ATC) Perum LPPNPI Cabang JATSC yang melaporkan bahwa data radar pekanbaru tidak dapat terbaca di ATC System JATSC,tentunya hal ini juga dapat mengakibatkan terganggunya operasional pada Air Traffic Controller (ATC) dalam melakukan pemanduan lalu lintas penerbangan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode yang digunakan adalah metode analisa,proses perbaikan dan uji coba.Sebelumnya pengiriman data radar Pekanbaru ke JATSC, Medan, Tanjungpinang dan Palembang masih menggunakan komunikasi serial dan memerlukan converter Lan to serial dan dikirimkan melalui VSAT.Penyebab kerusakan pengiriman data radar pekanbaru ke Perum LPPNPI Cabang JATSC, Medan, Tanjungpinang, dan Palembang disebabkan karena rusaknya Converter lan to serial berupa Radar Data Merge yang digunakan sebagai media transmisi pengiriman data radar. Permasalahan ini telah diselesaikan dengan cara mengganti modul Radar Data Merge dengan Converter lan to serial Merk Ethernity kiriman dari Makassar Air Traffic Service Center.
 
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MONITORING PENGGUNAAN DAYA LISTRIK DENGAN FITUR MAP MODELLING UNTUK MENDUKUNG PROGRAM GREENCAMPUS DI UNIVERSITAS TELKOM
Telkom University (Tel-U) is one of the educational institutions that is committed to running the Green Campus program. In carrying out the Green Campus program, there is a ranking standard adopted by the Telkom University campus, namely UI Green metric. One of the standards is related to energy and climate change, namely related to electricity use on campus. And in 2023, electricity use on campus will still be high and there are no tools to monitor electricity use. In this research, a monitoring device has been created in the form of an information system for monitoring electrical power usage using map modeling. This research was conducted at the Selaru Telkom University building. This information system uses a website to display the results of monitoring electricity usage sent by the microcontroller via Google Firebase as database storage which will then be processed to produce images in the form of building map modeling. After obtaining the data, the modeling will show in color the floor on which floor the largest electricity users in the building are located. By using this information system, we can see how much electricity is used in the Selaru building and we can make decisions in carrying out activities to make electricity use more efficientl
PENGEMBANGAN SISTEM REKOGNISI AKTIVITAS DAN PREDIKSI JATUH PADA LANSIA MENGGUNAKAN SENSOR IMU
Urgensi pengembangan suatu sistem pengenalan aktivitas lansia serta memprediksi kemungkinan terjadinya jatuh menjadi prioritas dalam menghadapi total populasi lansia yang telah mencapai 11,34% di tahun 2020 dan diproyeksikan meningkat menjadi seperlima populasi Indonesia pada tahun 2045. Keluarga yang hidup bersama dengan lansia memiliki keterbatasan dalam memantau dan menjaga lansia, ditambah lagi dengan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya jatuh. Bertujuan untuk membantu keluarga lansia dalam memonitor aktivitas lansia maka dikembangkanlah suatu sistem pemantauan aktivitas lansia. Sedangkan untuk mengurangi risiko jatuh, sebuah alat yang dapat dikenakan pada lansia dilengkapi dengan mode peringatan berupa getaran yang akan aktif sesaat diprediksi lansia akan terjatuh. Sistem pemantauan aktivitas lansia menggunakan metode human activity recognition (HAR) dengan model XGBoost dan 6 fitur sedangkan prediksi jatuh diambil dari deteksi sensor IMU menggunakan threshold dari nilai mutlak terbesar pada akselerometer di sumbu . Performa yang didapat dari metode tersebut adalah akurasi sebesar 90% untuk HAR, 95% untuk prediksi jatuh, dan 83,3% untuk hasil integrasi keduanya.The urgency of developing a system for recognizing elderly activities and predicting the possibility of falls is a priority in dealing with the total elderly population, which has reached 11.34% in 2020 and is projected to increase to one-fifth of Indonesia's population in 2045. Families who live together with elderly people have limitations in monitoring and looking after the elderly, coupled with concerns about possible falls. Aiming to help elderly families monitor their activities, an elderly activity monitoring system was developed. Meanwhile, to reduce the risk of falling, a device that can be worn by the elderly is equipped with a warning mode in the form of a vibration, which will be active when it is predicted that the elderly will fall. The elderly activity monitoring system uses the human activity recognition (HAR) method with the XGBoost model and 6 features, while fall predictions are taken from IMU sensor detection using a threshold of the most enormous absolute value of the accelerometer on the x-axis. The performance obtained from this method is an accuracy of 90% for HAR, 95% for fall prediction, and 83.3% for both integration results
SISTEM PERHITUNGAN PENDAPATAN BUS TRANS METRO BANDUNG BERBASIS INTERNET OF THINGS
Salah satu permasalahan yang dihadapi Trans Metro Bandung (TMB) yaitu penghitungan pendapatan masih dilakukan secara manual, TMB sudah pernah menerapkan system barcode untuk pembayaran hanya saja tidak digunakan secara optimal dikarenakan keterbatasan perangkat yang dimiliki oleh penumpang serta kurangnya pemahaman terkait penggunaan system barcode. Penelitian ini menawarkan solusi dengan menggunakan sensor GPS untuk mengetahui posisi Bus, kemudian untuk medeteksi naik-turun penumpang pada pintu bus dengan tujuan mengetahui jumlah penumpang di dalam bus menggunakan sebuah USB Camera, sehingga perhitungan revenue diperoleh dengan benar. Kontribusi penelitian ini yaitu berupa alat dan aplikasi yang diimplementasikan secara langsung pada TMB. Metode yang digunakan adalah deteksi objek dan Internet of Things dimana keluar masuk penumpang di deteksi serta hasil Revenue harian dikirimkan kepada smartphone stakeholder. Hasil pengujian pada proses deteksi penumpang naik diperoleh akurasi sebesar 90% dan penumpang turun sebesar 80%. Performansi jaringan diperoleh nilai rata-rata throughput sebesar 19.883 bps, dan pengujian rata-rata delay yaitu sebesar 79.110 ms. Aplikasi pada Smartphone dapat menampilkan posisi bus yang tersinkron pada google map, jumlah penumpang yang berada di bus secara real time, serta total jumlah penumapang yang dalam satu hari. Berdasarkan hasil pengujian disimpulkan bahwa system Revenue yang dibuat baik dan telah diterapkan di TMB
DESAIN DAN ANALISIS KINERJA SMART ENERGY METER BERBASIS ANDROID
Teknologi yang inovatif mendorong adanya sistem pengukuran energi yang andal dan aman. Smart Energy Meter (SEM) merupakan perangkat elektronik yang dirancang untuk mengukur dan memantau penggunaan energi listrik dengan melibatkan jaringan internet dan aplikasi android. Penelitian ini difokuskan untuk membuat desain SEM berbasis android, memantau dan menganalisis kinerja SEM tersebut. Protokol komunikasi Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) digunakan sebagai protokol komunikasi data antara SEM dengan server Antares. Protokol komunikasi Hypertext Transfer Protocol (HTTP) digunakan sebagai protokol komunikasi data antara Antares server dengan pengguna melalui tampilan antarmuka aplikasi android. Kinerja SEM diuji dengan membandingkan hasil pengukuran tegangan dan arus menggunakan SEM serta multimeter secara realtime. Hasil pengujian menunjukkan bahwa desain SEM berbasis android mampu memantau penggunaan energi listrik, autentikasi wifi, proteksi sistem kelistrikan, dan memantau kinerja jaringan wifi yang digunakan. Rata-rata selisih hasil pengukuran tegangan antara SEM dan multimeter sebesar 0,99%. Rata-rata selisih hasil pengukuran arus antara SEM dan multimeter sebesar 0,88%. Desain SEM berbasis aplikasi android telah berhasil dikembangkan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa SEM telah bekerja dengan baik dan menunjukkan akurasi yang tinggi.Innovative technology encourages reliable and secure energy metering systems. Smart Energy Meter (SEM) is an electronic device designed to measure and monitor the use of electrical energy by involving the internet network and android application. This research is focused on creating an android-based SEM design, monitoring and analyzing the performance of the SEM. Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) communication protocol is used as data communication protocol between SEM and Antares server. The Hypertext Transfer Protocol (HTTP) communication protocol is used as the data communication protocol between the Antares server and the user through the android application interface. SEM performance is tested by comparing the results of voltage and current measurements using SEM and multimeter in real time. The test results show that the android-based SEM design is able to monitor the use of electrical energy, wifi authentication, electrical system protection, and monitor the performance of the wifi network used. The average difference in voltage measurement results between SEM and multimeter is 0.99%. The average difference in current measurement results between SEM and multimeter is 0.88%. The android application-based SEM design has been successfully developed. The experimental results show that the SEM has worked well and shows high accuracy
PERANCANGAN DASHBOARDMONITORING PERFORMANSI OLT TELKOM REGIONAL 3 JAWA BARAT
In
observing
the performance of the Telkom Regional III West Java OLT device, there were still
several tools that were lacking and this was done manually. This research aims to create a
monitoring dashboard website for the performance section of OLT devices. This design uses the
bootstrap display in website development. By using microservices and Docker containers to make it
easier to develop features and configurations, this dashboard was chosen because it uses a method
with data collection that is faster, easier, more accurate and automatic. Based on the Tx power and
Rx power level testing results obtained after analyzing and carrying out tests by taking the results
from STO Cimahi, it got a green level value which indicates that the equipment in the area is in
good condition, STO Rajawali got a yellow level value which indicates a warning. and must make
updates or additions, STO Lembong gets a red level value which indicates that the device is
damaged and must immediately replace the new device
MONITORING KUALITAS UDARA DAN EMISI ASAP DENGAN TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IOT) PADA HALTE BUS DI WILAYAH PERKOTAAN MENGGUNAKAN SENSOR MQ-135 DAN MQ-2
Permasalahan pencemaran udara di halte bus, perlu untuk diperhatikan. Pemantauan kualitas udara luar ruangan padatempat-tempat yang berpotensi tinggi terjadinya pencemaran udara sulit untuk diketahui tingkat polusi udara yang sebenarnya jika tidak ada sistem pemantauan yang memadai. Perangkat keras yang digunakan dalam memonitoring kualitasudara luar ruangan (ambien) di halte bus. Penggunaan perangkat keras memiliki fungsi dan keterkaitan di antara perangkatyang satu dengan perangkat yang lainnya. Uji coba rancangan sistem monitoring kualitas udara dan emisi asap denganteknologi IoT pada halte bus di wilayah perkotaan menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-2 yang dipantau dengan platformblynk. Mekanisme uji coba sensor MQ-2 gas CO dan sensor MQ-135 gas CO2 dilakukan dengan membandingkan nilaisensor dan nilai alat sensor yang terkalibrasi. Monitoring kualitas udara yang efektif sangat penting untuk mendapatkandata yang akurat tentang tingkat polutan udara dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Dengan pemantauan menggunakan ConnectXair, dapat diambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi polusi udara di haltebus dan menjaga kualitas udara yang lebih baik bagi penumpang dan masyarakat sekitarnya.Key words: Kualitas Udara & Emisi Asap, Internet of Think (IoT), Sensor MQ-135 & MQ-2Uji coba rancangan sistem monitoring kualitas udara dan emisi asap dengan teknologi IoT pada halte bus di wilayah perkotaan menggunakan sensor MQ-135 dan MQ-2 yang dipantau dengan platform blynk. Mekanisme uji coba sensor MQ-2 gas CO dan sensor MQ-135 gas CO2 dilakukan dengan membandingkan nilai sensor dan nilai alat sensor yang terkalibrasi