Serat Acitya
Not a member yet
    236 research outputs found

    Peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam Upaya Perlindungan Hukum Bagi Konsumen

    Full text link
    Hubungan hukum yang terjadi dalam masyarakat kadang dapat menimbulkan permasalahan satu sama lainnya seperti hubungan antara konsumen dan pelaku usaha. Bila diperhatikan hubungan antara pelaku usaha / penjual dengan konsumen tidak tertutup kemungkinan timbul perselisihan/ sengketa konsumen.   Saat ini sengketa konsumen diselesaikan melalui gugatan dipengadilan namun pada kenyataannya yang tidak dapat dipungkiri bahwa lembaga peradilanpun tidak akomodatif untuk menampung sengketa konsumen karena proses perkara yang terlalu lama dan sangat birokratis. Undang-undang Perlindungan Konsumen yaitu Undang-undang No. 8 Tahun 1999 membuat terobosan dengan memfasilitasi para konsumen yang merasa dirugikan dengan mengajukan gugatan kepada pelaku usaha diluar pengadilan dengan membentuk suatu lembaga dalam hukum perlindungan konsumen, yaitu Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam upaya memberi perlindungan hukum bagi konsumen serta hambatan  yang dihadapi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam upaya memberi perlindungan hukum bagi konsumen dan bagaimana pula upaya penyelesaiannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu tipe penelitian  yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, metode pengumpulan data dengan data sekunder dan data primer , metode penyajian data disajikan dalam bentuk uraian yang disesuaikan dengan permasalahan, metode analisis data secara normative-kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) adalah badan yang bertugas menangani dan menyelesaikan sengketa antara pelaku usaha dan konsumen. BPSK sebenarnya dibentuk untuk menyelesaikan kasus-kasus sengketa konsumen yang berskala kecil dan bersifat sederhana. Hambatan  yang dihadapi BPSK adalah kelembagaan/institusional, pendanaan, sumberdaya manusia, peraturan,  kurang mengertinya konsumen akan haknya

    KINERJA PERUSAHAAN dan AUDIT MANAJEMEN KEUANGAN

    Full text link
    This study aims to study the application of financial management audits at PT. Mowilex Indonesia Regional Indo Central. The focus of this research is the audit of financial management organizations and operational policy audits. This research uses qualitative research methods using case studies. Informants in this study published Branch Manager, SPV Finance & Accounting, SPV Warehouse, and Sales Admin. The analytical tool used in this study is the analysis of the Miles and Huberman model and triangulation.The results showed that financial management audits have not been conducted in a fixed period or period. In the application of financial management audits, much remains to be considered, among others: there are no specific members of the audit team, and the implementation of financial management audits regulates the schedule of each member. The duties, authorities and responsibilities of the financial department have not yet been established. Unwritten financial policies and regulations. There has not been any handling of inventory of goods whose sales are slow. Poor record keeping on the warehouse stock card and collection of goods that are not in accordance with the travel permit, resulting in a difference in the number and number of batches between the system and its physical at the time of the stock taking. Solutions to overcome the challenges that occur in the implementation of financial management audits include: recruiting new Human Resources equivalent to Bachelor degree to become an auditor and making Standard Operating Procedures (SOP) related to the audit implementation schedule. Develop standard job descriptions that are compiled and explained as well as compiling work procedures established by the head office and applied to all branch offices. Make policies related to managing petty cash and credit sales receivables. Manage faster sales completion: provide special discounts or sell at low prices, make samples for projects, repair and return headquarters or transfer to other branches that need the goods, and recycle these items and then use them for CSR (Coorporate Social Responsibility). Re-check after taking the items and before sending them to the customer. In addition, it is necessary to increase supervision of SPV Warehouse to record the entry and exit of goods in the warehouse.Keywords: Management Audit, Financial Management, Financial Management Organization Audit, Operational Policy Audi

    PERSONAL SELLING, ADVERTISING dan ASURANSI (Studi Pada PT. Prudential Life Assurance Cabang Pandanaran Semarang)

    Full text link
    This study aims to determine how the influence of personal selling and advertising on purchasing decisions for insurance products at PT. Prudential Life Assurance, Pandanaran Semarang Branch.The population in this study are all customers who use insurance products PT. Prudential Life Assurance Pandanaran Semarang Branch, with a sample size of 70 respondents. The sampling technique used is simple random sampling. The data source used is primary data, with data collection techniques using questionnaires, while the data analysis technique used is multiple linear regression.The research results seen from the equation of multiple linear regression analysis shows that personal selling and advertising have a positive effect on purchasing decisions. The coefficient of determination shows that personal selling and advertising variables can explain the variation in the purchase decision variable by 60.3%. The results of the hypothesis test using the t test statistic indicate that personal selling has a positive and significant effect on purchasing decisions, and advertising has a positive and significant effect on purchasing decisions.Keywords: Personal Selling, Advertising, and Purchasing Decisions

    Analysis Of Compensation And Work Environment on Turnover Intention With Employee Satisfaction As Intervening Variable in PT. Hartono Istana Technology at Semarang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai intervening.  Populasi yang digunakan adalah karyawan PT. Hartono Istana Teknologi (HIT), Jl. Raya Semarang – Demak KM 9 Sayung yang berjumlah 203 karyawan. Sampel yang diambil 134 karyawan. Metode pengumpulan datanya kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur, dengan sebelumnya diuji dengan uji instrumen dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Kompensasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. 2). Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. 3). Kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention. 4). Kompensasi berpengaruh negatif terhadap turnover intention. 5). Lingkungan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention.AbstractThis study aims to determine the effect of compensation and work environment on turnover intention with job satisfaction as intervening. The population used is the employees of PT. Hartono Istana Teknologi (HIT), Jl. Raya Semarang - Demak KM 9 Sayung totaling 203 employees. Samples taken 134 employees. The method of collecting data is a questionnaire. The analysis technique used is path analysis, with previously tested with the instrument test and classical assumption test. The results showed that: 1). Compensation has a positive effect on job satisfaction. 2). The work environment has a positive effect on job satisfaction. 3). Job satisfaction has a negative effect on turnover intention. 4). Compensation has a negative effect on turnover intention. 5). The work environment has a negative effect on turnover intention

    Analisis Return Saham Perusahaan LQ 45 Tahun 2018

    Full text link
    Current ratio, Debt to Equity (DER) ratio, and Return On Assets (ROA) to the return of LQ 45 company shares in 2018 period. The population in this study are companies that incorporated in LQ 45 Index for the period 2018 of 45 companies, while the subject or unit of analysis in this study is the financial statements of the selected companies as populations.Determination of domestic shares to be allocated to countries with LQ-45 status in 2018 period and given regularly to the government. The Indonesia Stock Exchange also has appropriate price data, current ratios, debt to equity ratios and asset returns of 37 companies. The amount of data used is secondary data obtained by registration, while the data obtained is not obtained directly from the object purchased. The research data was obtained through IDX in 2018. While the data analysis technique used is multiple linear regression.The research results seen from multiple linear regression analysis showed that Return On Assets (ROA) has a positive and not significant effect on Stock Return. While Current Ratio (CR) and Debt on Equity Ratio (DER) have negative and significant effect on Stock Return.Keywords: Current Ratio (CR), Debt on Equity Ratio (DER), Return On Assets (ROA), Return stock

    PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA UNTUK MENDUKUNG KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) KABUPATEN PEMALANG

    Full text link
    Pegawai agar dapat memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat diperlukan peningkatan kualitas sumber daya melalui pelatihan. Selain itu pegawai juga harus memiliki disiplin kerja yang baik pula untuk menunjang kinerja Pegawainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh yang signifikan antara pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Untuk populasidalam penelitian ini adalah pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pemalang yang berjumlah 64 orang yang akan dijadikan sampel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan metode Proportionate stratified random sampling atau teknik ini digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel yang digunakan sesuai rumus slovin diperoleh 55 orang pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pemalang. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang positif antara pelatihan terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang. Variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, jika tingkat kedisiplinan pegawai tinggi maka akan berpengaruh terhadap pencapaian target-target kinerja yang telah ditetapkan oleh lembaga. Hasil penelitian ini juga menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif pelatihan dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai.Kata Kunci: Pelatihan,Disiplin Kerja,Kinerja Pegawai AbstractEmployees to be able to provide satisfaction to the community as needed. In addition, employees must also have good work discipline to support the performance of their employees. The purpose of this study was to study the significant effect between training and work discipline on employee performance at the Regional Personnel Agency of Pemalang Regency. This study uses descriptive quantitative research methods. To participate in this study were employees of the District Civil Service Agency who supported 64 people to be sampled. Sampling in this study using the Proportionate stratified random sampling method or this technique is used if participation has members that are not homogeneous and proportional in proportion to the purpose of the study. The sample used according to Slovin formula was obtained by 55 employees at the Regional Employment Agency of Pemalang Regency. The results of the study obtained from the results of a positive study between training on employee performance in the Regional Personnel Agency of Pemalang Regency. Positive and significant work discipline variables on employee performance, if the level of discipline of employees is high, it will affect the performance targets set by the institution. The results of this study also state the results of positive training and coordination of cooperation on employee performance.Keywords: Training, Work Discipline, Employee Performanc

    Pemakaian Distribusi Tetesan Fasa Terdispersi untuk Evaluasi Unjuk Kerja proses Ekstraksi cair-cair menggunakan Kolom Isian

    Full text link
    Evaluasi unjuk kerja ekstraksi cair-cair dalam kolom isian (packed column) hingga saat ini belum dapat memberikan hasil yang memuaskan karena korelasi-korelasi yang digunakan masih bersifat empiris serta daerah keberlakuannya sangat terbatas. Salah satu penyebab keterbatasan berlakunya korelasi tersebut ialah penggunaan anggapan bahwa dinamika cairan yang terdispersi dalam bentuk tetesan bersifat konstan (bentuk, ukuran serta jumlahnya), sehingga harga luas perpindahan massa dan harga koefisien perpindahan massa dalam kolom dianggap tetap. Kenyataannya dinamika tetesan dalam kolom tidak konstan akibat adanya tetesan yang bergabung dan pecah dalam jumlah yang tidak sama. Pada suatu harga diameter tetesan tertentu, ada penambahan jumlah tetesan akibat penggabungan tetesan-tetesan yang ukurannya lebih kecil serta adanya pengurangan jumlah tetesan akibat pecahnya tetesan menjadi tetesan-tetesan yang lebih kecil.  Peristiwa penggabungan dan pemecahan tetesan dapat disebabkan berbagai faktor temasuk adanya isian yang menghalangi gerakan tetesan. Kejadian tersebut akan mempengaruhi laju proses perpindahan massa dari fasa kontinyu ke fasa terdispersi atau sebaliknya, karena adanya variasi luas permukaan kontak serta koefisien perpindahan massanya. Pengamatan dinamika tetesan mulai saat pembentukan tetes hingga pergerakannya saat melewati sela-sela isian merupakan faktor penting dalam membangun model yang dapat menggambarkan unjuk kerja kolom isian. Dinamika tetesan tersebut dipengaruhi oleh berbagai variabel operasi dan variabel fisik. Eksperimen dinamika tetes yang dilakukan diarahkan untuk memperoleh distribusi ukuran tetes pada posisi ketinggian tertentu dan distribusi tersebut akan digunakan untuk pengembangan korelasi koefisien perpindahan massa di fasa dispersi dan fasa kontinyu

    Public Service Quality Of Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/DPMPTSP, Semarang City Government

    Full text link
    Purpose of this study is to determine the effect of service quality on the satisfaction of the applicant with the institutional image as an intervening. The population used is the consumer of business owners and building requesting permits at the Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/ DPMPTSP Pemerintah Kota Semarang, Jl. Pemuda No. 148, Semarang whose number is unknown. Sampling technique used purposive sampling. Samples taken 100 respondents. Primary and secondary data types. Methods of data collection questionnaire. The analysis technique used is multiple regression, with previously tested by instrument test and classical assumption test. The results showed that: Service quality effects on institutional image. Institutional image effects on applicant satisfaction. Service quality effects on applicant satisfactionTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan Publik terhadap kepuasan pemohon dengan citra institusi sebagai intervening. Populasi yang digunakan adalah  konsumen  pemilik usaha dan bangunan yang memohon perijinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/ DPMPTSP Pemerintah Kota Semarang, Jl. Pemuda No. 148, Semarang yang jumlahnya tidak diketahui. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Sampel yang diambil 100 responden. Jenis datanya primer dan sekunder. Metode pengumpulan datanya kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda, dengan sebelumnya diuji dengan uji instrumen dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :  Kualitas pelayanan Publik berpengaruh terhadap citra institusi. Citra institusi berpengaruh terhadap kepuasan pemohon. Kualitas pelayanan Publik berpengaruh terhadap kepuasan pemoho

    Studi tentang Minat Beli Sepeda Motor Yamaha NMax Di Kota Semarang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengetahuan produk dan persepsi kualitas terhadap niat beli produk sepeda motor Yamaha NMAX di Kota Semarang.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang memiliki niat untuk membeli sepeda motor Yamaha NMAX di Kota Semarang. Ukuran jumlah sampel yang digunakan adalah 100 responden, dengan teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling, cluster/area sampling dan accidental sampling. Sumber data penelitian adalah data primer, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian dilihat dari persamaan regresi linier berganda menunjukkan bahwa pengetahuan produk dan persepsi kualitas berpengaruh positif terhadap niat beli konsumen. Nilai koefisien determinasi sebesar 696, artinya bahwa pengetahuan produk dan persepsi kualitas dapat menjelaskan variasi variabel niat beli sebesar 69,6%. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji statistik t menunjukkan bahwa pengetahuan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, dan persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen.Kata Kunci : Pengetahuan Produk, Persepsi Kualitas, dan Niat Beli

    PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA OUTSOURCING MENURUT UNDANG – UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003

    Full text link
    Meningkatnya pengangguran membawa dampak pada persaingan global dan teknologi dan lingkungan yang kompetitif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah perlaksanaan perlindungan hukum bagi tenaga kerja outsourcing dan kendala dalam melaksanakan perlindungan hukum bagi tenaga kerja sesuai Undang- undang Nomor 13 Tahun 2003. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normative yaitu penelitian yang menggunakan aturan hukum untuk memecahkan masalah- masalah yang terjadi dalam hubungan kerja. Hasil penerlitian ini menunjukan bahwa perlindunga terhadap pekerja/buruh dimaksudkan untuk menjamin terpenuhinya hak- hak dasar untuk mewujudkan kesejahteraan diatur dalam pasal 3,64,65,66 Undang – undang Nomor 3 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Adapun kendala dalam perlindungan dalam tenaga kerja yakni Pembatasan alur kegiatan proses pelaksanaan kegiatan, Pelaporan alur kegiatan dalam proses pelaksanaan pekerjaan, dan Pelaporan alur kegiatan dalam proses pelaksanaan pekerjaanKata Kunci : Perlindungan Hukum. Outsourcing, Peran Pemerintah AbstractIncreasing unemployment has an impact on global competition and technology and a competitive environment. The problem in this study is the implementation of legal protection for outsourced workers and constraints in implementing legal protection for workers in accordance with Law No. 13 of 2003. This study uses a normative juridical method that is research that uses legal rules to solve problems that occur in work relationship. The results of this review show that protection of workers / laborers is intended to guarantee the fulfillment of basic rights to realize prosperity regulated in article 3.64,65,66 of Law Number 3 Year 2003 concerning employment. As for the constraints in the protection of the workforce, namely the limitation of the flow of activities in the process of carrying out activities, Reporting the flow of activities in the process of implementing the work, and Reporting the flow of activities in the process of carrying out the workKeywords: Legal Protection. Outsourcing, Role of Governmen

    232

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Serat Acitya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇