Serat Acitya
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
Pengaruh Moderasi Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Hubungan Return On Equity(ROE) dan Nilai perusahaan
ABSTRACT  Nilai perusahaan menggambarkan seberapa baik atau buruk manajemen mengelola kekayaannya, hal ini bisa dilihat dari pengukuran kinerja keuangan yang diperoleh. Kinerja keuangan merupakan hal penting yang harus dicapai oleh setiap perusahaan, karena kinerja keuangan tersebut merupakan cerminan dari kemampuan perusahaan dalam mengelola dan mengalokasikan sumber dayanya. Akhir-akhir ini, banyak perusahaan semakin menyadari pentingnya menerapkan program Corporate Social Responsibilty (CSR) sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Good Corporate Governance (GCG) merupakan suatu kesatuan sistem yang menjelaskan hubungan antara bermacam-macam faktor atau sebab yang menentukan tujuan dari performa prestasi suatu perusahaan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menentukan Pengaruh  GCG dan pengungkapan CSR terhadaphubungan keuntungan perusahaan (ROE) dan nilai perusahaan. Peneltian ini menggunakan data perusahaanmanufaktur yang sudah terdaftar di BEI pada tahun 2010-2012 terdapat 152 perusahaan. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan,diperoleh23 perusahaan sehingga jumlah sampel yang digunakan 69.setelah dilakukan transformasi dengan melakukan pembuangan data (outlier) jumlah sampel menjadi 66. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sig 0,002 (< 0,05). pengungkapan CSR tidak mempengaruhi hubungan antara kinerja keuangan (ROE) terhadap nilaiperusahaan (Tobins Q9) sig 0,243.Kepemilikan manajerial (GCG)tidak  mempengaruhihubungan antara kinerja keuangan (ROE) terhadap nilai perusahaan, Sig 0,093 (>0,05)
DAMPAK RELOKASI PASAR STUDI KASUS DI PASAR SAMPANGAN KOTA SEMARANG
One means of trading in the town are the market, both traditional markets, semi modern markets and the modern markets. In the midst of the development of modern markets, and business franchises in major cities including Semarang as the capital city Central Java, where traditional markets are expected to be still exist. Therefore Semarang City Government adopted a policy to perform traditional market arrangement, being pushed by the modern market. Recently Sampangan Market has been relocated which is only approximately 1 km away from the site of the old market, it is expected to bring better impact than the Old Sampangan Market. From the above case, researchers were interested in examining the impact of the relocation of the market, the Case Study in Sampangan Market Semarang. Purposes of this study were: 1) To investigate the impact to the traders individually, 2) the impact to the traders (traders association), 3) the impact to the buyers, 4) the impact to the community around the market, 5) the impact to the market managers. The use of the study: 1) To examine the impact of the relocation of the market, 2) As the materials of information for the study of social science, 3) For the inputs to Dinas Pasar Kota Semarang in implementing government policies especially those related to the impact of the relocation of the market. The type of research is descriptive qualitative description one. Methods of data collection, observation, in-depth interviews with 10 informants consisting of merchants, traders associations, purchasers, and the public about markets. As a key person Researcher interviewed also Kepala Dinas Pasar and Kepala Pasar (market manager). The interpretation of the results of interviews with informants were used as an analysis of the data. The results of research and fact findings are: 1) The impact of individual modern semi market traders with zoning seemed to be clean, comfortable, safe, and yet not followed by significant increase in revenue due to customer’s reduce 2) From the grocery merchants that occupy the outskirts of building complained when it rains water wet (tampias,Jvneese) 3) On the other hand, profit are taken by the trader surrounding the market 4) Buyers are convenient in shopping, but the elder people can not meet the needs sold upstairs 5) With the zoning, market manager has broad responsibilities, but there are only 3 personnels consists of two collectiors and one security staff, so that less than the maximum in management, the control’s function in particular. In addition to the above, New Sampangan Market is not equipped with signposts showing the merchandise criteria so that buyers sometimes have to ask for the type of items sought. keywords: market, market relocation, market traders, impact
Pengaruh Kinerja Aparat Terhadap Tingkat Kepuasan Masyarakat Di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal
Kecamatan menurut UU No.32 tahun 2004 merupakan perangkat daerah Kabupaten /kota yag dipimpin oleh kepala kecamatan dengan sebutan Camat. Salah satu bentuk pelayanan public tingkat kecamatan adalah pelayanan administrasi kependudukan. Aparat dituntut untuk melayani masyarakat secara professional yaitu mampu melayani secara transparan, akuntabilitas dan adil. Namun kinerja aparat dalam melayani masyarakat seringkali tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh atara kinerja aparat terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal?
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian penjelasan (explanatory reseach), yakni menjelaskan Metode dalam penelitian ini adalah hubungan kasual dan pengujian hipotesis. Tteknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Teknik pengumpulan data dengan cara Observasi, Interview Guide, Questionere dan Dokumentasi. Teknik pengolahan data meliputi editing, coding dan tabulating serta dalam menganalisa data menggunakan analisa kualitatif dan kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan r hasil = 0,113. Selanjutnya nilai tersebut dikonsultasikan dengan r tabel dengan N = 37 pada taraf signifikansi 5% diketahui nilai tabel 0,103 Jadi nilai r hasil lebih besar dibandingkan dengan “r†tabel (0,113 > 0,103).
Sebagai rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya peningkatan kinerja aparat melalui pendidikan dan latihan , peningkatan ketrampilan terutama dalam hal penguasaan computer untuk mengolah data administrasi kependuduka
PRESPEKTIF PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (HRM) DALAM STRATEGI SUMBER DAYA MANUSIA (SHRM) BERBASIS RBV
Human Resource Mangement (HRM) in the process of trying to join a management strategy in this field of study has generated a lot of conceptions and practitioners of the articles on certain HR practices proposed to be associated with a variety of corporate strategy. Plus more research to examine the factors on HR practices from a strategic perspective. Through the development of new disciplines related to Human Resource Mangement Strategy (SHRM). The reason for this theory is still in the growth of the suggestions and criticisms are very significant is needed in this field of study. Resource-based view suggests that human resource systems can contribute to sustainable competitive advantage through facilitating the development of firm-specific competencies, produce complex social relationships, which is embedded in the history and culture of the company, and generate knowledge organization In this paper we provide an overview of the development of the theory of HR (Human Resources) in the development of human resource strategies based RBV. In HRM research should be based on organizational context, HRM issues is part of an open system, and the research that theoretically would be detrimental if it is not placed in the broader organizational context. In a change both in terms of operation, system and structure of the company because the business environment is dynamic and therefore difficult to dipridiksi.Namun SDM is a vital competitive advantage for the management of other resources that depend on human resources management
STUDI INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PASAR DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUM (TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA TH.2009-2010)
This study aimed to examine the effect of intellectual capital on market value and financial performance of the company, especially in the food and beverage company listed on the Stock Exchange 2009-2010. By using a model-Value Added Intellectual pulic Coefficients (VAIC), this study examined the relationship between the efficiency of value added (VAIC) of the three major resource companies Human Capital (HC), Structural Capital (SC), Customer Capital (CC) of the Market Value company (MtBV) and Corporate Financial Performance (ROA). The data used are 12 companies listed in the Indonesia Stock Exchange in 2009-2010. Analysis of data using multiple recessions to measure the strength of relationship between two or more variables, and to show the direction of the relationship between the dependent variable with the independent variable. The dependent variable is assumed random / stochastic, which means it has a probabilistic distribution. The independent variable is assumed to have a fixed value (in repeated sampling). Results showed no effect of the variable is Intellectual Capital consists of VACA the Book to Market Value, while for variable VAHU and STVA have an influence on Book to Market Value, No effect between variables Intellectual Capital consists of VACA the Company's financial performance, while for variable VAHU and STVA have any impact on financial performance of the Company
Pengembangan Model Perpindahan Massa pada proses Ekstraksi Cair – Cair dalam kolom isian Raschig Ring kaca dan Bola kaca dengan konsep Distribusi Tetesan
Konsep satuan perpindahan merupakan konsep dasar yang sering digunakan untuk evaluasi unjuk kerja kolom ekstrasi cair-cair. Adanya dinamika tetesan yang komplek, seperti yang telah dijelaskan dalam langkah pertama, maka dinamika tetesan harus diperhitungkan dalam penggunaan konsep satuan perpindahan. Faktor dinamika tetesan yang dilibatkan dalam pemodelan evaluasi unjuk kerja kolom isian berdasarkan konsep satuan perpindahan ialah dalam bentuk distribusi ukuran tetesan. Agar faktor tersebut dapat diperhitungkan, maka dalam pengembangan model evaluasi ini dilakukan pendekatan secara diskret dimana kolom isian dibagi dalam beberapa segmen dan ditiap segmen distribusi ukuran tetesannya dianggap tetap. Hal ini sesuai dengan pola kuantifikasi dinamika tetesan yang dikembangkan pada langkah kedua. Adanya distribusi ukuran tetesan ditiap segmen menyebabkan adanya berbagai harga koefisien perpindahan massa pada segmen tersebut. Hal ini dikarenakan bahwa ukuran tetesan yang berbeda akan memberikan harga koefisien perpindahan massa yang berbeda baik di sisi fasa kontinyu maupun di sisi fasa dispersi. Dengan pendekatan diskret maka disetiap segmen harga masing-masing koefisen perpindahan massa dapat ditentukan sesuai dengan kelas diameternya. Dengan anggapan bahwa laju perpindahan solute sebanding dengan jumlah tetesan, maka harga koefisien perpindahan massa disuatu segmen diambil harga rata-rata dengan pembobotan yang sama dengan fraksi ukuran tetesan. Langkah ini memungkinkan untuk mengetahui harga teoritik tinggi segmen tersebut. Pendekatan distribusi tetesan untuk proses ekstraksi cair – cair pada kolom isian merupakan cara pemecahan seksama untuk mencakup peran dinamika tetesan dalam peneracaan massa. Model ekstraksi cair-cair yang diusulkan diperoleh melalui modifikasi Konsep Satuan Perpindahan (HTU – NTU) dengan memanfaatkan distribusi tetesan yang lebih seksama dan memberikan hasil perhitungan tinggi total bahan isian yang lebih bai
A COMPARATIVE STUDY ON THE USE OF ARTICLES IN ENGLISH AND GERMAN
Article is one of the important things when someone studies a language. In general, articles both in English and German have the same meaning, but different forms and functions will be seen in the sentences. These differences are supposed to be understood. In English, the definite and indefinite articles do not change at all in the gender and the plural forms of the words which follow, as well as in nominative case (as subject), accusative case (as direct object), dative case (as indirect object), and genitive case (as possession). On the other hand, in German, the articles change in the cases mentioned above. After analyzing the articles of both languages, the writer concludes that there are similarities and differences as well in using articles in English and German. The similarities are when we use the articles before the only one subject, for mentioning the second time, before names of group of islands and before superlative adjectives. Meanwhile, in German when we use articles for genders, singular and plural nouns, and cases, it will differ extremely from English
PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE DAN PEMBERDAYAAN MELALUI MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA ( Studi Pada Kantor Notaris di Propinsi Jawa Tengah )
Kinerja pegawai notaris mempengaruhi kualitas pelayanan pada kantor notaris , adapun faktor yang mempengaruhi kinerja adalah Leader Member Exchange, Pemberdayaan dan Komitmen Organisasional. Hubungan antara atasan dan bawahan menentukan keharmonisan suasana kantor notaris ditunjang dngan pemberdayaan dan  Komitmen organisasional yang kuat diharapkan akan diperoleh kinerja yang optimal.  Permasalahan penelitian adalah bagaimana pengaruh Leader Member Exchange dan Pemberdayaan  terhadap Kinerja pegawai notaris di Propinsi Jawa Tengah secara langsung maupun melalui mediasi  Komitmen Organisasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Leader Member Exchange dan Pemberdayaan  terhadap Kinerja secara langsung maupun melalui mediasi Komitmen Organisasional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian explanatory dengan menggunakan data primer dengan sampel sejumlah 105 dari populasi 1860 pegawai notaris di Jawa Tengah . Teknik pengumpulan data secara kuesioner serta mengunakan uji instrumen berupa uji validitas dan uji reliabilitas. Pengolahan data menggunakan SPSS (Statistical Package for the Sosial Sciences) . Hasil penelitian menunjukan Leader Member Exchange dan Pemberdayaan berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasional, Komitmen Organisasional dan Leader Member Exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, . Pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, Leader Member Exchange tidak berpengaruh terhadap kinerja dengan mediasi Komitmen Organisasional, Pemberdayaan berpengaruh terhadap Kinerja dengan mediasi Komitmen Organisasional.            Saran yang diberikan antara lain : Pimpinan agar memberikan arahan yang jelas didalam pelaksanaan  pekerjaan, menumbuhkan sikap dan semangat yang tinggi melalui pemberdayaan dan peningkatan komitmen organisasional
PENGEMBANGAN MODEL KINERJA PEMASARAN MELALUI ORIENTASI PEMBELAJARAN DAN KETRAMPILAN PADA USAHA MEBEL DI KLATEN
Usaha kecil dan Menengah / UKM merupakan tumpuan utama pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru terutama setelah krisis ekonomi yang terjadi beberapa tahun terakhir. Usaha kecil dan usaha rumah tangga di Indonesia memainkan peranan penting menyerap tenaga kerja. Perusahaan mebel di klaten semakin berkembang dan tumbuh pesat seiring dengan permintaan yang meningkat. Tujuan penelitian dalam jangka panjang dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih baik/berkualitas, dengan meningkatkan ketrampilan dari proses belajar, sehingga melahirkan ide-ide kreatif membuat produk yang inovatif, akhirnya meningkatkan kinerja pemasaran. Hasil penelitian dapat disimpulkan : Orientasi pembelajaran generatif antara lain pembelajaran berdasar pengalaman, cukup mampu memiliki pengalaman dari orang lain, dari karyawan, dari pelanggan, melihat pameran ; sedang mampu mengatasi resiko, antara lain cukup mampu mengatasi resiko dalam membuat produk, mencari bahan yang berkualitas, dengan meningkatkan ketrampilan, dengan mengatur keuangan yang benar ; kemudian meningkatkan ketrampilan antara lain cukup mampu : meningkatkan ketrampilan berasal dari sesama karyawan, berasal dari pelathan, dengan memberi tanggung jawab penuh pada karyawan, dengan cara mendatangkan tenaga ahli, dengan melatih karyawan oleh karyawan yang lebih senior, Kinerja Pemasaran terdiri dari indikator peningkatan volume penjualan disebabkan karena : permintaan mebel bertambah, pelayanan yang lebih baik, banyaknya variasi harga, sedsang pertumbuhan pelanggan meningkat karena : masyarakat semakin menyenangi mebel, mebel menarik dipandang, mebel awet penggunaanya, kemudian jumlah pelanggan meningkat karena : mengadakan pameran, melakukan promosi, memberi discount, dan memberi hadia
MODEL PEMETAAN CSR UNTUK MENUNJANG UKM MENDAPATKAN ENTREPRENEUR UNGGUL DAN SUSTAINABLE (STUDI UKM BATIK PEKALONGAN)
Abstraksi Pembangunan suatu negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, setiap insan manusia berperan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dunia usaha berperan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dengan mempertimbangan pula faktor lingkungan hidup. Kini dunia usaha tidak lagi hanya memperhatikan catatan keuangan perusahaan semata (single bottom line), melainkan sudah meliputi aspek keuangan, aspek sosial, dan aspek lingkungan biasa disebut triple bottom line. Sinergi dari tiga elemen ini merupakan kunci dari konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Penelitian ini untuk mengetahui model dari CSR dari UKM batik di Pekalongan. Penelitian ini dengan menggunakan peneltian kualitatif dengan triangulasi data.Data yang didapat diharapkan akan menjadi gambaran peneliti selanjutnya untuk pengembangan model CSR di UKM.ABSTRACT Development of a country is not only the responsibility of government alone, every single human being to realize the role of social welfare and improving quality of life. The business community role is to encourage highly economic growth with environmental factors consideration as well. Now the business community is no longer just pay attention to the company's financial records alone (single bottom line), but has been covering the financial aspects, social aspects, and environmental aspects of the so-called triple bottom line. The synergy of these three elements is the key to the concept of sustainable development (sustainable development). This study to determine the model of CSR of SMEs Batik in Pekalongan. This study with other research using qualitative triangulation obtained data.Data expected to be overview of further research for the development of models of CSR in SMEs