Serat Acitya
Not a member yet
    236 research outputs found

    KOMPETENSI SOSIAL KEWIRAUSAHAAN MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN PADA PENGRAJIN WINGKO BABAT DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan kajian sistem sosial perdagangan, sebagai upaya memahami kondisi yang melatarbelakangi sistem perdagangan yang berjalan. Usaha kecil berperan penting dalam perekonomian nasional terutama penyerapan tenaga.  Permasalahan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui  bagaimana pengrajin wingko babat mampu berkompetensi secara social untuk menjadi wirausaha yang berjiwa sosial.  Untuk mengetahui   apa    yang   mempengaruhi    pengrajin    wingko    babat   bisa bertahan   dalam    melaksanakan usaha agar berkelanjutan (sustainable).Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Komitmen, Kepercayaan, Jejaring terhadap Keunggulan Bersaing. Populasi dan Sampel  dalam   penelitian   ini      adalah   seluruh   pengrajin   Wingko babat yang ada di Kota Semarang  sebanyak 86 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda Hasil  Penelitian membuktikan bahwa keseluruhan variabel bebas ( Komitmen, Kepercayaan, Jejaring ) mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Keunggulan Bersaing. Kata Kunci : Keunggulan Bersaing,Komitmen,Kepercayaan,JejaringThis research is a study of the social system of trade , in an effort to understand the underlying conditions that run trading systems . Small businesses play an important role in the national economy , especially the absorption of energy . The problem of this study are : To find out how craftsmen wingko tripe able to be socially competent social minded entrepreneurs . To find out what affects craftsmen wingko tripe can survive in implementing business continuity plans (sustainable ) ? The purpose of this study was to analyze the influence of Commitment,  Trust,ExcellenceNetworktoCompete . Population and samples in this study were all craftsmen Wingko tripe in the city of Semarang were 86 respondents . Analysis of the data used in this study is the Multiple Linear Regression Analysis Research results prove that the overall independent variables ( Commitment , Trust , Network ) has a significant positive effect on Competitive Advantag

    FUNGSI LAPORAN DAN PENGADUAN MASYARAKAT BAGI PENYIDIK DALAM MENGUNGKAP KEJAHATAN

    Get PDF
    Hukum mengatur hubungan antara orang dengan orang lain dan membatasi kepekaan serta mengadakan larangan atau keharusan agar tercapai ketertiban hukum di dalam masyarakat. Dalam pergaulan hidup sering terjadi pelanggaran hukum karenanya harus dipulihkan dengan jalan melakukan tindakan terhadap pelanggarnya. Pasal 108 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menegaskan bahwa setiap orang yang mengetahui pemufakatan jahat/melakukan tindak pidana terhadap ketentraman dan keamanan umum atau terhadap jiwa/hak milik wajib melaporkan hal tersebut kepada penyidik dan apabila melalaikan dapat dipersalahkan melanggar Pasal 164 dan Pasal 165 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Maka setiap kali penyidik menerima pemberitahuan yang bersifat laporan/pengaduan segera melakukan tindakan untuk membuat masalah menjadi jelas dan terang.  Laporan/pengaduan sama-sama mengandung arti â€Pemberitahuan†pada laporan pemberitahuan itu bersifat umum. Sedangkan untuk pengaduan lebih bersifat pada tindak pidana aduan. Sekarang ini masih banyak masyarakat yang merasa laporan/aduannya dipermainkan/tidak diindahkan/ditanggapi secara serius oleh aparat penegak hukum, akibatnya timbul kejengkelan dari masyarakat dan bersifat pasif/apriori terhadap terjadinya tindak pidana di masyarakat. Padahal masyarakat memiliki peran penting dalam pengungkapan suatu kejahatan

    Distribusi Buah Lokal Dan Buah Import ( Studi Kasus Pada Pedagang Buah Di Kota Semarang)

    Get PDF
    Tergesernya buah lokal dengan buah import tidak dapat diabaikan begitu saja, dampak  yang ditimbulkan sangat besar, karena berkaitan langsung dengan pendapatan produsen buah lokal yang salah satunya adalah masyarakat desa penghasil buah. Buah Lokal harus menjadi tuan di negara sendiri untu mewujudkan hal tersebut dibutuhkan pola pendistribusian  yang tepat. Permasalahan penelitian, (1). Bagaimana identifikasi dan   pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  apakah yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Tujuan penelitian Untuk (1). Mengidentifikasi dan mengetahui  pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang buah dengan kriteria pedagang buah gread C dan D di Kota Semarang yang terbagi dalam 12 (dua belas) Kecamatan yang ada di Kota Semarang, yang meliputi : Candisari , Banyumanik, Semarang Selatan,  Gajah Mungkur, GayamSari, Semarang Barat, Ngaliyan, Mijen, Semarang Timur, dan Pedurungan,  baik yang berjualan di outlet tetap maupun outlet tidak tetap.   Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Random Sampling, yaitu metode convenience sampling (pemilihan sampel berdasarkan kemudahan atau yang ditemui).  Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 pedagang buah,  pedagang buah Pedagang Tetap  dan Pedagang Tidak Tetap , Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, baik analisis kuantitatif  dan  analisis kualitatif. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa, (1). Di Kota Semarang ditemukan beberapa pola saluran distribusi buah , dengan lembaga – lembaga seperti petani, pedagang lokal , tengkulak, bakul pasar, maupun importer .  Dengan Pemasok buah terbesar di Kota Semarang ada di Pasar Johor . Pola distribusi buah import maupun buah lokal di Semarang  3 (tiga) jenis saluran distribusi.  Saluran pemasaran paling dominan dan rutin digunakan pedagang adalah saluran distribusi panjang.(2).  Faktor Pendukung pendistribusian buah lokal terletak pada tersedianya  banyak potensi jenis buah -buahan yang unggul, yang didukung dengan kondisi alam Indonesia. Kata Kunci : Buah Lokal, Buah Import, Pola distribusi Displacement of local fruit with imported fruit can not be ignored, the impact is huge, because it relates directly to the income of local fruit producers, one of which is a fruit-bearing villagers. Local fruit should be master in his own country untu realize it needed the proper distribution patterns. Research problems, (1). How identification and distribution patterns of fruit from the farmer to the manufacturer to the consumer in the city of Semarang. (2). Factors - factors that are pertinent to the distribution of fruit in the city of Semarang. For research purposes (1). Identify and determine the distribution pattern of the fruit from the farmer to the producers to the consumers in the city of Semarang. (2). Factors - factors that support the distribution of fruit in the city of Semarang. The population in this study were all fruit merchant with fruit merchant gread criteria C and D in Semarang city is divided into 12 (twelve) that the District is in the city, which include: Candisari, Banyumanik, South Semarang, Elephant Mungkur, Gayamsari, Semarang west, Ngaliyan, Mijen, East Semarang, and Pedurungan, both of which sell in outlets or outlets still not fixed. The sampling method in this study using non-random sampling method, the method of convenience sampling (sample selection based on ease or encountered). The number of samples in this study were 130 traders fruit, fruit merchants Merchants and Traders Fixed Variable, Analysis of the data used is descriptive analysis, both quantitative analysis and qualitative analysis.. Research reveals that, (1). In Semarang found some pieces of the pattern of distribution channels, with institutions - institutions such as farmers, local traders, brokers, market baskets, as well as importers. With the largest fruit suppliers in the market Semarang Johor. The pattern of distribution of imported and local fruit pieces in Semarang three (3) types of distribution channels. The most dominant marketing channel and routinely used trader is long distribution channels. (2). Factors Supporting local fruit distribution lies in the availability of many potential types of fruits are superior, which is supported by Indonesian natural conditions

    KEY SUKSES FAKTOR ENTREPRENEUR ACTIVITY BERDASAR GENDER DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN. (STUDI UKM DI KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Abstraksi   Dalam perkembangan jaman seperti saat ini dunia intrepreneur tidak hanya didominasi oleh kaum pria tetapi kaum perempuan juga telah mengambil bagian ini.Perempuan bekerja saat inipun telah banyak kita temui, posisi jabatannya beragam.Tetapi sebagai perempuan akan lebih tertarik untuk bekerja dengan pengaturan waktu yang lebih fleksibel dikarenakan untuk perempuan yang telah berkeluarga hal ini sebagai pertimbangan untuk tetap dapat mengurus keluarga.  Perempuan hadir dalam dunia usaha dan dunia kerja mempunyai beberapa alasan, diantaranya emansipasi, pendidikan yang semakin tinggi, membantu ekonomi keluarga, pengembangan diri dll. Dalam kenyataan masih banyak wanita bekerja sebagai entrepreneur berposisi sebagai co- intrepreneur . Penelitian ini diharapkan dapat menjadi proses pembelajaran dan menambah keilmuan dibidang kewirausahaan berdasar perbedaan gender dan hubungan dengan pengembangan usaha UMKM di Kabupaten Semarang, sehingga kewirausahaan perempuan dapat dipandang sebagai kekuatan utama untuk inovasi dan penciptaan lapangan kerja .dan dapat mengurangi kesenjangan gender dan standar hidup , terutama di negara-negara berkembang, dan para instansi terkait dapat memberikan fasilitas yang memadai dalam pengembangan UKM perempuan khususnya Kabupaten Semarang.Serta mengetahui factor-faktor dominan yang dapat mempengaruhi wirausaha perempuan. Populasi dalam penelitian ini adalah pengusaha wanita di Kabupaten Semarang yang bergerak dibidang pengolahan makanan dan pengrajin, dengan jumlah sampel 60 responden. Metode pengumpulan data menggunakan quesioner yang dibagikan kepada responden dilokasi penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor. Hasil olah data menggunakan program SPSS versi 17 diperoleh nilai   Component Matrix masing-masing faktor adalah faktor ekonomi (X1) 0,746, faktor tehnologi (X2) 0,981, faktor sosio demografi (X3)  0,957, faktor persepsi (X4) 0,968, faktor kurang percaya diri(X5) 0,988. Kelima faktor memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap aktivitas perempuan dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Semarang adalah kurang percaya diri

    ANALISIS BAURAN PEMASARAN PADA PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA (STUDI KASUS PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL HSO SEMARANG)

    Get PDF
    Globalisasi menyebabkan munculnya perdagangan bebas  sehingga  persaingan di dunia perdagangan sangat ketat . Apalagi dengan adanya barang dan jasa dari suatu negara yang bersaing dengan produsen dengan negara lain yang dapat  menarik minat konsumen di dalam perdagangan internasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bauran Pemasaran ( promosi, kualitas produk, harga dan layanan purna jual ) terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli Sepeda Motor Honda di PT. Astra International HSO Semarang tahun 2013 yakni sebanyak 630 orang pengguna sepeda motor Honda , dengan sampel sejumlah 56 responden. Teknik  analisis  data  menggunakan  Regresi  linier  berganda  dengan bantuan program komputer SPSS . Hasil penelitian didapat variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap  Keputusan  pembelian  adalah  variabel  Promosi,  Layanan purna jual.  Sedangkan  variabel  kualitas produk, harga  tidak  berpengaruh  signifikan terhadap Keputusan Pembelian produk. Kata Kunci: Bauran Pemasaran, Pembelian, Layanan, Kualitas Produk Globalization led to the emergence of free trade in world trade so that the competition is very tight. Especially with the goods and services of a country that compete with producers in other countries are able to attract consumers in the international trade. The purpose of this study was to determine the effect of marketing mix (promotion, product quality, price and after-sales service) to the purchasing decision. The population in this study are all consumers who buy a Honda Motor cycle PT. Astra International HSO Semarang in 2013 that as many as 630 people a Honda motorcycle users, with a sample of 56 respondents. Analysis using multiple linear regression with the help of a computer program SPSS. The result is independent variables that significantly influence the purchase decision is variable promotion, after-sales service. While the variable quality of the product, the price does not significantly influence the product purchase decision. Keywords: Marketing Mix, Purchasing, Services, Product Qualit

    PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA (Studi Tentang Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Di Kota Semarang)

    Get PDF
    Dalam perkembangan paradigma pembangunan, dewasa ini pembangunan lebih diarahkan pada pembangunan manusia. Puncak kesadaran manusia adalah ketika sudah sampai pada keyakinan bahwa tujuan hidupnya adalah untuk membangun harkat dan martabat sebagai kaum miskin dan tertindas. Oleh karena itu pembangunan manusia dipandang sebagai cara yang efektif untuk mengatasi masalah kemiskinan. Kendala dan tantangan yang dihadapi pemerintah adalah keterbatasan anggaran untuk memenuhi hak-hak dasar warga Negara, sehingga diperlukan kemauan politik  yang kuat dari pemerintah serta membangun kemitraan dan kerjasama kelembagaan (pemerintah, masyarakat, dunia usaha) untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan. Kata Kunci : paradigma pembangunan, kemiskinan, kemauan poitik, kemitraan. In the development paradigm of development, today's development is more geared towards human development. The highlight is the human consciousness when it came to the conviction that his goal is to build the dignity of the poor and oppressed. Therefore, human development is seen as an effective way to tackle the problem of poverty. Constraints and challenges faced by the government is a limited budget to meet the basic rights of citizens, so it requires a strong political will of the government as well as building partnerships and institutional cooperation (government, community, business) to support efforts to reduce poverty. Keywords: paradigm of development, poverty, political will, partnershi

    ANALISIS DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KUALITAS HIDUP MASYARAKAT PROVINSI JAWA TENGAH

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian  deskriptif  Sumber data dalam penelitian ini adalah    primer  dan sekunder . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan analisa data dilakukan dengan analisa  kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah  1. Kebijakan kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah cukup memadai,. 2. Kualitas hidup masyarakat di Provinsi Jawa Tengah  di bidang pendidikan masih rendah    3. Kepadatan Pendudukan Provinsi  Jawa Tengah  sebesar   995 jiwa /Km 2 dengan laju pertumbuhan  penduduk sebesar  0,37 %. 4. Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah  bidang pendidikan adalah melaksanakan program belajar 9 tahun,  BOS, pemberian bea siswa keluarga kurang mampu dan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan kesetaraan dan vokasi ; bidang kesehatan dilakukan dengan program jamkesmas, jamkesda, peningkatan gizi, akses air bersih  dan sanitasi bagi masyarakat  miskin dan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan;  bidang pendapatan  dilakukan dengan pengembangan usaha ekonomi produktif, pendampingan UMKM, dan memberikan kemudahan akses permodalan bagi industri kecil atau mikro;  Bidang  pekerjaan  dilakukan dengan pengembangan kewirausahaan dan pengadaan pendidikan dan latihan bagi tenaga kerja dalam dan luar negeri;  Sedangkan  untuk  mengatasi  masalah kemiskinan dilakukan dengan Inpres Desa Tertinggal, meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana sosial ekonomi  seperti bedah rumah 5. Kebijakan untuk mengatasi laju pertumbuhan penduduk dilakukan dengan menyukseskan program KB dan  untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk dilakukan dengan program transmigrasi. Kata kunci :  kepadatan penduduk,  kualitas hidup,  pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan pendapatan This study uses quantitative research methods with descriptive type of data source in this study are primary and secondary . Data was collected with the literature and documentation techniques . While the data analysis is done with qualitative and quantitative analysis. The results of this study are 1 . Population and family planning policies in Central Java province is quite adequate, . 2 . Quality of life in Central Java in the field of education is still low 3 . The occupation density at 995 Central Java Province soul / km 2 with a population growth rate of 0.37 % . 4 . Central Java provincial government policy in education is 9 years implementing learning programs , BOS , the granting of scholarships underprivileged families and the provision of facilities and infrastructure, equality and vocational education ; health program conducted by jamkesmas , Jamkesda , nutrition , access to clean water and sanitation for the poor and the improvement of health infrastructure ; areas of revenue made ​​by productive business development , mentoring UMKM, and provide ease of access to capital for small and micro industries ; field work was done with the development of entrepreneurship and the provision of education and training for workers at home and abroad ; Meanwhile, to solve the problem of poverty do with Presidential Underdeveloped Villages , increasing the availability of socio- economic infrastructure such as surgical house 5. Policies to cope with the population growth rate was the success of the family planning program and to address the problem of overcrowding is done with the transmigration program. Keywords : population density , quality of life , education , health , employment and incom

    ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP KEBERADAAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO INDEPENDEN (SEPARATE RISK MANAGEMENT COMMITTEE) PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BEI

    Get PDF
    ABSTRACT This study aims to obtain empirical evidenceregarding the factors that affect the existence of the Separate Risk Management Committee (SRMC), which includes the independent commissioner, board size, auditor reputation, The company complexity, financial reporting risk, leverage and firm size of the existence of SRMC, the company non banking a listing on the Indonesia Stock Exchange. The population in this study were non banking company which listed on Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2009-2011. Based on purposive sampling method, the number of samples in this study of 255. Testing hypotheses using regression analysis Logistics. Logistics regression analysis found that there was a board size significant impact on SRMC  and the effect of firm size has positive and significant impact on the SRMC non banking companies listed on the BEI. The proportion of independent board, auditor reputation, financial reporting risk, complexity, and leverage does not effect the existence of  RMC and the SRMC on non banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange

    PENGARUH KURS, OIL –PRICE TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN ( IHSG ) TAHUN 2003 – 2012

    Get PDF
    Tingkat  suku bunga di  Indonesia  dikendalikan  oleh Bank Indonesia melalui BI rate. BI Rate adalah respon bank sentral terhadap  tekanan  inflasi  ke masa depan  supaya tetap  berada  pada  sasaran  yang  ditetapkan. Perubahan BI rate dapat memicu pergerakan di pasar saham Indonesia. Penurunan BI rate secara otomatis memicu penurunan tingkat suku  bunga  kredit  dan  deposito. Adapun tujuan penelitian ini adalah  pertama untuk mengetahui pengaruh kurs terhadap Indeks  Harga  Saham  Gabungan  pada periode 2003-2013 dan kedua mengetahui pengaruh harga minyak dunia terhadap  Indeks  Harga  Saham  Gabungan periode 2003 -2013. Didalam penelitian ini digunakan data sekunder time series untuk data IHSG,Kurs dan oil-price dalam bentuk data bulanan. Periode observasi dari tahun Januari 2003 s/d Mei 2013. Alat analisis digunakan model Arima dan Model Arch/Garch. Hasil analisis : Koefisien d(ihsg) sebesar -1919,161 dengan probabilitas sebesar 0,00. Probabilitas signifikan lebih kecil dari 5 % sehingga dapat disimpulkan bahwa d(ihsg) mempengaruh kurs dan oil price secara  negatif dan signifikan . Kata Kunci: Kurs, Oil Price, IHSG, BI Rate, Suku Bunga The interest rate in Indonesia is controlled by Bank Indonesia through BI. BI Rate is the central bank's response to inflation pressures into the future in order to remain in the target set. BI rate changes can trigger the movement in the Indonesian stock market. The decline in BI Rate will automatically trigger a decline in interest rates on loans and deposits. The purpose of this study is the first to determine the effect of the exchange rate against the Composite Stock Price Index in the period 2003-2013 and the second determine the effect of oil price on the Composite Stock Price Index in the period 2003 -2013. In this study used secondary data time series for data CSPI, exchange rate and oil-price in the form of monthly data. Year observation period from January 2003 s / d in May 2013. Analytical tool used model of Arima and Model Arch / Garch. Result analysis: coefficient d (JCI) of -1919.161 with a probability of 0.00. Significantly smaller probability of 5% so that it can be concluded that d (JCI) influence the exchange rate and the oil price is negative and significant Keywords: exchange rate, oil price, BI Rate, Interest Rate Â

    PENGARUH MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DAN PERMUKIMAN KUMUH TERHADAP TATA RUANG WILAYAH DI SEMARANG

    Get PDF
    Rumah merupakan salah satu hak dan kebutuhan dasar manusia yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 selain pangan dan sandang. Kalau kebutuhan pangan dan sandang pada umumnya telah dapat terpenuhi, pemenuhan kebutuhan rumah dalam lingkungan permukiman yang sehat terutama diperkotaan masih merupakan tantangan yang cukup berat. Dalam proses urbanisasi, para pendatang yang pada umunya mempunyai kondisi ekonomi rata-rata rendah (MBR) berpotensi menempati permukiman disekitar pusat perdagangan. Kampung adalah merupakan pilihan karena lokasinya dekat dengan simpul-simpul jasa distribusi kota, dimana masyarakat ini menggantunglan nafkah hidupnya. Akibat serbuan para pendatang ini kampung semakin padat dan dampaknya berimbas kepada kondisi lingkungan yang semakin buruk dan menjadikan permukiman yang sebelumnya sehat menjadi kumuh. Sebagai langkah awal penulisan adalah mengumpulkan data lapangan dengan melakukan survey, mengidentifikasi permasalahan dan potensi yang ada untuk selanjutnya dilakukan analisis. Adapun metode analisis yang digunakan adalah diskriptif kualitatif dengan mempertimbangkan kajian kepustakaan dan referensi yang terkait. Dari hasil analisis ini dapat dijadikan landasan sebagai konsep dasar penimpulan dan membuat rekomendasi. Adapun area dan wilayah yang dijadikan lokasi permukiman kumuh ini dari hasil survey adalah lokasi kampung disekitar pusat perdagangan, sepanjang bantaran sungai (daerah aliran sungai), sekitar jalan rel kereta api dan tanah pemakaman. Keberadaan permukiman kumuh ini berpotensi selain mengganggu estetika lingkungan juga merusak kaidah tata ruang wilayah dalam hal ini kaitannya dengan tata guna lahan (land use). Melihat tingkat gangguan keberadaan permukiman kumuh yang akan semakin menurunkan kualitas lingkungan, untuk itu perlu diadakan langkah-langkah penanganan dan penataan yang komprehensif dari pemerintah kota diikuti langkah-langkah preventif dengan membuat aturan dan perundangan serta pengawasan dan sanksi bagi para pelanggar. Kata Kunci : Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Permukiman Kumuh, Tata Ruang Wilayah. The house is one of the basic human rights and needs mandated by the Act of 1945 in addition to food and clothing. If the need for food and clothing in general has been fulfilled, the fulfillment house in a healthy environment especially in urban settlements is still a tough challenge. In the process of urbanization, migrants are economic conditions in general have a low average (MBR) has the potential to occupy settlements around the trade center. Village is an option because of its location close to the vertices of the city distribution services, where these people menggantunglan living his lifeAs a result of the invasion of these migrants increasingly crowded village and its effects impact the environmental conditions are getting worse and making settlements previously healthy become rundown. As a first step of writing is to collect field data by conducting a survey, identify existing and potential problems for further analysis. The analysis method used is descriptive qualitative study by considering the relevant literature and references. From the results of this analysis can serve as the foundation penimpulan basic concepts and make recommendations. The area and the area is used as the location of the slums of the survey is the location of the village around the trade center, along the banks of the river (watershed), about the way the railroad and burial ground. The existence of slums in addition to potentially interfere with the aesthetics of the environment also impair spatial rules in this regard to land use (land use). Given the level of disruption existence of slums that will further degrade the environment, for it is necessary to handling steps and a comprehensive arrangement of city government followed preventive measures by creating rules and regulations as well as monitoring and sanctions for violators. Keywords: Low-Income Communities, Slum, Spatia

    232

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Serat Acitya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇