SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    1608 research outputs found

    Hubungan Kompetensi Pedagogik Guru dan Pemahaman Kompetensi Dasar-Dasar Sistem Kelistrikan dengan Hasil Belajar Praktikum Pemeliharaan Kelistrikan Otomotif Siswa Kelas XI Di SMK Islam 1 Blitar.

    No full text
    ABSTRAK   Saeroni. 2017. Hubungan Kompetensi Pedagogik Guru dan Pemahaman Kompetensi Dasar-Dasar Sistem Kelistrikan dengan Hasil Belajar Praktikum Pemeliharaan Kelistrikan Otomotif Siswa Kelas XI Di SMK Islam 1 Blitar. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T., (II) Drs. Ir. Mustaman, M.Pd.   Kata Kunci: kompetensi pedagogik guru, kompetensi dasar-dasar sistem kelistrikan, hasil belajar praktikum pemeliharaan kelistrikan otomotif Kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan pengembangan peserta didik dalam pencapaian kompetensi. Kompetensi pedagogik guru dan pemahaman dasar-dasar kelistrikan memiliki hubungan untuk ketercapaian kompetensi siswa dalam hal kelistrikan otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap signifikansi Hubungan (1) kompetensi pedagogik guru (X1) dengan hasil belajar pemeliharaan kelistrikan otomotif (Y), (2) pemahaman kompetensi dasar-dasar kelisrikan (X2) dengan hasil belajar pemeliharaan kelistrikan otomotif (Y), dan (3) kompetensi pedagogik guru (X1) dan pemahaman kompetensi dasar-dasar kelisrikan (X2) dengan hasil belajar praktikum pemeliharaan kelistrikan otomotif (Y). Penelitian ini tergolong penelitian ex post fakto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Islam 1 Blitar yang berjumlah 220 siswa, sementara sampel yang diambil berjumlah 59 siswa dari populasi tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket, tes tulis berupa pilihan ganda, dan dokumentasi yang diperoleh melalui persepsi siswa. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik secara parsial maupun simultan. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dan regresi berganda. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh data yaitu (1) bahwa 44,06% responden memiliki persepsi kompetensi pedagogik guru baik, (2) 33,89% responden memiliki pemahaman kompetensi dasr-dasar kelistrikan berkategori baik, (3) 50,84% responden memiliki hasil belajar pemeliharaan kelisrikan otomotif baik, (4) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X1 dengan variabel Y, (5) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X2 dengan variabel Y, (6) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel X1 dan X2  secara simultan dengan variabel Y

    Analisis Sifat Kimia, Sifat Fisik, Nilai Kalor Dan Dekomposisi Pembakaran Pada Sampah Padat Campuran Organik-Anorganik Combustible di Kota Malang Sebagai Alternatif Bahan Bakar Terbarukan

    No full text
    Volume sampah di kota Malang tiap tahun mengalami peningkatan (DKP:2015), sehingga merupakan potensi yang besar sebagai sumber daya dan energi. Untuk mengetahui kelayakan sampah perlu dilakukan beberapa pengujian diantaranya: uji nilai kalor, sifat kimia, sifat fisika dan dekomposisi pembakaran sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui data sampah padat campuran organik-anorganik combustible yang akan dijadikan rujukan awal dalam pengembangan energi yaitu sebagai alternatif bahan bakar terbarukan layak pakai. Metode penelitian ini, sampah diambil dari lima tempat pembuangan sampah yang ada di kota Malang pada kecamatan yang berbeda, yakitu: TPS Tanjung, TPS Merjosari, TPS  Tidar, TPS Comboran, dan TPS Brantas. Sampah yang diambil adalah sampah padat campuran organik-anorganik combustible. Sampah yang sudah terkumpul kemudian dicuci, dikeringkan dan kemudian dipotong kecil-kecil untuk dijadikan sampel. Setelah jadi sampel tiap jenis sampah lalu sampel dicampur melalui proses penimbangan dengan jumlah takaran yang sama. Selanjutnya sampel dilakukan pengujian nilai kalor dengan Bom calorimeter hasilnya nilai kalor tinggi (HHV) mencapai 25,8 MJ/Kilogram berada diatas nilai kalor dari batubara bitumin dan batubara lignit. Sifat kimia sampah diuji dengan Scanning Electron Microscopy dan Energy Dispersive X-ra (SEM-EDX) hasilnya terdapat unsur C, O, S, K, Al, Si, Ca, Cu dan Zn. Sifat fisik sampah didapat dengan uji proximate dengan thermogravimetri hasilnya komposisi kadar air 4,69 wt%, kadar volatil 82,16 wt%, karbon tetap 7,90 wt%, dan abu 5,25 wt%. Proses dekomposisi pembakaran sampah padat campuran organik-anorganik combustible Kota Malang terjadi dalam empat tahap mulai 0°C sampai 1000°C. Tahap pertama penguapan kandungan air dan terbakarnya volatil ringan, tahap kedua penurunan massa terbesar dengan terbakarnya volatil berat, tahap ketiga terbakarnya sisa volatil berat bersama dengan arang yang terbentuk pada proses pembakaran, tahap keempat terbakarnya sisa arang bersama dengan abu yang menempel pada arang

    Pengaruh Fasilitas Bengkel dan Layout Bengkel Pemesinan terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa dalam Praktik Pemesinan di SMK Turen

    No full text
    Putra, Bagus Pratama.  2016. Pengaruh Fasilitas Bengkel dan Layout Bengkel Pemesinan Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa dalam Praktik Pemesinan di SMK Turen. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widiyanti, M.Pd, (II) Drs. Suwarno, M.Pd.   Kata Kunci: fasilitas bengkel pemesinan, layout bengkel pemesinan, motivasi belajar, hasil belajar, pemesinan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas bengkel dan layout bengkel pemesinan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam praktik pemesinan di SMK Turen. Diharapkan dengan adanya sarana dan prasarana praktik yang memadai dan terstandar, serta layout bengkel yang baik akan berdampak baik terhadap motivasi belajar siswa khususnya praktik pemesinan, hal inilah yang nantinya akan meningkatkan kompetensi siswa dalam keahlian praktik pemesinan dan akan meningkatkan kualitas lulusan SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian antara lain: fasilitas bengkel pemesinan (X1), layout bengkel pemesinan (X2), motivasi belajar (Y), dan hasil belajar (Z). Sampel yang diambil adalah siswa jurusan teknik pemesinan (TPm) kelas XI TPm 1, 2, dan 3 di SMK Turen, dengan tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 67 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan teknik angket, checklist, dan dokumentasi. Analisis yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi), dan uji hipotesis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan software IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara fasilitas bengkel terhadap motivasi belajar siswa kelas XI TPm, dengan nilai kontribusi sebesar 2,75%. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara layout bengkel terhadap motivasi belajar siswa kelas XI TPm, dengan nilai kontribusi sebesar 21,99%. (3) Terdapat pengaruh antara fasilitas bengkel terhadap hasil belajar siswa kelas XI TPm pada mata pelajaran praktik pemesinan di SMK Turen, dengan nilai kontribusi sebesar 0,94%. (4) Terdapat pengaruh yang signifikan antara layout bengkel terhadap hasil belajar siswa kelas XI TPm pada mata pelajaran praktik pemesinan di SMK Turen, dengan nilai kontribusi sebesar 3,72%. (5) Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI TPm pada mata pelajaran praktik pemesinan di SMK Turen, dengan nilai kontribusi sebesar 13,40%. (6) Terdapat pengaruh yang signifikan antara fasilitas bengkel, dan layout bengkel terhadap motivasi belajar siswa kelas XI TPm pada mata pelajaran praktik pemesinan di SMK Turen, dengan nilai kontribusi sebesar 33,3%. (7) Terdapat pengaruh yang signifikan antara fasilitas bengkel, layout bengkel, dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar mata pelajaran praktik pemesinan di SMK Turen, dengan nilai kontribusi sebesar 21%.

    Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Kekerasan dan Kekuatan Tarik Plat Duralumin pada Pengelasan GMAW

    No full text
    Proses preheat banyak dilakukan pada bahan duralumin yang di las menggunakan las GMAW untuk mengurangi distorsi akibat pengelasan dan meningkatkan penyatuan logam induk dengan logam las. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi suhu preheat terhadap kekerasan dan kekuatan tarik plat duralumin pada pengelasan GMAW. Metode dalam  penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif/eksperimental dengan variabel bebasnya adalah variasi suhu preheat sebesar 200°C, 350°C, 500°C. Variabel terikatnya adalah kekerasan dan kekuatan tarik. Variabel kontrolnya adalah bahan duralumin, elektroda ER5356 dengan kecepatan 1,9-19 mm/menit, posisi pengelasan bawah tangan (1G), kampuh V 60°, Gas pelindung CO2 dengan flow rate 10L/Menit, dan media pendingin menggunakan udara. Pengujian bahan meliputi pengujian kekerasan rockwell E dan pengujian kekuatan tarik. Spesimen pengujian menggunakan standar ASTM E8/E8M-09 dan teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai kekerasan plat duralumin raw material : 7 HRE, duralumin yang mengalami proses preheat 200°C : 72 HRE, preheat 350°C : 70 HRE, preheat 500°C : 69 HRE. Nilai kekuatan tarik plat duralumin raw material : 304,84 MPa, duralumin yang mengalami preheat 200°C : 172,48 MPa, preheat 350 : 165,76 MPa, preheat 500°C : 158,21 MPa. Nilai kekerasan dan nilai kekuatan tarik plat duralumin mengalami penurunan setelah mengalami proses preheat dan proses pengelasan. Semakin tinggi suhu preheat yang diberikan semakin berkurang nilai kekerasan dan kekuatan tariknya. Patahan akibat pengujian tarik berada pada daerah HAZ (Heat Affected Zone) dengan permukaan patahan membentuk granular dan berwarna terang.

    Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Gallery Projectdan Lokus Kendali terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Mata PelajaranPekerjaan Dasar Teknik Otomotif Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK

    No full text
    Pembelajaran di SMK bertujuan untukmempersiapkansiswa memasuki dunia industri, sehingga model pembelajaran yang digunakan harus berorientasi dunia kerja. Namun realitas di lapangan masih belum optimal dalam membentuk pemahaman dan keterampilan siswa sesuai dunia kerja. Berdasarkan hal tersebut, perlu digunakan model pembelajaran yang mampu membentuk kondisi belajar sesuai dengan kondisi dunia kerja.Penelitian ini menerapkan model PBMGallery Project dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa SMK.Penelitian ini bertujuan menguji signifikansi perbedaan hasil belajar mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif antara kelompok siswa yang dikenakan model PBM Gallery Projectdan kelompok siswa yang dikenakan model Pembelajaran Ekspositori dengan mempertimbangkan kelompok lokus kendali siswa sebagai karakteristik siswa, serta interaksinya. Penelitian ini berjenis quasi eksperimental dengan metode Non-equivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah tekniksimple random sampling yaitu memilih sampelsecaraacak. Siswa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang dikenakan model PBMGallery Project dan kelompok kontrol yang dikenakan model Pembelajaran Ekspositori. Setiap kelompok dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok dengan lokus kendali internal dan kelompok dengan lokus kendali eksternal. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, non tes, dantes. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji ANOVA dua jalur dengan bantuan SPSS 18.0 untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil belajar berdasarkan model pembelajaran dan kelompok lokus kendali. Taraf signifikansi yang digunakan sebesar 0,05, dan dikatakan terdapat perbedaan hasil belajar jika probabilitas di bawah 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dikenakan model PBMGallery Project dengan model Pembelajaran Ekspositori pada mata pelajaranPekerjaan Dasar Teknik Otomotif Jurusan TKR SMK; (2) tidakterdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang memiliki lokus kendali internal dan siswa yang memiliki lokus kendali eksternal pada mata pelajaran         PDTO Jurusan TKR SMK; dan (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara penggunaan model PBM Gallery Projectdan lokus kendali terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaranPDTO Jurusan TKR SMK

    PENGARUH VARIASI BESAR ARUS LISTRIK PADA MESIN EDM TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA VCN

    No full text
    Pada proses pemesinan, kehalusan dan ketelitian ukuran sangatlah berpengaruh terhadap hasil pekerjaan. Jika hasil pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan, maka pekerjaan tersebut dikatakan baik. Salah satu pemesinan non konvensional yang memenuhi masalah tersebut adalah mesin EDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besar arus listrik pada mesin EDM terhadap kekasaran permukaan baja VCN. Fokus penelitian ini adalah pada hasil kekasaran permukaan baja VCN. Penelitian ini menggunakan baja VCN dengan ukuran diameter 30 mm x 20 mm sebagai benda kerja yang akan diteliti kekasaran permukaannya dan tembaga dengan ukuran 20 mm x 10 mm sebagai elektroda (tool) dengan kedalaman pengikisan (depth) .5 mm. Penelitian dilakukan dengan menggunakan variasi arus 1A, 4A, dan 7A, setiap arus dilakukan 3 kali pengulangan. Kemudian hasil yang diperoleh dari setiap arus dibandingkan untuk mengetahui tingkat kekasaran yang paling halus dan kasar. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis yang menggunakan One Way Anova. Berdasarkan hasil penelitian, menghasilkan data sebagai berikut: (1) arus 1A memiliki nilai rata-rata kekasaran permukaan sebesar 1.475 µm, (2) arus 4A memiliki nilai rata-rata kekasaran permukaan sebesar 3.954 µm, dan (3) arus 7A memiliki nilai rata-rata kekasaran permukaan sebesar 5.919 µm. Dari nilai tersebut bahwa semakin kecil arus yang digunakan maka hasilnya halus dan semakin besar arus yang digunakan maka hasil kekasaran permukaannya kasar.

    ANALISIS VARIASI WAKTU SINTERING NANO POWDER IRON OXIDE (Fe2O3) DENGAN PELARUT ETHYLENE GLYCOL TERHADAP KARAKTERISASI FASA DAN MORFOLOGI

    No full text
    ABSTRAK   Yazirin, Cepi. 2017. Analisis Variasi Waktu Sintering Nano Powder Iron Oxide (Fe2O3) dengan Pelarut Ethylene Glycol terhadap Karakterisasi Fasa dan Morfologi. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D, (2) Drs. Putut Murdanto, S.T., M.T.   Kata kunci: Iron Oxide (Fe2O3), Ethylene Glycol, Sintering, Fasa, Morfologi. Besi oksida merupakan hal menarik dalam berbagai disiplin ilmu untuk aplikasi di berbagai bidang ilmiah dan industri termasuk aplikasi pada lingkungan, korosi, ilmu tanah, dan mengurangi emisi gas buang. Iron oxide (Fe2O3) memiliki aplikasi potensial dalam reaksi katalis pada perangkat elektronik misalnya, semikonduktor, formulasi cat, dan baterai lithium rechargeable. Telah diketahui bahwa Iron oxide (Fe2O3) dapat di sintesis melalui proses pengadukan pada mesin, dekomposisi zat besi organik, sol-gel, pembakaran, dan pelarut penguapan. Sebagian besar metode yang digunakan akan melibatkan beberapa langkah dan memakan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi fasa dan morfologi powder iron oxide (Fe2O3) dengan pelarut ethylene glycol setelah dilakukan variasi pemanasan (sintering) selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Untuk mengetahui hasil pengujian dari proses pemanasan (sintering) powder iron oxide (Fe2O3) dengan pelarut ethyleneglycol selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam, maka pengujian yang digunakan adalah XRD, SEMEDX, dan FTIR. Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimental laboratorium yang akan dilakukan dalam bentuk deskripsi. Untuk memperoleh hasil deskripsi tentang karakterisasi fasa dan morfologi serbuk nano iron oxide (Fe2O3), maka metode yang digunakan adalah metode sol-gel. Metode ini sering digunakan untuk penelitian-penelitian sejenis karena sangat efisien. Agar mendapatkan hasil penelitian yang tepat dan akurat maka mekanisme yang digunakan harus disusun secara baik dan berurutan. Adapun rancangan penelitian yang dipakai adalah The One-Shot Case Study. Hasil penelitian pengujian XRD menunjukan bahwa butir terkecil berada pada ironoxide (Fe2O3) proses sintering 1 jam dengan diameter kristal sebesar 21,0516 nm. Sinar -x yang ditembakkan pada saat pengujian XRD langsung mengenai butir yang diuji. Dari pengujian SEM menunjukan hasil sintering yang terbaik yaitu pada waktu proses sintering 1 jam, karena butir yang dihasilkan sebesar 12,36 nm dan memiliki ukuran partikel yang sama yaitu berada dibawah 30 nm memiliki bentuk yang tampak homogen dan nanosphere, sehingga semakin lama waktu sintering sangat berpengaruh terhadap ukuran butir ironoxide (Fe2O3). Dilihat dari analisis unsur pada diagaram menunjukan bahwa semakin lama waktu proses sintering maka kandungan unsur O akan semakin meningkat, sedangkan semakin lama waktu sintering kandungan unsur Fe akan semakin menurun

    KONTRIBUSI PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN TINGKAT KOMPETENSI KEAHLIAN PEMESINAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII PAKET KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 2 JEMBER

    No full text
    ABSTRAK   Tingginya angka pengangguran siswa SMK dan minimnya lapangan pekerjaan merupakan masalah serius yang perlu untuk diatasi. Menumbuh-kembangkan minat berwirausaha merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mengubah pemikiran siswa SMK sebagai pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job maker). Pengetahuan kewirausahaan melalui mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, serta tingkat kompetensi keahlian pemesinan melalui mata pelajaran peminatan adalah dua aspek yang mendukung dalam menumbuhkembangkan minat berwirausaha siswa. SMK Negeri 2 Jember menyelenggarakan program sekolah untuk menumbuhkan minat berwirausaha melalui mata pelajaran tersebut. Dalam kurun waktu terakhir, belum ada penelitian yang membahas minat berwirausaha siswa di sekolah tersebut. Penelitian ini perlu dilakukan guna menggambarkanminat berwirausaha siswa SMK Negeri 2 Jember. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ex post factodengan pendekatan kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengetahuan kewirausahaan dan tingkat kompetensi keahlian pemesinan dengan minat berwirausaha. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik  probability simple random sampling. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII Paket Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Jember sebanyak 74 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes soal pilihan ganda dan  angket tertutup. Teknik analisis data menggunakan uji kolerasi parsial dan uji regresi ganda. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dengan minat berwirausaha siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,079 > α = 0,05, rhitungsebesar 0,166 termasuk dalam kategori kolerasi sangat rendah. Sumbangan sebesar 2,8% dan 97,2% diterangkan olah variabel lain yang tidak diteliti. Kedua, tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat kompetensi keahlian pemesinan dengan minat berwirausaha siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,144 > α = 0,05. rhitungsebesar 0,125 termasuk dalam kategori kolerasi sangat rendah. Sumbangan sebesar 1,6% dan 98,4% diterangkan oleh variabel lain yang tidak diteliti.Ketiga,tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dantingkat kompetensi keahlian pemesinan dengan minat berwirausaha siswa. Nilai signifikansi sebesar 0,256 > α = 0,05. Nilai R sebesar 0,194 termasuk dalam kategori kolerasi sangat rendah. Sumbangansebesar 3,8% dan 96,2% diterangkan olah variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci:  pengetahuan kewirausahaan, tingkat kompetensi keahlian pemesinan, minat berwirausaha, SMK Negeri 2 Jembe

    Modifikasi Muffler Untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan, Emisi Gas Buang CO dan HC

    No full text
    ABSTRAK Soleh, Muchammad. 2017. Modifikasi Muffler Untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan, Emisi Gas Buang CO dan HC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mardji, M. Kes., (II) Drs. Ir. Eko Edi Purwanto, S.E., M.pd., M.M. Kata Kunci : Modifikasi Muffler, Kebisingan, CO, HC.Modifikasi muffler adalah suatu kegiatan yang dilakukan pada konstruksi muffler dengan tujuan agar menghasilkan suara yang berbeda akibat dari peredaman gas buang hasil pembakaran yang akan mempengaruhi performa kerja mesin pada kendaraan bermotor.Penelitian ini bertujuan : (1) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan tingkat kebisingan. (2) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan kadar CO. (3) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan kadar HC.Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan menggunakan tiga variabel. Dimana variabel bebasnya adalah variasi bahan muffler, yaitu: standart, muffler berbasis arang, muffler berbasis air dan muffler berbasis steel wool. Sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat kebisingan, dan masing-masing  kadar kandungan CO dan HC pada gas buang diperoleh dengan menggunakan sound level meter dan gas analyzer . Data yang diambil mulai dari 1500 rpm hingga 4000 rpm dengan kenaikan 500 rpm, kemudian statistik parametrik dengan menggunakan metode one way anova digunakan untuk menganalisis data yang dibantu oleh SPSS 18 untuk windows.Berdasarkan data variasi  tingkat kebisingan muffler yang berbeda, perbedaan yang signifikan dari tingkat kebisingan/penyerapan antara muffler standard dan muffler berbasis air sehingga p = 0.002. Perbedaan yang signifikan antara muffler berbasis arang dan muffler berbasis air sehingga p = 0.005. Terakhir, perbedaan yang signifikan antara muffler berbasis steel wool dan muffler berbasis air sehingga p = 0.009, oleh karena itu, muffler berbasis air memiliki kemampuan menyerap suara terbaik di antara muffler berbasis lainnya. Di sisi lain, tidak ada perbedaan yang signifikan pada penyerapan kadar CO dan HC yang diperoleh antara  semua jenis muffler, karena menurut perhitungan dengan menggunakan SPSS, nilai p =0,697 < 0,05 dan p = 0,603 < 0,05 dapat disimpulkan untuk masing-masing kadar emisi gas buang CO dan HC

    PENGARUH VARIASI ARUS LISTRIK TERHADAP KEKERASAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PELAPISAN 95MXC PADA BAJA St 41 MENGGUNAKAN METODE WIRE ARC SPRAY COATING

    No full text
    ABSTRAK Wire arc spray coating adalah metode yang banyak dikembangkan karena dirasa lebih efisien dan biaya oprasional dalam rekondisi, perlindungan korosi, panas, atau modifikasi permukaan dengan cara melapisi dengan material lain dengan sistem dispray (disemprotkan). Wire arc spray coating memanfaatkan arus listrik kutub positif (+) dan kutub negatif (-).Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) mengetahui nilai kekerasan pada pelapisan 95MXC dengan kuat arus 140A, 155A, 170A, dan 180A pada metode wire arc spray coating; (2) mengetahui nilaikerataan pada pelapisan 95MXC dengan kuat arus 140A, 155A, 170A, dan 180A pada metode wire arc spray coating.Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Pembuatan specimen dilakukan diPT TUNAS HARAPAN ENGINEERING sedangkanpengujiandilakukan di laboratorium TeknikUniversitasBrawijayadanUniversitasNegeri Malang.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasional. Data hasil uji kekerasan yang berupa nilai rerata ditampilkan dalam bentuk tabel, dan histogram. Pengamatan kerataan permukaan menggunakan alat ukur kerataan surface rougness tester. Nilaikekerasan yang setelah proses wire arc spray coatingdenganbahanpelapis95MXCmendapatnilaikekerasantertinggipadaarus 170 A  yaknidengannilaikekerasan 523.23 HV dannilaikekerasan paling rendahberadapadaarus 140 A yaknidengannilaikekerasan 307.67 HV. Nilaikekasaranpermukaan yang telah di dapatdengantingkatansangathaluspadaarus 140 A,7,87 µm dan yang paling kasaradalah 170 A, 7,87 µm

    0

    full texts

    1,608

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇