SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    1608 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Pegas Katup Standart dan Pegas Katup Racing pada Jupiter Z terhadap Daya dan Akselarasi Kendaraan

    No full text
    ABSTRAK Budiyanto. 2017.Pengaruh Penggunaan Pegas Katup Standart dan Pegas Katup Racing pada Jupiter Z terhadap Daya dan Akselerasi Kendaraan. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Sumarli, M.Pd. M.T., (II) Drs. Paryono, S.T., M.T. Kata Kunci: pegas katup standart, pegas katup racing, daya , akselerasi, Yamaha Jupiter Z 2008Pegas katup adalah salah satu komponen mekanisme katup yang berperan penting untuk proses pembakaran pada ruang bakar yang prinsip kerjanya adalah dengan mengembalikan/menekan katup agar cepat menutup dengan rapat. Semakin cepat katup menutup maka akan semakin cepat pula proses pembakaran dan akan menghasilkan tenaga yang maksimal.Penelitianini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Pegas Katup Standart dan Pegas Katup Racing Pada Jupiter Z Terhadap Daya dan Akselerasi Kendaraan.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan pegas katup standart dan pegas katup racing, sedangkan variabel terikat dalam penelitian yaitu konsumsi daya dan akselerasi kendaraan. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali pada setiap putaran mesin yang uji yaitu 3500 rpm sampai 9000 rpm dengan tahap kenaikan 500 rpm. Uji hipotesis dilakukan menggunakan metode statistik parametrik Paired Sample T Test dengan uji prasyarat berupa uji normalitas data menggunakan Kolmogrov Smirnov Test.Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh daya sepeda motor terendah yang dihasilkan pada pemasangan pegas katup racing pada putaran 3500 rpm dengan hasil 5492 Hp dan daya sepeda motor tertinggi yang dihasilkan pada pemasangan pegas katup racing pada putaran 7500 rpm mencapai 11072 Hp. Sedangkan akselerasi sepeda motor tertinggi yang dihasilkan pada pemasangan pegas katup racing pada putaran 4500 rpm dengan hasil 1,28 m/ dan akselerasi sepeda motor terendah yang dihasilkan pada pemasangan pegas katup racing pada putaran 9000 rpm dengan hasil 0,73 m/. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwaterdapatpengaruhatauperbedaan yang signifikanpadadayadanakselerasimesin Jupiter Z terhadapvariasipenggunaanpegaskatupstandartdanpegaskatup racing. Disarankan agar padapenelitianberikutnyamenggunakanbeberapamacampegaskatupsepertipegaskatupbiasa, pegaskatupstandartdanbeberapamacampegaskatup racing agar hasilpenelitian yang dilakukanlebihluas

    Pengembangan Sistem Kontrol Temperature Air Conditioner (AC) Pada Mobil Berbasis Mikrokontroler ATMega 8

    No full text
    ABSTRAK Faradis, Johan. 2016. Pengembangan Sistem Kontrol Temperature Air Conditioner (AC) Pada Mobil Berbasis Mikrokontroler ATMega 8. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T, (II) Drs. Paryono, S.T., M.T. Kata Kunci:Sistem kontrol air conditoner (AC), Mikrokontroler ATMega 8.Sistem kontrol air conditioner (AC) merupakan sistem yang berfungsi menaikkan dan menurunkan temperatur dan mengatur udara dingin yang dihasilkan pada ruang mobil. Mikrokontroler ATMega 8 merupakan salah satu jenis mikrokontroler yang didalamnya terdapat berbagai macam fungsi yaitu dapat mengatur sinyal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi, aliran dan intstruksi program. Mikrokontroler ini hanya dapat bekerja pada tegangan antara 4,5- 5,5 V. Yang bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam mengatur temperatur yang diinginkan.Rancangan penelitian ini yang digunakan adalah penelitian jenis eksperimen dengan jenis pengambilan data menggunakan instrumen tersendiri dengan menguji ketepatan kinerja dari alat yang dirancang oleh penenliti. Hasil data kemudian dicantumkan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menggunakan instrumen pengujian ketepatan suhu ruang pada mobil, instrumen pengujian data kinerja perangkat lunak pada mikrokontroler melalui simulasi, dan instrumen pengujian data ketepatan remote IR pada LCD. Tempat pengambilan data ini dilakukan diruang Lab. AC Universitas Negeri Malang menggunakan engine stand AC milik Universitas Negeri Malang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketepatan pembacaan dari alat yang dirancang oleh peneliti menunjukkan kriteria valid dan telah di uji oleh validator dengan menggunakan engine stand air conditoner (AC) yang berarti produk sistem kontrol ini dapat dinyatakan layak untuk diterapkan dalam komponen sistem pendinginan pada mesin otomotif.

    Pengaruh Wawasan Technopreneurship dan Efikasi Diri (Self-Efficacy) terhadap Kesiapan Berwirausaha Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 6 Malang

    No full text
    ABSTRAK  Terdapat dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor intern dan ekstern. Keaktifan siswa dalam pembelajaran merupakan contoh dari faktor intern dan ketersediaan alat prakrik merupakan contoh dari faktor ekstern, tanpa adanya keaktifan maka proses belajar tidak akan berjalan dengan baik, selain itu faktor yang mempengaruhui hasil belajar pemeliharan mesin kendaraan ringan adalah ketersediaan alat praktik, karena dengan ketersediaan alat praktik yang lengkap dan sesuai dengan standart maka siswa dalam melaksanakan pembelajaran akan maksimal.Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui keaktifan siswa terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan, (2) Mengetahui persepsi siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan, (3) Mengetahui Keaktifan siswa dan persepsi siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan.Penelitian ini merupakan diskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Sumber penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Data penelitian yang berupa paparan penyusunan angket keaktifan siswa dalam pembelajaran dan Persepsi siswa tentang alat praktik.pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuisioner dan dokumentasi.Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh 3 hasil penelitian sebgai berikut pertama ada pengaruh yang signifikan antara keaktifan siswa dalam pembelajaran terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini ditandai dengan (1) turut serta dalam melaksanakan tugas belajarnya; (2) terlibat dalam pemecahan masalah;  (3) Bertanya kepada siswa lain atau guru apabila tidak memahami persoalan yang dihadapinya;  (4) Berusaha mencari berbagai informasi yang diperlukan untuk pemecahan masalah; (5) Melaksanakan diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru; (6) Menilai kemampuan dirinya dan hasil yang diperolehnya;  (7) Melatih diri dalam memecahkan soal atau masalah yang sejenis;  (8) Kesempatan menggunakan atau menerapkan apa yang diperoleh dalam dan dari hasil uji analisis deskriptif keaktifan siswa yang dimiliki oleh siswa SMK Muhamadiyah 1 Kepanjen masuk dalam katagori tinggiKedua, ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang alat praktik dengan hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini dapat dilihat dengan ketersediaan alat praktik yang dimiliki oleh SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan kelengkapan sesuai dengan standart yang telah ditentukan karena dengan adanya peralatan praktik yang lengkap dan sesuai  dengan standart yang ditentukan dapat mempengaruhui hasil belajar siswa lebih baik dan dari hasil uji analisis deskriptif persepsi siswa tentang alat praktik masuk dalam katagori tinggi. Ketiga. Ada pengaruh yang signifikan antara keaktifan siswa dalam pembelajaran dan persepsis siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini telah di uji analisis dengan hasil dengan hasil R sebesar 0,889. Angka R square menunjukan koefisien determinasi, besar R square adalah 0,790, hal ini berarti 79%  perubahan variabel hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan disebabkan oleh perubahan variabel keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan persepsi siswa tentang alat praktik  sedangkan sisanya 21% disebabkan oleh factor lainSaran yang diberikan oleh peneliti adalah pihak SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen hendaknya untuk melengkapi peralatan praktik otomotif karena terbukti dengan adanya peralatan praktik yang lengkap dan sesuai dengan standart dapat mempengaruhi hasil belajar siswa lebih baik khususnya pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan.Guru hendaknya dapat membantu siswa dalam meningkatkan dan menjaga keaktifan siswa dalam pembelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan dengan cara .(a) Penekanan proses pembelajaran bukan pada penyampaian informasi oleh pengajar melainkan pada pengembangan ketrampilan pemikiran analitis dan kritis terhadap topik atau permasalahan yang dibahas, (b) Siswa tidak hanya mendengarkan materi secara pasif tetapi mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan materi  (c) Penekanan pada eksplorasi nilai dan sikap-sikap berkenaan dengan materi  (d) Siswa lebih banyak dituntut untuk berpikir kritis, menganalisa dan melakukan evaluasiDengan adanya hasil penelitian ini siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan diharapkan dapat memanfaatkan peralatan praktik yang ada pada bengkel otomotif ini, sehingga siswa dapat menambah kemampuan kognitif dan mengasah kemampuan pesikomotornya melalui pratikum. Memahami pentingnya pemahaman siswa tentang pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan dan ketersediaan peralatan praktik, peran siswa yang proaktif dalam mengikuti pembelajaran disekolah sehingga siswa mampu mendapatkan nilai yang baik dalam melaksanakan kegiatan pembelajara

    Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Flux Core Arc Welding terhadap Struktur Mikro, Nilai Kekerasan dan Distorsi pada Pengelasan Kampuh V dengan Pelat Baja St 37

    No full text
    ABSTRAK Maijuansyah. 2017.Pengaruh Variasi Arus Pengelasan Flux Core Arc Welding terhadap Struktur Mikro, Nilai Kekerasandan Distorsi pada Pengelasan Kampuh V dengan Pelat Baja St 37. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. HeruSuryanto, S.T., M.T., (II) Drs. H. Solichin, S.T., M.Kes. Kata Kunci: arus pengelasan, struktur mikro, kekerasan, distorsi, FCAW, baja ST37 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi arus pengelasan terhadap struktur mikro, nilai kekerasan, dan distorsi pada pengelasan FCAW kampuh V baja ST37.Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif eksperimental. Analisis yang digunakan adalah anlisis deskriptif. Variasi arus pengelasan yang digunakan adalah 80A, 110A, dan 140A. Posisi pengelasan yang digunakan adalah posisi 1G dengan model kampuh V menggunakan las FCAW dengan gas pelindung CO2 dan wire yang digunakan E71T1. Pengujian yang dilakukan adalah pengukuran distorsi sudut, uji struktur mikro, dan uji vickers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mendapat perlakuan variasi arus pengelasan terlihat perbedaan jenis butir, ukuran serta bentuk masing-masing perlakuan variasiarus dan terjadi pada daerah weld metal, HAZ dan Base metal. Hasil pengukuran kekerasan pada pengelasan FCAW dengan variasi arus 80A, 110A, dan 140A adalah berturut-turut sebesar 284,1 HV, 240,4 HV, dan 227,5 HV pada daerah weld metal. Pada daerah HAZ sebesar 262,7 HV, 236,9 HV, dan 195,6 HV. Pada daerah base metal dengan jarak pengujian 10 mm dari titik tengah weld metal sebesar 237,8 HV, 193,1 HV, dan 193,7 HV. Pada daerah base metal dengan jarak pengujian 15 mm dari titik tengah weld metal sebesar 246,9 HV,173,2 HV, dan 180,5 HV. Hasil pengukuran distorsi sudut yang terjadi setelah proses pengelasan dengan variasi arus 80A, 110A, dan 140A adalah berturut-turut sebesar 2°, 2,33°, dan 2,7°pada daerah awal pengelasan. Pada daerah tengah pengelasan adalah 2,13°, 2,43°, dan 2,83°. Pada daerah akhir pengelasan adalah 2,2°, 2,567°, dan 2,9°

    Strategi BKK dalam Memperoleh Mitra Kerjasama dengan Dunia Industri di SMK PGRI 3 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Maulana, Muhammad Gatut. 2017. BKK Strategy in Gaining Partnership Cooperation with the Industrial World in SMK PGRI 3 Malang. Thesis. Mechanical Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisor (I) Dr. H. Yoto, S.T., M.Pd., M.M., (II) Drs. Suharmanto, M.Pd.   Keyword: Strategy, BKK, Industrial World   The high rate of unemployment in SMK graduates become a problem in the world of education in Indonesia. BKK SMK is an important component in measuring the success of education in SMK. The success of BKK needs a strategy in carrying out its duties to channel graduate students into the industrial world. The purpose of this study is to: (1) how to work together in the country of work PGRI 3 Malang, (2) how to work together in domestic work PGRI 3 Malang, (3) Cooperation with industry in SMK PGRI 3 Malang, and (4) ) Factors influencing the BKK strategy in generating cooperation with the industrial world in SMK PGRI 3 Malang. This research used descriptive qualitative approach. The sample of this research is BKK in SMK PGRI 3 Malang. Data collection using data triangulation method with interview, observation / observation, and documentation. Analysis of research data using 3 stages: (1) data reduction (data reduction), data presentation (data view), (3) verification / inference data (verification). BKK strategy in obtaining partnership with industry in SMK PGRI 3 Malang got four points. First, the preparation of BKK in obtaining partnerships with the world in SMK PGRI 3 Malang: (a) searching for industrial candidates to be partners through searching google with the form of submitting a proposal of cooperation. (B) the requirements for seeking industry candidates should be an MOU and the suitability between school requirements and industry suitability should be mutually beneficial. (C) preparation of BKK in looking for BKK industry candidates should send a proposal of cooperation by way of coming to the industry concerned, declaring the purpose of cooperation, and time of cooperation take place. (D) parties in the process of looking for industry candidates are Kabid BKK and assisted by three BKK staff. Secondly, BKK implementation in obtaining partnership with BKK in SMK PGRI 3 Malang: (a) establishing good cooperation with industry side by way of school Build cooperation with industry through internship or prakerin and communicate well. (B) the role of BKK during cooperation with the industry is a high level of absorption which is realized with the success of recruitment involving industry in apprenticeship of students or prakerin. (C) there is a mutually beneficial performance between the industrial parties towards the school. (D) supervision of prakerin in the implementation of cooperation with industry in SMK PGRI 3 Malang in the form of monitoring. (E) the existence of MOU between parties and industrial parties as a form of cooperation has occurred. Third, BKK evaluation in obtaining partnership with industry in SMK PGRI 3 Malang: (a) determine the level of employment in the form of graduate placement in industry and also good trust by society, industry and diknas. (B) how to disburse labor from the BKK side to the parties through two ways: recruitment and power supply through the BKK forum. (C) the contracting system of employees of the school with the industry when the time of the contract is exhausted depends on the agreement of both parties. (D) the length of time of cooperation with the industry on the implementation of prakerin or apprenticeship is approximately one year or 12 months. (E) execution of evaluation by BKK namely industrial evaluation and prakerin evaluation. Fourth, the factors influencing the BKK strategy in obtaining partnerships with the industrial world in SMK PGRI 3 Malang: (a) the inhibiting factors that influence the BKK strategy in obtaining cooperation partners with the industrial world ie students or alumni who are less prepared when receiving work and lack of Interest in finding work and factors from parents who forbid their children to work away. (B) supporting factors affecting BKK strategy in obtaining partnership with industrial world in SMK PGRI 3 Malang that is BOS fund from government and high student absorption rate with 70% percentage.     ABSTRAK   Maulana, Muhammad Gatut. 2017. Strategi BKK dalam Memperoleh Mitra Kerjasama dengan Dunia Industri di SMK PGRI 3 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Yoto, S.T., M.Pd., M.M., (II) Drs. Suharmanto, M.Pd.   Kata Kunci: Strategi, BKK, Dunia Industri   Tingginya tingkat pengangguran pada lulusan SMK menjadi masalah dalam dunia pendidikan di Indonesia. BKK SMK merupakan komponen penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan di SMK. Keberhasilan BKK perlu adanya strategi dalam menjalankan tugasnya untuk menyalurkan siswa lulusan ke dalam dunia industri. Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui persiapan BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang, (2) mengetahui pelaksanaan BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang, (3) mengetahui evaluasi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang, dan (4) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi strategi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sampel penelitian adalah pihak BKK di SMK PGRI 3 Malang. Pengumpulan data menggunakan metode triangulasi data dengan wawancara, observasi/pengamatan, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan 3 tahapan: (1) reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), (3) verifikasi/penyimpulan data  (verification). Strategi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang didapatkan empat poin. Pertama, persiapan BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia di SMK PGRI 3 Malang: (a) mencari calon industri yang akan dijadikan mitra kerjasama melalui searching google dengan perwujudan bentuk mengirim proposal kerjasama. (b) syarat-syarat dalam mencari calon industri harus ada MOU dan kesesuaian antara kebutuhan sekolah dengan kesesuai di industri harus saling menguntungkan. (c) persiapan BKK dalam mencari calon industri BKK harus mengirim proposal kerjasama dengan cara mendatangi industri yang bersangkutan, menyatakan tujuan kerjasama, dan waktu kerjasama berlangsung. (d) pihak-pihak dalam proses mencari calon industri adalah Kabid BKK dan dibantu oleh tiga staf BKK. Kedua, pelakasanaan BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan BKK di SMK PGRI 3 Malang: (a) membangun kerjasama yang baik dengan pihak industri dengan cara sekolah membangun kerjasama dengan industri melalui magang atau prakerin dan berkomunikasi yang baik. (b) peran BKK selama menjalin kerjasama dengan industri adalah tingkat keterserapan yang tinggi yang direalisasikan dengan suksesnya rekrutmen melibatkan industri di pemagangan siswa atau prakerin. (c) terdapat kinerja yang saling menguntungkan antara pihak industri terhadap pihak sekolah. (d) pengawasan prakerin dalam pelaksanaan kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang berupa monitoring. (e) adanya MOU antara pihak dengan pihak industri sebagai wujud telah terjadi kerjasama. Ketiga, evaluasi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang: (a) menentukan tingkat keterserapan tenaga kerja dalam bentuk penempatan lulusan di industri dan juga kepercayaan yang baik oleh masyarakat, industri maupun diknas. (b) cara penyaluran tenaga kerja dari pihak BKK ke pihak melalui dua cara yaitu rekrutmen dan penawaran tenaga lewat forum BKK. (c) sistem kontrak karyawan dari sekolah dengan industri apabila waktu kontrak habis maka tergantung dari kesepakatan dua belah pihak. (d) lama waktu pelaksanaan kerjasama dengan industri pada pelaksanaan prakerin atau magang yaitu kurang lebih satu tahun atau 12 bulan. (e) pelaksanaa evaluasi oleh BKK yakni evaluasi industri dan evaluasi prakerin. Keempat, faktor-faktor yang mempengaruhi strategi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang: (a) faktor penghambat yang mempengaruhi strategi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri yaitu siswa atau alumni yang kurang siap saat menerima kerja maupun kurangnya minat dalam mencari pekerjaan dan faktor dari orang tua yang melarang anaknya bekerja jauh. (b) faktor pendukung yang mempengaruhi strategi BKK dalam memperoleh mitra kerjasama dengan dunia industri di SMK PGRI 3 Malang yaitu berupa dana BOS dari pemerintah dan tingkat keterserapan siswa yang tinggi dengan persentase 70%

    Pembuatan Bioetanol Tongkol Jagung dan Analisis Penggunaannya dengan Campuran Bahan Bakar RON 90 pada Genset Motor Bensin

    No full text
    ABSTRAK  Secara fisik limbah terdiri dari tiga jenis, yakni gas, padat, dan cair. Salah satu jenis limbah padat organik hasil pertanian yang belum memperoleh solusi penanganan secara optimal adalah tongkol jagung. Salah satu solusi untuk menangani limbah tersebut adalah dengan merubahnya sebagai salah satu sumber energi alternatif terbarukan,yakni bioetanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol tongkol jagung, tingkat kemurnian etanol yang mampu dihasilkan dari proses pembuatan bioetanol tongkol jagung, nilai daya efektif, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), emisi gas buang CO dan CO2 yang mampu dihasilkan oleh genset motor bensin dengan menggunakan berbagai variasi campuran bahan bakar RON 90 dengan bioetanol tongkol jagung, dan untuk mengetahui varisasi campuran volume bahan bakar yang memiliki nilai daya terefektif, nilai SFC terefisien, dan emisi gas buang CO dan CO2 terendah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variabel: (1) variabel bebas; campuran volume bahan bakar RON 90 dengan bioetanol tongkol jagung dengan beberapa variasi rasio volume, (2) variabel terikat; proses pembuatan bioetanol tongkol jagung, kadar etanol yang dihasilkan melalui proses destilasi hasil fermentasi tongkol jagung, analisis campuran bahan bakar RON 90 dan bioetanol tongkol jagung dengan beberapa variasi campuran volume terhadap daya efektif, SFC, serta emisi gas buang CO dan CO2 pada genset motor bensin, dan (3) variabel kontrol; mesin evaporator digital dan mesin genset motor bensin. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tongkol jagung dapat dijadikan bahan baku pembuatan bioetanol dengan proses pretreatment, hidrolisis selama satu hari, fermentasi selama tujuh hari, dan destilasi sebanyak empat kali pada suhu 52 – 72,50C dan tekanan 95,5 – 107,3 mBar sehingga menghasilkan kadar etanol sebesar 96%. Penggunaan bahan bakar untuk menghasilkan daya paling efektif adalah E100 sebesar 591,813 W dan yang menghasilkan daya paling tidak efektif adalah bahan bakar 100% RON 90 sebesar 763,353 W, tetapi nilai tersebut tidak berbeda signifikan. Rata – rata nilai SFC terkecil didapatkan dengan penggunaan E100 sebesar 1,066 kg/kW.jam dan tertinggi menggunakan bahan bakar 100% RON 90 sebesar 1,336 kg/kW.jam, tetapi nilai tersebut tidak berbeda signifikan. Nilai rata – rata emisi gas buang CO terendah didapatkan dengan menggunakan bahan bakar E100 sebesar 0,177 %vol dan yang tertinggi pada penggunaan bahan bakar 100% RON 90 sebesar 2,649 %vol dan perbedaan nilai tersebut berbeda signifikan. Nilai rata – rata emisi gas buang CO2 terendah didapatkan dengan menggunakan bahan bakar E100 sebesar 6,6 %vol dan yang tertinggi pada penggunaan bahan bakar 100% RON 90 sebesar 7,51 %vol, tetapi nilai tersebut tidak berbeda signifikan. Variasi campuran bahan bakar yang memiliki nilai daya terefektif, SFC terefisien, dan emisi gas buang CO dan CO2 terendah adalah E100

    Pengembangan Bahan Ajar Teknik Pemesinan Berbasis Project Based Learning dengan Pendekatan Saintifik Pada Pokok Bahasan Pengelasan dengan Menggunakan Las SMAW untuk Siswa Kelas XI SMK Merdeka Lawang.

    No full text
    ABSTRAKS   Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara sesuai dengan yang ada pada UU No. 20 Tahun 2003. Pada kenyataannya, bahan ajar di kalangan siswa masih belum sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Isi materi dalam bahan ajar yang digunakan oleh siswa belum mampu menghubungkan materi terkait dengan situasi nyata yang dapat memotivasi siswa untuk mengaitkan pengetahuannya dengan memberikan pengalaman langsung kepada siswa sehingga siswa dapat melakukan eksperimen untuk memecahkan masalah yang terjadi. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai untuk pembelajaran adalah metode pembelajaran berbasis proyek (project based learning disingkat PJBL). Dalam metode PJBL, fokus pembelajaran Siswa dapat merencanakan proyek yang akan dilaksanakan secara kelompok maupun secara individu (Direktorat Pembinaan SMK). Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini diantaranya: (1) melakukan studi pendahuluan, (2) melakukan perencanaan, (3) mengembangkan draft produk, (4) melakukan uji coba pendahuluan, dan (5) revisi produk akhir. Penilaian draft produk untuk mengetahui kelayakan isi dan penyajian isi dilakukan oleh seorang dosen, dua orang guru dan sepuluh siswa kelas XI dengan instrumen penelitian berupa angket validasi. Teknik analisi yang digunakan adalah analisis perhitungan rat-rata yang diadaptasi dari Arikunto. Hasil analisis data produk hasil pengembangan menyatakan, buku kerja siswa yang dikembangkan dinyatakan valid dengan tingkat validitas total 3.43 oleh validator dosen  dan validator guru sehingga buku kerja siswa dapat digunakan. Dapat disimpulkan bahwa buku kerja siswa yang dikembangkan layak dan baik untuk digunakan di SMK Merdeka Lawang

    Analisis Konsentrasi Elektrolit Baterai Dalam Menghasilkan Tenaga Dan Arus

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci: baterai, konsentrasi elektrolit, tegangan, arus, dayaBanyak baterai pada kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan standar usianya. Kendaraan saat ini sering mengalami masalah pada baterainya. Adapun kebanyakan penyebabnya adalah baterai tekor. Baterai sering mengalami tekor bahkan rusak sebelum batas usianya. Dengan berbagai merk elektrolit baterai dan berbagai macam volume sel baterai, masyarakat menambah elektrolit baterai hanya sesuai dengan batas yang ada pada baterai tanpa memperhatikan kandungan didalamnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan variasi konsentrasi elektrolit baterai untuk mendapatkan daya yang dibutuhkan kendaraan dan mendapatkan nilai ekonomis yang tinggi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah perbandingan konsentrasi elektrolit pada baterai yang tepat untuk menghasilkan tenaga yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan serta mendapatkan nilai ekonomis paling tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengecekan tegangan dan arus baterai dengan menggunakan amperemeter dan voltmeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi elektrolit yang menghasilkan daya paling besar adalah komposisi keluaran pabrik. Dalam penelitian ini, konsentrasi elektrolit standar pabrik dengan berat jenis 1,260 kg/cm3 mampu menghasilkan daya sebesar 55,029 W. Konsentrasi elektrolit yang menghasilkan waktu terlama saat pembebanan adalah komposisi elektrolit standar pabrik. Dalam penelitian diperoleh waktu terlama adalah 80 menit yang dihasilkan oleh konsentrasi elektrolit standar pabrik. Namun dengan penambahan aquades pada komposisi sampai 2% dapat menghasilkan waktu yang hampir sama dengan komposisi keluaran pabrik

    ANALISIS KETEBALAN LAPISAN PADA PROSES PELAPISAN BAJA DENGAN NIKEL DAN LAJU KOROSINYA TERHADAP ASAM KLORIDA

    No full text
    Abstrak : Salah satu cara untuk mencegah terjadinya korosi pelapisan logam. Metode pelapisan logam yang digunakan adalah electroplating dengan lama pencelupan 5 menit dengan, 4 volt pada temperatur 65 °C. Setelah proses pelapisan dilakukan perendaman pada larutan asam klorida (HCl)  5,5 mol yang menggunakan variasi waktu 3 jam, 4,5 jam, dan 6 jam. Penelitian ini untuk mengetahui laju korosi dengan menggunakan nikel sebagai logam pelapis dan spesimen medium carbon steel sebagai logam yang dilapisi nikel. Dari data hasil perhitungan laju korosi perendaman pada asam klorida didapatkan hasil nilai rata-rata selama 3 jam 0,1188660145 mpy, selama 4,5 jam 0,1580149030 mpy dan selama 6 jam 0,2527036008 mpy. Hasil data pengamatan ketebalan melalui struktur mikro setelah melalui proses perendaman selama 3 jam menunjukkan nilai rata-rata ketebalan 16,216 µm, perendaman selama 4,5 jam menunjukkan nilai rata-rata ketebalan 3.109 µm, dan Perendaman selama 6 jam menunjukkan bahwa ketabalan lapisan nikel mempunyai nilai rata-rata ketebalan 18.464 µm.  Kata kunci: Electroplating, laju korosi, ketebalan lapisa

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Berformat APK Perbaikan Sistem Rem Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 11 Malang

    No full text
    ABSTRAK Kusuma, Findy Arya 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android Berformat APK  Perbaikan Sistem Rem Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 11 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E., M.Pd., M.M.,  (II) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T. Kata Kunci: pengembangan media, aplikasi android, sistem rem, teknik kendaraan ringan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru dituntut agar mampu menggunakan alat-alat yang dapat        disediakan oleh sekolah. Guru sekurang-kurangnya dapat menggunakan alat yang murah dan efisien yang meskipun sederhana tetapi merupakan keharusan dalam upaya mencapai tujuan pengajaran yang diharapkan. Seiring perkembangan teknologi dibidang komunikasi khususnya smartphone yang mulai merambah di kalangan pelajar yang, maka peneliti mengambangkan media pembelajaran aplikasi android sistem rem berformat APK dengan tujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa aplikasi android Sistem rem yang valid, praktis dan efektif sehingga dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar bagi siswa SMK.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti model pengembangan ADDIE dengan tahapan Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi) .Analisis dimaksudkan untuk mengetahui adanya kebutuhan program media pembelajaran aplikasi sistem rem untuk melatih kemampuan siswa. Langkah selanjutnya adalah mendesain program aplikasi android sistem rem yang disesuaikan dengan standar isi pada materi sistem rem. Selanjutnya pada tahap pengembangan yaitu mewujudkan desain yang telah dibuat menjadi satu produk yang siap digunakan. Setelah produk sudah jadi, produk yang berupa aplikasi sistem rem android di implementasikan pada ahli materi, ahli media dan siswa yang selajutnya pada tahap terakhir dilakukan evaluasi. Kelayakan aplikasi Sistem rem APK berbasis Android pada materi Sistem rem berdasarkan penilaian ahli media keseluruhan aspek indikator mendapatkan nilai rata rata 3.81 dengan nilai rata-rata maksimal 4.00, jika di persentase mendapatkan nilai 95.31%, hal ini menunjukkan bahwa media dari aspek keseluruhan berdasarkan persentase berada pada kategori menarik  untuk dijadikan media pembelajaran sistem rem. Kelayakan aplikasi sistem rem APK berbasis Android pada materi sistem rem berdasarkan penilaian ahli materi keseluruhan aspek mendapatkan mendapatkan nilai rata rata 3.63 dengan nilai rata-rata maksimal 4.00, jika dipersentasekan media mendapatkan nilai 90.06%, hal ini menunjukkan bahwa media dari aspek keseluruhan berdasarkan persentase berada pada kategori menarik untuk dijadikan media pembelajaran sistem rem Ujicoba dilakukan di SMKN 11 Malang oleh 33 siswa. Dari aspek kemenarikan mendapatkan respon menarik dengan persentase ≥ 90%. Dari aspek keterbacaan mendapatkan respon cukup menarik dengan persentase ≥ 70%. Dari aspek kemudahan mengoperasikan mendapatkan respon menarik dengan persentase ≥ 90%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran sistem rem dikemas dengan menarik, mudah dibaca dan mudah untuk dioperasikan

    0

    full texts

    1,608

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇