SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    1608 research outputs found

    Pengembangan Modul dan Jobsheet Pembelajaran Mata Kuliah Praktik sepeda motor Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas

    No full text
    ABSTRAK Pahlevi, Iqmal Agam. 2017. Pengembangan Modul dan Jobsheet  Pembelajaran Mata Kuliah Praktik sepeda motor Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Mustaman, M.Pd. (II) Drs. Partono, M.Pd. Kata kunci: pengembangan modul dan Jobsheet, pembelajaran modul dan jobsheet, Praktik sepeda motorBerdasarkan hasil observasi pada mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang yang sudah menempuh matakuliah praktik sepeda motor, perlu adanya bahan ajar  praktik sepeda motor yang mendukung dan mempermudah mahasiswa untuk belajar, bahan ajar  yang ada harus sesuai dengan materi pokok yang akan dikaji dalam matakuliah praktik sepeda motor pada S1 Pendidikan Teknik Otomotif. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan modul dan jobsheet pembelajaran mata kuliah praktik sepeda motor bagi mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang dan mengetahui kelayakan modul dan jobsheet pembelajaran mata kuliah praktik sepeda motorModel pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan menurut Pustekom Depdiknas 2008. Langkah langkah pengembangan terdiri dari bedah kurikulum, identifikasi media, pengembangan naskah, produksi, validasi, penyempurnaan, ujicoba, dan revisi. Bedah kurikulum dilakukan dengan melihat tujuan dan deskripsi matakuliah Praktik sepeda motor  pada katalog Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Setelah melakukan peninjauan kurikulum, prosedur selanjutnya adalah melakukan identifikasi media. Identifikasi media dilakukan berdasarkan masalah yang ada pada matakuliah praktik sepeda motor. Pada tahap selanjutnya yaitu pengembangan naskah. Pada tahap pengembangan naskah dilakukan pengembangan komponen modul dan jobsheet. Produksi awal yaitu berupa modul dan jobsheet pembelajaran Praktik sepeda motor diproduksi dalam jumlah skala kecil untuk proses validasi. Validasi modul dan jobsheet meliputi penilaian modul dan jobsheet oleh satu orang ahli media dan materi sepeda motor. Selanjutnya dilakuakan uji coba lapangan skala kecil produk dilaksanakan pada mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Otomotif yang sedang menempuh matakuliah Praktik sepeda motor berjumlah 20 orang. Setelah uji coba lapangan  maka akan didapatkan produk akhir dari modul dan jobsheet Praktik sepeda motor.Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini diperoleh data hasil validasi angket dan data hasil validasi modul. Data hasil validasi angket oleh dosen memperoleh persentase 95% yang termasuk kriteria valid. Hal ini berarti bahwa angket sudah layak untuk digunakan sebagai instrument validasi modul yang dikembangkan oleh peneliti. Data hasil validasi modul oleh dosen menunjukkan bahwa modul ini memperoleh persentase 87,8% yang termasuk kriteria valid dan data hasil validasi modul oleh mahasiswa menunjukkan bahwa modul ini memperoleh persentase 86,7% yang termasuk kriteria valid. Data hasil validasi angket jobhseet oleh dosen memperoleh persentase 89.99% yang termasuk dalam kriteria valid. Hasil validasi job sheet oleh dosen ahli media memperoleh persentase 85.71% yang termasuk dalam kriteria valid. Hasil validasi job sheet oleh dosen ahli materi memperoleh persentase 84.99% yang termasuk dalam kriteria valid. Hasil uji coba terhadap mahasiswa memperoleh persentase 86.33% yang termasuk dalam kriteria valid . Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa modul dan jobhseet yang telah dikembangkan pada penelitian ini dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Saran untuk pengembangan produk lebih lanjut, modul dan jobsheet ini perlu diujicobakan pada lingkup yang lebih luas lagi untuk melihat keefektifan dan keefesienan dari modul dan jobsheet terhadap pembelajaran. Selain itu perlu adanya pengembangan modul berbasis CD agar penggunaan di dalam kelas lebih efektif

    ANALISIS OKUPANSI RUANG KULIAH PADA JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAR NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAKSI Katakunci:Ruang Kuliah, Sarana dan Prasarana, OkupansiTerdapat beberapa permasalahan yang ada di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pada tahun ajaran semester gasal Jurusan Teknik Mesin FT UM 2016/2017memiliki beberapa ruang kuliah baru yang digunakan. Namun yang terlihat kondisi ruang kuliah tidak digunakan/dihuni dengan maksimal dan beberapa ruang tidak memiliki sarana dan prasarana yang sesuai standar. Maka dari itu solusi yang dapat dilakukan dengan menghitung tingkat huni ruang kuliah untuk mengetahui seberapa efektif ruang kuliah dihuni. Selain itu juga menghitung tingkat kesesuaian sarana dan prasarana dengan standar yang telah diatur dalam peraturan menteri dan penjamin akademik, sebagai sebuah bahan evaluasi dalam pelaksanaan pengelolaan sarana dan prasarana selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar tingkat okupansi seluruh ruang kuliah yang ada di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, serta seberapa besar kualitas sarana dan prasarana di ruang kuliah tersebut jika dibandingkan dengan standar yang ada. Selain itu juga akan dicari akar permasalahan dan dijadikan bahan evaluasi.Metode penelitian ini dilaksanakan meng­gu­nakan pendekatan kuantitatif dengan jenis desain penelitian deskriptif tipe expose factoyang dilaksanakan pada semester genap 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk menghimpun data primer dan sekunder dan selanjutnya dilakukan analisis adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi bertujuan untuk mengetahui fenomena yang terjadi secara langsung banyaknya ruang kuliah yang kosong pada jam tertentu dan bangku kuliah yang tidak terpakai serta kualitas sarana dan prasarana yang ada. Wawancara dilakukan kepada narasumber untuk mengonfirmasi dan menanggapi hasil temuan antara lain Ketua Jurusan Teknik Mesin, terkait penjadwalan penggunaan ruang kuliah serta sarana dan prasarana. Sedangkan narasumber lainnya adalah Wakil Dekan II Fakultas Teknik UM, untuk menanggapi hasil temuan terkain sarana dan prasarana yang ada di Ruang Kuliah.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai okupansi ruang kuliah selama seminggu pada tahun ajaran semester genap 2016/2017 sebesar 0,2947 atau digunakan sebanyak 29,47% dari jumlah jam pembelajaran yang ada dan dalam klasifikasi kurang baik, padahal selayaknya ruang kelas yang baik memiliki nilai okupasi di atas 0,75. Nilai okupansi jika dilihat dari sudut pandangan penggunaan ruangan per-hari dapat dilihat nilai okupansi pada hari Senin sebesar 0,3960 (39,60%) dalam klasifikasi kurang baik, hari Selasa sebesar 0,3935 (39,35%) dalam klasifikasi kurang baik, hari Rabu sebesar 0,3364 (33,64%) dalam klasifikasi kurang baik, hari Kamis sebesar 0,3171 (31,71%) dalam klasifikasi kurang baik. Serta hari Jumat nilai okupansi sebesar 0,0306 (3,06%) dalam klasifikasi tidak baik. Dari hasil wawancara juga didapatkan bahwa pemampatan dan pengurangan jam kuliah tidak bisa dilaksanakan karena akan bertentangan dengan peraturan rektor yang ada, selain akar permasalahan banyaknya ruang kuliah yang kosong karena perbedaan kuota mahasiswa pada kelas kuliah dan kelas praktikum.Sedangkan nilai rata-rata kualitas sarana dan prasaran ruang kuliah sebesar 0,8774 atau 87,74% dengan klasifikasi sangat baik. Jabaran nilai variabel sarana dan prasarana diperoleh dengan sepuluh sub-variabel antara lain: (1) meja dan kursi mahasiswa sebesar 0,9146 dengan klasifikasi sangat baik, (2) meja dan kursi dosen sebesar 0,9791 dengan klasifikasi sangat baik, (3) proyektor sebesar 0,6406 dengan klasifikasi cukup baik, (4) LCD sebesar 0,9895 dengan klasifikasi sangat baik, (5) papan tulis sebesar 1,000 dengan klasifikasi sangat baik, (6) Dimensi sebesar 0,9062 dengan klasifikasi sangat baik, (7) pencahayaan sebesar 0,6667 dengan klasifikasi cukup baik, (8) warna cat sebesar 1,000 dengan klasifikasi sangat baik, (9) ventilasi sebesar 0,7091 dengan klasifikasi cukup baik, (10) penataan tempat duduk sebesar 0,8774 dengan klasifikasi sangat baik. Dari hasil klarifikasi dalam wawancara juga ditemukan beberapa kekurangan dalam kelengkapan sarana dan prasarana yang selanjutnya akan dijadikan bahan evaluasi untuk pengadaan barang selanjutnya. Saran dari hasil penelitian ini antara lain Memilih ruang kuliah yang mempunyai dimensi yang cukup besar dan kualitas sarana dan prasaran yang cukup memadai untuk jumlah mahasiswa yang cukup besar. (1) membatasi jumlah mahasiswa maksimal setiap perkuliahan sebesar 40 mahasiswa, (2) memperbaiki meja dan kursi mahasiswa terutama yang tidak memiliki tempat tas, (3) mengganti beberapa kuris dosen yang tidak nayaman dan tidak layak pakai, (4) memperbaiki instalasi kabel proyektor dan memberikan setiap ruang kuliah tempat remote proyektor, (5) memperbaiki LCD yang tidak bisa digulung, (6) menjaga papan tulis supaya tetap bersih dengan perawatan berkala, (7) mempertimbangkan penggunaan ruang kuliah yang dimensinya cukup kecil untuk pembelajaran dengan jumlah mahasiswa yang sedikit, (8) mempertimbangkan penggunaan ruang kuliah yang tidak memiliki pencahayaan langsung dari sinar matahari untuk digunakan sebagai laboratoium yang memang tidak memerlukan pencahyaan langsung, (9) memberikan ventilasi kepada ruang kelas yang tidak memiliki atau AC agar nyaman untuk digunakan, (10) mengganti tempat duduk yang ada dengan bahan selain kayu dan lebih ringan agar lebih mudah dalam penataan tempat duduk sesuai stategi perkuliahan, (11) mengajukan seluruh kekurangan sarana dan prasarana ke pihak fakultas untuk segera mendapat perbaikan

    Analisis Thermogravimetric Dekomposisi Pembakaran Mikroalga Skeletonema costatum dengan Katalis MgCO3

    No full text
    ABSTRAK Roji, Fahrur. 2017.Analisis Thermogravimetric Dekomposisi Pembakaran Mikroalga Skeletonema costatum dengan Katalis MgCO3. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sukarni, S.T., M.T., (II) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D. Kata kunci : Skeletonema costatum, magnesium carbonate, dekomposisi pembakaran, Thermogravimetric, energi aktivasi.Bahan bakar fosil adalah sumber non-terbarukan yang terbatas jumlahnya dan suatu hari nanti akan habis, sehingga dibutuhkan alternatif bahan bakar pengganti. Salah satu alternatif bahan bakar fosil adalah biomassa mikroalga Skeletonema costatum. Hal ini dikarenakan mikroalga mempunyai tempat kultur yang luas, pertumbuhan eksponensial yang cepat, dan kebutuhan akan CO2 yang tinggi untuk fotosintesis yang dapat menjawab masalah yang ditimbulkan oleh bahan bakar fosil.Pada penelitian ini digunakan katalis magnesium carbonatedengan massa 0,03 mg, 0,06 mg, 0,09 mg, 0,12 mg, dan 0,15 mg. Pengujian ini untuk mengetahui perilaku pembakaran Skeletonema costatum  menggunakan Thermal Analyzer Metller Toledo TGA/DSC 1 STARe System. Pengujian menggunakan heating rate sebesar 10ºC/min, flow rate udara atmosfer sebesar 100 ml/min dan range temperature dari 25ºC sampai 1200ºC. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dekomposisi pembakaran Skeletonema costatum dengan maupun tanpa katalis terjadi pada lima tahap selama proses pembakaran dari temperatur ruangan yaitu 25ºC hingga 1200ºC.Secara umum, persentase kadar katalis tidak memberikan pengaruh signifikan pada masing-masing tahap pembakaran. Kehilangan moisture paling banyak pada pembakaran Skeletonema costatum tanpa katalis. Untuk menghilangkan kandungan volatilnya persentase katalis paling baik adalah 12%, dan untuk menghilangkan kandungan fixed karbon mikroalga Skeletonema costatum adalah 6 %. Pada akhir pembakaran, residu Skeletonema costatum cenderung meningkat. Pada akhir pembakaran, residu Skeletonema costatum cenderung meningkat. Residu hasil pembakaran mikroalga skeletonema costatum tanpa katalis 45,283%, meningkat menjadi 49,108% setelah ditambahkan MgCO3 3%, dan meningkat menjadi 49,849% setelah ditambahkan MgCO3 6%. Namun,  massa residu justru menurun  menjadi 48,56% setelah ditambahkan MgCO3 9%, dan menurun menjadi 48,481% setalah ditambahkan MgCO3 12%, namun massa residu meningkat lagi menjadi 49,084% setelah ditambahkan MgCO3 15%. Nilai energi aktivasi yang dihasilkan Skeletonema costatum tanpa katalis MgCO3 adalah 4,87 kJ mol-1, sedangkan rata-rata nilai energi aktivasi Skeletonema costatum dengan dan tanpa katalis MgCO3 adalah 6,64kJ mol-1, sehingga penambahan katalis MgCO3 dapat meningkatkan nilai energi aktivasi Skeletonema costatum

    ANALISIS PENGGUNAAN ELEKTRODA PURE TUNGSTEN PADA PENGELASAN GTAW DENGAN VARIASI ARUS DAN VOLUME ALIRAN GAS PELINDUNG TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL PENGELASAN ALUMINIUM PADUAN (Al-Cu)

    No full text
    ABSTRAK Ikhwanudin. 2017. Analisis Penggunaan Elektroda Pure Tungsten pada Pengelasan GTAW dengan Variasi Arus dan Volume Aliran Gas Pelindung terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Aluminium Paduan (Al-Cu). Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Solichin, S.T., M.Kes., (2) Drs. Abdul Qolik, M.M., M.Pd. Kata Kunci: GTAW, pure tungsten, arus las, volume aliran gas pelindung, kekuatan tarikGTAW merupakan proses pengelasan dengan menggunakan elektroda tungsten yang tidak terumpan sebagai penghasil busur listrik. Logam pengisi ditambahkan dalam proses penyambungan dan untuk bahan yang tipis tidak diperlukan logam pengisi. Untuk melindungi dari pengaruh udara atmosfir digunakan gas pelindung (argon, helium, ataupun campuran keduanya). GTAW banyak digunakan untuk pengelasan logam-logam non fero seperti Aluminium dan paduannya.Dalam melakukan pengelasan dengan GTAW terdapat beberapa parameter yang perlu diperhatikan, antara lain: elektroda, arus pengelasan, dan volume aliran gas pelindung yang digunakan. Parameter-parameter tersebut mempengaruhi kualitas hasil pengelasan yang dihasilkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kekuatan tarik hasil pengelasan GTAW menggunakan elektroda pure tungsten dengan variasi arus dan volume aliran gas.Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental, dengan jenis pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah factorial design 2x2 yaitu dua variasi arus pengelasan sebesar 100 A dan 160 A, dan dua variasi volume aliran gas pelindung 5 l/min dan 10 l/min. Untuk mendapatkan data kekuatan tarik, dalam penelitian ini dilakukan uji tarik dengan universal testing machine. Data kekuatan tarik yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian rata-rata kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada pengelasan dengan menggunakan arus 160 A dan volume aliran gas pelindung 5 l/min sebesar 521,097 kg/mm2, dan kekuatan tarik terendah diperoleh pada pengelasan dengan arus 160 A dan volume aliran gas pelindung 10 l/min sebesar 390,373 kg/mm2. Sehingga dapat disarankan, untuk mendapatkan kualitas hasil lasan yang memiliki nilai kekuatan tarik tertinggi dapat menggunakan arus 160 A dan volume aliran gas pelindung 5 l/min

    PENGEMBANGAN MODUL DAN JOBSHEET MATA KULIAH SISTEM CHASSIS PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK  Arifianto, Frica. 2017.Pengembangan Modul dan Jobsheet Mata Kuliah Sistem Chassis Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Imam MudaNauri, S.T., M.T., (II) Drs., H., Sumarli, M.Pd., M.T. Kata Kunci:pengembangan, modul, jobsheet, sistem chassis Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk menghasilkan modul dan jobsheet mata kuliah sistem chassis dan menseragamkan materi sistem chassis antara kelas offering satu dengan kelas offering lainnya, supaya kualitas hasil belajar mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif yang diinginkan sama.Penelitian ini dilakukan di Universitas Negeri Malang. Pengembangan ini menggunakan model Dick & Carey yang Memaparkan langkah-langkah pengembangan terdiri dari : (1) Mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran, (2) Analisis pembelajaran, (3) Menganalisis tingkah laku masukan dn karakteristik peserta didik, (4) Merumuskan tujuan khusus pembelajaran, (5) Mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, (6) Mengembangkan strategi pembelajaran, (7) Mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, (6) Mengembangkan strategi pembelajaran, (7) Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, (8) Merancang dan melakukan penilaian formatif, (9)  Merevisi materi pembelajaran sesuai kolom saran pada lembar instrument uji coba, (10)Merancang dan melakukan penilaian sumatif, namun dalam penelitian ini untuk langkah ke-10 tidak dilakukan karena keterbatasan waktu untuk melakukan seluruh kegiatan belajar dalam waktu satu semester. Untuk mengetahui tingkat kevalidan, kelayakan, dan keterpakaian produk yang dihasilkan maka dilakukan uji kelayakan produk dalam 2 tahap yaitu : (1) uji tahap ahli yang melibatkan ahli bidang studi dan ahli bidang pembelajaran, (2) tahap uji kelompok kecil.Bahan ajar yang dikembangkan adalah bahan ajar cetak jenis modul dan jobsheet. Materi modul dan jobsheet yang disesuaikan dengan silabus Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, dengan menggunakan pendekatan prinsip yang relevansi, konsisten, berkecukupan. Berdasarkan hasil dari analisis data dalam penelitian ini digunakan untuk proses penyempurnaan produk yang dikembangkan. Pada tahap uji coba ahli bidang studi memperoleh skor total rata-rata 81% dengan kreteria valid, sedangkan dari ahli pembelajaran memperoleh skor total rata-rata 95% dengan kreteria sangat valid. Kemudian dari tahap uji coba kelompok kecil memperoleh skor total rata-rata 85% dengan kretaria sangat valid. Dari perolehan skor uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa modul dan jobsheet yang dikembangkan layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar di Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Flash pada Mata Kuliah Pesawat Angkat di Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin Dan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Nashihuddin, Naji’alan.2017.Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Flash pada Mata Kuliah Pesawat Angkat di Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin Dan  Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang.Skripsi, JurusanTeknikMesin, FakultasTeknik, UniversitasNegeriMalang.Pembimbing:(I) Dr. H, Purnomo, S.T.,M.Pd.(II) Drs. Imam Sudjono, M.T. Kata Kunci: pengembangan, animasi flash, pesawat angkat, media pembelajaranMata kuliah pesawat angkat merupakan matakuliah wajib mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Mesin dan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang. Matakuliah pesawat angkat berisi materi tentang pengertian, jenis, fungsi dan perhitungan gaya pada alat pengangkat. Dalammenyampaikan materi tersebut diperlukan media pembelajaran yang baik dan menarik sehingga memudahkan mahasiswa memahami materi. Pengembangan media pembelajaran animasi flash matakuliah pesawat angkat ini bertujuan menghasilkan produk berupa buku ajar matakuliah pesawat angkat dan media pembelajaran animasi flash dalam bentuk compact discCD.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE dipilih untuk pengembangan media pembelajaran animasi flash matakuliah pesawat angkat karena cocok untuk pengembangan media ini.Tahapan modelADDIEdiantaranya  adalah;1) analysis(analisis),2) design(desain),3) development(pengembangan),4) implementation (implementasi), 5)evaluation (evaluasi). Instrumen  pengumpul datamenggunakan angket (kuisioner)yangdiberikankepadaahlimedia,ahlimateri,dan uji cobakelompokkecildengan 50responden(mahasiswa). Hasilvalidasi ahli materi, ahli media dan uji coba kelompok kecilberupa datakuantitatif  kemudian diterjemahkan kevalidannya. Hasilvalidasimedia animasi flash matakuliah pesawat angkatmengenaikelayakan dan  kemudahan penggunaan media pembelajaran ini, menunjukkan hasil yang valid. Hasil validasi ahli media 87%, hasil validasi ahli materi81,5%,danujicobakelompokkecil78,8%. Media pembelajaranini dapat digunakan sebagai penambah materi perkuliahan maupun sebagai media belajar mandiri bagi mahasiswa. 

    Pengaruh Variasi Kecepatan Pengelasan GMAW Pada Plat Baja S45c Terhadap Kekuatan Impak Kekerasan Dan Struktur Mikro Hasil Sambungan Las

    No full text
    ABSTRAK Rohmad, Syaiful Nur. 2016. Pengaruh Variasi Kecepatan Pengelasan GMAW Pada Plat Baja S45c Terhadap Kekuatan Impak Kekerasan Dan Struktur Mikro Hasil Sambungan Las. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heru Suryanto, S.T., M.T. (II) Prihanto Tri Hutomo, S.T., M.T. Kata kunci : Baja karbon sedang (S45C), gmaw, kekerasan, kekuatan impak, pengelasan, struktur mikro   Abstrak : Teknik pengelasan beberapa tahun ini mengalami perkembangan yang pesat, salah satu proses pengelasan yang dikenal adalah GMAW. Parameter pengelasan dalam proses GMAW mempengaruhi kualitas, produktivitas, dan biaya sambungan las. Salah satu parameter yang sangat menentukan dari proses pengelasan adalah kecepatan pengelasan. Proses pengelasan yang telah dijelaskan di atas banyak digunakan pada industri besar. Salah satu bahan yang banyak digunakan dalam industri dan menjadi bahan utama dalam proses pengelasan adalah baja S45C. Baja S45C umum digunakan untuk industri karena biaya yang murah dan mudah untuk di fabrikasi. Penelitian mengenai pengelasan baja S45C menjadi sangat perlu demi kemajuan dunia industri. Selain itu, dalam proses pengelasan juga terdapat beberapa permasalahan terutama dalam pengelasan baja. Kepekaan terhadap patah getas adalah salah satu masalah besar pada baja dan mempengaruhi hasil las sehingga perlu diukur terlebih dahulu ketangguhannya. Salah satu cara untuk mengukur ketangguhan terhadap patah getas adalah melakukan uji impak charpy. Pengujian lain untuk mendukung analisa adalah pengujian kekerasan dan pengamatan struktur mikro. Untuk itu perlu dikaji pengaruh variasi kecepatan pengelasan GMAW pada plat baja S45C terhadap kekuatan impak, kekerasan, dan struktur mikro hasil sambungan las. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Pengumpulan data dilakukan dalam beberapa tahap yaitu persiapan, pengambilan data, dan pengolahan serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecepatan pengelasan GMAW pada plat baja S45C terhadap kekuatan impak kekerasan dan struktur mikro hasil sambungan las. Kekuatan impak yang optimal pada kecepatan pengelasan 190 mm/menit sebesar 1422 joule/cm2 sedangkan kekerasan terendah pada kecepatan pengelasan 190 mm/menit sebesar 217,6 HV. Kandungan ferit yang terbesar berada pada kecepatan sedang 190 mm/menit yaitu 39,5%. 

    PENGEMBANGAN JOB SHEET DAN WORK SHEET MEMELIHARA ENGINE MANAGEMENT SYSTEM PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN KELAS XI SMK NEGERI 10 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Molle, Tosan Danu. 2016. Pengembangan Job Sheet dan Work Sheet Memelihara Engine Management System Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Kelas XI SMK Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Mardji, M.Kes., (II) Drs. H. Agus Sholah, M.Pd.   Kata Kunci: pengembangan, job sheet, work sheet, engine management system Penggunaan media pembelajaran seperti job sheet dan work sheet pada era globalisasi informasi ini kurang banyak diminati karena pembelajaran di sekolah menengah kejuruan sudah banyak menggunakan media pembelajaran berbasis online. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pengembangan komponen job sheet dan work sheet meliputi: (1) tujuan umum pembelajaran, (2) Kejelasan isi/materi, (3) kejelasan instruksi umum, (4) kesesuaian perlengkapan alat dan bahan, (5) kesesuaian tindak pencegahan atau K3, (6) Ketepatan langkah-langkah kerja, (7) Kejelasan gambar kerja, termasuk tingkat kemenarikan gambar/ ilustrasi text (8) kesesuaian pertanyaan awal dan pertanyaan akhir, (9) ketepatan petunjuk, dan (10) kejelasan/ketepatan penggunaan bahasa. Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji hipotesis (H0), yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan antara kualitas job sheet dan work sheet pra pengembangan dengan job sheet dan work sheet pasca pengembangan serta hipotesis kerja yang berbunyi job sheet dan work sheet pasca pengembangan lebih baik daripada job sheet dan work sheet pra pengembangan dan nilai siswa pasca pengembangan job sheet dan work sheet lebih baik daripada nilai siswa pra pengembangan job sheet dan work sheet. Model penelitian pengembangan ini diadaptasi dan diadopsi dari model 5 langkah Borg dan Gall. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik kuesioner dan observasi. Kuesioner diisi oleh sampel penelitian sebanyak 28 siswa. Pengambilan sampel menggunakan formula Krejcie dan Morgan. Data yang diperoleh berupa data hasil penilaian siswa terhadap job sheet dan work sheet pra pengembangan, data hasil penilaian siswa terhadap job sheet dan work sheet pasca pengembangan, dan data hasil penilaian ahli sumber belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, ada perbedaan yang signifikan antara nilai job sheet dan work sheet pra pengembangan (60.07) dengan nilai job sheet dan work sheet pasca pengembangan (86.25). Nilai t=-13.029 dengan taraf signifikansi .000. Dengan demikian H0 ditolak. Hal ini berarti pengembangan job sheet dan work sheet efektif. Kedua, terbukti nilai rata-rata siswa kelompok pasca pengembangan job sheet dan work sheet (82.79) lebih baik daripada nilai rata-rata siswa kelompok pra pengembangan (63.93). Nilai t=-10.364 dengan signifikansi .000. Perbedaan rata-rata nilai siswa kelompok pra dan pasca pengembangan signifikan.

    Hubungan Antara Lamanya Praktik Kerja Industri, Nilai Hasil Praktik Kerja Industri, dan Hasil Belajar Dengan Kesiapan Kerja siswa Pada Diklat Teknik Kendaraan Ringan di SMK PGRI 3 Malang dan SMKN 6 Malang.

    No full text
    ABSTRAK Barkos, Aden Ayun. 2015. Hubungan Antara Lamanya Praktik Kerja Industri, Nilai Hasil Praktik Kerja Industri, dan Hasil Belajar Dengan Kesiapan Kerja siswa Pada Diklat Teknik Kendaraan Ringan di SMK PGRI 3 Malang dan SMKN 6 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Paryono, S.T., M.T, (II) Drs. Sumarli, M.Pd., M.T. Kata kunci: Lama Praktik Kerja Industri, Nilai Hasil Praktik Kerja Industri, Hasil Belajar, dan Kesiapan Kerja Era persaingan global yang dihadapi saat ini menuntut akan sumber daya manusia yang berkualitas untuk siap menjadi tenaga kerja professional di bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut, salah satu langkah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas adalah dengan proses pendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri. Namun pada kenyataannya sebagian besar lulusan SMK masih belum bisa bersaing untuk mendapatkan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya praktik kerja industri dengan kesiapan kerja siswa pada mata diklat teknik kedaraan ringan (2) Untuk mengetahui adanya hubungan antara nilai hasil praktik kerja industri dengan kesiapan kerja siswa pada mata diklat teknik kedaraan ringan (3) Untuk mengetahui adannya hubungan antara hasil belajar dengan kesiapan kerja siswa pada mata diklat teknik kedaraan ringan (4) Untuk mengetahui adanya hubungan antara lamanya praktik kerja industri, nilai hasil praktik kerja industri dan hasil belajar dengan kesiapan kerja siswa pada mata diklat teknik kedaraan ringan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Deskriptif. Obyek dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah SMK Teknik yang ada di Kota Malang. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan program SPSS 16 for Windows. Berdasarkan analisis regresi diperoleh persamaan regresi Y = -77.852 + -0.190 X1 + 16.619 X2 + 0.435 X3. Kontribusi Lama Praktik Kerja Industri, Nilai Hasil Praktik Kerja Industri dan hasil belajar dengan kesiapan kerja sebesar 41,2%. Secara koefisien korelasi hubungan lama praktik kerja industri dengan kesiapan kerja sebesar -0.200, hubungan nilai hasil praktik kerja industri sebesar 0.626, hubungan hasil belajar sebesar 0.407. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan anatara lama Praktik Kerja Industri, nilai hasil praktik kerja industri, dan hasil belajar dengan kesiapan kerja siswa pada mata diklat teknik kendaraan ringan di SMK PGRI 3 Malang dan SMKN 6 Malang baik secara simultan. Saran yang dapat disampaikan antara lain: pihak dunia kerja atau dunia industri tempat Prakerin hendaknya memberikan spesifikasi pekerjaan yang sesuai dengan keahlian siswa di bidang Otomotif agar siswa memiliki pengalaman kerja di bidang Otomotif untuk memasuki dunia kerja.

    Pengaruh Pergeseran Pick Up Coil Dalam Sistem Pengapian Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Honda Astrea

    No full text
    ABSTRAK Budiono . 2016. Pengaruh Pergeseran Pick Up Coil Dalam Sistem Pengapian Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor Honda Astrea . Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Imam Muda Nauri. ST,M.T. (2) Drs. Eko Edi Poerwanto,Ir. S.E. M.Pd. M.M. Kata Kunci: Pergeseran pick up coil, Daya Motor, dan Konsumsi Bahan Bakar . Indonesia dijadikan peluang besar oleh pengusaha otomotif sebagai sasaran  penjualan berbagai produk otomotif. Dengan sangat pentingnya alat transportasi maka masyarakat akan memilih sepeda motor yang mempunyai tenaga besar, irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Sehingga akan menggantikan  sepeda motor yang lama dengan yang baru. Untuk mengatasi hal ini ada berbagai cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menggeser sudut saat pengapian untuk dapat meningkatkan prestasi mesin. Sebab tanpa disadari semakin lama mesin digunakan dapat berpengaruh terhadap daya sepeda motor itu sendiri. Hal tersebut juga dipengaruhi dengan kondisi mesin itu sendiri, ketepatan waktu pengapian membuat mesin bekerja secara optimal karena proses pembakaran terjadi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pergeseran pick up coil  dalam sistem pengapian terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor Honda Astrea, dan diperoleh alternatif yang mempengaruhi daya dan konsumsi bahan bakar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ekperimental. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis parametric menggunakan uji Anova Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya mesin lebih tinggi pada putaran 6000 rpm atau pada kecepatan 75 km/jam dan daya menurun pada putaran tinggi ketika  posisi pick up coil digeser menjadi 16ᵒ, 17ᵒ dan 18ᵒ karena semakin cepat bunga api dipercikan maka akan semakin cepat pula piston untuk mencapai posisi TMB sehingga dapat mengakibatkan kerugian daya ketika mesin berada pada putaran tinggi. Untuk konsumsi bahan bakar menunjukan bahwa konsumsi bahan bakar lebih boros pada saat posisi pick up coil digeser menjadi 16ᵒ, 17ᵒ dan 18ᵒ  sebab dengan sudut pengapian yang dimajukan  maka menyebabkan bahan bakar akan terbakar lebih awal sehingga bakan bakar yang dibakar lebih banyak jika dibandingkan dengan yang standar, semakin cepat bunga api dipercikan maka terjadi ledakan lebih awal pada ruang bakar, ini mengakibatkan konsumsi lebih boros pada kecepatan tinggi dan mesin tersendat-sendat. Berdasarkan hasil penelitian diatas dan setelah dilakukan analisis data dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pergeseran pick up coil  16ᵒ, 17ᵒ dan 18ᵒ  dengan yang standar pada daya motor dan konsumsi bahan bakar. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian dengan pengimbangan komponen lainnya pada sepeda motor Honda Astrea. &nbsp

    0

    full texts

    1,608

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇