SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
1608 research outputs found
Sort by
Pengembangan Bahan Ajar Memelihara Unit Kopling Berbasis E-Learning Menggunakan AutoPlay Media Studio Pada Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Di SMK Nasional Malang
ABSTRAK Harianto, Totok. 2018. PengembanganBahan Ajar Memelihara Unit KoplingBerbasis E-Learning Menggunakan AutoPlay Media Studio Pada Teknik KendaraanRinganOtomotif Di SMK Nasional Malang. Skripsi,Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E., M.Pd., MM., (II) Dr. H. AgusSholah, M.Pd. Kata kunci:Bahan Ajar, Memelihara Unit Kopling, AutoPlay Media Studio. Dari hasil observasi yang dilakukan di SMK Nasional Malang, terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut (1) sistem pembelajaran belum dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada (2) sarana dan prasarana belum termanfaatkan dengan baik (3) siswa kurang memahami pembelajaran pada matapelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar memelihara unit kopling berbasis e-learning menggunakan autoplay media studio dan mengetahui pengaruh bahan ajar memelihara unit kopling berbasis e-learning menggunakan autoplay media studio pada Teknik Kendaraan Ringan Otomotif Di SMK Nasional Malang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development(R & D) ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation).Pengambilan data dilakukan dengan cara validasi berupa angket kepada ahli media dan materi. Uji eksperimen dilakukan dengan cara pretest dan postestkepada kelas X TKRO 1 sebagai kelas kontrol dan kelas X TKRO 2 sebagai kelas eksperimen di SMK Nasional Malang dengan masing-masing kelas berjumlah 17 siswa. Analisis data dilakukan melalui perbandingkan rata-rata hasil belajar.Selanjutnya hasil analisis diuji menggunakan teknik Independent Simple t-Test pada SPSS. Dari penelitian ini, diketahui bahwa tingkat kelayakan bahan ajar dari validasi oleh ahli media sebesar 73,33%, validasi oleh ahli materi sebesar 70,00%, dan Uji coba kelompok kecil sebesar 80,22%. Nilai pretest dan postest pada kelas kontrol memiliki selisih rata-rata sebesar28,18 dan kelas eksperimen sebesar 45,41. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa bahan ajar memelihara unit kopling berbasis e-learning menggunakan AutoPlay Media Studio pada TKRO di SMK Nasional Malang sudah cukup layak dan dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran
Peran Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang Dalam Menyediakan Individu Yang Siap Kerja Dalam Industri Otomotif
ABSTRAK Prasetiyo, Heru. 2018. Peran Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang dalam Menyediakan Individu yang Siap Kerja dalam Industri Otomotif. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yoto, S.T., M.Pd., M.M. (2) Drs. Partono, M.Pd. Kata Kunci: peran BLK, individu siap kerja, industri otomotif Balai Latihan Kerja adalah tempat pelatihan untuk mendapatkan keterampilan yang berada di bawah Departemen Tenaga Kerja. Di Jombang BLK di bangun mulai tahun 1984 di Kabupaten Jombang dari dana Pemerintah Republik Indonesia diatas lahan seluas 20.150 m² lokasinya di Jalan Anggrek No 4, Candi Mulya Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Balai Latihan Kerja ini memiliki visi misi diantaranya melatih keterampilan, pengetahuan ketatausahaan serta pelayanan masyarakat, serta terciptanya tenaga kerja yang terampil, profesional, disiplin, & produktif. BLK ini mengutamakan lulusan untuk berwirausaha sendiri seperti mendirikan bengkel, selain itu lulusannya banyak yang menjadi mekanik di Bengkel Mobil seperti di Auto 2000, UMC, Sun Star, Isuzu. BLK Jombang termasuk dalam 135 BLK terbaik di Indonesia, karena disana menerapkan standard ISO. Selain itu BLK Jombang mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran Balai Latihan Kerja Jombang dalam mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap kerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan naturalistik. Responden yang berjumlah empat orang yaitu: (1) kepala seksi pengembangan dan pemasaran, (2) istruktur kejuruan otomotif, (3) kepala jurusan otomotif, dan (4) wakil ketua dari team pelatihan dan sertifikasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dilakukan dari manuskrip original yang diperoleh dari rekaman wawancara dengan responden. Hasil analisis diuji, keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peserta pelatihan melakukan pendaftaran di “kios 3 in 1”, dan menanyakan soal persyaratan yang harus dilengkapi oleh calon pelatihan di BLK Jombang, (2) proses pra-pelatihan dilaksanakan setelah tahap seleksi. Pra-pelatihan yang dilakukan oleh polisi meliputi pembentukan karakter, fisik dan mental disiplin. Pelatihan inti yang dilaksanakan setelah pra-pelatihan mencakup praktik dan teori (praktik 75% dan teori 25%). Peserta yang telah mengikuti serangkaian pelatihan dan dinyatakan lulus akan menerima sertifikat dari BLK Jombang, dan (3) standarisasi dan evaluasi BLK Jombang mengacu pada (LSP) Lembaga sertifikasi Profesi. Masukan penulis kepada pihak-pihak yang terkait: (1) BLK Jombang lebih menekankan pada kedisiplinan, keuletan, dan ketekunan agar peserta didik dapat menjadi tenaga kerja yang kompeten setelah lulus, (2) industri disarankan untuk membuka peluang di BLK dalam rekrutmen tenaga kerja
Pengaruh Variasi Resistansi Konektor Busi Terhadap Kadar Emisi Gas Karbonmonoksida (CO) dan Gas Hidrokarbon (HC) pada Motor Bensin 4 Tak
ABSTRAK Subarkah, Salim. 2018. PengaruhVariasiResistansiKabelBusiTerhadap Kadar Emisi Gas Karbonmonoksida (Co) dan Gas Hidrokarbon (Hc) pada Motor Bensin 4 Tak. Skripsi, Program StudiPendidikanTeknikOtomotif, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Marji, M.Kes., (II) Drs. Partono, M.Pd. Kata Kunci:emisi, karbonmonoksida, hidrokarbon, resistansi Penelitian ini didasarkan pada emisi berupa karbonmonoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) yang dihasilkan dari penggunaan kendaraan bermotor. Reaksi pembakaran secara kimia menghasilkan CO2 dan H2O. Namun, pada kenyataannya proses pembakaran tidak selalu berlangsung secara sempurna. Proses pembakaran yang terjadi dalam ruang bakar dipengaruhi oleh tiga hal yakni udara, bahan bakar, dan percikan bunga api listrik. Berbagai upaya dilakukan guna meminimalisir kadar polutan. Salah satunya dengan memodifikasi sistem pengapian kendaraan dengan mengurangi tahanan (resistansi) yang terdapat pada konektor busi menggunakan konektor racing yang memiliki nilai resistansi lebih rendah. Akan tetapi, seberapa efektif upaya tersebut, perlu dilakukan penelitian. Fokus pada penelitian ini digunakan untuk membuktikan pengaruh variasi resistansi kabel busi terhadap kadar emisi karbonmonoksida (CO) dan (2) pengaruh variasi resistansi kabbel busi terhadap kadar emisi gas Hidrokarbon (HC) pada motor bakar 4 Tak. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan membuat suatu alat berupa adaptor konektor busi. Pengujian dilakukan di Laboratorium Otomotif SMKN 10 Malang menggunakan alat Exaust Gas Analyzer. Subjek penelitian adalah sepeda motor 4 tak tipe Honda Beat 110cc tahun pembuatan 2010 (karburator). Variabel independen penelitian berupa 9 resistor dengan nilai 2900Ω, 3400Ω, 3900Ω, 4400Ω, 4900Ω (nilai standar), 5400Ω, 5900Ω, 6400Ω, 6900Ω. Data diambil dari rerata hasil tiga (3) kali uji tiap resistor pada putaran 1500RPM, 2500RPM, 3500RPM, 4500RPM, 5500RPM, dan 6500RPM. Data yang diperoleh diolah menggunakan metode uji statistik One-Way Anova. Hasil penelitian memaparkan bahwa variasi nilai resistansi kabel busi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar emisi CO dan HC yang dihasilkan. Perubahan pada nilai resistansi konektor busi tidak memiliki dampak berarti terhadap kadar emisi gas CO dan HC yang dihasilkan kendaraan. Modifikasi nilai resistansi konektor busi, perlu diimbangi dengan ubahan pada sektor lain
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS FLIP E-BOOK PADA MATERI PENGERJAAN LOGAM DALAM MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMKN 01 SINGOSARI
ABSTRAK Aldiansyah, M. Cholid. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Flip E-Book pada Materi Pengerjaan Logam dalam Mata Pelajaran Teknologi Mekanik Kelas X Teknik Pemesinan SMKN 01 Singosari. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Yoto, S.T., M.Pd., M.M., (II) Drs. Solichin, S.T., M.Kes. Kata Kunci: Flip E-Book, Materi Pengerjaan Logam, Teknologi Mekanik. SMK Negeri 1 Singosari sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan terbaik di kota Malang bertujuan mencetak generasi penuh inovasi, terampil dan kompeten dibidangnya. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat ditentukan dengan proses pembelajaran yang efektif. Oleh karena itu, penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran salah satunya dengan media flip e-book. Proses pengembangan media pembelajaran flip e-book menggunakan model Sadiman yakni dengan tahapan-tahapan yang meliputi identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan, perumusan butir-butir materi, perumusan alat pengukur keberhasilan, penulisan naskah media, tes/uji coba, revisi dan naskah siap produksi. Sebelum di uji coba produk harus di validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan mengisi angket penilaian yang bersifat semi tertutup dengan skala linkert. Selanjutnya media akan di uji coba ke para siswa kelas X SMKN 1 Singosari yang dibagi menjadi uji coba kelompok kecil (10 siswa) dan uji coba kelompok besar (25 siswa), selanjutnya hasil uji coba di analisis dan diukur dengan skala validitas. Hasil analisis data dan skala validitas, media pembelajaran flip e-book dinyatakan sangat valid dengan hasil validasi ahli media sebesar 84,21%, validasi ahli materi sebesar 86,11%, uji kelompok kecil sebesar 79,53%, dan uji kelompok besar yakni 79,94%. Hasil uji coba yang menunjukkan hasil positif maka disimpulkan bahwa media pembelajaran flip e-book materi pengerjaan logam pada mata pelajaran teknologi mekanik kelas X teknik pemesinan SMKN 1 Singosari dapat diproduksi dan dibuatkan media berbentuk compact disk. Namun demikian media ini masih memiliki kekurangan seperti pengoperasiannya harus menggunakan seperangkat komputer standart yang dianjurkan flip e-book dan tulisan pada media akan sulit terbaca jika ditampilkan menggunakan layar proyektor. Media ini bisa dikembangkan lebih baik dan luas karena media pembelajaran ini masih mencangkup materi pengerjaan logam dengan mesin konvensional maka selanjutnya bisa dilengkapi dengan proses pengerjaan dengan mesin yang lebih modern berbasis program komputer, media pembelajaran flip e-book ini merupakan media pembelajaran yang memiliki kelebihan fungsi yang berupa multi-link sehingga, dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menggabungkan video tutorial khususnya untuk mata pelajaran produktif dalam pengoperasian mesin
PENGARUH PENGGUNAAN HYDROGEN FUEL CELLTERHADAP EMISI GAS BUANG HC DAN CO SERTA DAYA PADA MESIN AVANZA OTOMATIS 2013
ABSTRAK Fakhrudin, Danial. 2018. Pengaruh Penggunaan Hydrogen Fuel Cellterhadap Gas Buang HC dan CO serta Daya pada Mesin Avanza Otomatis 2013. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Hj. Dr. Widiyanti, M.Pd, (2)Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E, M.Pd, M.M Kata Kunci: Gas Buang, Hidrogen, Teknik Elektrolisis Air,Hydrogen Fuel Cell. Permasalahan pada kendaraan yang kerap kali mejadi sorotan publik ialah sisa hasil pembakaran berbentuk gas buang. Gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan mengandung gas yang berbahaya bagi lingkungan, gas tersebut antara lain salah satunya: gas hidrokarbon (HC) dan gas karbonmonoksida (CO). Gas tersebut dapat dikurangi dengan mencampurkan hidrogen ke dalam bahan bakar.Manfaat lain penggunaan hidrogen yaitu dapat meningkatkan daya kendaraan. Hidrogen didapat melalui teknik elektrolisis air. Teknik elektrolisasi air dalam skala kecil dilakukan dengan menggunakan Hydrogen fuel cell.Hydrogen fuel cell dalam memproduksi hidrogen melalui cara mengaliri air murni yang telah diubah sifatnya menjadi lebih ion dengan arus listrik. Arus listrik dialirkan dari baterai melalui kawat lalu menuju elektroda stainless steel yang telah dicelupkan kedalam air. Beberapa saat setelah dialiri arus, muncul gelembung pada kedua elektroda. Pada anoda terbentuk gelembung oksigen, sementara pada katoda terbentuk gelembung hidrogen. Gas hidrogen dimasukkan kedalam mesin untuk meningkatkan nilai oktan, dan gas oksigen masuk kedalam mesin untuk membantu proses pembakaran bahan bakar. Pengujian dilakukan pada mesin Avanza otomatis 2013yang telah terpasang hydrogen fuel celldengan menguji emisi gas buang dan daya. Pengujian dilakukan sebelum pemakaian alat dan saat pemakaian alat. Pengujian dilakukan mulai dari rpm 2000 hingga 5000, dengan kenaikan 500.Pengujian daya dilakukan dengan alat ukur dyno test, sementara emisi gas buang dengan alat ukurgas analyzer. Pengujian daya dan emisi gas buang di lakukan ditempat yang terpisah.Setelah mendapatkan data hasil ukur data akan di uji dengan teknik paired samplet-testuntuk menyimpulkan hasil ukur, namun sebelum melakukan uji data sampel dilakukan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa mesin uji yang diberi perlakuan menghasilkan emisi gas buang HC sebesar 136,3 ppm lebih tinggi dari mesin uji tanpa perlakuan. Hasil uji emisi gas HC tersebut tidak berbeda signifikan. Hasil uji emisi gas buang CO pada mesin uji yang diberi perlakuan sebesar 9,8% lebih rendah dari hasil uji emisi gas buang CO pada mesin uji tanpa perlakuan. Hasil uji emisi gas CO tersebut berbeda signifikan. Hasil uji daya pada mesin uji yang diberi perlakuan sebesar 56,9 HP lebih rendah dari hasil uji daya pada mesin uji tanpa perlakuan. Hasil uji daya tersebut tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: 1). Pada uji emisi gas buang HC, mesin Avanza otomatis 2013 yang terpasang hydrogen fuel cellmenghasilkan gas HC sebesar 136,3 ppm. Produksi emisi gas HC mengalami kenaikan sebesar 0,6%. Pada uji emisi gas buang CO, mesin Avanza otomatis 2013 yang terpasang hydrogen fuel cell menghasilkan gas CO sebesar 9,8%. Produksi emisi gas CO mengalami penurunan sebesar 14,8%; 2).Hasil uji daya pada mesin Avanza otomatis 2013 yang terpasang hydrogen fuel cellsebesar 56,9 HP. Daya yang dihasilkan mengalami penurunan sebesar 0,2%
Analisis KekuatanTarik dan Morfologi Patahan Al-Si Berpenguat Nanomaterial Alumina(Al2O3)
Hartanto, Andi.2018.AnalisisKekuatanTarik dan Morfologi Patahan Al-Si Berpenguat Nanomaterial Alumina(Al2O3).Skripsi,JurusanTeknikMesin,FakultasTeknik,UniversitasNegeriMalang.Pembimbing:(I)Rr.PoppyPuspitasari, S.Pd., M.T. Ph.D. (II)Drs. MaftuchinRomlie, M.Pd. KataKunci:Patahan, Aluminium Silikon,Nanomaterial Alumina, UjiTarik Aluminium Silikon merupakan logam yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi mulai dari industri otomotif dan pesawat terbang. Aluminium Silikon dapat dibentuk dengan proses penuangan atau pencetakan. Dalam proses pengecoran aluminium silikon perlu ditambahkan bahanpenguat untuk meningkatkan sifat mekanisnya. Salah satu jenis bahan penguat yang bisa digunakan adalah Nanomaterial Alumina(Al2O3). Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikekuatantarikpadapaduan aluminium silikon (Al-Si) dengan variasi penambahan bahan penguat Nanomaterial Alumina (Al2O3). Variasi penelitian tersebut dibagi menjadi 5 jenis dan di analisis dengan menggunakan metode Deskriptif dan juga One Way Anova.Metodepembuatan spesimen adalah stir casting dengan menggunakan cetakan permanen.Kekuatan materialpaduan Al-Si dapatdiketahuidenganujitarik.Metodepenelitianyang digunakanadalahDeskriptif dan One Way Anova yangdiolahdenganIBM SPSS Statistics 22. Dari hasil uji one way anova, menyatakan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan akibat penambahan Nanomaterial Alumina terhadap kekuatan tarik paduan Al-Si.Variasibahan penguatNanomaterial Alumina adalah 0%, 0,05%, 0,1%, 0,15%, dan 0,2%. Kekuatantariktertinggimencapai18,56 kgf/mm2dengan variasi bahan penguat Nanomaterial Alumina sebesar 0,15%. Bentuk patahan yang terjadi pada variasi 0,15% adalah patahan getas. Struktur mikro yang ada pada variasi 0,15% terdiri dari dendrit, aluminium, dan silikon primer, dimana bentuk struktur butir yang terbentuk tidak beraturan dan rapat
Pengaruh Perlakuan Alkali terhadap Karakteristik Serat Sansevieria sebagai Substitusi Material Dielektrik untuk Safety Gloves.
RINGKASAN Keunggulan serat alam berupa bahan yang murah, teknik pengolahan secarasederhana, bisa ditingkatkan sifat mekaniknya serta tidak beracun dan ramah terhadap lingkungan sehingga dapat menggantikan serat sintetis. Kegunaan serat alam berpotensi sebagai bahan substitusi material dielektrik untuk safety gloves. Serat alam yang digunakan dala m penelitian ini berupa serat sansevieria cylindrica.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui sifat dan karakteristik serat sansevieria cylindrica terhadap variasi konsentrasi NaOH untuk substitusi material dielektrik untuk safety gloves Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre ekperimental desain dengan jenis one gr oup pretest- posttest desain dengan statistik deskriptif. Perlakuan Alkali yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi konsentrasi NaOH sebesar 0%, 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% yang didispersikan ke dalam 250ml aquades dengan lama perendaman selama dua jam. Sifat mekanik diukur dengan (1) pengujian tarik untuk mengetahui k ekuatan tarik serat sansevieria; (2) uji XRD untuk mengidentifikasi kristalinitas; (3) uji FTIR untuk mengetahui gugus fungsi pada serat; (4) uji SEM untuk mengetahui morfologi serat sansevieria; dan (5) uji dielektrik untuk mengetahui konstanta dielektrik pada serat sansevieria Hasil penelitian ini adalah nilai sifat mekanik terbaik pada konsentrasi NaOH 5% dengan kekuatan tarik mencapai 166,13Mpa, presentase pemanjangan 7,04% dan nilai modulus elastisitas sebesar 23 59 ,3 MPa.Hasil uji XRD menunjukan adanya puncak difraksi sebesar 10% yaitu pada sudut 2θ adalah 22,53o dengan intensitas sebesar 411,035 dan nilai dari crystalline index sebesar 49% dan nilai dari degree of crystal linity sebesar 66%. Hasil uji FTIR mengindikasikan munculnya gugus baru dan penurunan intensitas setiap penambahan konsentrasi NaOH. Hasil uji SEM mengindikasikan bahwa terjadi perubahan struktur pada permukaan serat yang menyebabkan permukaan serat menjadi tampak kasar. Hasil Uji dielektrik mengindikasikan bahwa nilai konstanta dielektrik tertinggi pada konsentrasi NaOH 5% sebesar 5,39.Kegunaan serat sansevieria sebagai substitusi material dielektrik untuk safety gloves dengan konstanta dielektrik dan kekuatan tarik tertinggi pada perlakuan alkali NaOH 5%
Optimalisasi Pengaturan Temperatur Fluks Pada Pengelasan SAW Terhadap Hasil Uji Tarik dan Uji Bending Untuk Material SS400
RINGKASAN Syafri, Aida Vita Laya. 2019. “OptimalisasiPengaturanTemperaturFluksPadaPengelasan SAW TerhadapHasilUjiTarikdanUji Bending Untuk Material SS400”. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Abdul Qolik, M.M., M.Pd. (II) Drs. H. Solichin, S.T., M.Kes. Kata Kunci:pengelasan SAW, variasi temperatur fluks, uji tarik dan uji bending material SS400. Submerged Arc Welding (SAW) atau yang lebih dikenal dengan sebutan pengelasan busur terendam merupakan salah satu jenis teknik pengelasan yang banyak digunakan dalam dunia industry khususnya pada pengelasan baja konstruksi. Salah satu bahan yang lazim digunakan dalam konstruksi adalah baja SS400. Material SS400 sebagian besar digunakan dalam produksi perpipaan seperti pada pembuatan pipa pancang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa nilai temperatur optimal fluks pada pengelasan SAW terhadap hasil uji tarik dan uji bending untuk material SS400. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre–experimental metode one–shot case study dengan variasi temperature fluks 100°C, 120°C, dan 150°C sebagai variable bebas dan hasil kekuatan tarik dan uji bending sebagai variable terikat. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan proses pengelasan SAW. Analisis deskriptif meliputi penjelasan hasil uji kekuatan tarik dan hasil uji bending. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kekuatan tarik tertinggi adalah logam hasil pengelasan SAW dengan variasi temperature fluks 150°C yakni 532,67 N/mm dengan jenis patahan ulet. Lalu di urutan kedua adalah variasi temperature fluks 120°C yakni 500,33 N/mm dengan jenis patahan campuran dan di urutan ketigaadalahvariasitemperaturfluks 100°C dengannilai 488,67 N/mmdenganjenispatahangetas. Selainitu, hasilujiuji bending menunjukkanhasilpengelasanSAW yang mengalamicacatretak paling sedikitadalahvariasitemperaturfluks 150°Cdenganhasiltidakditemukancacatlalupadavariasitemperaturfluks 100°Cdan 120°C ditemukanmasing-masingcacatretakbaikpadaroot bendingmaupunface bending.Berdasarkanhasilpenjelasandi atasdapatdisimpulkanvariasitemperaturfluksyang paling optimal dilihatdarinilaikekuatantariktertinggidanhasiluji bending denganjumlahcacatretak paling sedikitadalahvariasitemperaturfluks 150°C
Sistem Parkir Kendaraan Berbasis Mikrokontroler dengan Peringatan Getar pada Roda Kemudi dan Display Jarakmenggunakan Sinyal Ultrasonik sebagai Pengaman Mundur
ABSTRAK Parkir merupakan salah satu hal yang penting dalam kehidupan kita utamanya sebagai pemilik kendaraan, pada kenyataannya parkir di jalan maupun di tempat parkir pun semakin susah dan rapat karena banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi, maka dari itu diperlukan keamanan untuk memarkirkan kendaraan agar nantinya tetap dalam kondisi yang baik, untuk itu perlu dipasang sebuah alat sensor parkir untuk mengetahui bagaimana jarak aman untuk memarkir dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara kerja alat yang dibuat dapat bekerja sesuai fungsinya serta bagaimana keakuratan jarak yang dapat terbaca oleh alat. Penelitian ini merupakan pengembangan penelitian yang terdahulu, adapun penelitian terdahulu dilakukan oleh mahasiswa D3 teknik mesin Universitas Negeri Malang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : Mikrokontroller Arduino Uno, Sensor Ultrasonik, LCD, motor DC . Semua alat tersebut dirancang sesuai dengan program yang dibuat untuk menghasilkan sistem parkir berbasis mikrokontroler yang diinginkan. Pengambilan data dilakukan dengan membandingkan jarak yang terbaca pada sensor ultrasonik dengan jarak sebenarnya ( pengukuran dengan alat ukur meteran ). Serta ketepatan motor dc saat bekerja sesuai dengan program yang dibuat. Teknik analisis yang dipakai untuk penelitian ini menggunakan Uji T. Hasil analisis menguji perbedaan signifikan terhadap perbandingan hasil jarak pengukuran sensor dengan jarak sesungguhnya diambil keputusan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap perbandingan hasil jarak pengukuran sensor dengan jarak sesungguhnya (dengan persentase kesalahan antara -0.025% hingga 2.5%)
STUDI KELENGKAPAN DAN KELAYAKAN PERALATAN PRAKTIK PADALABORATORIUM JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTASTEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Kelengkapan peralatan praktik memiliki peranan yang sangat penting, karena dengan lengkapnya fasilitas belajar akan menunjang kebutuhan yang diperlukan mahasiswa. Selain itu proses praktikum di Laboratorium akan berjalan sesuai dengan sebagaimana mestinya, karena dengan lengkapnya peralatanpraktik yang digunakan akan mempermudah penjelasan dan pemahaman, dan peralatanpraktik bisa dikatakan lengkap apabilamemenuhikebutuhan minimal dariperalatan praktik yang dibutuhkan Laboratorium Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang untukmelakukankegiatanpraktik.Suatu alat atau disebut sarana dan prasarana sekolah dikatakan layak, atau pantas semestinya harus memiliki sarana dan prasarana yang tidak merugikan pihak sekolah seperti yang dijelaskan sebelumnya. Dikatakan layak tidak hanya dilihat dari segi jumlah peralatan, akan tetapi dilihat juga segi perawatan dan pengoperasian hasil pengerjaan yang tepat. Laboratorium merupakan tempat untuk pembelajaran secara praktik yang memerlukan peralatan khusus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Padapenelitianini, penelitimerupakansatu-satunyapengumpul data yang melakukansendiriprosedurpengumpulan data. Pengumpulan data dilakukandenganteknikwawancaraobservasi, dandokumentasi. Proses analisis data padapenelitianinimeliputipengumpulan data, reduksi data, sajian data, danverivikasi data. Penelitianinidilakukan di workshopteknikmesinUniversitasNegeri Malang. Hasil observasi ditemukan 1) Secara umum kondisi APD yang disediakan adalah layak pakai. APD yang disediakanpihak jurusanadalahtopenglas,kacamatalasasetilen, kacamatalaslistrik, apron, pelindunglengan, sarungtanganlas, dan helm. APD yang paling sering mengalami kerusakan adalah apron, pelindung lengan dan sarung tangan. Pada Bilik Las atau Kamar Las pada laboratorium pengelasan sudah baik tapi belum ada tirai penutup. 2) Peralatanpraktikpengelasan teknikmesinsudahcukupterpenuhi, akantetapiterdapatbeberapaalatyang tersediatidak berfungsi sebagaimana mestinya serta ada yang mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan tindak lanjut oleh pihak yang laboran. 3) Peralatanpraktikpengelasan teknikmesinsudahcukuplayak, akantetapiterdapatkerusakantang las pada las smaw dan tangkai las MIG sehingga perlu dilakukan tindak lanjut oleh pihak laboran