738 research outputs found

    Implementasi Case Base Reasoning Untuk Mendiagnosa Penyakit Gigi dan Mulut

    Get PDF
    Penyakit gigi dan mulut dapat dialami oleh semua orang mulai dari anak-anak hingga dewasa.Namun karena biaya berobat ke dokter gigi yang mahal maka masyarakat enggan memeriksanakan keluhannya terutama pada masyarakat kalangan menengah ke bawah. Padahal jika penyakit gigi dan mulut tidak segera dirawat akan bertambah parah. Case-Based Reasoning meniru kemampuan manusia, yaitu menyelesaikan masalah baru menggunakan jawaban atau pengalaman dari masalah lama.Penyajian pengetahuan (knowledge representation) dibuat dalam bentuk kasus-kasus (case).Setiap kasus berisi masalah dan jawaban, sehingga kasus lebih mirip dengan suatu pola tertentu.Cara kerja Case-Based Reasoning adalah dengan membandingkan kasus baru dengan kasus lama. Jika tidak ada yang cocok maka Case-Based Reasoning akan melakukan adaptasi, dengan cara memasukkan kasus baru tersebut ke dalam database penyimpanan kasus (case base), sehingga secara tidak langsung pengetahuan CBR akan bertambah. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui kemiripan kasus baru dan kasus lama dengan penerapan Case-Based Reasoning (CBR) dan membandingkan dua metode yang digunakan, yaitu Extended Jaccard Coefficient (Tanimoto Coefficient) dan Euclidean Distance similarity dengan memilih hasil akurasi terbaik dari kedua metode tersebut. Hasil pengujian terhadap data uji penyakit gigi dan mulut menunjukkan sistem memiliki unjuk kerja dengan tingkat akurasi menggunakan metode Extended Jaccard Coefficient sebesar 95.24% dan Euclidean Distance Similarity sebesar 100%.   Kata kunci—Case Base Reasoning, Extended Jaccard Coefficient, Euclidean Distance Similarity, penyakit gigi dan mulutÂ

    Sistem Identifikasi Jamur Menggunakan Metode Ekstraksi Ciri Statistik Orde 1 dan Klasifikasi Jarak

    Get PDF
    Sistem pengenalan identifikasi jamur berbasis komputer merupakan suatu proses memasukkan informasi berupa citra jamur ke dalam sebuah komputer. Selanjutnya komputer akan menerjemahkan serta mengidentifikasi jenis jamur tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem identifikasi jamur dengan memanfaatkan kamera untuk akuisisi data pada citra jamur. Langkah yang dilakukan yaitu pemrosesan awal, ekstraksi ciri dan pengklasifikasan. Pengembangan sistem tahap pertama yang dilakukan adalah tahap penentuan pola standar referensi  dan tahap kedua yaitu pengujian. Data yang digunakan sebagai standar referensi sebanyak 3 sampel jamur dari 5 jenis jamur yang akan diteliti yaitu Jamur Kancing, Jamur Kuping, Jamur Merang, Jamur Lingzhi Kerang dan Jamur Tiram Merah. Sedangkan untuk pengujian unjuk  kerja sistem menggunakan 27 sampel untuk masing- masing jenis jamur. Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan menggunakan metode klasifikasi jarak. Hasil pengujian untuk sistem identifikasi citra jamur menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi sebesar 82% dengan metode ekstraksi ciri Statistik Orde 1 dan metode klasifikasi jarak

    Pemanfaatan Metode Certainty Factor dalam Sistem Pakar Diagnosa Penyakit pada Anak

    Get PDF
    Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi dan balita jauh lebih rentan terhadap penyakit. Kondisi geografis Indonesia yang berada di daerah tropis menjadikan variasi mikroorganisme penyebab penyakit lebih beragam. Diperlukan pengetahuan penyakit-penyakit yang biasa menyerang sang anak agar orang tua dapat bertindak secara cepat dan tepat dalam mencegah dan menanggulangi kondisi tersebut. Maka dari itu perlu adanya sebuah sistem yang membantu para orang tua untuk mendeteksi secara dini penyakit dari anak. Salah satu cabang ilmu komputer yang dapat membantu orang tua dalam menangani deteksi penyakit pada anak adalah sistem pakar. Pada penelitian ini, pembuatan sistem pakar diagnosa penyakit pada anak menggunakan metode certainty factor. Aplikasi diagnosa penyakit anak dapat melakukan diagnosa terhadap pasien berdasarkan gejala-gejala yang di alami sehingga dapat diperoleh sebuah kemungkinan penyakit yang didertita pasien. Adapun tingkat akurasi sistem yang telah dilakukan oleh 23 pasien terdapat 22 kasus yang sesuai dan 1 kasus yang tidak sesuai. Jadi tingkat akurasi sistem setelah dilakukan pengujian terhadap 23 pasien adalah 96%

    Pengembangan Sistem Informasi Data Kesehatan Kabupaten Banyuasin Berbasis Model View Controller

    Get PDF
    Data kesehatan adalah sebuah data yang sangat penting bagi sebuah instansi dinas. Khususnya dinas kesehatan Banyuasin, setiap tahun data kesehatan digunakan sebagai pedoman penentuan kebijakan kabupaten Banyuasin. Namun, dikarenakan luasnya wilayah kerja dari dinas kesehatan sehingga mengakibatkan tidak seragamnya data yang diinput oleh setiap operator dari puskesmas. Hal ini berakibat pada tidak validnya data kesehatan dari dinas kesehatan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi data kesehatan sehingga data yang sebelumnya tidak satu format menjadi sama dan menjadi terintegrasi. Adapun arsistektur model view controller dipilih karena arsitektur tersebut memiliki kelebihan seperti memudahkan sistem pengembangan dan memiliki modularitas yang tinggi. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh dinas kesehatan Banyuasin dalam menyusun laporan data kesehatan setiap tahunnya. Kata kunci—Sistem Informasi, Model View Controller, Modularita

    Sistem Penilaian Kinerja Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran MAS TI Tanjung Barulak

    Get PDF
    Guru merupakan suatu pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ketika seorang guru mengajar dikelas yang mengetahui kondisi dikelas adalah siswa, untuk itu diperlukan masukan dari para siswa untuk mengetahui apakah guru tersebut sudah sesuai dengan harapan para siswa sehingga dapat meningkatkan prestasi para siswa. Hal yang bisa dilakukan untuk menerima masukan adalah melalui quisioner yang diberikan kepada setiap siswa pada masing-masing mata pelajaran. Dengan adanya aplikasi berbasis web ini diharapakan pimpinan sekolah dapat dengan cepat mengetahui kondisi guru dalam proses pembelajaran dikelas sehingga dapat dianalisa kekurangan yang ada pada guru untuk segera diperbaiki demi tercapainya pendidikan yang berkualitas

    Keamanan Sms Gateway Nilai SMK Negeri Tugumulyo Menggunakan Algoritma RSA

    Get PDF
    Sms Gateway merupakan perangkat lunak yang menggunakan komputer dengan memanfaatkan teknologi seluler yang diintegrasikan untuk mendistribusikan pesan-pesan yang digenerate lewat sistem informasi melalui media sms dengan perantara jaringan seluler. Nilai yang dikirimkan melalui sms gateway ini merupakan nilai persemester yang dapat diakses oleh siswa dan orang tua. Untuk menjaga keamanan dan kerahasiaannya pesan nilai yang dikirimkan melalui sms dari penyadapan ataupun penggantian nilai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, digunakanlah sebuah algoritma kriptografi asimetris Rives Shamir Adleman (RSA), algoritma ini berfungsi untuk mengenkripsi pesan sms nilai yang dikirimkan melalui sms dan mendekripsikan kembali pesan sms nilai yang diterima. Algoritma kriptografi asimetris Rives Shamir Adleman (RSA) merupakan algoritma kriptografi modern yang bekerja dengan cara memfaktorkan dua buah bilangan prima. Duah buah bilangan prima tersebut dijadikan sebagai kunci publik dan kunci privat, kunci publik dan kunci privat dari algoritma ini dimasukkan ke dalam sistem. Sistem informasi nilai dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan menggunakan database MySql dan sms gateway dibangun menggunakan aplikasi gammu.  Berdasarkan hasil, pesan sms nilai yang dikirimkan melalui sms gateway dienkripsi menggunakan algoritma Rives Shamir Adleman (RSA) dan didekripsi kembali pada saat sms nilai diterima sehingga lebih terjamin keamanan dan kerasahasiaannya dari penyadapan ataupun penggantian nilai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

    Pengembangan Background Subtraction Menggunakan FCM Untuk Deteksi Objek Bergerak Berdasarkan Pencahayaan Yang Bervariasi

    Get PDF
    Pendataan dari video yang direkam pada waktu malam hari memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi daripada waktu pagi atau siang hari. Perubahan pencahayaan yang dihasilkan dapat mempengaruhi kualitas gambar dari rekaman video yang dihasilkan. Sehingga pengaruh pencahayaan pada saat malam hari menghasilkan kualitas rekaman video yang sangat rendah, hal ini disebabkan karena pencahayaan pada malam hari sering mengalami perubahan secara drastis. Beberapa metode yang sering digunakan dalam menyelesaikan masalah pelacakan objek bergerak antara lain background subtraction dan algoritma OTSU. Dalam menentukan threshold, algoritma OTSU tidak dapat mendeteksi gambar secara optimal saat berhubungan dengan gambar lain dilevel abu-abu. Dengan mengusulkan algoritma adaptive threshold yang didapatkan dari algoritma FCM diharapkan dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi objek bergerak pada pencahayaan yang bervarisi. Sehingga dapat dilakukan penelitian ke depan untuk analisis cerdas dalam melacak pola dan deteksi perilaku anomali oleh kendaraan di jala

    Inkonsistensi Antara Hasil Pengukuran SSIM Dengan Kondisi Visual Citra Hasil Metode Denoising Berbasis Ant Colony Optimization

    Get PDF
    Hasil denoising perlu dievaluasi untuk mengetahui nilai hasil secara terukur yang bertujuan untuk mendapatkan penilaian secara objektif. Seperti halnya teknik denoising, teknik evaluasi hasil citra juga dapat dilakukan baik pada domain spasial maupun domain frekuensi. Bagimanapun, hasil denoising pada citra sangat fokus pada bagian visual sehingga penilaian secara visual merupakan penilaian yang sangat penting. Penilaian secara visual dapat ditempuh melalui metode structural similarity index measurement (SSIM). SSIM melakukan teknik evaluasi dengan cara perbandingan antara citra hasil denoising dengan citra asli. Berdasarkan penelitian pada modifikasi metode denoising AntShrink telah ditemukan kelemahan SSIM terhadap kurangnya kemampuan SSIM dalam membaca kondisi blur. Untuk mengetahui ketepatan penemuan tersebut, evaluasi citra berbasis blur dan pemetaan SSIM dilakukan. Ketepatan temuan terbukti pada setiap tingkat noise yang tinggi (tingkat noise > 50 ) dengan representasi hasil citra yang memiliki banyak blur namun hasil penilaian indeks oleh SSIM dianggap tinggi. Hasil ini cukup serupa dengan hasil pada metode AntShrink yang menunjukkan trend angka lebih kecil daripada hasil metode usulan

    Visualisasi Perkembangan Janin Manusia menggunakan Augmented Reality dengan teknik Single Marker Multi Object

    Get PDF
    Embriologi adalah bagian dari cabang ilmu pengetahuan alam biologi yang mempelajari tentang perkembangan embrio atau calon janin dalam rahim. Dimana usia dari calon janin di dalam kandungan dihitung saat seorang wanita telah dibuahi oleh sperma pria dalam kurun waktu tujuh hari sebelum ovulasi. Media pembahasan mengenai perkembangan janin di dalam kandungan terdapat di buku-buku pelajaran, artikel umum, dan website khusus ibu hamil kurang menarik minat karena terlalu banyak teks dan memiliki tampilan belum atraktif. Paper ini menggunakan teknologi Augmented Reality yang dapat merealisasikan dunia virtual ke dunia nyata secara real-time sebagai media pembahasan yang dapat memberikan kemudahan dalam memberikan informasi mengenai perkembangan janin didalam kandungan. Dengan menggunakan teknologi Augmented Reality, maka pengguna dapat menggunakan kamera smartphone berbasis Android untuk menangkap marker yang dapat memperlihatkan objek virtual pada dunia nyata. Dalam pembahasan paper ini, kami menggunakan single marker multi object sehingga marker yang diperlukan cukup satu saja untuk menampilkan semua objek 3D yang ada. Aplikasi visualisasi pengenalan perkembangan janin manusia dalam kandungan menggunakan teknologi Augmented Reality dapat memberikan informasi yang dapat ditangkap dengan mudah bagi pengguna mulai dari kalangan remaja hingga orang dewasa

    Lexical Chain dan Word Sense Disambiguation Untuk Peringkasan Artikel Berbahasa Indonesia

    Get PDF
    Text Summarization adalah sebuah proses untuk menghasilkan ringkasan suatu dokumen dengan  tidak menghilangkan informasi utama dari artikel. Ada beberapa metode untuk melakukan peringkasan, seperti metode rantai leksikal atau lexical chain yang memiliki kinerja yang baik untuk dokumen peringkasan dokumen tunggal. Meskipun demikian penggunaan metode lexical chain ini masih memiliki kelemahan yaitu tidak dapat mengidentifikasi kata yang berambigu  dalam pembentukan lexical chain. Dalam penelitian ini, untuk memperbaiki kekurangan tersebut metode lexical chain dilengkapi dengan  word sense disambiguation. Metode lexical chain dengan word sense disambiguation adalah metode pengembangan metode dari lexical chain. Dalam penelitian ini, setiap kata diperiksa ambiguitasnya.  Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendapatkan akurasi dalam menentukan lexical chain yang sesuai dengan konteks kalimat. Perbedaan mendasar dari metode lexical chain dengan word sense disambiguation  dibandingkan dengan lexical chain, yaitu metode lexical chain dengan pengecekan word sense disambiguation sebelum menentukan rantai ambiguitas leksikal sedangan metode asli lexical chain ambiguitas tidak diperiksa. Metode lexical chain dengan word sense disambiguation diterapkan pada peringkasan artikel kesehatan. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa metode lexical chain dengan word sense disambiguation dapat memperbaiki kelemahan dalam metode sebelumnya karena metode lexical chain dengan word sense disambiguation dapat mengidentifikasi ambiguitas dan menghasilkan akurasi ringkasan yang lebih baik

    715

    full texts

    738

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Techno.Com
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇