Techno.Com
Not a member yet
738 research outputs found
Sort by
Akses Keluar Masuk Ruang Server Menggunakan RFID Yang Diimplementasikan Untuk Keamanan
Ruang server adalah aset bagi sebuah perusahan karena didalam ruangan terdapat data - data dan informasi penting dari sebuah perusahan, oleh karena itu agar ruangan harus terjaga dengan baik. Sistem keamanan ruang server bertujuan untuk memberikan keamanan, pada barang - barang berharga, database, dan informasi. Agar terhindar dari tindakan pencurian data - data, informasi dan dokumen penting dengan cara hanya pihak yang berwenang yang dapat masuk ke ruang server. Sistem keamanan sangat penting diimplementasikan terutama yang berkaitan dengan sistem yang dapat memantau identitas yang masuk ke dalam ruang server, jam masuk maupun jam keluar ruang server. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan ruang server yang hanya dapat diakses oleh pemilik kartu RFID yang dilengkapi dengan informasi berupa nama, nomor kartu, jam masuk, jam keluar, keterangan masuk dan keterangan keluar ruang server. Sistem keamanan ruang server menggunakan RFID berbasis Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 dirancang untuk memantau hasil aktivitas keluar dan masuknya ruang server. Menggunakan dua reader RFID yang digunakan untuk membuka pintu masuk dan keluar, led biru akan menyala sebagai penanda bahwa kartu terdaftar pada program Arduino dan database dan led merah menyala jika kartu tidak terdaftar pada Arduino dan database. ata dari kartu RFID yang terdaftar tersebut dikirim dari Arduino menuju NodeMCU ESP8266. Dengan demikian siapa saja yang masuk dan keluar ruang server dapat dipantau keamanan ruang server agar lebih meningkat, karena tidak semua orang dapat masuk pada ruangan server
Deteksi dan Estimasi Kecepatan Kendaraan dalam Sistem Pengawasan Lalu Lintas Menggunakan Pengolahan Citra
Deteksi objek berbasis pengolahan citra digital pada kendaraan sangat penting untuk diterapkan dalam membangun sistem pengawasan atau sebagai metode alternatif dalam mengumpulkan data statistik untuk pengambilan keputusan rekaya lalu lintas yang efisien. Pada penilitian ini, dibuat sistem deteksi kendaraan berbasis video lalu lintas untuk jenis kendaraan tertentu dengan menggunakan Haar Cascade Classifier dan estimasi kecepatan kendaraan dilakukan dengan menghitung perbedaan waktu pada Region of Interest (ROI) yang telah ditentukan dan hasilnya akan ditampilkan pada Radar Speed Design. Pengujian dilakukan dengan 5 video pengujian. Hasil yang didapatkan dari deteksi kendaraan yaitu nilai rata-rata recall 0.988 dan presisi 0.97 dan dari perhitungan kecepatan didapatkan nilai Mean Squared Error (MSE) yaitu 0,6
Klasifikasi Helpdesk Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor dan TF-ABS
Helpdesk merupakan aplikasi yang bermanfaat bagi pengguna nya untuk memperoleh informasi mengenai layanan yang ada pada sebuah perusahaan atau instansi pemerintah. Proses disposisi tiket helpdesk secara manual dapat menimbulkan kesalahan dalam menentukan unit tujuan tiket serta memperpanjang masa penyelesaian tiket karena adanya waktu tunggu untuk mendisposisikan tiket menuju unit yang sesuai. Klasifikasi teks helpdesk sangat diperlukan untuk mendisposisikan tiket secara tepat dan cepat ke unit yang berwenang menangani tiket. Teks helpdesk diklasifikasi ke dalam 8 kategori unit tujuan yaitu Setditjen, Dit.Humas, Dit.PKNSI, Dit.KND, Dit.BMN, Dit.Penilaian, Dit.PNKNL, dan Dit.Lelang. Klasifikasi menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN) dengan jumlah tetangga terdekat (k) yaitu k=1,3,5,7,9,11,13,15,17,19 serta metode pembobotan TF-ABS untuk proses seleksi fitur. Jumlah fitur yang digunakan untuk klasifikasi sebanyak 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% dari jumlah seluruh dokumen. Akurasi klasifikasi tertinggi sebesar 90,04% diperoleh pada k=3 dan jumlah fitur sebanyak 15%, sedangkan akurasi terendah 84,54% pada k=19 dan jumlah fitur sebanyak 30%. Hasil klasifikasi helpdesk menggunakan KNN dan TF-ABS dapat menghasilkan akurasi cukup baik
Pengukuran Tingkat Kesiapan E-learning Guru di Kota Jayapura di Masa Pandemik Covid-19
E-learning is one of the revolutions in the education system that encourages the acceleration of quality learning. The Covid-19 pandemic has become a catalyst for accelerating the implementation of e-learning in Jayapura, Papua. Teachers are required to be able to adapt to this rapid change. Thus, E-learning becomes essential amid the pandemic, yet the ICT indicators reveal many barriers to implementing it. This study aims to assess the level of readiness of the teachers in implementing the e-learning system. Data was collected by distributing questionnaires to the teachers from elementary to high school in Jayapura City. Technology infrastructures, human resources, and e-learning content were the main variables to measure. This study indicated that based on teachers' perceptions, more than 70 percent were using google classroom as an e-learning platform. The level of readiness was level 3 (ready with minor improvements). Infrastructures, internet access, and e-learning content availability are the indicators that needed extra attention for improvemen
Analisis Perbandingan Efektivitas Pra-Pengolahan Terhadap Reka Bentuk Sidik Jari Menggunakan Estimasi Orientasi
Estimasi orientasi merupakan suatu langkah penting dalam berbagai proses reka bentuk citra sidik jari, termasuk perbaikan dan klasifikasi sidik jari. Pada berbagai metode pengolahan citra sidik jari sebelum dilakukan langkah estimasi orientasi seringkali didahului oleh berbagai langkah pra-pengolahan. Berbagai langkah pra-pengolahan tersebut sedikit banyak memiliki pengaruh terhadap kualitas hasil estimasi orientasi. Untuk menguji pengaruh dari berbagai kombinasi pra-pengolahan tersebut akan digunakan perangkat lunak yang dibangun untuk penelitian ini. Perangkat lunak yang dihasilkan pada penelitian ini adalah suatu perangkat lunak yang mampu melakukan kombinasi pra-pengolahan dari tiga jenis pra-pengolahan yang umum dipakai, yaitu normalisasi, segmentasi, dan penghapusan derau, dan kemudian mampu melakukan estimasi orientasi, sehingga dapat dianalisis efektivitas masing-masing kombinasi pra-pengolahan terhadap estimasi orientasi. Dengan demikian dapat diketahui kombinasi pra-pengolahan manakah yang paling efekif untuk melakukan reka bentuk sidik jari menggunakan estimasi orientasi
Rancang Bangun Sistem Proteksi Kebocoran Pada Prototipe Mesin Reverse Osmosis Berbasis Mikrokontroler
Penggunaan mesin reverse osmosis untuk memenuhi kebutuhan air layak minum dalam industri food and beverages adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah kebocoran pada mesin tersebut. Pada penelitian ini dirancang sebuah alat rancang bangun sistem proteksi kebocoran prototipe mesin reverse osmosis berbasis mikrokontroler untuk mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kebocoran. Proteksi kebocoran pada sistem menggunakan solenoid valve yang berfungsi mengatur buka atau tutup valve air. Sistem mendapat masukan dari sensor tekanan dan debit, sensor tersebut digunakan untuk menentukan apakah telah terjadi kebocoran. Keluaran yang dihasilkan berupa sinyal yang mengatur buka atau tutup solenoid valve dan mengirim pesan ke whatsapp bahwa telah terjadi kebocoran. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan sistem ini dapat memproteksi kebocoran dengan aktifnya solenoid valve (tutup) saat sistem mendeteksi kebocoran. Selisih debit air masuk dengan debit air keluar lebih dari 1 ml/s dan selisih tekanan air masuk dengan tekanan air keluar lebih dari 10 Kpa, maka sistem akan menganggap telah terjadi kebocoran. Semakin besar lubang kebocoran maka selisih tekanan air dan selisih debit air semakin besar. Sistem dapat mengirim pesan kebocoran ke whatsapp menggunakan komunikasi serial antara arduino mega2560 dengan pycharm IDE
Implementasi Metode Simple Multi Attributerating Technique (SMART) dalam Keputusan Pemilihan Model Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan memilih model pembelajaran yang tepat pada masa pandemi Covid-19. Covid-19 menyebabkan seluruh aktivitas dilakukan dari rumah. Selama ini kegiatan pembelajaran dilakukan secara tatap muka manajemen Politeknik tempat penulis dan sejawat penulis mengajar panik dan bingung formula atau model pembelajaran apa yang dapat dipergunakan untuk pelaksanaan aktivitas pembelajaran dari rumah. Manajemen memiliki target untuk setiap aktivitas pembelajaran. Berdasarkan parameter tersebut manajemen Politeknik membuat kriteria baru untuk memilih model pembelajaran yang tepat agar tetap berada dalam koridor penilaian standar. Adapun kriteria baru yang dibuat antara lain mudah disampaikan via teknologi, maksimal meski tidak tatap muka, memiliki prosedur operasional situasional, tujuan tetap terpenuhi meski dari rumah, konteks belajar nyaman, rasional secara praktik dan teori, kemudian memungkinkan individu dan kolaborasi. Konteks sistem pendukung keputusan dapat dijadikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Metode Simple Multi Attributerating Technique (SMART) yang mampu memilih alternatif yang tepat berdasarkan target yang telah ditetapkan dapat dijadikan sebagai metode untuk memaksimalkan dan memudahkan kinerja manajemen dalam menentukan pilihan, dibangun sistem informasi website dengan bahasa pemrograman web dan database berbasis server
Adopsi Teknologi Internet of Things pada Startup Industri F&B
Efisiensi di sepanjang rantai pasokan industri F & B yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi telah mendorong penerapan sistem ketertelusuran produk dalam bentuk pemanfaatan Internet of Things (IoT). tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki adopsi IoT di pada Startup Industri F&B di Jawa Barat-Indonesia. Data dianalisa dengan menyebarkan kuesioner terhadap 30 Startup Industri F&B di Jawa Barat dengan menggunakan analisis Stuctural Equation Modeling (SEM) menggunakan aplikasi AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Startup Industri F&B di Jawa Barat menunjukkan tingkat adopsi IoT yang cukup dalam mengelola proses produksi produk F&B merek
Penilaian Esai Pendek Otomatis dengan Pencocokan Kata Kunci Frasa Nomina
Pembelajaran daring menjadi suatu kebutuhan dalam pengajaran baik dalam memberikan materi maupun ujian. Ujian dalam bentuk soal objektif kurang dapat mengukur kemampuan pemahaman seseorang dan soal esai dianggap lebih baik untuk mengevaluasi hasil pembelajaran. Namun, jawaban berbentuk esai memerlukan waktu yang lebih banyak untuk dilakukan penilaian serta hasil penilaiannya dapat inkonsisten. Maka dari itu, diperlukan suatu sistem penilaian esai otomatis yang dapat menilai esai dengan lebih cepat dan konsisten. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis performa penilain esai otomatis dengan mengekstrak kata kunci dari frasa nomina dalam jawaban berbentuk esai pendek. Penilaian esai dilakukan dengan mencocokkan kata kunci yang diekstrak dari jawaban uji dan jawaban referensi. Jawaban uji dan referensi diproses dengan case folding, Part of Speech (POS) Tagging, ekstraksi frasa nomina, dan stemming. Kata kunci unik jawaban uji dan jawaban referensi yang diperoleh dari proses tersebut selanjutnya dicocokkan dan kemudian dinilai berdasarkan kecocokan tersebut. Hasil evaluasi penelitian ini menunjukkan Mean Absolute Error (MAE) dari nilai yang diperoleh dengan mencocokkan kata kunci dengan nilai uji yang diberikan manusia sebesar 18% dan Pearson Correlation sebesar 0.83 yang menunjukkan korelasi antara nilai sistem dan nilai uji sangat baik
Pengembangan Sistem Manajemen Naskah Soal dengan Keamanan Pre-Hash Coding
Sistem pengelolahan dokumen secara elektronik sudah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam institusi pendidikan khususnya dalam pengelolaan naskah soal. Masalah utama dalam pengelolaan naskah elektronik adalah adanya berbagai format yang digunakan serta kekhawatiran terhadap tingkat keamanan akun. Sistem keamanan akun dengan menggunakan password yang sederhana akan mudah diretas sedangkan penggunaan sistem yang kompleks akan mempersulit pengguna. Departemen Informatika Universitas Diponegoro mengembangkan sistem manajemen naskah soal yang mampu menghasilkan format naskah soal sesuai dengan standar tunggal serta memiliki sistem keamanan yang sederhana namun kuat melalui sistem pre-hash coding dengan nilai unik pengguna melalui dua skema. Pengujian pertama yang dilakukan berhasil membuktikan kemampuan sistem dalam menghasilkan naskah soal sesuai dengan standar tunggal. Percobaan kedua dilakukan untuk menguji tingkat keamanan terhadap nilai hash dari sampel password melalui uji brute-force menggunakan sistem Hashcat. Sistem yang diusulkan mampu menggagalkan peretasan sebesar 40% pada karakter alfanumerik pada skema pertama dengan operator bitwise xor sedangkan pada skema kedua dengan operator penjumlahan mampu menggagalkan seluruh peretasan yang dilakukan. Sistem yang diusulkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna terhadap password yang sederhana namun kuat