738 research outputs found

    Analisis Perbandingan Kinerja dan Penggunaan Energi pada Framework React dan Vue

    Full text link
    Pengembangan website yang optimal membutuhkan pemilihan framework yang tepat untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dan konsumsi energi framework React dan Vue, menggunakan metrik seperti FCP, LCP, SI, TBT, CLS dengan menggunakan Google Lighthouse. Kinerja rendering time, dan penggunaan memori menggunakan Google DevTools. Konsumsi energi diukur dengan menggunakan tools Globemallow. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan metode true-experimental research. Metode ini dipilih karena memungkinkan pengukuran sistematis dan objektif melalui variabel-variabel dalam kondisi terkontrol, sesuai tujuan penelitian. Eksperimen dimulai dari mengembangkan halaman website kemudian menyiapkan perangkat keras setelah itu melaksanakan skenario pengujian kemudian menganalisis dan menginterpretasikan data yang didapatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vue memiliki kinerja lebih unggul berdasarkan pengujian kinerja rendering time dan kinerja FCP, LCP, TBT, CLS, dan SI, sementara React lebih efisien dalam penggunaan memori, dan konsumsi energi. Temuan ini memberikan rekomendasi framework yang optimal berdasarkan kebutuhan kinerja dan keberlanjutan untuk pengembangan aplikasi web.   Kata kunci: React, Vue, Kinerja Website, Penggunaan Energi, Google Lighthouse

    Analisis Usability E-wallet dengan Metode SUS dan TAM di Perguruan Tinggi

    Full text link
    Teknologi pembayaran digital saat ini sangat berkembang dan menguasai sistem pembayaran di semua bidang, termasuk lingkungan pendidikan. Fokus utama penelitian ini untuk menemukan dan menguji variabel yang berdampak pada penggunaan layanan e-wallet serta mengevaluasi kegunaan aplikasi e-wallet di lingkungan perguruan tinggi. Pendekatan yang diaplikasikan adalah System Usability Scale (SUS) dan metode penerimaan teknologi  Technology Acceptance Model (TAM) dengan melibatkan 166 mahasiswa program sarjana yang menggunakan ragam aplikasi e-wallet lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91% responden menggunakan e-wallet untuk transaksi pembayaran di kampus dengan intensitas penggunaan lebih dari 5 kali seminggu (56,6%) menggunakan aplikasi ini. Berdasarkan data survei, 105 responden mayoritas pengguna aplikasi Dana menilai kegunaan aplikasi tersebut dengan rata-rata nilai SUS sebesar 77, yang tergolong "Baik" (rentang 70–79). Hasil ini selanjutnya dianalisis dengan metode TAM yang menunjukkan faktor lain pada model TAM yaitu faktor keamanan (S) signifikan mempengaruhi kepercayaan pengguna (T) (0,788) dan kepercayaan pengguna (T) berpengaruh positif terhadap persepsi kemudahan penggunaan (PEU) (0,771) yang pada akhirnya memengaruhi sikap pengguna (ATU) (0,326) terhadap aplikasi tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa aplikasi Dana memiliki tingkat kegunaan yang baik di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini juga menekankan kepercayaan pengguna dan faktor keamanan sangat penting untuk diperhatikan oleh penyedia layanan e-wallet agar memperluas adopsi aplikasi e-wallet di perguruan tinggi. Kata kunci: System Usability Score, Technology Acceptance Model, e-walle

    Implementasi Algoritma Round Robin dalam Sistem Multi-agent dan Multi-client untuk Load balancing Dinamis pada Jaringan Lokal

    Full text link
    Load balancing merupakan mekanisme penting dalam sistem layanan web untuk menjamin pemerataan beban kerja dan menjaga kestabilan performa layanan. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Round Robin dalam arsitektur sistem multi-agent dan multi-client yang dijalankan pada local area networking (LAN). Sistem dirancang menggunakan tiga komputer, di mana satu komputer berperan sebagai agent controller yang menjalankan logika Round Robin, dan dua komputer lainnya sebagai server backend. Beberapa client dalam jaringan mengirimkan permintaan secara simultan ke controller, yang kemudian secara bergiliran mendistribusikan permintaan tersebut ke server menggunakan konfigurasi load balancing berbasis NGINX. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario beban, yaitu 50, 100, dan 200 permintaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendistribusikan permintaan secara merata antara dua server backend, serta menghasilkan waktu respons yang stabil pada skenario beban ringan hingga sedang. Kinerja sistem tetap berada dalam batas wajar meskipun jumlah permintaan meningkat. Sistem ini menunjukkan karakteristik modular, ringan, dan mudah diimplementasikan dalam lingkungan terbatas, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi algoritma adaptif dan sistem pemantauan otomatis. Kata kunci - Load balancing, Round Robin, sistem multi-agent, multi-client, jaringan loca

    Monitoring Dan Controlling Aktivitas Tidur Menggunakan Smart Belt Berbasis Internet of Things

    Full text link
    Tidur adalah aktivitas penting untuk pemulihan energi, perbaikan sel, dan pengaturan hormon. Tidur yang nyenyak dan optimal bergantung pada posisi tidur yang nyaman dan durasi yang cukup. Namun, banyak orang yang masih mengabaikan faktor-faktor tersebut, sehingga mengakibatkan pengalaman tidur yang kurang nyenyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat Smart Belt untuk memantau dan mengatur posisi dan durasi tidur dengan menggunakan sensor akselerometer dan sensor denyut jantung. Pengujian terdiri dari 30 uji coba deteksi posisi tidur, 30 pengukuran durasi tidur, dan 60 evaluasi sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor akselerometer dapat mengidentifikasi dan mendeteksi posisi tidur dengan akurasi 100%, sedangkan sensor denyut jantung menentukan durasi tidur berdasarkan denyut jantung dengan akurasi 83,33%. Secara keseluruhan, sistem Smart Belt beroperasi dengan akurasi 88,33%. Kata kunci: Posisi Tidur, Durasi Tidur, Sabuk Pintar, Internet of Thing

    A Lightweight CNN for Multi-Class Classification of Handwritten Digits and Mathematical Symbols

    Full text link
    Recognizing handwritten digits and mathematical symbols remains a nontrivial challenge due to handwriting variability and visual similarity among classes. While deep learning, particularly Convolutional Neural Networks (CNNs), has significantly advanced handwriting recognition, many existing solutions rely on deep, resource-intensive architectures. This study aims to develop a lightweight and efficient CNN model for multi-class classification of handwritten digits and mathematical symbols, with an emphasis on deployability in resource-constrained environments such as educational platforms and embedded systems. The proposed model, implemented in Julia using the Flux.jl library, features a compact architecture with only two convolutional layers and approximately 55,000 trainable parameters significantly smaller than typical deep CNNs. Trained and evaluated on a publicly available dataset of over 10,000 grayscale 28×28-pixel images across 19 symbol classes, the model achieves a test accuracy of 91.8% while maintaining low computational demands. This work contributes to the development of practical handwritten mathematical expression recognition systems and demonstrates the feasibility of using Julia for developing lightweight deep learning applications.   Keywords - Digits, Mathematical Symbol, Classification, CN

    Internet of Things Based Solar Battery Monitoring System

    Full text link
    There are two factors in the solar panel system that affect battery life, namely the battery discharge factor and the environmental factor temperature which the battery is placed in. The battery is damaged quickly if it is empty for a long time. The application of solar cells is widely used in street lighting and office buildings. However, in several research, it was observed there were deficiencies, namely both current and voltage measurements were still carried out manually using a multimeter so that the data taken had not been recorded continuously. The purpose of this research is to design the Solar Panel System Battery Telemetry to be a solution and to solve the problem of knowing the battery condition is monitored regularly. This system uses ESP32 as an IoT-based microcontroller that is connected to the internet. The website is used to display data from the output of a solar panel battery. Based on the results of the analysis and testing that has been carried out, the design system can run according to the initial concept and can record the current, voltage, and temperature in real-time resulting from the performance of the solar panel system. The results of measurements on 10 wp solar panel with an average power of 7.32 watts with a maximum current of 0.6 A and presentation of a solar panel efficiency of 0.82%. The use of solar panel system batteries with a power requirement of 9 Watt 12V (lamp load) does not experience losses during the charging process.   Keywords - Battery, Solar Panel, Internet of Things, Real Time, Websit

    Korelasi Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental melalui Exploratory Data Analysis

    Full text link
    Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat memengaruhi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi dan pola penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pengguna usia 18–35 tahun. Metode yang digunakan adalah Exploratory Data Analysis (EDA) terhadap data 281 responden yang diperoleh melalui survei daring, dengan fokus pada durasi penggunaan, jenis platform, konten yang dikonsumsi, respons emosional pasca-penggunaan, pengalaman cyberbullying, serta karakteristik demografis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan media sosial 6–9 jam per hari, namun korelasi antara durasi dan tekanan mental hanya negatif lemah (r = –0,24). Dampak psikologis lebih banyak dipengaruhi oleh kualitas pengalaman digital, terutama karakteristik platform, jenis konten, dan pengalaman cyberbullying. TikTok memiliki korelasi negatif terbesar (r = –0,25), sedangkan pengguna yang mengalami cyberbullying menunjukkan tekanan mental lebih tinggi. Secara demografis, Millennial dan perempuan menunjukkan tingkat tekanan mental lebih tinggi dibandingkan Gen-Z dan laki-laki. Kesimpulannya, media sosial cenderung memperkuat kondisi psikologis yang telah dimiliki pengguna, sehingga strategi digital well-being perlu difokuskan pada keamanan interaksi dan regulasi emosi daripada pembatasan durasi penggunaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penggunaan media sosial yang lebih sehat dan bijak. Kata kunci: Exploratory Data Analysis; kesehatan mental; media sosial; visualisasi dat

    Sistem Distribusi Pengairan dan Monitoring Kelembapan Tanah pada Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Internet of Things

    Full text link
    Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem pertanian modern dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan air, terutama dalam budidaya tanaman cabai yang membutuhkan kelembapan tanah optimal. Sistem pengairan tetes yang dikombinasikan dengan monitoring kelembapan tanah berbasis IoT memungkinkan otomatisasi pengairan berdasarkan kondisi real-time dari tanah, sehingga mengurangi pemborosan air serta menjaga produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem distribusi pengairan tetes otomatis serta monitoring kelembapan tanah pada tanaman cabai dengan memanfaatkan sensor kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan platform IoT untuk kontrol dan pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatur irigasi secara otomatis berdasarkan data kelembapan tanah, yang diukur dalam waktu nyata melalui sensor dan dikirimkan ke pengguna melalui aplikasi berbasis web. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional, serta menjaga kelembapan tanah pada tingkat yang optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai

    Evaluation of LSRB Pathfinding Performance in an Autonomous Obstacle-Avoiding Robot

    Full text link
    This study presents an evaluation of the performance of the Left-Straight-Right-Back (LSRB) algorithm implemented in an autonomous obstacle-avoiding robot. The LSRB algorithm operates based on a fixed priority rule in pathfinding decisions: turn left, go straight, turn right, and finally perform a 180-degree turn if no paths are available. The robot is equipped with ultrasonic sensors and a servo motor to scan obstacles on the left and right sides, and utilizes an 8×8 dot matrix display to indicate its navigation status. Testing was conducted in a custom-built maze environment featuring branches, dead ends, and narrow paths to simulate real-world navigation scenarios. Performance evaluation parameters include travel time, number of maneuvers, and path accuracy. Experimental results show that the LSRB algorithm achieved 100% path completion accuracy across all test cases, with consistent travel time and efficient obstacle avoidance. The findings demonstrate that LSRB is a reliable and lightweight navigation strategy, particularly suitable for low-cost, microcontroller-based robots used in educational or semi-structured environments. Limitations regarding power supply stability and the absence of memory-based path tracking are also identified, offering opportunities for future improvements.   Keywords - Obstacle-Avoiding Robot, Robot Navigation, LSRB Algorithm, Ultrasonic Senso

    Pembuatan Website UpSite dengan Integrasi Fitur Business Intelligence Menggunakan Metode Prototyping

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong kebutuhan akan platform pembuatan website yang profesional, terutama bagi bisnis, individu, maupun organisasi tanpa latar belakang teknis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi jasa pembuatan website UpSite menggunakan metode prototyping, dengan integrasi fitur business intelligence. Metode ini dipilih karena bersifat iteratif dan memungkinkan penyesuaian sistem secara langsung berdasarkan umpan balik pelanggan. Kebaruan utama dari sistem ini adalah integrasi fitur Business Intelligence (BI) pada dashboard admin, yang menyajikan visualisasi data penjualan dan analisis layanan terlaris secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan. Proses pengembangan mencakup komunikasi kebutuhan, perencanaan awal, pemodelan sistem (use case diagram, activity diagram, dan class diagram), pembangunan prototipe, serta pengujian menggunakan metode black box dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur inti, termasuk BI, berjalan sesuai spesifikasi dan memperoleh respons sangat baik dari calon pelanggan. Dengan demikian, UpSite dinyatakan layak digunakan sebagai solusi layanan pembuatan website yang tidak hanya fungsional, tetapi juga inovatif dengan dukungan analitik berbasis data.   Kata Kunci - UpSite; Metode Prototyping; Pembuatan Website; Business Intelligence; Pengujian Black Bo

    715

    full texts

    738

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Techno.Com
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇