Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    KORELASI ANTARA MANAJEMEN KELAS DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA

    Get PDF
    The objective of the research was to know the relationship between class management and learning interest toward the students.  This study design was quantitative description with correlation approach. The samples were the students’ Biology learning result at all SMA at Gadingrejo subdistrict of grade X and XI, chosen by purposive sampling technique. The class management and learning interest data were taken from the questionnaire dan interview, while the learning product data was taken from the block test twice time. The data analysis used simple correlation (Bivariate Pearson) and double correlation. The research result showed that there was a correlation between class management with learning product with the correlation grade 0.639 that was categorized as strong, there was a correlation between learning interest with learning product with the correlation grade 0.724 that was categorized as strong, there was a correlation between class management and learning interest with the learning product with the correlation grade 0.78 that was categorized as strong.  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara manajemen kelas dan minat belajar dengan hasil belajar biologi siswa. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian siswa SMA se-Kecamatan Gadingrejo kelas X dan XI dipilih secara purposive sampling. Data manajemen kelas dan minat belajar diambil dari angket, dan wawancara, sedangkan data hasil belajar diambil dari tes yang diberikan selama dua kali uji blok. Data dianalisis menggunakan korelasi sederhana (bivariate pearson) dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara manajemen kelas dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0.639 yang berkategori kuat, ada hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar dengan angka korelasi 0.724 yang berkategori kuat, ada hubungan antara manajemen kelas dan minat belajar dengan hasil belajar dengan korelasi 0.78 yang berkategori kuat.Kata kunci :  hasil belajar, manajemen kelas, minat belaja

    PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR RASIONAL SISWA

    Get PDF
    This study is aimed to determine the effect of science process skills approach to rational thinking ability of students. The study design was a pretest-posttest design non-equivalent groups. The samples in this study were class X1 and X2 that selected by purposive sampling technique. The quantitative data obtained from pretest and posttest values were analyzed by comparison of N-gain using a Hake formula, while the qualitative data in the form of student learning activity data were analyzed descriptively. The results of study indicated that the application of science process skills approach can improve students' ability to think rationally (N-gain 63,53). The ability of students from each observed indicators of rational thinking has increased. The highest enhancement was an indicator of the ability to gather information and the lowest is the ability to solve problems rationally. Thus the application of science process skills approach gave significant effect in improving rational thinking ability and student learning activities. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan keterampilan proses sains terhadap kemampuan berpikir rasional siswa. Desain penelitian adalah desain pretes-postes kelompok non equivalen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X1 dan X2 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data kuantitatif diperoleh dari nilai pretes dan postes yang dianalisis dengan perbandingan N-gain menggunakan formula Hake, sedangkan data kualitatif berupa data aktivitas belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir rasional siswa (N-gain 63,53). Kemampuan siswa dari tiap indikator berpikir rasional yang diamati mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi adalah indikator kemampuan menggali informasi dan terendah adalah kemampuan memecahkan masalah secara rasional. Dengan demikian penerapan pendekatan keterampilan proses sains berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir rasional dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci: aktivitas belajar siswa, keterampilan berpikir rasional, keterampilan proses sain

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA REALIA TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA

    Get PDF
    This research aimed to know the effect of using real media toward students activities and learning outcomes. The design was pretest-posttest non equivalent group by purposive sampling and X MIA 3 class and X MIA 4 class were choosen as samples.Quantitative data was obtained from the value of pretest, posttest and N-gain were analyzed by using t-test and U-test. The qualitative data of students was obtained from description of the activity and questionnaire that were analyzed descriptevely.The average N-gain of class experiments had medium criteria (52.48). The improvement of C1 and C2 indicator had high criteria (97.26%; 86.43%), while C3, C4, C5, C6 have medium criteria (69.92%; 39.12%; 44.04%; 68.13%). Learning outcomes of student activity had sufficient criteria (65.00), and the most of the students (87,67%) gave a positive response to real media. Thus, it can be concluded that the use of real media has significant influence toward students activities and learning outcomes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media realia terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Desain penelitian adalah pretes, postes kelompok non ekuivalen dengan purposive sampling sehingga kelas X MIA 3 dan X MIA 4 di ambil sebagai sampel. Data kuantitatif berupa data hasil belajar yang diperoleh darinilai pretes, postes dan N-gain yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji U. Data kualitatif berupa deskripsi data aktivitas  belajar, dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Rata-rata N-gain kelas eksperimen berkriteria sedang (52,48). Peningkatan indikator kognitif C1 dan C2 berkriteria tinggi (97,26%;86,43%) sedangkan C3, C4, C5, dan C6 berkriteria sedang (69,92%; 39,12%; 44,04%; 68,13%%). Hasil aktivitas belajar siswa berkriteria cukup (65,00) dan sebagian besar siswa (87,67%) memberikan tanggapan positif terhadap media realia. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media realia berpengaruh signifikan terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.  Kata kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, media reali

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP AFEKTIF RECEIVING DAN RESPONDING SISWA

    Get PDF
    This research aimed to determine the effect of Talking Stick model in improving the afective of receiving and responding of the students at environmental pollution and waste material. The design was one-shot case study. The sample was class X1 selected by cluster random sampling. The research data was qualitative form. The qualitative data was obtained from the afective of receiving and responding percentage of the students by using Talking Stick model that was analyzed descriptively. The result showed that using Talking Stick model can improve the afective of receiving of the students with an average of 77.77% with good criteria and responding of the students with an average of 84.71% with good criteria. It was also showed from the increase of all aspects that was observed. Thus it can be concluded that using Talking Stick model in influence in increasing the afective of receiving and responding of the students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap afektif receiving dan responding siswa pada materi Pencemaran Lingkungan dan Limbah. Desain penelitian ini adalah one-shot case study. Sampel penelitian ini adalah kelas X1 yang dipilih secara cluster random sampling. Data penelitian ini berupa data kualitatif. Data kualitatif berupa rata-rata persentase afektif receiving dan responding siswa terhadap penggunaan model Talking Stick yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Talking Stick dapat meningkatkan afektif receiving dengan rata-rata sebesar 77,77% dengan kriteria baik dan responding dengan rata-rata sebesar 84,71% dengan kriteria baik.  Hal ini juga terlihat dari peningkatan untuk semua aspek yang di amati. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Talking Stick berpengaruh dalam meningkatkan afektif receiving dan responding siswa. Kata kunci : afektif receiving, afektif responding, pencemaran lingkungan dan limbah, talking stic

    KAJIAN KEMAMPUAN MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNILA DALAM MENGEMBANGKAN PERANGKAT PENILAIAN BIOLOGI

    Get PDF
    This study was conducted to determine the ability of the biology students FKIP Unila in developing assessment tools. Design study is a simple descriptive design. The study involved 19 students of biology FKIP Unila. Data were collected in the form of qualitative and quantitative data were analyzed descriptively. The results showed that the biology student assessment plan FKIP Unila in low category. Low ability students looked at the ability of plan types and forms of assessment and preparation of the grain problem.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa biologi FKIP Unila dalam mengembangkan perangkat penilaian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif sederhana. Penelitian ini melibatkan 19 mahasiswa biologi FKIP Unila. Data dikumpulkan dalam bentuk data kualitatif dan data kuantitatif kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa biologi FKIP Unila dalam merencanakan penilaian berkategori rendah. Rendahnya kemampuan mahasiswa tampak pada kemampuan merencanakan jenis dan bentuk penilaian serta penyusunan butir soal.Kata kunci : biologi, kemampuan mahasiswa, perangkat penilaia

    PROFIL GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN RAJABASA

    Get PDF
    This research aimed to describe how the teacher’s profile in teaching of science in class IV Rajabasa elementary school. Subjects were six teachers that teaching science for four class from Rajabasa elementary school using purposive sampling technique. Data was qualitative data that was obtained from description of teacher’s teaching process. Data analysis was obtained from observation sheet of teaching process. The results showed that all of the teacher teaching of science didn’t suit well on process standard, scientific approach, and constructivism with teacher’s value average 47%, 33%, and 33%. It was obvius that teachers of class IV teaching on science didn’t suit well on process standard, scientific approach, and constructivism. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil guru dalam pembelajaran IPA pada kelas IV Sekolah Dasar Negeri di Rajabasa. Subjek penelitian adalah enam guru yang mengajar IPA kelas IV Sekolah Dasar di Rajabasa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data penelitian ini merupakan data kualitatif yang diperoleh dari deskripsi proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Analisis data didapat dari lembar observasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua guru melakukan pembelajaran IPA yang kurang sesuai dengan standar proses, pendekatan saintifik, dan konstruktivisme dengan persentase skor rata-rata 47%, 33%, dan 33%. Dengan demikian, pembelajaran IPA yang dilakukan oleh guru kelas IV Sekolah Dasar kurang sesuai dengan standar proses, pendekatan saintifik, dan konstruktivisme. Kata kunci : konstruktivisme, pembelajaran IPA, pendekatan saintifik, profil guru, standar prose

    PENGARUH METODE DISKUSI DENGAN MEDIA GAMBAR TERHADAP AKTIVITAS DAN PENGUASAAN MATERI

    No full text
    The objective of this research was to know the influence of discussion method with pictures toward students’ learning activities and subject mastery. The research design was non equivalent pretest-posttest. Samples were students in the class VIII.B and VIII.E that were selected by cluster random sampling. This research data were in the form of quantitative and qualitative data. The quantitative data obtained from the average value of pretest, posttest, and N-gain, which were statistically analyzed using t-test by SPSS 17. The qualitative data obtained from students’ learning activities observation sheets. The results show that the students’ learning activities increased 8,76%. The material mastery also decrease by using t-test average was Lhit (0,117)< Ltab (0,157),. It means that using discussion method with pictures can impact the students’ activities and material mastery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode diskusi dengan media gambar terhadap aktivitas dan penguasaan materi. Desain penelitian ini adalah pretes postes non-equivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII.B dan VIII.E yang dipilih secara cluster random sampling. Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif.  Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-gain, yang dianalisis secara statistik menggunakan uji-t melalui program SPSS 17. Data kualitatif diperoleh dari lembar obsevasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 8,76%. Penguasaan materi  mengalami penurunan dengan menggunakan uji-t yaitu Lhit (0,117)< Ltab (0,157),berarti diperoleh data tidak berdistribusi normal. Hal ini berarti, bahwa penggunaan metode diskusi dengan media gambar berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas. Namun, tidak berpengaruh terhadap penguasaan materi. Kata kunci   : aktivitas belajar, media gambar, metode diskusi, penguasaan materi, pertumbuhan dan perkembangan

    KREATIVITAS DAN AKTIVITAS BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING

    No full text
    The objective of this research was to know the students’ activity and creativity in learning biologi using Project Based Learning (PBL) model. The research design used was single experimental treatment. The sample of this research were students of grade X of SMA Pembina Menggala that were taken by purposive sampling technique. The data of the research was qualitative data described, that were: students’ creativity, students’ product, students’ learning activity, students’ scoring questionnaire about other students’ product and students’ comment about PBL model. The result showed that most of students’ learning creativity categorized as “quite creative” (68,14%) in planning and making product, most of product made categorized as “valuable” (62,53%), and most of students’ learning activity categorized as “quite activity” (64,89%). So, it can be concluded that the students were “quite creative” in planning and making rubbish recycle product and “quite active” in learning using PBL model. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan kreativitas siswa dalam pembelajaran biologi menggunakan model Project Based Learning (PBL). Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental perlakuan tunggal. Sampel penelitian adalah seluruh siswa SMA Pembina Menggala kelas X yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data penelitian ini berupa data kualitatif yang dideskripsikan, yaitu: kreativitas siswa, produk siswa, aktivitas belajar siswa, angket penilaian siswa terhadap produk siswa lainnya dan angket tanggapan siswa terhadap model PBL, yang dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kreativitas belajar siswa berkriteria “cukup kreatif” (68,14%) dalam perencanaan dan pembuatan produk, rata-rata produk yang dihasilkan berkriteria “bernilai” (62,53%), dan rata-rata aktivitas belajar siswa berkriteria “cukup aktif” (64,89%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa “cukup kreatif” merencanakan dan membuat produk daur ulang limbah dan “cukup aktif” dalam pembelajaran menggunakan model PBL. Kata kunci :  aktivitas siswa, kreativitas siswa, model project based learnin

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

    Get PDF
     This research was aimed to know the effect of  problem based learning (PBL) teaching model towards student critical thinking skills and student responses about PBL teaching model. This research design was pretest-posttest non-equivalent. Samples were VIID and VIIE that was chosen by cluster random sampling. The quantitative data was obtained from student critical thinking skills (pretest, posttest, N-gain) and analyzed by using t-test and U-test. The qualitative data was obtained from questionnaire of student responses were analyzed descriptively. The results showed that PBL teaching model increased the average of  student critical thinking skills significantly (39,4 increased to 68,9 with N-gain 48,6). Majority of students (95,83%) feel happy to use PBL teaching model in environmental management material. Thus,  PBL teaching model was influenced significantly towards student critical thinking skills and influenced towards student responses about PBL teaching model. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan berpikir kritis dan tanggapan siswa tentang penggunaan model pembelajaran PBM. Desain penelitian adalah pretes-postes non-equivalent. Sampel yaitu siswa kelas VIID dan VIIE yang dipilih secara  cluster random sampling. Data kuantitatif berupa kemampuan berpikir kritis siswa (pretes, postes, N-gain) yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Data kualitatif berupa angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran PBM dapat  meningkatkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan (39,4 meningkat menjadi 68,9, dengan N-gain 48,6). Sedangkan, sebagian besar siswa (95,83%)  merasa senang terhadap penggunaan model pembelajaran PBM pada materi pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, model pembelajaran PBM berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan berpengaruh terhadap tanggapan siswa tentang penggunaan model pembelajaran PBM.Kata kunci : kemampuan berpikir kritis, pembelajaran berbasis masalah,  pengelolaan lingkunga

    KONSTRIBUSI ANGGOTA TIM AHLI DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR

    Get PDF
    This research aimed to know the contribution of the expert team’s members in a Jigsaw cooperative learning to the student learning results. The design was descriptive correlational by purposive sampling so the students of class XI IP were choosen as the sample. The quantitative data are the pretest and postest scores and the qualitative data comprise the description of the correlation between the contribution of the expert team’s members and the home team’s learning results. The assessment results showed that all experts in this research gained modest contribution scores, most of the home team’s members (68,96%) and the expert team’s members (51,73%) gained moderate learning results. Moreover, there was relatively weak correlation between the expert team’s members’contribution and the home team’s learning results and there was moderate correlation between the expert team’s members’contribution and their own individual learning results.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konstribusi anggota tim ahli dalam pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Desain penelitian adalah deskriptif korelasional dengan purposive sampling sehingga siswa kelas XI IP dipilih sebagai sampel. Data kuantitatif berupa nilai pretes dan postes dan data kualitatif berupa deskripsi hubungan konstribusi anggota tim ahli dengan hasil belajar tim asal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ahli dalam penelitian ini memiliki nilai konstribusi yang tergolong sedang, sebagian besar anggota tim asal (68,96%) dan anggota tim ahli (51,73%) memperoleh hasil belajar yang tergolong sedang. Selain itu, terdapat hubungan antara konstribusi anggota tim ahli dengan hasil belajar tim asal yang tergolong rendah dan terdapat hubungan antara konstribusi anggota tim ahli dengan hasil belajarnya sendiri yang tergolong sedang. Kata kunci: aktivitas, hasil belajar, kontribusi anggota tim ahl

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇